Red Shoes Ep 47 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 47 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Hyun Seok dan Ki Seok menunggu Hye Bin diluar. Tak lama, Hye Bin keluar. Hyun Seok tanya, apa Hye Bin sudah selesai berciuman dengan neneknya.

Hye Bin : Aku tidak menciumnya. Aku sedang berusaha menjadi cucu menantu yang baik.

Ki Seok yang malas melihat orang pacaran, akhirnya berdiri dan pergi ke kamarnya.

Di kamarnya, Ki Seok memikirkan kata-kata Jin A tempo hari setelah nenek melihat hasil tes DNA Yi Jae dan Ki Seok.

Jin A bilang, itu bukan salah Ki Seok. Lalu Jin A memeluk Ki Seok.

Flashback end…

Ki Seok lalu menghubungi Jin A, tapi karena Jin A tak menjawab, Ki Seok mengirimi Jin A pesan.

Ki Seok tanya, apa semua baik-baik saja. Dia khawatir dan minta Jin A menghubunginya.

Jin A mau membalas. Dia menuliskan kata ‘mianhaeyo’ pada awalnya, tapi kemudian menghapusnya dan mengganti dengan kata ‘sorry’. Tapi tak jadi mengirimnya.

Jin A bertanya-tanya, apa yang harus mereka lakukan sekarang.

Besoknya, Nyonya Choi sarapan bersama kedua cucunya. Nyonya Choi makan dengan lahap.

Hyun Seok senang melihatnya. Nyonya Choi bilang, dia harus hidup sehat agar tak menjadi beban.

Hyun Seok : Betul sekali. Makan lah. Kau harus sehat dan panjang umur.

Nyonya Choi lalu tanya soal perkembangan terkait pernikahan Hyun Seok.

Hyun Seok bilang, Ki Seok harus menikah lebih dulu dan dia akan menikah setelah Ki Seok menikah.

Nyonya Choi tanya ke Ki Seok, apa Jin A mengatakan sesuatu.

Ki Seok : Seperti apa?

Nyonya Choi : Tidak. Tidak apa-apa jika dia tidak melakukannya.

Usai sarapan, Hyun Seok mengikuti Ki Seok ke kamar.

Hyun Seok mengajak Ki Seok minum nanti malam. Ki Seok bilang dia mau ke restoran.

Ki Seok lalu tanya soal Jin A. Dia bilang dia tak bisa menghubungi Jin A.

Hyun Seok kaget, kau tidak bisa menghubungi wanita yang akan kau nikahi?

Ki Seok : Aku pikir dia menghindariku. Aku pikir dia sangat terluka karena Eun Cho.

Hyun Seok : Aku bisa mengerti. Aku sangat membencimu sampai ingin membunuhmu. Pasti cukup mengejutkan baginya bahwa pria yang berjanji akan menikahinya, ternyata sudah bercerai. Kemudian mantan istrinya muncul dengan seorang anak dan nenek benar-benar jatuh cinta pada anak itu. Tapi ternyata, itu semua adalah tipuan.

Ki Seok : Hei, Yoon Hyun Seok!

Hyun Seok : Itu faktanya. Orang yang paling terluka karena ini bukan nenek, kau atau siapapun. Kim Jemma yang terluka. Kim Jemma yang malang. Jadi biarkan dia sendiri sampai dia bisa menata hatinya kembali.

Jin A di dapur, lagi mengelap piring yang habis dicucinya. Lalu Ok Kyung datang dan menyuruh Jin A siap-siap bekerja.

Ok Kyung : Tinggalkan saja piringnya. Biar aku yang melakukannya.

Jin A : Aku hampir selesai.

Ok Kyung : Kau tidak bertemu Tuan Yoon belakangan ini?

Jin A : Aku sibuk. Aku akan bersiap-siap untuk bekerja.

Hee Kyung di ruangannya, coba mendesain sepatu. Tapi hasilnya tak memuaskan. Dia pun merobek kertasnya dan melemparkan pensilnya.

Hee Kyung stress luar biasa. Di mejanya, berserakan beberapa remukan kertas.

Tak lama kemudian, Hee Kyung berdiri dan merobek desain sepatu yang dia buat terakhir.

Dia berteriak marah, aniya! Aniya!

Hye Bin masuk dan terkejut melihatnya, eomma.

Hye Bin kena imbasnya. Dia dibentak Hee Kyung.

Hee Kyung : Kenapa masuk? Kau tidak punya tangan? Tidak tahu caranya mengetuk?

Hye Bin : Maafkan aku.

Hee Kyung : Berapa kali aku harus memberitahumu! Apa kau bodoh! Apa otakmu terbuat dari batu!

Hye Bin : Eomma!

Hee Kyung terduduk lemas di kursinya. Dia mau menangis.

Hye Bin : Eomma, kau telah bekerja terlalu keras.

Hee Kyung : Maaf.

