Red Shoes Ep 47 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 47 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Larut malam, disaat semua orang sudah tidur, Tae Gil dan Soo Yeon malah SMS-an.

Tae Gul yang SMS duluan.

Tae Gil : Apa yang kau lakukan larut malam seperti sekarang, Soo Yeon-ssi? Ada dua bulan selama bulan purnama ini. Bulanmu bersinar terang di hatiku.

Soo Yeon pun kesal karena Tae Gil mengiriminya SMS seperti itu, setelah gak muncul di soft-opening nya.

Soo Yeon membalas, kau tidak meminta maaf karena tidak datang di soft-openingku?

Tae Gil : Aku telah melakukan dosa yang keji. Tolong maafkan aku.

Soo Yeon ngedumel, aku tidak akan memaafkanmu. Jangan hubungi aku lagi.

Tapi dia membalas pesan Tae Gil, bagus, aku akan memaafkanmu.

Tae Gil : Apakah kau bersungguh-sungguh? Terima kasih. Kau benar-benar murah hati. Bulanmu akan bersinar di hatiku selamanya.

Soo Yeon : Ya ampun. Kenapa dia begitu cerewet? Siapa yang mengatakan hal-hal ini saat ini?

Soo Yeon lalu balas, nanya, dimana bulanmu, Tae Gil-ssi?

Tae Gil : Bulan purnamaku ada di hatimu, Soo Yeon-ssi.

Soo Yeon : Aku ingin mendengar suaramu. Bolehkah aku meneleponmu?

Sontak lah Tae Gil kegirangan mau ditelpon Soo Yeon.

Tak lama ponselnya bunyi.

Tae Gil udah senang, tapi ternyata yang nelpon Hyeok Sang. Hyeok Sang ngajak bertemu. Dia bilang dia harus mendapatkan sumpahnya.

Paginya, di ruangannya, Hee Kyung tengah melihat desain-desain sepatu.

Dia tak bersemangat.

Tiba-tiba, Hye Bin masuk membawa buku desainnya.

Dia menyuruh sang ibu melihatnya.

Hye Bin : Bagaimana menurutmu? Mereka bagus, kan?

Hee Kyung : Ya, mereka bagus. Apa kau membuat semuanya?

Hye Bin meminta Hee Kyung merilis desainnya untuk musim ini.

Tapi Hee Kyung bilang, mereka tidak akan merilis produk musim ini.

Hye Bin : Apa? Mengapa tidak?

Hee Kyung : Kami berada dalam resesi. Dan kami memiliki terlalu banyak persediaan. Ini terlalu sulit bagiku. Mari kita rilis mereka musim depan.

Tapi Hye Bin berkeras ingin desainnya dirilis musim ini.

Hye Bin : Ini akan berakhir jika kita menunggu sampai saat itu. Ini pertama kalinya aku merancang semuanya sendiri. Dapatkan investor jika perlu. Jika mereka melakukannya dengan baik, itu akan membantuku membangun diriku sendiri. Dan ayah akan mengakui bakatku.

Hee Kyung : Ya, tapi…

Hye Bin : Ini adalah kesempatanku. Aku perlu mendapatkan namaku di luar sana seperti yang kau lakukan.

Hee Kyung : Berikan aku waktu. Biarkan aku berpikir tentang hal itu.

Di ruangannya, Soo Yeon mengeluh kelaparan. Dan dia bingung harus bagaimana. Tiba-tiba, Tae Gil datang bawa sesuatu.

Soo Yeon pasang muka sebal.

Tae Gil : Aku mencoba meneleponmu tadi malam, tapi sudah terlambat, jadi aku datang sendiri hari ini.

Soo Yeon : Maka kau seharusnya mengirim SMS mengatakan kau tidak bisa bicara. Aku menunggu….

Tapi kemudian, Soo Yeon cepat-cepat meralat ucapannya.

Soo Yeon : Tentu, terserah. Bukan masalah besar.

Tae Gil : Aku minta maaf atas apa yang terjadi juga saat acaramu. Aku membawa hadiah sebagai tanda maafku karena aku akan datang.

Soo Yeon : Hadiah?

Tae Gil : Aku suka melihatmu makan sebelumnya, jadi aku ingin memasak untukmu. Selamat tinggal sekarang.

Tae Gil meletakkan lunch bag nya di atas meja Soo Yeon.

Setelah itu dia pergi.

