Red Shoes Ep 49 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 49 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Hyeok Sang sarapan dengan Hee Kyung. Hyeok Sang tanya, gimana keadaannya untuk musim ini.

Hee Kyung : Kami akan segera membuat keputusan. Kami sudah menetapkan konsepnya. Kenapa kau tanya? Kupikir kau tidak tertarik.

Hyeok Sang mengaku, dia adalah pimpinan Grup Lora dan suami Hee Kyung, jadi wajar kalau dia harus tahu.

Hee Kyung : Aku terharu sampai meneteskan air mata. Kau sebenarnya khawatir tentang Lora. Kau palsu.

Hyeok Sang : Aku kira kau punya dana. Dewan direksi menangkapmu.

Hee Kyung : Anggota dewan bodoh itu pasti terpikir tidak ada yang mungkin tanpa Kwon Hyeok Sang. Beritahu mereka untuk berperilaku baik jika mereka tidak ingin dipotong dan dijemur sampai kering.

Hee Kyung lantas berdiri dan menatap Hyeok Sang.

Hee Kyung : Min Hee Kyung belum mati. Aku tidak akan jatuh semudah itu.

Hyeok Sang : Sepertinya kau tidak membutuhkan bantuanku lagi.

Hee Kyung hanya tersenyum mendengarnya lalu beranjak pergi.

Hee Kyung masuk ke ruangannya, diikuti Manajer Yeo.

Manajer Yeo : Saya sudah menghubungi pabriknya. Semuanya sudah siap. Kita hanya perlu menandatangani kontrak, tetapi…

Hee Kyung : Tetapi?

Manajer Yeo : Mereka meminta 50 persen di muka.

Hee Kyung : Setoran harus 10 persen, bukan 50. Beritahu mereka kita akan pergi ke tempat lain.

Manajer Yeo : Aku bertanya sekitar, dan mereka semua meminta hal yang sama. Mereka tidak memiliki kepercayaan pada kita.

Hee Kyung : Bagus. Kau boleh pergi.

Manajer Yeo pergi. Hee Kyung menghubungi Nyonya Choi.

Hee Kyung : Halo, Nyonya Choi. Ini Min Hee Kyung dari Lora.

Nyonya Choi : Aku baru saja akan meneleponmu. Aku tidak berpikir aku bisa terlibat dalam bisnis ini.

Hee Kyung kaget, apa?

Nyonya Choi : Apakah kau tidak mengerti? Aku meninjau proposal investasimu dan aku tidak akan berinvestasi.

Hee Kyung : Nyonya Choi. Aku akan datang sekarang.

Nyonya Choi : Jangan datang. Tidakkah kau mengenalku? Selamat tinggal.

Di ruang kerjanya, Jin A terus menatap desain Hye Bin dan Hee Kyung.

Hyun Seok datang dan memanggil Jin A, tapi Jin A tak dengar saking seriusnya menatap desain itu.

Hyun Seok mendekati Jin A.

Jin A mau menyimpan desain itu tapi Hyun Seok keburu melihatnya.

Hyun Seok : Tunggu. Apa itu?

Jin A : Nenek memberikannya padaku.

Hyun Seok : Dia melakukanya? Mengapa nenek memberikan ini padamu?

Tepat saat itu, Hye Bin datang dan mendengar semuanya.

Jin A : Dia memintaku untuk memberinya pendapat jujur ​ku. Seseorang memberinya proposal investasi dengan itu.

Hyun Seok : Jadi?

Jin A : Mereka tidak terlalu baik. Mereka agak ketinggalan jaman, salah satunya. Aku mengatakan yang sebenarnya padanya, tapi aku sadar bahwa mungkin ini adalah desain Min Daepyeo dan Kwon Timjang. Aku merasa tidak enak.

Mendengar itu, Hye Bin terkejut sampai menjatuhkan kopi di tangannya.

Hyun Seok dan Jin A menatap Hye Bin.

Hye Bin : Aku menjatuhkan kopiku.

Hyun Seok : Tinggalkan. Aku akan membersihkannya.

Hyun Seok bergegas membersihkan tumpahan kopi Hye Bin.

Jin A tersenyum menatap Hye Bin. Hye Bin terdiam menatap Jin A.

Di ruangannya, Hee Kyung lagi sakit kepala karena penolakan Nyonya Choi. Lalu Hye Bin datang.

Hye Bin : Eomma, apa Nyonya Choi menelpon? Dia bilang dia tidak akan berinvestasi, kan?

Hee Kyung kaget Hye Bin sudah tahu.

Hye Bin : Tahukah kau apa yang Kim Jemma katakan barusan tentang desain kita? Dia bilang Nyonya Choi bertanya padanya jika mereka layak untuk berinvestasi.

Hee Kyung : Apa? Jadi?

Hye Bin : Apa maksudmu? Sudah jelas. Sialan. Aku ingin menunjukkan apa yang bisa aku lakukan dengan produk musim ini. Aku sangat kesal. Apakah kau memiliki sedikit uang? Apakah Lora akan tenggelam? Kau tidak punya uang receh untuk berinvestasi di musim ini?

