Red Shoes Ep 43 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 43 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Jin A ke kamar Gun Wook. Dia membawakan semangka untuk Yu Kyung.

Jin A : Aku tidak pernah membayangkan aku akan tinggal bersamamu. Ini sangat bagus.

Yu Kyung : Aku merasakan hal yang sama.

Jin A : Bagaimana perasaanmu? Apakah semua lebih baik sekarang?

Yu Kyung : Aku telah mengalami banyak hal, jadi aku sudah lalai. Tetapi… sebenarnya, semua yang terjadi hari itu tertangkap kamera. Anggota Dewan Son dan Min Daepyo. Aku dipukul dan jatuh. Semua itu.

Jin A kaget, apa?

Yu Kyung : Orang-orang brengsek itu. Gun Wook marah dan berkata kita harus melaporkannya karena memukul wanita dan menyebabkan keguguran, tapi aku menghentikannya. Kau akan membutuhkan video itu nanti.

Jin A : Maafkan aku. Itu semua salah ku.

Yu Kyung : Itu benar-benar membuatku berpikir. Aku sangat marah, dan rasanya seperti hatiku tercabik-cabik setelah mereka memukulku dan membuatku kehilangan bayiku. Aku ingin membunuh mereka berdua begitu buruk tapi itu pasti sangat sulit bagimu bertahun-tahun ini. Mereka telah melakukannya, hal-hal yang mengerikan bagimu tapi kau masih hidup. Sejujurnya, aku ingin menghentikanmu saat kau bilang akan balas dendam. Tapi aku tidak akan menghentikanmu lagi. Orang seperti itu layak dihukum. Aku akan membantumu. Aku akan memberikan semua video. Lakukan semua yang mau kau lakukan. Tolong hukum mereka. Tapi kau tidak boleh terluka, oke?

Jin A : Jangan khawatir. Aku akan menghukum orang-orang itu. Aku bersumpah atas nama ayahku. Aku akan menghukum mereka untuk semuanya termasuk apa yang mereka lakukan padamu.

Di kamarnya, Ki Seok menghubungi Jin A. Tapi tak dijawab.

Tiba-tiba, Eun Cho masuk ke kamarnya.

Eun Cho : Ruangan itu terlihat sama, tapi ruangan ini benar-benar berbeda.

Ki Seok marah, keluar!

Eun Cho : Aku melahirkan anakmu. Jangan perlakukan aku seperti itu lagi.

Ki Seok : Apakah kau melakukan ini untuk uang? Kau ingin uang?

Eun Cho : Oppa!

Ki Seok : Kau mendekatiku untuk uang. Kau berpura-pura menjadi mahasiswa baru yang naif dan merayuku. Kau mengambil uangku dan karirku. Kau telah menghancurkan hidupku sepenuhnya. Tapi kau ingin aku mempercayaimu?

Eun Cho : Maaf. Aku kacau. Aku mengakuinya. Tapi aku sudah berubah. Aku ingin memulai kembali denganmu. Tidak ada yang menghentikan kita. Kita memiliki seorang putra sekarang. Aku seorang ibu sekarang. Aku ingin menjadi ibu, istri dan cucu menantu yang baik.

Ki Seok menarik kerah baju Eun Cho.

Ki Seok : Pergi dari hadapanku!

Eun Cho : Astaga, kau menjadi berani. Ini menyenangkan.

Ki Seok : Bagiku Ko Eun Cho yang dulu dan sekarang sama. Yang memuakkan, menjijikkan dan rendahan Ko Eun Cho.

Eun Cho : Jangan katakan itu. Kau jatuh cinta padaku saat aku masih muda dan lucu dan memohon tanpa henti padaku untuk menjadi istrimu. Kau seharusnya tidak berbicara seperti itu sekarang.

Eun Cho menghempaskan tangan Ki Seok darinya.

Eun Cho : Apa aku salah, Prof? Kau sangat menyukaiku. Aku kira kau bahkan tidak bisa move on dariku, tapi sekarang kau punya wanita baru. Betapa lemah.

Ki Seok : Keluar.

Eun Cho : Datang diam-diam malam ini jika mau. Aku siap.

Setelah mengatakan itu, Eun Cho beranjak pergi.

Setelah Eun Cho keluar, ponsel Ki Seok berbunyi. Telepon dari Jin A, tapi Ki Seok yang pusing karena Eun Cho, memilih tak menjawabnya.

