Red Shoes Ep 41 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 41 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

-Yangsan VIP-

Sembari menunggu Anggota Dewan Son, Hee Kyung menambahkan riasannya. Tapi kemudian, dia teringat kata-kata Hyeok Sang tadi malam kepadanya.

Flashback…

Hyeok Sang : Lora akan baik-baik saja selama kami memilikimu. Namun, pemiliknya selalu bisa berubah. Jangan lupa itu.

Hee Kyung : Apa maksudmu?

Hyeok Sang : Tidak peduli seberapa pintar seekor anjing, itu tidak bisa menggantikan tuannya. Jika anjing tidak mengibaskan ekornya saat tuannya memanggil, maka kau harus menyingkirkan anjing itu. Kau tidak bisa menyingkirkan tuannya. Tidakkah begitu?

Flashback end…

Hee Kyung marah, tunggu dan lihat siapa anjingnya, aku atau kau.

Tak lama, Yu Kyung masuk mengantarkan Anggota Dewan Son.

Hee Kyung bermanis-manis.

Hee Kyung : Aku merindukanmu, Anggota Dewan Son.

Anggota Dewan Son : Aku juga, Min Daepyo. Tapi apa yang terjadi? Kau tetap terlihat lebih muda setiap aku melihatmu.

Hee Kyung : Pembohong. Aku tahu kau mengatakan itu hanya untuk bersikap baik.

Yu Kyung pamit dan lari ke toilet.

Di toilet, dia mencoba menghubungi Jin A, tapi tidak dijawab.

Anggota Dewan Son bilang, ini terlalu berbahaya.

Hee Kyung : Aku tahu itu. Tapi aku punya keyakinan bahwa kau dapat menerapkan pengaruhmu pada rapat dewan.

Hee Kyung memegang tangan Anggota Dewan Son.

Hee Kyung : Aku tahu kau menyukaiku. Tolong bantu aku.

Lalu Yu Kyung masuk, membawa meja dorongnya. Dia mengambil dua gelas di atas meja dorong, dan meletakkannya ke depan mereka. Kemudian dia menuangkan air ke gelas mereka.

Hee Kyung berterima kasih sudah diberi air.

Yu Kyung : Aku harap anda menikmati waktu anda disini.

Yu Kyung mau pergi, tapi Hee Kyung memanggilnya. Hee Kyung bilang, Yu Kyung melupakan meja dorongnya.

Yu Kyung pun bergegas membawa meja dorongnya keluar, tapi tepat saat itu, Hee Kyung melihat ada ponsel dibalik handuk di atas meja dorong.

Hee Kyung menghentikan Yu Kyung. Dia berdiri dan mengambil ponsel itu.

Hee Kyung : Apa ini?

Anggota Dewan Son juga berdiri dan meminta penjelasan apa Yu Kyung merekamnya.

Yu Kyung menyangkal. Hee Kyung meminta Yu Kyung membuka kunci password nya. Tapi Yu Kyung menolak.

Hee Kyung mengancam akan melaporkan Yu Kyung ke polisi.

Yu Kyung terus menyangkal itu ponselnya.

Hee Kyung : Apa kau tidak tahu siapa dia? Apakah kau tidak tahu siapa aku? Kami bisa memenjarakanmu sekarang! Jadi katakan padaku sekarang, siapa yang menyuruhmu.

Anggota Dewan Son menampar Yu Kyung, sampai perut Yu Kyung membentur meja.

Yu Kyung teriak kesakitan. Hee Kyung kaget melihat sikap kasar Anggota Dewan Son.

Anggota Dewan Son : Apakah kau tidak tahu siapa aku? Dunia politik Korea ada di telapak tanganku! Kau cacing kecil. Apakah kau pikir kau bisa mengobati seorang anggota dewan dengan cara ini? Min Daepyo, beri aku telepon itu.

Hee Kyung memberikan ponsel Yu Kyung ke Anggota Dewan Son.

Anggota Dewan Son membanting ponsel Yu Kyung ke lantai, lalu menginjak-nginjaknya.

Yu Kyung tampak menahan sakit di perutnya.

Hee Kyung terkejut melihat Yu Kyung kesakitan.

