Red Shoes Ep 23 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 23 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini.Sebelumnya…

Sebelumnya…

Ki Seok di kantor polisi bersama pengacara.

Tak lama, sipir datang membawa Jin A.

Jin A tampak kurang sehat. Dia batuk-batuk. Wajahnya juga pucat. Sipir keluar setelah membawa Jin A.

Ki Seok memapah Jin A ke kursi. Dia menatap cemas Jin A, kau baik-baik saja? Apa kau sakit?

Jin A : Aku baik-baik saja. Aku jauh lebih baik.

Jin A batuk lagi.

Ki Seok : Kau masih belum sehat.

Ki Seok lantas mengenalkan pengacara yang dibawanya ke Jin A.

Ki Seok : Dia pengacara kami.

Pengacara : Halo, aku Choi Jin Bum. Aku mendengar pada dasarnya apa yang terjadi.

Jin A : Maaf, tapi aku baik-baik saja.

Ki Seok dan pengacara bingung.

Ki Seok : Apa maksudmu? Kami harus mengeluarkanmu dari sini…

Jin A : Beri aku sedikit waktu lagi. Kau bilang aku akan keluar dalam 48 jam jika mereka tidak memiliki bukti.

Ki Seok : Itu benar, tapi…

Jin A : Aku akan baik-baik saja.

Pengacara Choi : Kim Jemma-ssi, ini serius. Fakta bahwa mereka menemukan mayat di tempat kejadian berarti kau mungkin dikenakan pasal pembunuhan. Jika kita tidak segera mengambil tindakan, itu bisa berbahaya.

Tiba-tiba, Jin A batuk parah.

Dia juga kesulitan bernafas.

Sontak lah Ki Seok dan Pengacara Choi kaget.

Pengacara Choi : Kim Jemma-ssi, kau baik-baik saja?

Ki Seok : Jemma-ya, kau baik-baik saja?

Di toko, Ok Kyung berusaha menelpon Yu Kyung tapi tak dijawab.

Sun Hee : Dia tak menjawab?

Ok Kyung : Dia bilang dia pergi untuk melihat Jemma, tapi dia tidak mengangkatnya. Aku harus pergi menemui Jemma sendiri.

Sun Hee : Astaga. Kau bahkan tidak tahu di kantor polisi mana dia berada.

Sun Hee membukakan minuman kesehatan untuk Ok Kyung.

Sun Hee : Minum ini.

Ok Kyung meminumnya.

Ok Kyung pun marah, aku tidak bisa memaafkan penyihir gila itu.

Sun Hee : Siapa?

Ok Kyung : Siapa lagi? Wanita gila, licik, pezina jahat, psikopat Min Hee Kyung.

  • Kantor Polisi Seoul-

Yu Kyung mau menjenguk Jin A, tapi dia heran karena polisi mengatakan dia tak bisa mengunjungi Jin A.

Polisi bilang, Jin A sakit jadi dibawa ke rumah sakit.

Yu Kyung kaget, apa? Rumah sakit mana?

Jin A kembali dirawat di rumah sakit.

Ki Seok menjaga Jin A dengan setia.

Yu Kyung ke rumah sakit. Kamar Jin A dijaga oleh polisi.

Polisi tidak mengizinkan Yu Kyung masuk, bahkan untuk satu menit.

Yu Kyung pun ingat saat dia tadi teleponan sama Jin A.

Jin A : Ambil drive USB dan tahan. Aku harus memutuskan hari ini apakah akan mengirimnya? ke stasiun tv atau ke Min Hee Kyung.

Yu Kyung : Kemana kau akan mengirimnya? Jika kau mengirim itu pada Min Hee Kyung, apa dia akan mengeluarkanmu?

Jin a : Itulah yang dia klaim. Dia berkata dia akan mengeluarkanku dari sini dan membuat tuduhan pembakaran dibatalkan demikian juga.

Yu Kyung meminta Jin A menerima tawaran Hee Kyung.

Jin A menolak, aku tidak melakukan kesalahan apapun.

Yu Kyung : Aku tahu itu, tapi kenyataan tidak berpihak padamu. Jadi mari kita kirimkan ke Min Hee Kyung. Oke?

Jin A : Tidak. Menurutku, aku harus mengatakan yang sebenarnya pada orang-orang.

Yu Kyung : Jemma-ya.

Jin A : Aku akan mengirimkannya ke stasiun TV. Dan untuk jaga-jaga, bisakah kau mampir untuk melihatku sebelum kau pergi ke stasiun?

Flashback end…

Yu Kyung pun bingung harus bagaimana.

Dia lalu memohon ke polisi untuk dibiarkan menjenguk Jin A.

“Berapa kali aku harus memberitahumu? Dia tidak bisa menerima tamu.”

Hee Kyung gelisah, dia bahkan sampai mengecek apa paket untuknya sudah datang apa belum.