Soo Yeon penasaran apa yang Tae Gil bawa. Dia membukanya dan kaget.

Soo Yeon : Bagaimana dia tahu aku suka tteokbokki?

Soo Yeon mencari sumpit di dalam tas tapi tidak ada. Karena sudah lapar ditambah itu makanan favoritnya, dia pun akhirnya makan langsung pakai tangannya.

Soo Yeon : Bagaimana bisa tteokbokki rasa seperti ini? Ini enak.

Lagi asik-asiknya makan makanan yang dibawa Tae Gil, Tae Gil nya masuk lagi.

Sontak dia kaget. Tae Gil masuk cuma buat bilang ‘amor mio’ doang. Setelah itu dia pergi.

Lah pas mau pergi, dia gak sengaja ketemu Hee Kyung yang baru datang.

Sontak keduanya sama-sama kaget.

Hee Kyung dan Tae Gil pun bicara di sebuah cafe.

Hee Kyung bilang, lama tidak bertemu.

Tae Gil menatap kesal Hee Kyung.

“Kau penyihir jahat.” ucapnya dalam hati.

Hee Kyung bilang, Tae Gil lebih tampan sekarang.

Tae Gil kembali bicara dalam hatinya, bagaimana kau begitu tak tahu malu setelah membunuh suamimu?

Hee Kyung lalu tanya, hal apa yang membawa Tae Gil ke Amor Fati.

Tae Gil dalam hati juga nanya, gimana sama Hee Kyung.

Hee Kyung : Lihat kemari So Tae Gil-ssi.

Tae Gil : Aku tidak punya apa-apa untuk dikatakan.

Hee Kyung : Tidak? Kau begitu banyak bicara sebelumnya. Aku teringat masa lalu. Aku selalu melihat ke arah lain setiap kali kau melakukan sesuatu yang salah. Tidakkah kau ingat? Kau diam-diam menjual sepatu dan mengambil uang dari kasir.

Tae Gil yang malas meladeni Hee Kyung mau pergi.

Tapi Hee Kyung tanya alasan Tae Gil bertemu dengan Hyeok Sang.

Hee Kyung kembali ke ruangannya dan teringat pembicaraannya tadi dengan Tae Gil.

Flashback….

Hee Kyung ingin tahu bagaimana Tae Gil dan Hyeok Sang bisa saling mengenal dan apa yang mereka bicarakan. Tae Gil bilang, dia tak kenal Hyeok Sang dan mereka hanya membahas makanan.

Hee Kyung tak percaya, jangan mengejekku! Kau pikir aku bodoh!

Tae Gil : Kau sepertinya takut, Nyonya Min. Kenapa? Apa kau takut aku berbagi rahasia dengannya?

Hee Kyung : Apa yang kalian bicarakan!

Tae Gil : Suamimu membunuh bosku. Suamimu saat ini membunuh suamimu sebelumnya. Dan aku melihatnya.

Sontak lah Hee Kyung kaget mendengarnya, apa?

Tae Gil : Kau berada di dalam mobil. Mobil yang menabrak Tuan Kim Jung Guk.

Hee Kyung : Itu tidak benar. Aku tidak ada di sana.

Tae Gil : Jangan berbohong padaku. Aku dan kakakku melihatmu. Kau pembunuh.

Hee Kyung : Jadi? Apakah kau menggunakan ini untuk memeras suamiku? Kau lebih pintar dari yang terlihat. Kupikir kau akan menjadi tua dengan membersihkan kotoran lalat dari sepatu. Jadi? Apa yang diinginkan Hyeok Sang sekarang? Katakan padaku. Mengapa dia bertindak seperti itu?

Tae Gil : Tanyakan sendiri padanya, Samonim.

Hee Kyung : Aku akan membayar mu. Kau tahu aku kaya.

Hee Kyung juga tanya alasan Tae Gil datang ke Amor Fati. Tae Gil bilang itu bukan urusan Hee Kyung.

Tae Gil lalu cerita kalau dia menandatangani sumpah yang mengatakan kalau dia akan diam tentang tabrak lari itu.

Tae Gil : Tapi dia meninggalkannya dan menuntutnya sekarang.

Flashback end…

Hee Kyung sedikit tersenyum.

Hee Kyung : Pecundang yang menyedihkan. Dia bertindak seolah-olah dia sangat pintar.