Tanpa Hee Kyung dan Anggota Dewan Son sadari, ada kamera lain yang merekam aktivitas mereka.

Kamera itu ada di dalam pot bunga.

Jin A masih berlutut di depan kamar Nyonya Choi, tapi dia sudah terlihat lelah.

Bibi Ma datang dan membujuk Jin A agar berhenti berlutut. Bibi Ma bilang, Nyonya Choi sedang tidur.

Bibi Ma : Bagaimana jika anda sakit?

Lalu bel berbunyi. Ternyata Tae Gil yang datang membawa bingkisan.

Bibi Ma : Sudah lama. Bagaimana kabarmu? Di Sini.

Tae Gil : Aku baru dari tukang daging dan pemiliknya mengatakan, untuk memberikan ini pada Nyonya Choi. Dia ada di dalam, kan?

Tae Gil lalu terkejut melihat Jin A berlutut.

Tae Gil : Kim Jemma?

Tae Gil pun langsung ke toko kakaknya.

Dia memberitahu kakaknya kalau dia baru aja habis dari rumah Ki Seok dan melihat Jin A di sana.

Tae Gil : Pengurus rumah mengatakan Nyonya Choi sangat marah dan keadaan benar-benar tegang sekarang. Dia bahkan menolak untuk berbicara dengan Jemma lagi.

Ok Kyung kaget dan tanya apa yang Jin A lakukan.

Di ruang istirahat, Yu Kyung duduk sambil memegangi perutnya. Wajahnya mulai pucat.

Tak lama, Gun Wook datang.

Yu Kyung minta maaf karena menelpon Gun Wook di tengah jam kerja.

Gun Wook : Siapa yang peduli tentang itu?

Gun Wook mengelap keringat Yu Kyung dan mengajak Yu Kyung ke dokter.

Yu Kyung bilang dia mau ganti baju dulu. Dia juga bilang tak bisa bergerak.

Gun Wook keluar. Bersamaan dengan itu, kedua teman Yu Kyung datang.

Mereka tanya kondisi Yu Kyung.

Gun Wook : Aku akan membawanya ke rumah sakit setelah dia ganti pakaian. Bagaimana dia terluka?

Mereka menjelaskan kronologi kejadiannya.

Gun Wook marah mendengar Yu Kyung dipukul.

Lalu Yu Kyung keluar.

Gun Wook : Apa yang terjadi? Apakah dia benar-benar memukulmu? Di mana dia memukulmu? Aku akan membuatnya membayar. Aku tidak akan membiarkannya begitu saja. Aku akan melaporkannya ke polisi.

Tapi Yu Kyung melarang Gun Wook.

Yu Kyung lalu menjerit sakit di perutnya. Gun Wook terkejut melihatnya, Yu Kyung-ah.

Di toko, Ok Kyung melamun memikirkan Jin A.

Lalu pelanggan datang. Sun Hee melayani pelanggan.

Pelanggan minta direkomendasikan obat yang bagus untuknya.

“Tentu. Ini produk terbaru yang baru saja keluar. Orang-orang benar-benar menyukainya. Siapapun yang mencobanya sekali bersumpah dengan itu dan selalu memintanya.”

“Aku juga mendengarnya. Aku akan mengambil 20 dari mereka.”

Sun Hee kaget, apa? 20? Apa yang akan kau lakukan dengan mereka semua?

“Itu Chuseok. Aku ingin memberikan pada orang-orang yang kusayangi.”

Sun Hee senang dan langsung menyiapkannya.

Ok Kyung berdiri. Dia pergi ke Yangsan menemui Ki Seok.

Ok Kyung : Apa yang terjadi disini? Kudengar Jemma ada di rumahmu.

Ki Seok kaget mendengar Jin A ada di rumahnya.

Ok Kyung : Tae Gil… Maksudku, Chef So melihatnya disana ketika dia pergi membawakan beberapa daging. Apa yang sedang terjadi? Dia tidak akan menjawab telepon. Aku sangat frustrasi.

Ki Seok : Tidak apa.

Ok Kyung : Apa maksudmu, tidak apa-apa? Kudengar dia berlutut di depan pintunya seperti orang berdosa. Apa yang terjadi baginya untuk berakhir dalam keadaan seperti itu? Kudengar dia juga merindukan pekerjaan.

