Red Shoes Ep 53 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 53 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Jin A masuk ke kamar Nyonya Choi, membawa dua cangkir teh.

Nyonya Choi tanya, kenapa Jin A tidak mengajak Hye Bin bergabung dengan mereka.

Jin A : Dia pasti tidak suka teh. Dan dia bilang dia akan segera pergi.

Nyonya Choi : Baiklah. Jemma-ya, terima kasih telah datang kesini. Entah itu karena renovasi atau yang lainnya, kau bertanya apakah kau bisa tinggal di sini untuk beberapa hari, karena kau cukup nyaman denganku untuk bertanya.

Jin A : Itu benar.

Nyonya Choi : Sejujurnya, aku sudah sangat gugup. Aku takut kau tidak akan pernah bicara padaku atau kunjungi aku lagi karena aku menentang hubunganmu dengan Ki Seok. Aku menyesalinya dan bertobat. Aku akan segera meninggalkan dunia ini. Mengapa aku begitu serakah? Mengapa aku tidak bisa melepaskannya? Kalian berdua bahagia. Itu saja yang penting. Mengapa aku harus ikut campur? Kau pasti sangat terluka.

Jin A : Nenek.

Nyonya Choi pun akhirnya memberi restu pada Jin A dan Ki Seok.

Tak lama, Ki Seok masuk.

Nyonya Choi tanya, kapan Ki Seok akan menikah.

Ki Seok : Kalian berdua masih muda. Tapi kau ragu karena wanita tua ini tidak setuju. Di mana kepercayaan dirimu? Mengapa kau begitu tidak berguna?

Ki Seok terkejut Nyonya Choi akhirnya merestui mereka.

Hye Bin pulang-pulang, ngedumel. Dia bilang dia sangat kesal. Dia duduk disamping ibunya dan di depan bibinya yang lagi merajut.

Hye Bin : Ada apa dengan wanita tua itu? Zaman apa ini? Kenapa aku harus tinggal di rumah itu ketika aku punya tempat sendiri? Dan Kim Jemma menambahkan bahan bakar ke api. Dia menguliahiku tentang sopan santun dan martabat.

Hee Kyung : Kim Jemma?

Hye Bin : Dia pindah kembali ke rumah nenek. Dia tinggal di sana untuk saat ini. Dia harus bertekad untuk mendapatkan Ki Seok.

Soo Yeon menegur Hye Bin, hei, Hyebin. Perhatikan bagaimana kau berbicara, ya? Kau akan segera menikah juga.

Hye Bin : Maksud bibi apa? Kau selalu membuatku kesal disaat aku sudah kesal.

Hee Kyung : Hentikan, Komo. Dia sudah kesal, jangan ganggu dia.

Soo Yeon : Aku tidak dapat berkata-kata. Apa aku salah?

Soo Yeon yang kesal, beranjak pergi.

Hee Kyung : Hye Bin-ah, apa Jemma benar-benar pindah ke rumah Nyonya Choi?

Jin A dan Ki Seok lagi menonton film. Mereka di kamar Ki Seok dan duduk seranjang berdua.

Ki Seok menatap Jin A yang serius menonton film.

Tak lama, Ki Seok memegang tangan Jin A. Jin A pun menatap Ki Seok.

Mereka saling bertatapan dan tak lama kemudian, mereka berciuman.

Di rumah, Yu Kyung, Ok Kyung dan Sun Hee cemas lantaran Gun Wook tak bisa dihubungi. Sun Hee berpikiran positif. Dia bilang mungkin ponsel Gun Wook kehabisan baterai.

Yu Kyung : Dia tidak mengangkatnya sepanjang hari.

Lalu Tae Gil datang.

Sun Hee : Tae Gil dongsaeng, apa kau mendengar kabar dari Gun Wook hari ini?

Tae Gil : Gun Wook? Kenapa dia?

Sun Hee : Ponselnya dimatikan sepanjang hari.

Tae Gil : Bagaimana mungkin dia tidak marah setelah mengetahui bahwa kita membayar operasinya pakai uang tutup mulut? Itu semua salah ku. Aku yang brengsek.

Ok Kyung : Setidaknya kau tahu! Semua ini adalah kesalahannya. Dia menipuku untuk tetap diam.

Sun Hee : Tapi kau menyelamatkan hidup Gun Wook.

Sun Hee menyuruh Yu Kyung menghubungi Jin A. Dia menduga, mungkin saja Gun Wook menghubungi Jin A.

