Red Shoes Ep 34 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 34 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini.

Semua terkejut dengan insiden lampu jatuh.

Hyun Seok pun bergegas mengecek keadaan Hye Bin.

Hyun Seok : Apa kau baik-baik saja? Apa kau terluka?

Hye Bin tak menjawab pertanyaan Hyun Seok karena dia masih terkejut.

Jin A juga masih kaget dengan kejadian itu.

Si pembawa acara pun memutar otaknya untuk tetap melanjutkan acara.

Dia mengatakan sambil berpikir, kalau kasur Lora adalah kasur ajaib yang bisa menyelamatkan nyawa.

Ok Kyung dan Sun Hee juga menonton. Sun Hee yang mendengar itu, langsung membuat panggilan untuk memesan kasur Lora.

*Kocak… Padahal Lora musuh mereka, bisa-bisanya Sun Hee mesen kasur mereka. Bisa-bisanya juga Ok Kyung gak khawatirin Jin A.

Hyun Seok dan Jin A memapah Hye Bin keluar dari studio.

Hyeok Sang dan Hee Kyung datang dengan terburu-buru. Mereka cemas dan tanya apa yang terjadi.

Hyun Seok langsung memberitahu mereka kalau Jin A telah menyelamatkan Hye Bin.

Hyeok Sang pun mengucapkan terima kasih pada Jin A karena sudah menyelamatkan hidup Hye Bin.

Jin A merendah. Dia bilang, itu hanya kebetulan dia melihat lampu yang akan jatuh.

Hye Bin berterima kasih pada Jin A.

Jin A membalas dengan senyuman.

Hee Kyung pun tambah membenci Jin A. Dia menatap Jin A dengan tatapan tidak suka.

Soo Yeon menonton siaran langsung Lora di ruangannya.

Disebutkan bahwa, kasur Lora langsung ludes terjual berkat insiden itu.

Sontak lah Soo Yeon senang.

Nyonya Choi yang sekarang menonton bersama Bibi Ma, cemas. Dia takut Jin A terluka karena insiden itu dan menyuruh Bibi Ma menghubungi Jin A.

Bibi Ma menghubungi Jin A tapi tak dijawab. Nyonya Choi tambah cemas.

Tim pemasaran sedang makan-makan untuk merayakan kesuksesan mereka.

Mereka makan-makan di Yangsan.

Ki Seok tanya, bagaimana makanannya?

So Bin bilang, Ki Seok benar-benar tampan.

Hyun Seok tanya, lebih dari aku?

So Bin : Sepuluh kali lebih banyak.

Semua tertawa mendengar jawaban So Bin.

Ki Seok kemudian pamit dan beranjak pergi.

Tae Ha menuangkan untuk Jin A.

Melihat itu, Ye Eun juga minta Tae Ha menuangkan minuman untuknya.

Tae Ha : Tuang sendiri.

Ye Eun : Beginilah cara dia menunjukkan cintanya.

Tae Ha : Apa? Cinta? Kau pasti bercanda.

Mereka kemudian bersulang.

Setelah itu, Jin A beranjak keluar.

Jin A mau ke toilet. Bersamaan dengan itu, Soo Yeon keluar dari toilet. Mereka bertemu.

Soo Yeon : Apa yang membawamu kemari?

Jin A : Aku sedang makan malam tim.

Soo Yeon : Aku sudah dengar. Aku melihat beritanya. Itu hebat. Minta bonus besar pada kakakku.

Soo Yeon pergi karena teleponnya bunyi.

Di depan meja kasir, Soo Yeon gak sengaja tabrakan dengan Tae Gil yang membawa makanan.

Sontak, makanan yang dibawa Tae Gil tumpah semua dan mengotori baju Soo Yeon.

Soo Yeon marah, apa yang kau lakukan! Kau juga menyebalkan terakhir kali!

Tae Gil minta maaf dan langsung membersihkan baju Soo Yeon.

Melihat itu, Soo Yeon makin marah. Dia mendorong Tae Gil. Tapi Tae Gil ikut menarik Soo Yeon jatuh bersamanya.

Soo Yeon jatuh ke atas tubuh Tae Gil.

Mereka saling berpandangan sejenak, sebelum akhirnya Soo Yeon berdiri dan marah lagi. Dia bahkan menampar Tae Gil.

Jin A yang baru tiba di rumah, langsung ditanyai Ok Kyung seputar insiden saat live tadi. Dia tanya, apa Jin A baik-baik saja. Tidak terluka.

