Red Shoes Ep 38 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 38 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini….

Hyun Seok ke ruang meeting dan mendapati Hye Bin menangis sendirian.

Hyun Seok lalu memeluk Hye Bin dan berkata, semuanya akan baik-baik saja.

Hye Bin menarik dirinya dari pelukan Hyun Seok dan marah. Dia tak terima ibunya disalahkan dan dijelek-jelekkan. Dia juga gak mengerti gimana bisa tim desain membuat sepatu seperti itu.

Hyun Seok : Hye Bin-ah, ini kesalahan daepyeonim.

Hye Bin tambah marah dan bilang itu tidak benar. Dia yakin banget ibunya gak mungkin setuju memproduksi sepatu seperti itu.

Hyun Seok menasihati Hye Bin. Dia minta Hye Bin kembali ke Lora.

Hyun Seok : Ibumu sudah kehilangan sentuhannya. Jika kau peduli pada ibumu, kembali ke Lora, desain sepatu sendiri dan selamatkan Lora.

Hye Bin : Tidak. Ibuku belum selesai.

Hyun Seok : Yang penting adalah bahwa kau harus tetap di sisinya dan melindunginya.

Hye Bin nangis lagi.

Hyun Seok memeluk Hye Bin.

Hye Bin dalam hatinya mengatakan, yang benar-benar dia inginkan adalah bukan melindungi Lora, tapi Hyun Seok.

*Kebalikan Hee Kyung yaa… Kalau Hee Kyung mah yang dia prioritaskan adalah Lora. Tapi bagi Hye Bin, yang paling penting Hyun Seok.

Hee Kyung langsung rebahan di kasurnya begitu masuk kamarnya.

Dia teringat kata-kata Hyeok Sang beberapa waktu lalu.

Hyeok Sang : Kau berpikir kau masih ratunya sepatu? Kau pasti pernah mendengar orang berbicara dibelakangmu. Bahwa kau tidak sama seperti kau yang dulu. Bahwa kau telah kehilangan sentuhanmu.

Hee Kyung marah, tidak! Itu bukan salahku. Para pecundang itu hanya tidak bisa mengikutiku. Min Hee Kyung belum mati. Aku tidak akan mati semudah ini.

Hee Kyung lantas duduk di depan meja riasnya.

Hee Kyung : Siapa aku? Aku adalah Min Hee Kyung Lora.

Paginya, Jin A yang masih di kamarnya, mendapat telepon dari Reporter Park, reporter yang mewawancarainya kemarin.

Reporter Park memberitahu bahwa ia mengirim salinan majalah edisi Jin A ke kantor dan menyuruh Jin A melihatnya.

Dia juga mengatakan, foto Jin A sangat cantik.

Jin A pun ingin tahu, apa Reporter Park mengirim salinan majalahnya ke Hyeok Sang dan Hee Kyung juga.

Reporter Park : Tentu saja.

Mendengar itu, Jin A girang.

Di ruangannya, Hyeok Sang membaca majalah yang ada wawancara Jin A.

Di majalah itu, Jin A menyebut dirinya monster di industri sepatu dan tidak memiliki silsilah ataupun koneksi.

Tae Ha, So Jin dan Ye Eun juga tengah membaca wawancara Jin A.

Begitu pun dengan Ki Seok.

Di ruang meeting, Hye Bin juga membaca wawancara Jin A.

Dan dia marah.

Jin A yang tengah bekerja, dihubungi seseorang.

“Halo, Kim Jemma-ssi?”

“Iya, ini aku.”

“Aku Oh Sung Hee, GM Desain di Lulu. Kau bisa minum teh denganku?”

“Tentang apa?”

“Kau akan tahu setelah kita bertemu. Aku ingin berdiskusi sedikit denganmu.”

Hee Kyung juga membaca wawancara Jin A.

Lalu kita diperlihatkan flashback saat Reporter Park menanyai tentang ibu kandung Jin A.

Jin A : Orang yang melahirkanku? Aku yakin dia baik-baik saja di suatu tempat. Kudengar dia hidup bahagia dalam keluarga kaya.

Reporter Park : Kau merindukannya atau membencinya?

Jin A : Yah, dia bukan ibuku sejauh yang aku ketahui. Dia melahirkanku. Itu saja. Ibuku yang membesarkanku sampai sekarang adalah satu-satunya ibuku. Aku ingin menggunakan wawancara ini untuk memberitahu orang itu, yang melahirkanku, untuk menunggu. Aku akan memberinya hadiah terakhir dengan tanganku sendiri. Aku akan pergi menemuinya.

Reporter Park : Hadiah terakhir? Apa itu?