Hee Kyung : Apakah dia mengirimnya ke stasiun TV?

Hee Kyung berpikir sejenak, lalu dia menghubungi Anggota Dewan Kim.

Hee Kyung : Halo, Anggota Dewan Kim. Ini Min Hee Kyung. Aku minta maaf karena begitu jauh akhir-akhir ini. Kau adalah senior langsung saya. Seharusnya aku lebih perhatian. Anda masih bertanggung jawab atas mengaudit stasiun TV, bukan? Pasti melelahkan. Apakah anda punya waktu luang besok?

Selesai bicara di telepon, dia mendengar suara ribut-ribut.

“Lepaskan saya! Beraninya kau menyentuhku?”

Suara Ok Kyung!

Office Girls membawakan 3 jus jeruk ke ruangan Hee Kyung.

Ok Kyung datang bersama Sun Hee.

Hee Kyung mereka minum.

Sun Hee menolak dengan keras.

Hee Kyung bersikap arogan Dia tanya, haruskah dia membuatnya menjadi kopi?

Hee Kyung : Kau dulu suka minum kopi sisa orang.

Sun Hee : Apa? Baik, anda memiliki ingatan yang baik. Lalu kenapa kau bilang kau bukan ibunya Jin Ho?

Hee Kyung : Sudah kubilang bukan!

Hee Kyung lalu tanya tujuan mereka datang.

Ok Kyung : Apa kau benar-benar menyuruh Jemma ke pabrik dan menyalakan api untuk membunuhnya?

Mendengar itu, Hee Kyung tertawa dan menyuruh Ok Kyung membuktikannya.

Ok Kyung : Astaga. Kau benar-benar melakukannya! Kau monster jahat.

Hee Kyung : Monster jahat?

Hee Kyung semakin tertawa, jika aku monster jahat, kau serangga. Kau bahkan tidak bisa menggeliat jika aku menginjakmu. Seluruh tubuhmu akan meledak dalam sekejap, dan kau akan mati.

Ok Kyung yang tak tahan dengan tingkah Hee Kyung, mengajak Sun Hee pergi.

Sun Hee : Pergi ke mana? Kita harus mengalahkan dia dan…

Ok Kyung : Tidak, ayo pergi. Dia itu bukan manusia. Ini bukan manusia.

Sun Hee dan Ok Kyung pergi.

Diluar, Ok Kyung dihubungi Ki Seok.

Ki Seok memberitahu kalau Jin A dirawat di rumah sakit.

Ok Kyung mau datang, tapi Ki Seok melarang. Ki Seok bilang Ok Kyung takkan bisa melihat Jin A meskipun datang.

Ki Seok : Aku akan merawatnya dengan baik. Aku akan menelponmu jika kau cemas.

Yu Kyung di stasiun TV. Dia hendak menemui PD ‘This is the Truth’.

Staf pun bertanya, tujuan Yu Kyung.

Yu Kyung bilang dia punya informasi penting dan menunjukkan flashdisk Jin A.

Di rumah, Tae Gil membujuk Ok Kyung agar makan.

Tae Gil : Kaulah yang akan sakit. Di Sini. Makan sesuatu.

Tae Gil memberikan semangka, tapi Ok Kyung menolak makan.

Lalu Gun Wook datang bersama Yu Kyung.

Yu Kyung meyakinkan Ok Kyung kalau Jin A akan segera bebas.

Yu Kyung : Jangan terlalu khawatir. Namanya juga akan dibersihkan.

Sun Hee : Bagaimana kau tahu?

Yu Kyung pun berkata, itu hanya feeling nya.

Di kamarnya, Hee Kyung menghubungi salah satu stasiun TV.

Hee Kyung : Ini Min Hee Kyung dari Lora. Apakah anda menerima informasi tentangku secara kebetulan hari ini? Tidak apa. Aku terkadang mendapat ancaman konyol saat melakukan bisnis. Oke. Mari kita makan bersama kapan-kapan.

Usai bicara, Hee Kyung pun bertanya-tanya ke stasiun TV mana Jin A mengirimkannya.

Lalu Hee Kyung terkejut Hyeok Sang udah muncul di depan mereka.

Hyeok Sang : Apakah seseorang melaporkanmu ke stasiun TV?

Hee Kyung : Tidak.

Hee Kyung mengalihkan pembicaraan. Dia mengajak Hyeok Sang minum.

Hyeok Sang : Kedengarannya bagus. Aku akan mengaturnya, jadi keluarlah.

Hyeok Sang keluar.

Setelah Hyeok Sang pergi, Hee Kyung menghubungi orangnya.

Hee Kyung : Ini aku. Apakah kau sudah memeriksanya? Biaya tidak menjadi masalah. Jika kau membawakanku bukti itu, aku akan memberikan apa pun yang kau minta.