Hye Bin : Tidak apa-apa. Aku mengerti.

Hee Kyung : Aku tidak pernah melewatkan satu musim sejak aku memulai Lora sampai sekarang. Aku juga tidak akan melakukannya kali ini. Aku terus memikirkannya, tapi aku tidak bisa. Ini adalah… tentang harga diriku.

Hye Bin : Aku tahu. Itu sebabnya aku bekerja keras. Mari rilis desainku. Aku yakin dengan itu. Percaya padaku.

Hee Kyung : Oke. Mari kita lakukan apapun yang terjadi. Kita akan merilis produk baru musim ini.

Hee Kyung memberitahu Hyeok Sang kalau dia akan merilis produk rancangan Hye Bin untuk musim ini.

Hyeok Sang tanya, apa akan ada yang berbeda jika dirilis oleh Hee Kyung dan Hye Bin.

Hee Kyung protes, yeobo!

Hyeok Sang bilang, Lora Shoes sudah hampir bangkrut.

Hee Kyung : Hye Bin adalah putrimu. Pikirkan tentang masa depannya.

Hyeok Sang : Baik, lakukan. Sesuai keinginanmu. Namun aku tidak akan memberikanmu se-sen pun. Kau belum mengembalikan uang yang kau berikan pada Anggota Dewan Son. Apakah aku salah? Orang bodoh mana yang akan berinvestasi pada sesuatu yang sudah jelas hasilnya tidak akan bagus.

Kesal, Hee Kyung pun beranjak pergi.

Hyeok Sang berkata, Lora Shoes harus menghilang agar Hee Kyung bisa berlutut dan memohon kepadanya.

Lalu kemudian, Hyeok Sang dihubungi Kepala Jung. Kepala Jung mengajaknya main golf. Hyeok Sang setuju. Dia bilang, belakangan ini dia merasa tubuhnya sedikit kaku.

Hyeok Sang lalu tanya, apa Kepala Jung sudah mendengar kabar dari anggota keluarga kasus tabrak lari.

Kepala Jung berkata, dia tidak tahu detailnya tapi detektif yang melayani anggota keluarga korban, menemukan pernyataan saksi dan sudah memberitahu anggota keluarga korban.

Sontak Hyeok Sang kaget mendengarnya.

Hee Kyung pun pergi membawa proposal bisnis Lora ke Nyonya Choi.

Dia bilang, dia yakin itu akan berhasil.

Hee Kyung : Jika produk baru menjadi hit besar, kau tidak hanya akan mendapatkan investasimu kembali. Kau akan mendapat untung besar di atas.

Nyonya Choi lantas bilang kemarin-kemarin Hee Kyung telat sepuluh hari membayar uangnya.

Nyonya Choi : Dan aku punya beberapa surat promes dari Lora bahwa aku belum menguangkannya diluar pertimbangan.

Hee Kyung : Aku tahu itu. Aku selalu bersyukur. Tapi tolong bantu kami dengan ini. Jika Hye Bin berhasil, itu akan baik untuk Hyun Seok juga.

Ki Seok lagi rapat dengan Tae Gil dan Yu Kyung.

Ki Seok tanya, apa Tae Gil udah memesan bahan-bahan untuk minggu ini.

Tae Gil bilang sudah.

Ki Seok lalu menyuruh Yu Kyung meninjau keluhan pelanggan agar mereka bisa membuat perubahan.

Yu Kyung : Baik.

Ki Seok : Baiklah kalau begitu. Tetap bekerja dengan baik. Aku akan mengunjungi beberapa vendor.

Ki Seok pergi.

Tepat setelahnya, ponsel Tae Gil berbunyi. Telepon dari Hyeok Sang. Tae Gil menyuruh Yu Kyung keluar, lalu mengunci pintu.

Hyeok Sang : Kita harus bertemu.

Tae Gil : Aku bilang aku tidak punya apa-apa untuk dikatakan.

Hyeok Sang : Tapi aku ada. Mari kita bertemu jam 9 malam. di tempat ayam.

Jin A yang tengah bekerja, di-SMS Ki Seok.

Ki Seok : Kau sibuk? Aku datang ke Lora untuk menemuimu.

Jin A : Kau ada di mana?

Ki Seok : Dikatakan “Ruang konferensi.”

Maka Jin A langsung lari kesana.

Jin A : Apa yang kau lakukan di sini? Kau bahkan tidak menelpon dulu.

Ki Seok : Aku ingin melihatmu. Kau baik-baik saja, kan? Kenapa tidak jawab teleponku? Apa kau sangat kecewa padaku?

Jin A : Tidak.

Ki Seok : Maafkan aku. Aku pikir masalahnya sudah selesai antara aku dan Eun Cho tapi aku berakhir menyakitimu. Kita baik-baik saja, kan? Jemma-ya, maafkan aku.