Jin A : Tentu saja tidak. Itu sebabnya aku bahkan minum. Pesanan pun mengalir deras.

Sun Hee : Betul sekali. Itu sukses besar. Bahkan aku membeli satu.

Jin A : Itu hebat. Kau bekerja sangat keras. Masuk dan istirahat.

Jin A pergi ke kamarnya.

Ok Kyung heran karena Tae Gil belum pulang.

Sun Hee ngasih tahu kalau Tae Gil udah pulang sejak tadi.

Ok Kyung kaget, apa?

Di kamarnya, Tae Gil gak bisa tidur.

Pikirannya terus tertuju pada Soo Yeon.

Tae Gil lalu duduk dan melihat kartu nama Soo Yeon.

Besoknya, Manajer Yeo memberitahu Hee Kyung kalau 50000 kasur Lora telah terjual jadi mereka mulai produksi untuk pesanan tambahan.

Mendengar itu, Hee Kyung marah.

Hee Kyung : Kenapa mengatakan itu padaku! Kau harusnya memberitahuku soal sepatu. Bagaimana kabarnya?

Manajer Yeo : Ada terlalu banyak barang palsu membanjiri pasar. Dengan demikian, penjualan menurun.

Hee Kyung makin kesal, lanjut.

Manajer Yeo : Pelanggan Jepang ingin tahu jika mereka dapat memesan dan meminta sampel.

Hee Kyung : Sampel! Sampel! Sampel! Berapa lama kami hanya akan mengirimkan sampel? Mereka sudah mengatakan itu selama berbulan-bulan.

Manajer Yeo : Mereka cukup pemilih.

Hee Kyung : Cukup! Berapa kali kau mengatakan itu?

Hyun Seok terkejut Hye Bin sudah masuk kantor.

Hyun Seok : Kenapa disini? Bukankah kau harusnya cuti?

Hye Bin bilang dia tidak terluka separah itu.

Hye Bin lalu memberi ucapan selamat pada Jin A. Dia bilang Jin A dipromosikan menjadi asisten manager.

Jin A kaget mendengarnya.

Hee Kyung protes pada Hyeok Sang karena mengangkat Jin A menjadi asisten manajer tanpa berdiskusi dulu dengannya.

Hyeok Sang tertawa mendengarnya, berdiskusi denganmu? Ini bukan Lora, tapi Lora Networks. Aku memiliki otoritas, bukan kau, dalam masalah personalia. Kim Jemma lebih dari memenuhi syarat. Apa kau cemburu?

Hee Kyung : Aku? Tidak.

Hyeok Sang : Kim Jemma mirip denganmu saat masih muda. Dia memiliki gairah dan mata yang baik untuk desain. Dia memiliki semuanya.

Hee Kyung : Jangan membuatku tertawa. Beraninya kau membandingkan dia denganku?

Hyeok Sang : Aku yakin itu menyakiti harga dirimu, tapi kau harus mengakuinya.

Hee Kyung pun pergi dengan hati dongkol. Apalagi tadi Hyeok Sang juga bilang kalau Jin A matahari terbit dan Hee Kyung matahari terbenam.

Saat mau masuk ruangannya, dia bertemu Jin A.

Hee Kyung : Selamat. Kudengar kau dipromosikan menjadi asisten manajer.

Jin A : Jalanku masih panjang, tapi aku berencana untuk bekerja keras dan menjadi CEO suatu hari nanti. Bagaimana menurutmu?

Hee Kyung : Apa?

Jin A : Jika memungkinkan, aku sedang memikirkan terjun ke dunia politik juga. Karena kau panutanku, Min Daepyeo.

Hee Kyung makin gondok. Jin A pun pergi.

Dua jurnalis datang menghampiri Hee Kyung.

“Saya Reporter Goo dari K-Docu. Aku mewawancarai anda tahun lalu.” ucap jurnalis perempuan.

“Kau menjadi lebih cantik? Apa yang membawamu kemari? Untuk mewawancaraiku?”

“Tidak, tapi… Apakah anda tahu Kim Jemma?”

Jin A lagi diwawancara.

Reporter Goo : Siapa pun akan melakukan hal yang sama dalam situasi itu.

Jin A : Aku hanya memperhatikannya lebih dulu. Itu saja. Tubuhku bereaksi secara naluriah bahkan sebelum aku menyadarinya.

Reporter Goo : Kau mungkin mengatakan itu, tapi itu tidak mudah. Aku punya pertanyaan. Volume pesanan sangat besar. Semua orang ingin tahu bagaimana kau bisa memenuhinya.

