Red Shoes Ep 37 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 37 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini…….

Jin A pun masuk ke ruangan Hyeok Sang dan terkejut melihat tamu Hyeok Sang.

Hyeok Sang menyuruh Jin A duduk.

Tamu Hyeok Sang mengenalkan diri. Dia seorang reporter.

“Halo, Kim Jemma-ssi. Kita pernah bertemu sebelumnya, kan? Aku meminta wawancara denganmu melalui berbagai cara, tapi ternyata cukup sulit. Aku akan mendapatkan hukuman dari atasanku jika kau menolak lagi, jadi tolong tunjukkan rasa kasihan.”

Manajer Yeo memberitahu Hee Kyung bahwa Jin A sedang diwawancara.

Hee Kyung kaget, untuk apa? Apa dia melakukan perbuatan baik?

Manajer Yeo : Banyak orang yang ingin bertemu dengannya karena siaran langsung. Aku mengatakan tidak dan menolak mereka semua, tapi reporter ini langsung pergi kepada pimpinan. Jadi dia memberikan wawancaranya sekarang.

Sontak, Hee Kyung makin panas mendengarnya.

“Kim Jemma-ssi, kau terkenal sekarang setelah insiden Home Shopping. Bagaimana kau bisa bertindak begitu cepat saat itu? Beritahu kami.”

Jin A bilang itu instingnya dan orang lain yang melihatnya juga akan melakukan hal yang sama.

“Orang yang kau selamatkan dari bahaya adalah putri Pimpinan Kwon, Kwon Hye Bin. Benar?”

Hyeok Sang pun langsung memuji Jin A. Dia bilang, Jin A adalah penyelamat keluarganya.

Hee Kyung masuk dan menatap Jin A penuh rasa benci.

Hyeok Sang menyuruh Hee Kyung duduk.

Reporter menyapa Hee Kyung.

“Bagaimana kabarmu? Aku tidak bisa menghubungimu, jadi aku datang menemui pimpinan. Tidak apa-apa, bukan?”

Terpaksalah Hee Kyung memasang senyuman dan berkata tidak apa-apa.

Reporter menyalakan rekaman di ponselnya dan ingin membicarakan tentang Jin A lebih detail.

“Orang bilang kau adalah seorang desainer dari latar belakang yang buruk. Kau tidak mengambil jurusan desain?”

“Tidak, aku tidak mengambil jurusan desain atau pergi kuliah. Aku tidak punya apa-apa. Ayahku meninggal sewaktu aku kecil dan kami terlalu miskin.”

“Bagaimana dengan ibumu? Apa ibumu juga sudah meninggal saat kau masih kecil?”

“Ibuku…” lalu Jin A melirik Hee Kyung.

Hee Kyung menatap Jin A dengan tatapan marah.

Manajer Yeo tiba-tiba masuk, menghentikan wawancara.

Hyeok Sang tanya ada apa dan memberitahu Manajer Yeo bahwa mereka sedang di tengah wawancara.

Manajer Yeo bilang, tim desain sepatu sedang menunggu Hee Kyung untuk rapat.

Terpaksalah Hee Kyung pergi. Tapi sebelum pergi, dia meminta reporter memperlakukan Jin A dengan baik.

Wawancara berlanjut. Jin A bilang, dia tinggal dengan ibu angkatnya sekarang.

“Dia mencintaiku dan membesarkanku seperti putri kandungnya.”

“Bagaimana dengan ibu kandungmu?”

“Dia…”

Sepanjang rapat bersama tim desain, Hee Kyung tak bisa konsen.

Desainer mengatakan, dari bentuk sepatu, itu adalah model baru tapi berdasarkan bahan dan hiasan yang berkilauan, mereka tak yakin itu akan diterima baik di pasaran.

Lah Hee Kyung nya sibuk mikirin wawancara Jin A.

Dalam hati dia berkata kalau Jin A tak boleh memberitahu orang-orang dia adalah ibu kandung Jin A. Dia juga yakin Jin A sudah merencanakan ini sejak lama dan berkata bahwa hidup Jin A akan berakhir jika orang-orang tahu hubungan mereka.

Manajer Yeo : Daepyeo-nim?

Hee Kyung tersadar dari lamunannya.

Manajer Yeo : Haruskah kita melanjutkan seperti yang diusulkan? Apa kau memiliki editan lain?

Hee Kyung pun langsung menyuruh mereka memproduksi desain itu.

Di ruangannya, Ki Seok memejamkan mata, menikmati lagu.