Kita ke Puls Krill56 ya guys… Ok Kyung lagi sibuk ngitungin pengeluaran dan pemasukan pas Tae Gil datang.

Tae Gil : Dimana Sun Hee?

Ok Kyung sambil terus menghitung, tanya, kenapa Tae Gil nanyain Sun Hee. Sun Hee di kamar mandi.

Tae Gil : Hei, ingat saat Tuan Kim ditabrak mobil? Kau bilang kau melihat Ibu Jin Ho di dalam mobil, kan?

Barulah Ok Kyung menatap Tae Gil.

Ok Kyung : Apa yang kau bicarakan?

Tae Gil : Kau bilang kau melihatnya duduk di sebelah Ketua Kwon.

Ok Kyung : Betul sekali. Mengapa?

Tae Gil : Apa kau yakin? Apakah kau yakin kau melihatnya?

Ok Kyung : Betul sekali. Bagaimana dengan itu?

Tae Gil bergumam, dia mengklaim dia tidak ada di sana.

Ok Kyung mendengar itu dan tanya apa Tae Gil bertemu dengan Hee Kyung.

Tae Gil nya bohong, kenapa aku harus bertemu dengannya? Apa aku gila! Memikirkannya saja membuatku merinding.

Ok Kyung : Lalu kenapa kau membahasnya?

Tae Gil : Kau tidak perlu tahu.

Tae Gil pun beranjak pergi.

Ok Kyung melihat catatannya. Dan dia pun sewot mendapati perhitungannya salah.

Malamnya, di rumah, Hee Kyung mencoba meminjam uang pada Soo Yeon. Hee Kyung bilang dia tak pernah meminjam uang pada Soo Yeon sebelumnya.

Soo Yeon bilang itu benar tapi dia baru membuka Amor Fati jadi semua uangnya habis untuk itu.

Hee Kyung : Setelah kita melewati musim ini…

Soo Yeon : Aku benar-benar tidak punya. Mengapa kau tidak bertanya pada kakakku? Atau Nyonya Choi?

Hee Kyungnya sewot, lupakan! Kau selalu tidak berguna sama sekali.

Hee Kyung pun pergi.

Tae Gil di kamar Ok Kyung sekarang. Ok Kyung menanyainya. Ok Kyung tanya, Tae Gil menyimpan sesuatu darinya kan.

Tae Gil : Aku tidak menyimpan apapun darimu.

Ok Kyung : Kenapa kau tiba-tiba datang ke toko dan membawa itu? Kau mengatakan untuk menjaga bibirku tetap tertutup sampai aku mati, jadi kenapa kau angkat apa yang terjadi hari itu?

Tae Gil : Itu karena aku bermimpi buruk, itu saja.

Ok Kyung : Kaulah yang perlu menjaga bibirmu tertutup.

Ponsel Tae Gil berbunyi.

Telepon dari Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Bagaimana kelanjutnya?

Tae Gil pun kaget dan langsung keluar dari kamar Ok Kyung.

Ok Kyung menatap Tae Gil curiga.

Hyeok Sang tanya soal sumpahnya. Dia bilang, apa Tae Gil masih tidak dapat menemukannya.

Tae Gil : Maafkan aku.

Hyeok Sang : Mari kita bertemu.

Tae Gil : Kurasa kita tidak perlu bertemu. Aku bahkan tidak punya sumpah.

Tae Gil memutus panggilan Hyeok Sang.

Hyeok Sang kesal, bahkan sampai membanting ponselnya ke mejanya.

Hyeok Sang : Sumpah bodoh itu! Apakah dia benar-benar menyingkirkannya?

Tanpa dia sadari, Hee Kyung mengintipnya daritadi.

Hye Bin tengah memijit Nyonya Choi. Dia di rumah Nyonya Choi.

Hye Bin : Nenek. Kau lebih baik sekarang, kan?

Nyonya Choi : Ya. Terima kasih.

Hye Bin : Jadi… aku mendengar tentang wanita itu… Ko Eun Cho. Kau pasti tercengang. Bahkan aku terlalu marah untuk tidur. Apakah dia selalu hidup rendah? Mengapa Tuan Yoon jatuh cinta untuk penipu wanita itu?

Nyonya Choi yang malas membahas Eun Cho, mengatakan pada Hye Bin kalau dia mau istirahat.

Hye Bin : Oke. Aku akan membiarkanmu beristirahat.

Hye Bin beranjak keluar.

Bersambung ke part 2…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like