Jin A menjawab bijak.

Jin A : Aku pikir kami beruntung. Aku tidak bisa menjelaskannya secara gamblang, tapi menurutku takdir saja tidak bisa diantisipasi. Kau tidak bisa beruntung sepanjang waktu, tapi kau tidak bisa sial sepanjang waktu juga. Semakin aku memikirkannya, semakin aku bersyukur.

Reporter Goo lalu tanya, apa Jin A memiliki role model.

Jin A menatap ke kamera. Dia bilang, role model nya adalah Hee Kyung.

Ki Seok yang menonton itu, cemas.

Dia harap Jin A tak bicara macam-macam.

Hee Kyung gondok karena banyak reporter menghubungi mereka untuk mewawancarai Jin A.

Manajer Yeo : Ya. Sejak kejadian itu selama acara Home Shopping, dia menerima permintaan wawancara dari semua tempat.

Hee Kyung : Bukan aku, tapi Kim Jemma. Para pecundang itu. Seperti anak nakal itu melakukan apa saja.

Hee Kyung melarang Manajer Yeo memberi kontak Jin A pada reporter.

Hee Kyung : Yang tidak diinginkan Kim Jemma hidupnya menjadi sorotan publik. Jangan beri mereka

Manajer Yeo : Kau tidak berpikir mereka akan menghubungi kami, tapi Lora Network.

Hee Kyung tambah marah, keluar!

Soo Yeon dapat telepon terus menerus dari nomor tak dikenal. Kesal, dia menjawabnya.

Soo Yeon : Aku tidak butuh asuransi atau kartu kredit baru. Berhenti menelponku!

Ternyata yang menelpon Tae Gil.

Tae Gil pun tertawa tidak percaya Soo Yeon mengiranya tukang asuransi.

Di lobby, Jin A bertemu Hyeok Sang. Jin A memberitahu Hyeok Sang kalau banyak orang ingin mewawancarainya.

Hyeok Sang : Wawancara? Kau telah menjadi selebriti.

Jin A : Ini semua berkatmu.

Hyeok Sang : Apa kau senggang setelah bekerja?

Hee Kyung ke ruangan Hyeok Sang ditemani seketaris Hyeok Sang. Dia kaget Hyeok Sang tidak ada.

Seketaris Hyeok Sang bilang Hyeok Sang baru saja pergi. Dia lalu keluar.

Hee Kyung menelpon Hyeok Sang tapi tak dijawab.

Lalu Hee Kyung menghubungi Pak Oh. Mungkin supir Hyeok Sang.

Hee Kyung : Telepon pimpinan dimatikan.

Hee Kyung kaget, apa?

Hee Kyung menghubungi Jin A.

Jin A sendiri di jalan bersama Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Kuharap aku tidak menahanmu saat kau sedang sibuk.

Jin A pun tak jadi menjawab panggilan Hee Kyung.

Jin A : Sama sekali tidak. Aku juga ingin membelikanmu minuman.

Hyeok Sang merasa tersanjung akan dibelikan minuman oleh Jin A yang terkenal.

Hyeok Sang : Kau menjadi wajah perusahaan dalam semalam dan mendapatkan permintaan wawancara.

Jin A : Itu adalah berkah tersembunyi.

Hee Kyung menghubungi Jin A lagi.

Jin A me-reject dan tersenyum puas.

Hee Kyung sendiri sudah tiba di kamarnya.

Dia meninggalkan pesan suara untuk Jin A.

Hee Kyung : Jika kau mengatakan sesuatu yang bodoh kepada suamiku, aku akan membuatmu membayar. Aku sudah bilang. Aku benar-benar akan mengirimmu ke penjara jika kau salah tingkah.

Hee Kyung lalu teringat ancaman Jin A.

Jin A : Aku berencana untuk mengambil semua yang kau miliki satu per satu.

Hee Kyung pun berteriak kesal dan melemparkan ponselnya ke cerminnya.

Cerminnya langsung pecah dilempari ponsel.

Bersambung…..

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
The Penthouse 2 Ep 23
Read More

The Penthouse 2 Ep 23

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 2 Episode 23, Lengkap rekapnya ada pada link di tulisan yang ini…
Hush Ep 2 Part 1
Read More

Hush Ep 2 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 2 Part 1, Silahkan dilihat link dari full eps di tulisan yang ini.…
Undercover Ep 2 Part 2
Read More

Undercover Ep 2 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Undercover Episode 2 Part 2, Simak secara langsung yuk gaes recap-recap lengkap di tulisan yang…