Jin A : Jangan lakukan ini. Aku tahu jika aku pernah mencintai seseorang, itu akan menjadi cinta yang sangat sulit. Aku siap, jadi tidak apa-apa. Tapi kau menderita karena aku.

Jin A lalu menanyakan Nyonya Choi.

Ki Seok : Dia baik-baik saja. Dia sudah tenang sekarang. Datanglah ke rumah. Aku yakin dia merindukanmu.

Jin A lalu berkata dalam hatinya, sambil menatap Ki Seok dengan sedih, kalau Nyonya Choi tak mau mereka bersama dan dia tak pengen menyakiti Nyonya Choi.

Ki Seok lantas ingin memeluk Jin A, tapi gak jadi gara-gara mereka mendengar suara Hyun Seok.

Mereka pun langsung bersembunyi ke ruangan yang ada di depan mereka.

Hyun Seok datang sambil teleponan sama cewek bule nya.

Hyun Seok : Tentu saja. Aku juga merindukanmu. Tapi aku bukan orang bebas lagi. Baiklah. Datanglah kemari. Tidak apa-apa. Oke. Sampai jumpa.

Hyun Seok pun menyudahi teleponnya.

Hyun Seok : Sudah berapa lama aku pergi dengannya? Aku bahkan tidak bisa mengingat namanya. Aku mencoba untuk melupakan para gadis tapi aku terlalu populer.

Ki Seok dan Jin A keluar, membuat Hyun Seok kaget.

Ki Seok memarahi Hyun Seok karena bukannya bekerja, malah teleponan sama cewek lain.

Hyun Seok : Lihat, siapa yang bicara. Kim Jemma-ssi, apa kau berpacaran di tengah jam kerja? Mau dipecat?

Ki Seok memarahi Hyun Seok lagi.

Hyun Seok bersiap meladeni Ki Seok.

Jin A tertawa melihat tingkah dua bersaudara itu.

Tae Gil gelisah nungguin Hyeok Sang.

Tak lama, Hyeok Sang datang dan Tae Gil langsung menyuruhnya ke dalam ruangan.

Yu Kyung yang mau pulang, keluar dari arah dapur dan melihat mereka.

Lalu Jin A datang.

Jin A : Apakah paman sudah pergi?

Yu Kyung : Tidak. Dia bersama seorang tamu di dalam.

Jin A : Seorang tamu?

Hyeok Sang masih saja membahas sumpah.

Tae Gil kesal, berapa kali aku harus memberitahumu? Aku tidak memilikinya. Aku tidak punya sumpah. Aku tidak mengada-ada. Aku makan sumpah. Aku memasukkannya ke dalam mulutku. Dengan kata lain, aku menyingkirkannya untuk selamanya. Jadi kau bisa tenang, oke?

Hyeok Sang : Benarkah?

Tae Gil : Apa? Haruskah aku memotong perutku dan tunjukkan?

Hyeok Sang lega, kau seharusnya mengatakan begitu. Mengapa kau membuat aku stres?

Lalu Hyeok Sang memberikan Tae Gil uang.

Hyeok Sang : Kau tahu kenapa aku memberimu uang ini? Jika kebetulan, polisi menghubungimu…

Tae Gil : Tutup mulutku lagi?

Hyeok Sang : Putri Kim Jung Guk tidak akan berhenti menggali kematian ayahnya. Aku merasa santai karena kau mengatakan menyingkirkan sumpah, tapi apa ada yang menghubungimu?

Tae Gil : Tidak, tidak ada. Aku tidak tahu apa-apa.

Hyeok Sang : Tentu saja tidak. Kau akan dihukum juga jika kau melakukannya.

Hyeok Sang lalu mengancam Tae Gil. Dia bilang akan membuat Tae Gil menghilang tanpa jejak jika Tae Gil mengatakan hal lain.

Tae Gil : Jangan mengancamku!

Hyeok Sang : Bagaimana itu ancaman? Aku memberimu uang.

Tae Gil : Jangan mengira aku pengemis hanya karena kau punya uang. Aku bukan pria yang dulu. Jangan mencoba menggodaku dengan uang.

Lah Hyeok Sang nya marah, tidak ada yang membenci uang. Ambil dan enyahlah.

Tae Gil : Bagaimana bisa kau dan istrimu datang menemuiku? Seberapa tidak tahu malunya kau?

Hyeok Sang marah lagi dan mencengkram Tae Gil.

Hyeok Sang : Istriku? Katakan padaku!

Tae Gil mendorong Hyeok Sang.

Diluar, Jin A dan Yu Kyung mendengar keributan dari dalam.

Yu Kyung : Apa itu tadi?

Jin A : Bukankah kau bilang paman sedang bersama seorang tamu?

Yu Kyung : Itu tampak seperti Ketua Kwon Hyeok Sang.

Sontak Jin A kaget, apa?

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Our Blues Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Our Blues Episode 3, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. BACA EPISODE…