Jin A : Aku yakin dia akan tahu apa itu. Sejak dia mencampakkan ayahku, adikku dan aku dengan hadiah itu.

Itulah yang tertulis di majalah.

Hee Kyung marah dan merobek-robek foto Jin A.

Hee Kyung : Kau penyihir licik. Beraninya kau mengatakan itu di depan suamiku?

Jin A yang baru kembali ke kantornya, dihubungi Hee Kyung.

Lalu dia bergegas menemui Hee Kyung di atap gedung.

Hee Kyung ingin tahu kenapa Jin A gak ngasih tahu reporter dan suaminya kalau dia adalah ibu kandung Jin A.

Hee Kyung juga membenarkan ucapan Jin A yang tertulis di dalam majalah, kalau dia hanyalah ibu yang melahirkan Jin A dan hanya Hye Bin putrinya, satu-satunya.

Hee Kyung : Kau tahu itu, tetapi kau memberi wawancara seperti itu. Kenapa? Untuk dikasihani? Kau ingin menyembunyikan fakta bahwa kau tidak punya keterampilan dengan itu?

Jin A lalu bilang, wawancara itu membuatnya dapat tawaran pekerjaan di perusahaan lain.

Hee Kyung, apa?

Jin A : Benar. Kau pasti takut pimpinan mengetahuinya. Betul sekali. Apa Hye Bin tahu? Jika aku menikah dengan Ki Seok, kami akan menjadi saudara ipar.

Hee Kyung : Lupakan itu. Kau? Menikah dengan Ki Seok? Wanita tua itu yang hidup untuk cucunya, tidak akan pernah menerimamu sebagai menantu perempuannya. Kau bisa merangkak naik sampai jarimu berdarah, tetapi kau tidak akan pernah berhasil sampai di sana. Kau tidak memiliki kesempatan dalam menikahinya.

Ki Seok tiba-tiba datang dan berkata dia akan menikahi Jin A.

Ki Seok lalu menyemangati Jin A dan berkata dia datang untuk memberi ucapan selamat.

Ki Seok lantas bicara pada Hee Kyung.

Ki Seok : Aku yakin kau sudah melihatnya.

Hee Kyung : Yoon Daepyeo. Perhatikan peringatanku. Jika kau berencana menikahi seseorang seperti dia….

Ki Seok memotong ucapan Hee Kyung.

Ki Seok : Kenapa kau tidak memperingatkan diri sendiri? Aku akan menjaga diriku sendiri.

Hee Kyung : Jika Nyonya Choi tahu….

Ki Seok : Itu bukan urusanmu. Bukankah wawancara itu sudah jelas menggambarkan bagaimana terlukanya dan marahnya Jemma? Seorang ibu yang melahirkan seorang anak harusnya…

Jin A mengajak Ki Seok pergi.

Tapi Hee Kyung bicara lagi, lalu apa! Apa kesalahan yang telah aku perbuat?

Lalu kita melihat Hee Kyung duduk di dalam sebuah aula.

Hee Kyung : Katakan padaku. Katakan padaku. Aku ingin kau memberitahuku. Apa kesalahan yang telah aku perbuat? Melahirkan penyihir itu itulah kesalahanku. Aku tidak melahirkannya karena aku mau. Tidak semua ibu di dunia ini… punya bayi karena dia mau. Beberapa anak tidak diinginkan. Aku mengutuk tubuhku. Aku mengutuk fakta bahwa aku melahirkan penyihir itu!

Hee Kyung menangis mengatakannya.

Bersambung ke part 2….

*Wae? Kenapa Hee Kyung nyesel ngelahirin Jin A? Karena dia bukan buah cintanya dari Hyeok Sang kayaknya. Seperti yang kita tahu, Hee Kyung dan Hyeok Sang saling mencintai sejak awal. Tapi Hyeok Sang dipaksa menikahi wanita lain. Nah, Hee Kyung yang patah hati, kok bisa nikah sama Pak Kim kalau gak cinta sama Pak Kim? Terus kenapa juga mereka memiliki Jin A dan Jin Ho? Hee Kyung bilang, dia gak menginginkan kelahiran Jin A. Cuma Jin A sih yang disebut. Jin Ho enggak. Kok jadi curiga gw, Jin A ini anak yang lahir dari luar pernikahan.

7 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

The Penthouse 3 Ep 19

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 3 Episode 19, Jika Kalian ingin tahun daftar spoilernya langsung di tulisan…
Hello, Me! Ep 5 Part 1
Read More

Hello, Me! Ep 5 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hello, Me! Episode 5 Part 1, Kamu bisa tahu link selengkapnya untuk daftarnya di tulisan…
Read More

Second Husband Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Second Husband Episode 13 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang…