Red Shoes Ep 50 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 50 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Hyun Seok membawa Hye Bin ke kamarnya. Hye Bin mengusap air matanya dengan tisu.

Hye Bin : Bagaimana dia bisa begitu kejam? Kita akan segera menikah. Mengapa dia tidak mau berinvestasi? Dia sangat kaya. Aku tidak meminta selebaran. Dia sangat jahat.

Hyun Seok : Berhenti mengeluh. Aku bilang jangan terlalu berharap karena begitulah dia. Dia berhati dingin. Bukankah aku sudah memberitahumu itu?

Tak lama kemudian, ponsel Hye Bin berbunyi. Satu pesan masuk, dari Hee Kyung.

Hee Kyung tanya hasilnya.

Hye Bin pun bingung gimana menjawabnya.

Di kamarnya, Hee Kyung gelisah menantikan jawaban Hye Bin. Dia heran karena Hye Bin gak segera membalas pesannya.

Tak lama, Hye Bin membalas.

Hye Bin : Dia bilang tidak. Percuma saja.

Hee Kyung kesal, bahkan sampai membanting ponselnya ke kasur.

Hee Kyung : Wanita tua yang memuakkan itu.

So Bin tanya, apa Tae Ha dan Ye Eun akan keluar.

So Bin : Beritahu kami.

Tak lama kemudian, Detektif Oh datang.

Jin A melihat Detektif Oh dan bergegas menghampirinya.

Jin A : Detektif Oh?

Detektif Oh : Nugu….

Detektif Oh akhirnya ingat siapa Jin A.

Detektif Oh : Orang yang bertanya tentang kasus tabrak lari ayahnya. Halo.

Jin A : Itu benar. Apa yang membawamu kemari?

Detektif Oh : Aku bertemu seseorang di sini. Bagaimana kabarmu? Aku berharap kita bisa menangkap si pembunuh.

Jin A : Aku tahu. Baiklah kalau begitu.

Jin A mau kembali ke mejanya, tapi Detektif Oh memanggilnya.

Jin A berbalik, menatap Detektif Oh.

Jin A terkejut mendengar cerita Detektif Oh. Mereka bicara di dalam ruangan.

Detektif Oh : Pimpinan Grup Lora, Kwon Hyeok Sang, aku kira kau mengenalnya. Ketika kau datang pada hari itu untuk meminta penyelidikan ulang, Pimpinan Kwon sangat tertarik dalam kemungkinan investigasi ulang dari tabrak lari itu. Jadi aku bertanya-tanya apakah kau mengenalnya.

Jin A : Apa yang dia tanyakan padamu?

Detektif Oh : Dia bertanya apakah kasus Kim Jung Kook bisa diteliti ulang, apakah ada dokumen masih tersisa. Apakah dia kerabat jauh atau teman dari mendiang ayahmu?

Jin A : Tidak, dia tidak.

Detektif Oh : Aku harus memberitahunya karena dia adalah teman pimpinan kami tapi aku bertanya-tanya mengapa dia ingin tahu tentang kasus itu.

Jin A : Apa ada cara untuk menyelidikinya?

Detektif Oh : Atas dasar apa? Kita tidak bisa tanpa sesuatu yang solid. Kita tidak dapat menyelidikinya tanpa bukti apapun. Terutama sejak batas waktu berakhir.

Sekarang, Jin A di kamarnya. Dia bertanya-tanya kenapa Hyeok Sang bertanya tentang kasus ayahnya.

Jin A : Untuk alasan apa?

Tak lama, Jin A ingat saat kecil, dia menguping pembicaraan Ok Kyung dan Sun Hee tentang ibunya yang kabur bersama pria lain di hari kecelakaan ayahnya.

Jin A saat itu syok mendengarnya.

Flashback end….

Jin A terkejut, apakah itu malam itu? Malam itu?

Teringat itu, Jin A langsung ke kamar ibunya. Ibunya dan Sun Hee sudah tidur. Jin A memaksa ibunya bangun.

Ok Kyung : Apa itu di tengah malam?

Jin A : Eomma, malam ayahku meninggal… Malam dia ditabrak mobil itu… Kau melihat sesuatu, kan?

Ok Kyung : Apa? Apa yang kau bicarakan? Omong kosong apa itu?

Jin A : Kau melihat semuanya. Kau dan paman adalah saksi. Mencoba untuk mengingat.

Ok Kyung : Bagaimana aku bisa mengingat sesuatu yang terjadi 20 tahun yang lalu? Itu gelap dan hujan.

Jin A : Berpikir keras dan mencoba mengingat!

Sun Hee terbangun, apa yang salah? Apa yang sedang terjadi?

Jin A : Apakah Min Hee Kyung pergi bersama Pimpinan Kwon malam itu?

Ok Kyung terkejut mendengarnya.

Tapi Ok Kyung tetap kekeuh, bilang gak tahu.

Jin A : Lalu bagaimana dengan mobil itu? Apa mobil yang kau lihat? Cobalah untuk mengingat itu.