Paginya, Jin A ke ruangan Hee Kyung. Dia dipanggil oleh Hee Kyung.

Hee Kyung : Kudengar kau pindah kembali ke rumah Nyonya Choi.

Jin A : Haruskah aku memberitahumu dimana aku tinggal?

Hee Kyung : Hye Bin akan menikah dan segera pindah ke sana. Sebagai ibunya, itu adalah urusanku.

Jin A : Aku akan menikah dan tinggal disana juga. Itu bukan urusanmu, sejauh yang aku tahu.

Hee Kyung : Apa?

Jin A : Kau juga mengharapkannya. Aku dan Ki Seok.

Hee Kyung : Apakah menurutmu itu akan terjadi?

Jin A : Kenapa tidak? Nenek juga menginginkannya.

Lalu ponsel Jin A berdering, telepon dari Sun Hee.

Jin A bergegas keluar.

Hee Kyung kesal, Kim Jemma.

Jin A menemui Sun Hee di kafe.

Sun Hee : Apa aku datang di waktu yang salah?

Jin A : Tidak apa-apa karena sebentar lagi jam makan siang. Apa ibu yang menyuruhmu?

Sun Hee : Tidak. Aku datang sendiri. Kau pasti sangat kesal. Gun Wook mematikan teleponnya dan tidak bisa dijangkau. Dia belum pulang. Apakah dia menghubungimu secara kebetulan?

Jin A : Tidak, dia juga tidak menghubungiku.

Sun Hee : Astaga. Anak malang itu. Dia menemukan bahwa dia menjalani operasi dan hidup karena ayahmu. Dia pasti merasa tidak enak dan juga menyakitkan.

Jin A : Bibi, maaf, tapi aku tidak mau untuk mendengar apa pun sekarang.

Sun Hee : Tentu aku mengerti. Kau pasti sangat marah ketika kau memikirkan ayahmu. Tetapi ketika kau memikirkannya, orang yang seharusnya benar-benar dihukum adalah ibumu. Tidak. Wanita itu. Dia berada di dalam mobil bersamanya ketika dia menabraknya. Bagaimana dia bisa bermain bodoh dan tidak mengatakan sepatah kata pun seperti itu?

Jin A kaget, dia berada di mobil bersamanya? Siapa?

Sun Hee pun sadar sudah keceplosan.

Dia lalu berkata, bukan apa-apa. Tapi Jin A memaksanya bicara.

Hyun Seok kembali ke mejanya dan tidak melihat Jin A.

Hyun Seok tanya apa Jin A masih belum kembali. So Bin bilang belum.

Hyun Seok pun menghubungi Jin A.

Jin A sendiri masih di kafe. Dia teringat cerita Sun Hee tadi tentang Hee Kyung yang ada di dalam mobil Hyeok Sang ketika Hyeok Sang menabrak Pak Kim.

Jin A berusaha menenangkan dirinya. Dia marah. Tak lama kemudian, dia menghapus tangisnya dan menghubungi ibunya.

Sekarang, Jin A di kamar ibunya. Dia bersama Ok Kyung.

Ok Kyung akhirnya menceritakan semuanya pada Jin A.

Jin A marah, kenapa kau tidak memberitahuku?

Ok Kyung : Bagaimana aku bisa? Bagaimana aku bisa memberi tahu seorang anak kecil bahwa ibunya ada di dalam mobil yang membunuh ayahnya dan pergi? Itu hanya akan menghancurkan hatimu. Aku berharap kau tidak akan pernah tahu. Apa gunanya mengetahui?

Jin A : Itu konyol. Kau seharusnya memberitahuku!

Ok Kyung : Itu menyiksaku setiap hari juga. Setiap kali aku melihatmu, aku terus melihat Tuan Kim. Bayangkan bagaimana perasaanku!

Jin A : Apakah kau pikir kau membayar dosa-dosamu karena kau membesarkan kami?

Ok Kyung : Tidak, Jemma-ya. Tentu saja tidak.

Jin A : Kau memperdagangkan hidup ayahku untuk Gun Wook. Kau mendapat untung darinya! Tapi kau bertingkah seolah kau peduli padaku.

Ok Kyung : Itu tidak benar.

Jin A : Kau tidak bisa melakukan ini padaku!

Jin A beranjak pergi.

Ok Kyung nangis, bukan seperti itu.

Di kamarnya, Jin A mengambil foto ayahnya dan menangis hebat.

Bersambung………

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 63 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 63 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…