Jin A sudah bangun. Dokter dan perawat datang memeriksa kondisi Jin A.

Dokter : Kau sudah merasa lebih baik sekarang?

Jin A mengangguk.

Dokter bilang, Jin A terus banyak menghirup asap, sehingga tubuh Jin A menjadi syok.

Dokter : Kau tidak pulih karena kau tidak beristirahat. Bagaimanapun, yang terburuk sudah berakhir, jadi harus segera diperbaiki.

Ki Seok :Terima kasih.

Setelah dokter keluar, detektif datang.

Detektif : Bagaimana perasaanmu?

Jin A : Apa yang sedang terjadi dengan penyelidikan? Kau menginterogasi Min Hee Kyung? Kau sudah mengidentifikasi mayat itu?

Detektif : Belum. Kami akan segera mendapatkan laporan otopsi.

Detektif pergi.

Setelah detektif pergi, Jin A meminjam ponsel Ki Seok.

Tapi kemudian dia menyuruh Ki Seok keluar sebentar.

Ki Seok : Rahasia lain?

Jin A : Maaf.

Ki Seok mengerti dan pergi keluar.

Jin A menghubungi Yu Kyung. Yu Kyung bilang karena Jin A gak bisa dihubungi jadi dia mengirimkan flashdisk itu.

Jin A senang mendengarnya, bagus. Apa yang stasiun katakan? Apakah mereka akan menayangkannya? Tentu saja, mereka akan melakukannya. Itu Min Hee Kyung Lora. Aku yakin mereka akan melakukannya. Terima kasih, Yu Kyung.

Tapi Yu Kyung bilang dia memberikan bukti itu ke Hee Kyung.

Jin A kaget, apa?

Yu Kyung : Aku harus menyelamatkanmu dulu. Bagaimana jika aku mengirimnya ke stasiun dan ada yang salah? Kau mungkin dijebak karena pembunuhan dan berakhir di penjara…

Jin A mematikan panggilannya.

Dia marah.

Jin A : Tidak. Dia seharusnya tidak mengirimkannya padanya. Aku harus mengekspos dia. Apa yang harus kulakukan sekarang?

Di ruangannya, Hee Kyung menerima telepon dari orangnya kalau tidak ada satu pun stasiun TV yang menerima informasi tentangnya.

Setelah itu, dia mengecek lagi apakah dia menerima paket atau tidak, tapi ternyata tidak.

Hee Kyung bingung. Lalu seketarisnya masuk, memberitahunya soal rapat di ruangan Hyeok Sang.

Rapat dimulai.

Seketaris Hee Kyung : Karena tidur memiliki efek besar pada kesehatan kita, strategi pemasaran untuk produk baru akan dipusatkan di sekitar istilah “mimpi indah.”

Hyeok Sang : Bagus. Saya tidak sabar.

Tapi Hee Kyung terus gelisah.

Hyeok Sang menenangkan Hee Kyung.

Rapat selesai.

Hee Kyung mau pergi.

Hyeok Sang : Ini sudah larut. Kenapa kau tidak tinggal di sini dan pergi denganku?

Hee Kyung : Aku masih punya beberapa barang yang harus kuperiksa.

Lalu seketaris Hyeok Sang datang membawa paket.

Hyeok Sang membukanya. Isinya flashdisk Jin A!!

Hyeok Sang lalu bilang itu untuk Hee Kyung.

Hee Kyung kaget, apa?

Hyeok Sang : Di sini tertulis “Lora Networks”. Aku pikir itu datang kepadaku karena kesalahan.

Hee Kyung dengan gemetaran mau mengambil flashdisk itu dari tangan Hyeok Sang.

Tapi Hyeok Sang pura-pura menjatuhkannya.

Hyeok Sang : Maaf, tanganku tergelincir.

Hee Kyung langsung sibuk mencarinya.

Tapi flashdisk itu tidak dijatuhkan Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Aku ingin tahu apa yang ada di sini.

Hee Kyung : Di Sini. Berikan padaku.

Hyeok Sang : Itu tidak mungkin sesuatu yang besar bagiku? Mengapa kita tidak memeriksanya bersama?

Hyeok Sang langsung menyambungkan flashdisk itu ke laptopnya.

Terdengarlah percakapan Hee Kyung dan Anggota Dewan Son.

Hee Kyung : Mengapa kau tidak memberi kabar terbaru padaku?

Anggota Dewan Son : Min Daepyeo, kenapa kau tidak memberitahu Pimpinan Kwon kalau kau ingin menjadi anggota dewan?

Sontak lah Hyeok Sang langsung menatap tajam Hee Kyung.

Dan Hee Kyung syok, yeobo.

Bersambung ke part 2…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Revolutionary Sister Ep 3
Read More

Revolutionary Sister Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Revolutionary Sister Episode 3, Ingin melihat link spoiler lengkap ada di tulisan yang ini. Sedangkan…