Ok Kyung : Saat itu hujan. Aku melihatnya secara singkat saat ia melaju ke arahku. Bagaimana aku bisa mengingat itu? Mobilnya hitam atau biru tua… aku tidak bisa melihatnya. Aku tidak tahu. Aku tidak bisa mengingat apapun. Aku benar-benar tidak tahu.

Merasa sia-sia bertanya-tanya pada ibunya, Jin A pun keluar.

Sun Hee : Ada apa dengan Jemma? Apa dia masih menggali kasus tabrak lari itu?

Ok Kyung diam saja. Dia cemas karena Jin A perlahan-lahan mulai tahu semuanya.

Jin A kembali ke kamarnya. Dia tahu, paman dan ibunya melihat sesuatu malam itu. Tapi dia heran karena ibunya tak mau mengatakan apa-apa.

Soo Yeon yang sedang dimabuk asmara, merasa seperti mendengar suara Tae Gil membangunkannya.

“Amor Mio, sayang, bangun. Ini sudah pagi.”

“Hanya beberapa menit lagi.” jawab Soo Yeon.

“Jika tidak bangun, aku akan menciummu.” ucap Tae Gil.

Bukannya bangun, Soo Yeon malah memajukan bibirnya agar dicium Tae Gil.

Soo Yeon kemudian terbangun karena suara Hye Bin, bibi!

Soo Yeon kaget lihat Hye Bin.

Hye Bin : Kau minta dibangunkan agar tidak telat bekerja. Bangun. Aku harus kerja.

Soo Yeon : Oke. Terima kasih. Kau boleh pergi.

Hye Bin mau pergi, tapi dia berbalik lagi dan menatap bibinya.

Hye Bin : Aku benar-benar mendapatkanmu. Amor Mio. Itu sangat tua.

Hye Bin keluar.

Soo Yeon : Apa yang salah denganku?

Hee Kyung masuk ke ruangannya sambil bicara dengan Anggota Dewan Son di telepon.

Hee Kyung : Ya ampun. Secepatnya? Aku akan selalu meluangkan waktu untukmu, Anggota Dewan Son. Ya, aku akan menemui anda nanti.

Selesai bicara dengan Anggota Dewan Son, Hee Kyung membuka brankasnya.

Di dalamnya, ada beberapa amplop tebal berwarna putih, beberapa amplop cokelat dan buku harian.

Hee Kyung melihat amplop putihnya, tapi kemudian dia menaruhnya ke dalam brankas lagi dan menutup brankasnya.

Hee Kyung lalu menghubungi Nyonya Choi.

Hee Kyung : Halo, Nyonya Choi. Ini Min Hee Kyung.

Nyonya Choi : Kalau soal investasi, aku menutup telepon.

Hee Kyung terdiam. Nyonya Choi menutup telepon.

Hee Kyung menghubungi seseorang bernama Pak Kim.

Dia bilang, dia mau menjual gedungnya karena sedang terburu-buru.

Tim pemasaran Lora Mattress tengah rapat. Tap Jin A tak bisa konsen dan terus menatap tajam Hyeok Sang.

Jin A teringat kematian ayahnya.

Hyeok Sang memanggil Jin A, Kim Jemma-ssi?

Jin A diam saja. Jin A baru menyahut setelah dipanggil Hye Bin. Jin A pun minta maaf.

Hyeok Sang : Jadi, model iklan kasur akan dipilih dari karyawan, kan? Dari dalam perusahaan?

Hyun Seok : Ya. Karena karyawan adalah model konsumen dengan cara tertentu. Ini akan menjadi kesempatan dan acara khusus untuk mereka.

Hyeok Sang : Oke lanjutkan.

Hyeok Sang menatap Jin A.

Hyeok Sang : Bolehkah aku berharap, Kim Jemma-ssi?

Jin A : Kami akan melakukan yang terbaik, Pak.

Rapat selesai.

Semua keluar, kecuali Jin A. Hyun Seok melihat itu. Dia duduk lagi dan tanya ada apa.

Jin A : Bagaimana jika kau pengemudi tabrak lari yang membunuh seseorang, apa yang akan kau lakukan dengan mobilmu?

Hyun Seok : Aku harus segera melaporkannya, tapi.. kau mengatakan tabrak lari sudah terjadi? Lalu aku akan menyingkirkan mobil. Apakah ini tentang ayahmu?

Jin A diam.

Hyun Seok tak bertanya lagi dan mengajak Jin A keluar.

Hyun Seok keluar duluan. Jin A menghubungi seseorang.

Jin A : Halo, ini Kim Jemma. Kita berbicara sebelumnya. Aku akan mempekerjakanmu. Aku ingin mencari mobil dari 20 tahun yang lalu. Mobil terdaftar atas nama Kwon Hyeok Sang.

Bersambung ke part 2…

7 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Snowdrop Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Snowdrop Episode 3, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Untuk…
Convenience Store Fling Ep 6
Read More

Convenience Store Fling Ep 6

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Convenience Store Fling Episode 6, Lihatlah bagian terlengkap dari tulisan rekap di tulisan yang ini.…
The Penthouse 2 Ep 21
Read More

The Penthouse 2 Ep 21

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 2 Episode 21, Nih bisa disimak bagian lengkap spoilernya lho gaes terletak…