Tak lama, seseorang mengetuk pintu. Tapi orang itu masuk karena mendengar tak ada respon dari Ki Seok.

Dia Jin A. Jin A langsung mendekati Ki Seok dan mengetuk meja Ki Seok.

Ki Seok terbangun dan melihat Jin A.

Jin A : Kau tidur? Kau pasti lelah.

Ki Seok : Tidak. Apa yang membawamu ke sini?

Jin A : Aku datang untuk melihatmu. Kenapa kau tidak menjawab panggilanku?

Ki Seok : Aku sedang sibuk.

Jin A : Pembohong. Kau melakukannya karena membenciku. Kau hampir mematahkan rahang Hyun Seok. Dia mengadu padaku. Dia bilang kau memukulnya. Bolehkah aku tanya kenapa kau melakukannya?

Ki Seok berdiri dan minta izin untuk bertanya lebih dulu.

Jin A mengangguk.

Ki Seok : Mengapa kau melakukan itu dengan dia?

Jin A : Ini karena video yang dikirim Hye Bin, kan? Oppa, kau tidak percaya aku?

Ki Seok : Aku percaya.

Jin A : Maka teruslah percaya padaku. Tonton video itu dengan lebih cermat. Mari kita bicara sesudahnya.

Jin A mau pergi tapi Ki Seok memeluknya dari belakang.

Ki Seok : Terimakasih telah datang. Aku tahu itu tidak benar. Tapi aku tetap cemburu. Sepertinya aku benar-benar mencintaimu.

Jin A berbalik dan tersenyum menatap Ki Seok. Setelah itu, dia memeluk Ki Seok.

Hye Bin yang masih di kantor, memikirkan kata-kata Jin A tadi saat mereka adu mulut.

Jin A : Kau tidak tahu apa-apa! Beraninya kau menyebut ayahku!

Hye Bin pun sadar kalau Jin A tahu ibunya CEO Lora dan karena itulah Jin A bekerja disini.

Tapi dia juga bingung kenapa ibunya tidak memberitahunya.

Lalu dia teringat wawancara ibunya. Disana, Hee Kyung mengaku meninggalkan universitas top demi belajar di Italia dan bertemu Hyeok Sang, lalu kembali ke Korea dan membangun bisnis.

Hye Bin kemudian sadar kalau Hee Kyung tak ingin orang-orang tahu masa lalunya.

Hye Bin : Itu sebabnya dia tidak ingin ada yang tahu Kim Jemma putrinya.

Tiba-tiba, Hee Kyung datang. Dia menyalakan lampu dan heran sendiri melihat Hye Bin.

Hye Bin : Eomma, kau menakutiku.

Hee Kyung : Kenapa kau duduk di sini sendirian dan terlihat murung?

Hye Bin : Aku punya pekerjaan yang harus dilakukan.

Hee Kyung : Benarkah? Apa karena Kim Jemma lagi?

Hye Bin : Aku mendengar dia memberikan wawancara hari ini. Ayah mengaturnya?

Hee Kyung : Kau dapat memberikan 100 wawancara jika kau mau. Jangan stres tentang hal itu.

Hye Bin lalu bertanya, kenapa Hee Kyung sangat membenci Jin A.

Hye Bin : Bahkan saat aku berteman dengannya, kau menentangnya.

Hee Kyung : Haruskah aku membuat daftar semua yang dia lakukan padaku?

Hye Bin pun tak bertanya lagi dan mengajak ibunya pulang.

Paginya, Jin A sudah di kantor. Lalu Ye Eun datang. Melihat hanya Jin A yang baru datang, Ye Eun mendekati Jin A.

Ye Eun : Kau sudah lihat? Sepatu baru yang diluncurkan Lora. Kudengar itu gila.

Jin A : Gila?

Ye Eun : Aku pergi ke toko kemarin dan itu tidak bisa dipercaya.

Di ruangannya, Hee Kyung ngamuk sama Manajer Yeo dan tim desain karena meluncurkan sepatu sampah seperti itu.

Hee Kyung : Bagaimana kau bisa memasukkan nama Lora di atasnya dan menjualnya? Lora adalah aku. Ini adalah penghinaan terhadap reputasiku. Apa yang salah denganmu? Hanya ini yang bisa kau lakukan padahal kau desainer Lora?

Manajer Yeo : Kami minta maaf, tapi…

Hee Kyung : Tapi? Tapi!

Manajer Yeo : Permasalahannya adalah, kau setuju saat rapat terakhir. Itu sebabnya kami memesan di pabrik.