Besoknya di kantor, Jin A menanyakan Ki Seok ke Hyun Seok. Dia bilang, dia terus menghubungi Ki Seok tapi Ki Seok tak menjawab. Ki Seok juga tak membalas pesannya.

Hyun Seok pura-pura tak tahu.

Hyun Seok : Apa ponselnya rusak?

Bibi Ma mengawasi Eun Cho yang lagi nyuapin Yi Jae.

Tak lama, Nyonya Choi datang. Nyonya Choi terus menatap Yi Jae.

Eun Cho bilang, Yi Jae adalah pemakan yang baik.

Eun Cho : Dia juga tidur nyenyak. Dia berperilaku baik seperti Ki Seok.

Nyonya Choi tanya berapa umur Yi Jae.

Yi Jae memberitahu Nyonya Choi dengan isyarat tangannya.

Nyonya Choi mulai senang, astaga, kau anak yang pintar. Makan yang banyak, ya?

Eun Cho : Aku akan menjauh dan menggunakan kamar mandi.

Eun Cho beranjak pergi.

Bibi Ma : Bukankah dia manis?

Nyonya Choi : Tentu saja. Semua anak adalah malaikat.

Bibi Ma : Tapi… Bagaimana jika kebetulan… tes DNA mengatakan dia adalah putra Tuan Yoon? Bagaimana dengan Jemma?

Sekarang, Eun Cho bersama Yi Jae di kamar. Eun Cho memutarkan film anak-anak di tabletnya, lalu memberikan tabletnya ke Yi Jae.

Setelah itu, dia teringat kerja samanya dengan Hee Kyung.

Flashback…

Hee Kyung memberinya uang. Dia bilang, dia akan memberikan bonus jika Eun Cho melakukan pekerjaan dengan baik.

Eun Cho : Ini harus menyenangkan.

Hee Kyung : Jika kau merusak segalanya sejak dini dengan akting yang buruk, kau tidak mendapatkan apa-apa. Dan laporkan kembali kepadaku secara teratur melalui pesan.

Eun Cho : Aku punya pertanyaan. Jika aku membawa anak, mereka pasti akan melakukan tes DNA. Kemudian mereka akan tahu aku penipu. Apa gunanya?

Hee Kyung : Kita akan membeli waktu sambil menunggu hasilnya. Gunakan waktu itu untuk merayunya.

Eun Cho : Ki Seok Oppa? Merayunya? Aku yakin kau tidak menyuruhku untuk kembali bersamanya. Tapi kau ingin aku merayunya? Kenapa?

Hee Kyung : Kim Jemma.

Hee Kyung menunjukkan foto Jin A yang ada di majalah pada Eun Cho.

Hee Kyung lalu berkata, kalau Jin A dan Ki Seok akan menikah. Hee Kyung menyuruh Eun Cho merusak hubungan Ki Seok dan Jin A, agar mereka batal menikah.

Flashback end….

Di depan timnya, Hyeok Sang dan Hee Kyung, Jin A memaparkan strategi mereka untuk Chuseok dan Natal.

Jin A bilang, karena musim puncak Chuseok dan Natal hampir tiba, jadi mereka akan memberikan hadiah kasur dan konsepnya akan menunjukkan cinta selama liburan untuk keluarga yang kita rindukan.

Tiba-tiba, terdengar bunyi ponsel.

Hye Bin menatap ibunya, eomma, bukankah itu ponselmu?

Hee Kyung bergegas memeriksanya.

Telepon dari Eun Cho. Dia tak menjawab. Hee Kyung minta maaf.

Jin A pun lanjut dengan penjelasannya.

Jin A : Kami berencana untuk menyarankan memberikan kasur untuk keluarga saat liburan dan memicu keinginan konsumen untuk berbelanja.

Hyun Seok : Betul sekali. Jadi ide kami adalah kontes model konsumen atau meminta konsumen untuk memposting foto setelah pembelian…

Dan ponsel Hee Kyung berbunyi lagi.

Masih dari Eun Cho.

Hyeok Sang menghela nafas kesal.

Hee Kyung pun keluar.

Jin A menatap kepergian Hee Kyung dengan tatapan curiga.

Diluar, Hee Kyung menjawab telepon Eun Cho.

Ternyata Eun Cho cuma mau minta nomornya Jin A.

Hee Kyung bilang dia akan segera mengirimkannya.