Hee Kyung : Harap tenang.

Hye Bin : Apa yang akan kau lakukan? Aku bekerja sangat keras untuk mempersiapkan desain tersebut. Apa yang akan kau lakukan terhadap mereka?

Jin A lagi bekerja, dihubungi Hee Kyung.

Hee Kyung : Kau memiliki paket desain dari Nyonya Choi, kan? Bawa ke ruanganku sekarang!

Jin A datang ke ruangan Hee Kyung membawa desain Hye Bin.

Hee Kyung marah, itu kau. Kau memastikan Nyonya Choi tidak akan berinvestasi.

Jin A tersenyum, jadi kau sudah tahu?

Hee Kyung : Siapa kau untuk ikut campur dan menghalangi jalanku?

Jin A : Kau tahu siapa aku. Aku putrimu. Putri suamimu yang sudah meninggal.

Hee Kyung : Kau…!

Jin A : Jangan terlalu kecewa. Desain ini sampah.

Tak terima desainnya disebut sampah, Hee Kyung menampar Jin A.

Jin A : Apa salahnya disebut sampah? Kau mengatakan desainku adalah sampah dan membuang mereka dan kemudian menyalinnya. Ini… benar-benar sampah yang bahkan tidak dapat digunakan. Menginvestasikan? Di tempat sampah ini?

Jin A juga menyebut Hye Bin tidak punya otak dan membuat desain sampah.

Hee Kyung : Tutup mulutmu. Beraninya kau!

Jin A : Jika seorang karyawan berani untuk memberikan nasihat yang baik kepada CEO, kau harus mendengarkan. Ini karena loyalitas kepada perusahaan. CEO yang menutupi mata dan telinganya adalah masalah sebenarnya!

Hee Kyung menyuruh Jin A meninggalkan desain Hye Bin di mejanya.

Jin A beranjak ke meja Hee Kyung, lalu berkata kalau dia melihat desainnya juga ada di sana.

Jin A : Apakah kau akan melakukan penipuan lagi dan menaruh nama Hye Bin di atasnya lagi? Atau namamu?

Hee Kyung : Jangan membuatku tertawa. Itu milikku.

Jin A : Ini adalah sampah.

Jin A membuang desain itu ke tempat sampah, sama seperti yang Hee Kyung lakukan dulu pada desainnya.

Hee Kyung marah, ambil itu!

Jin A mengambilnya, tapi kemudian merobeknya sambil menatap Hee Kyung dengan tatapan penuh amarah.

Hee Kyung syok desain Hye Bin dirobek.

Jin A : Aku sudah bilang, kan? Bahwa aku akan membalikkan semua yang dulu kau lakukan padaku kepadamu.

Setelah mengatakan itu, Jin A keluar.

Hee Kyung berteriak kesal.

Jin A dan tim nya makan-makan di Nosang.

Yu Kyung keluar dan membawa menu baru untuk mereka.

Yu Kyung : Ini item menu baru yang baru-baru ini kami kembangkan. Tolong beri kami pemikiran kalian setelah mencobanya disini.

Yu Kyung memberikan lembar penilaian ke Jin A.

Ki Seok datang, bagaimana itu?

Jin A : Sangat lezat.

So Bin : Rasanya manis dan tidak asin.

Jin A : Bagaimana dengan Hyun Seok?

Jin A : Dia dan Ms. Kwon pergi untuk mengunjungi nenek.

Hyun Seok menemani Hye Bin menemui neneknya. Hye Bin memohon bantuan Nyonya Choi.

Nyonya Choi : Secara alami, aku tahu itu akan menjadi peluang besar. Tapi dari apa yang aku lihat, ini terlalu cepat. Kau perlu belajar lebih banyak.

Hyun Seok : Nenek, lakukan saja untuknya. Dia mengatakan musim ini adalah semua yang dia butuhkan.

Nyonya Choi : Jika kau makan kentang setengah matang karena kau tidak sabar, akan terasa tidak enak dan kau akan membakar lidahmu.

Hye Bin marah, kau sangat jahat! Kau memberi Kim Jemma paket desainku, kan? Kenapa kau melakukan itu? Kau menolak untuk berinvestasi murni karena apa yang dia katakan.

Nyonya Choi : Aku dipengaruhi oleh Jemma? Ya, aku memberinya paket desain. Aku menyuruhnya untuk mempelajarinya. Tapi aku mendengar kabar dari Mogun. Itu sebabnya aku membuat keputusan itu.

Hye Bin terus merengek.

Nyonya Choi marah, bukankah orang tuamu mengajarimu sopan santun?

Sontak lah Hye Bin dan Hyun Seok terdiam.

Bersambung….

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 8 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 8 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Legally Dad Ep 1
Read More

Legally Dad Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Legally Dad Episode 1, Yuk langsung disimak recapnya berikut ini gaes. Ah Young turun dari…