Hee Kyung : Kapan aku melakukan itu! Bagaimana bisa aku mengatakan iya untuk sesuatu seperti ini! Apa aku bodoh? Tidak punya otak?

Hee Kyung lalu terdiam dan bertanya-tanya apa benar dia mengatakan oke untuk desain seperti itu.

Hee Kyung lantas bangkit dan berdiri di depan mejanya.

Manajer Yeo ikut berdiri dan tanya apa yang harus dia lakukan.

Hee Kyung bertanya-tanya, apa yang harus ia lakukan.

Lalu Hyeok Sang masuk dan melihat sepatu yang tadi dilempar Hee Kyung ke lantai.

Manajer Yeo bergegas meletakkan kembali sepatu itu ke atas meja.

Hee Kyung menyuruh Manajer Yeo dan tim desain keluar.

Hyeok Sang kemudian duduk dan melihat desain baru Lora.

Hee Kyung ikut duduk.

Hyeok Sang : Aku mendengar sepatu baru semakin ditentang oleh konsumen. Apa yang akan kau lakukan? Dewan direksi marah.

Hee Kyung : Berhenti bicara tentang dewan direksi. Orang-orang itu tidak tahu tentang sepatu.

Hyeok Sang : Orang yang tidak tahu tentang sepatu itu adalah garis hidup Lora. Berikan aku solusinya segera. Aku tidak bisa membuat alasan untukmu lagi jika tidak.

Hee Kyung : Ini semua salahmu! Kau mengambil semua pekerja terbaikku dan menempatkan mereka di divisi matras.

Hyeok Sang : Berhenti membuat alasan. Semua orang di industri… Tidak. Seluruh dunia tahu Lora bukan apa-apa.

Di ruangan meeting, Tae Ha, Ye Eun dan So Bin membahas soal kegagalan sepatu baru Lora.

Ye Eun : Mereka mengatakan keseluruhan tim desain akan mengundurkan diri.

Tae Ha : Ini benar-benar serius.

Tanpa sadar, Hye Bin tahu2 muncul di pintu dan mendengar semua.

Hye Bin kemudian masuk.

Hye Bin : Apakah ruang konferensi suatu tempat menjelek-jelekkan CEO perusahaan? Jika kalian sangat khawatir, lakukan pekerjaan dengan benar!

Mereka semua langsung bubar.

Hye Bin kesal. Lalu Manajer Yeo datang dan menyuruh Hye Bin ke ruangan Hee Kyung.

Dan Hye Bin terkejut begitu masuk ke ruangan ibunya.

Sang ibu terduduk di lantai dan ruangannya berantakan.

Hye Bin lantas membantu ibunya berdiri.

Hee Kyung nangis, Hye Bin-ah, aku harus bagaimana?

Hye Bin : Jangan seperti ini.

Hye Bin mendudukkan ibunya di kursi.

Hye Bin : Jangan seperti ini. Apa yang akan dikatakan karyawan jika begini?

Hee Kyung : Apa yang mereka katakan? Apakah mereka bilang aku sudah selesai? Lora dan Min Hee Kyung?

Hye Bin : Ayo pulang, kau butuh istirahat.

Tapi Hee Kyung gak mau.

Hee Kyung : Bagaimana mereka bisa melakukan ini padaku? Aku telah bekerja sangat keras.

Hye Bin : Jangan bicara seperti itu. Jangan menangisi sepatu bodoh!

Hee Kyung marah, apa yang baru saja kau bilang? Sepatu bodoh? Bagaimana mungkin anakku sendiri… Beraninya kau berbicara seperti itu?

Hye Bin terkejut, eomma.

Hee Kyung tersadar dan minta maaf pada Hye Bin.

Hye Bin : Aku hanya kesal karena kau menangis!

Hye Bin lalu membujuk ibunya pulang, tapi Hee Kyung lagi-lagi menolak.

Hee Kyung lantas menghapus tangisnya dan merapikan blazernya.

Hee Kyung : Jangan khawatir. Siapa aku? Aku Min Hee Kyung. Aku Min Hee Kyung Lora.

Hye Bin : Eomma.

Tapi kemudian Hee Kyung terduduk lagi, di sofa merahnya.

Tak lama, tangisnya pecah lagi.

Bersambung……………

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Hush Ep 1 Part 4
Read More

Hush Ep 1 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 1 Part 4, Selengkapnya untuk link daftar ada di tulisan yang ini. Yakin…
Read More

The Penthouse 3 Ep 23

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 3 Episode 23, Jika Kalian ingin tahun daftar spoilernya langsung di tulisan…