Ki Seok pun menjelaskan apa yang terjadi.

Ok Kyung kaget dan tanya siapa yang mengatakan Jin A menyukai uang.

Ki Seok : Aku tahu dia tidak akan melakukannya. Nenek akan segera berhenti marah jadi jangan khawatir.

Ok Kyung tanya apa Ki Seok menyukai Jin A.

Ok Kyung : Aku berasumsi kau melamarnya. Tapi aku menentangnya. Putus dengan dia!

Ki Seok kaget disuruh putus.

Omo, Jin A masih berlutut! Bibi Ma datang, membujuk Jin A agar berhenti. Dia takut Jin A sakit.

Tak lama, Jin A pingsan. Sontak Bibi Ma panic.

Bersamaan dengan itu, Hyun Seok pulang dan terkejut melihat Jin A pingsan.

Keduanya berusaha membangunkan Jin A.

Di kamar, Nyonya Choi ingin keluar. Dia cemas pada Jin A. Tapi kemudian dia tak jadi keluar.

Dia bingung harus bagaimana.

Hyun Seok membawa Jin A ke kamar.

Setelah itu, dia menatap Jin A sebentar. Dia menghela nafas melihat situasi panas Jin A dan neneknya.

Hyun Seok lalu pergi menemui neneknya.

Nyonya Choi : Apa yang terjadi dengan Jemma?

Hyun Seok diam saja.

Nyonya Choi sewot, kutanya apa yang terjadi?

Hyun Seok : Kenapa? Aku kira kau tidak peduli.

Nyonya Choi : Aku tidak peduli.

Hyun Seok : Jadi kenapa tanya?

Nyonya Choi : Kau anak nakal.

Hyun Seok : Nenek. Apakah kau benar-benar percaya Nyonya Min?

Nyonya Choi : Aku mendengar suaranya dalam rekaman itu. Itu adalah Jemma.

Hyun Seok : Bagaimana bisa kau percaya itu? Dia mengeditnya untuk membiarkan kau mendengar hanya bagian yang dia inginkan, dia bisa mengarang itu dengan mudah.

Nyonya Choi kaget, apa?

Hyun Seok : Nyonya Min ketakutan bahwa Ki Seok dapat menikahi Jemma. Dia bilang dia benar-benar tidak akan tahan Jemma dan Hye Bin menjadi ipar. Dia bilang Jemma terlalu di bawahnya atau semacam itu. Itu sebabnya dia merekam itu, mengeditnya, dan menunjukkannya padamu. Nenek. Jujurlah padaku. Katakan padaku bagaimana perasaanmu sebenarnya. Apakah kau tidak melakukan ini karena kau tidak mau Ki Seok menikahi Jemma? Apa aku salah?

Nyonya Choi gengsi mengakuinya.

Hyun Seok yang capek sama keras kepala neneknya, akhirnya keluar.

Pas keluar, dia melihat Ki Seok udah pulang. Ki Seok tampak marah dan mau menemui nenek tapi dilarang Hyun Seok.

Dua bersaudara itu akhirnya bicara di dapur.

Hyun Seok : Apa yang akan kau lakukan?

Ki Seok diam saja.

Hyun Seok : Inilah mengapa aku membencimu. Kau tidak yakin dan kau membiarkan nenek mengendalikanmu. Kupikir kau mencintai Jemma. Kau bahkan melamar dan memintanya untuk menikahimu. Tapi hanya ini yang bisa kau lakukan?

Ki Seok : Kau tidak tahu apa-apa.

Hyun Seok : Aku tidak bodoh. Bahkan cucu yang patuh harus mengutarakan pikirannya.

Hyun Seok lalu menyuruh Ki Seok melihat Jin A.

Bersambung ke part 2….

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Eve Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Eve Episode 3, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Lihat episode sebelumnya…
The Penthouse 2 Ep 15
Read More

The Penthouse 2 Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse 2 Episode 15, Kmu bisa melihat lengkap tentang rekapnya di tulisan yang ini…
Read More

Our Blues Ep 12

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Our Blues Episode 12, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. BACA EPISODE…