Saat lagi mengirimkan nomor ponsel Jin A ke Eun Cho, Hyeok Sang tahu-tahu muncul di belakangnya.

Hee Kyung terkejut melihat Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Mengapa kau begitu sibuk? Ini adalah pertemuan penting. Bahkan jika kau tidak dapat membantu, kau tidak harus menghalangi.

Hee Kyung minta maaf.

Hyeok Sang kembali ke dalam.

Jin A yang baru balik ke mejanya bersama Ye Eun, Tae Ha dan So Bin, dihubungi oleh Eun Cho.

Jin A : Halo?

Eun Cho : Ini Kim Jemma?

Di kafe, Hyun Seok duduk sendiri dan bicara dengan David di telepon. Tapi ada satu gelas lagi di atas meja.

Hyun Seok : Are you still managing Secret Bio Gene? Oh, awesome. I’d like to ask you for a genetic test. Can you help me out? All right. Thank you, David.

Begitu Hye Bin datang, Hyun Seok langsung menyudahi pembicaraan mereka.

Hye Bin : Siapa itu?

Hyun Seok : David.

Hye Bin : Orang Amerika dengan jenggot panjang itu?

Hyun Seok : Ya.

Hye Bin : DNA siapa yang kau uji?

Hyun Seok hanya bilang bukan siapa-siapa.

Lalu dia bilang dia lapar dan bergegas memesan makanan.

Eun Cho dan Yi Jae ke Nosang.

Yu Kyung pun bergegas mendekati mereka.

Eun Cho : Dimana Yoon Ki Seok?

Yu Kyung : Dia baru saja keluar untuk bertemu dengan seseorang. Aku harus mengatakan apa saat dia datang?

Eun Cho melihat Yi Jae.

Eun Cho : Yi Jae-ya, bagaimana? Ayahmu tidak disini.

Sontak lah Yu Kyung kaget, ayah?

Eun Cho : Kudengar ada ruangan disini. Antar aku kesana.

Yu Kyung yang masih syok, diam saja.

Eun Cho marah, kau tidak dengar? Bawa kami kesana!

Yu Kyung pun bergegas membawa mereka kesana.

Eun Cho lalu meminta Yu Kyung mengantarkan seseorang ke ruangan itu, jika ada yang datang untuk menemuinya.

Yu Kyung : Siapa…

Eun Cho : Kenapa kau menanyakan itu padaku? Orang itu akan memberitahumu ketika dia sampai di sini.

Yi Jae merengek pada Eun Cho.

Eun Cho membentak Yi Jae, duduk diam! Berhenti menggangguku.

Yu Kyung lantas tanya bagaimana Eun Cho bisa mengenal Ki Seok.

Eun Cho : Aku istrinya. Mantan istri.

Jin A mampir ke toko ibunya.

Ok Kyung : Kau pulang kerja lebih awal.

Jin A : Aku mau menemui seseorang di restoran ayam. Aku membawa sundae dan tteokbokki untuk kalian.

Sun Hee : Astaga. Kau yang terbaik.

Ok Kyung : Siapa yang mau kau temui?

Jin A : Wawancara dengan sebuah majalah. Aku akan mampir ketika aku selesai. Ayo pulang bersama.

Yu Kyung terus melihat ke arah ruangan VIP dengan gelisah.

Tak lama, dia dikejutkan dengan kedatangan Jin A.

Yu Kyung : Apa yang kau lakukan disini. Daepyonim tidak disini.

Jin A : Aku mau wawancara.

Yu Kyung : Temui mereka di tempat lain.

Jin A : Apa maksudmu? Kita seharusnya bertemu di ruangan itu.

Jin A pun menghubungi Eun Cho, halo, ini Kim Jemma? Kau sudah disini? Baiklah.

Jin A mau ke ruangan VIP, tapi dihalangi masuk oleh Yu Kyung.

Yu Kyung : Kau salah. Dia tidak disana.

Jin A : Dia bilang sudah disana.

Jin A pun beranjak ke ruangan itu.

Saat masuk, dia pun terkejut melihat Eun Cho dan Yi Jae.

Bersambung….

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Hello, Me! Ep 1 Part 1
Read More

Hello, Me! Ep 1 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hello, Me! Episode 1 Part 1, Daftar selengkapnya ada di tulisan yang ini. Ban Hani…
Read More

Red Shoes Ep 5 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 5 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…