Red Shoes Ep 22 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 22 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini.Sebelumnya…
Sebelumnya…

Di rumah, Ok Kyung mengomeli Gun Wook karena Gun Wook terus ngintilin Yu Kyung.

Ok Kyung : Bagaimana jika kau dipecat?

Gun Wook : Bukankah aku sudah memberitahumu? Aku berhenti dari pekerjaanku di tempat ayam. Tetapi, aku mendapat pekerjaan di toko baju terkenal yang semua orang pernah dengar.

Sun Hee menatap bangga Gun Wook.

Sun Hee : Ya ampun. Lihatlah dia. Aku sangat bangga padamu, Gun Wook. Bagaimana kau bisa mendapatkan pekerjaan disana?

Gun Wook : Ini semua berkatmu. Aku mengatakan selama wawancaraku, ‘Aku mengenakan jas bahkan ketika aku bekerja di restoran ayam. Aku melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan orang lain. Lihatlah gayaku yang luar biasa”. Kemudian pewawancara menatapku dengan intens dan aku diterima bekerja.

Sun Hee : Astaga. Kerja yang baik. Aku sangat bangga.

Gun Wook mencium pipi Sun Hee.

Ok Kyung meraih ponselnya dan menghubungi Jin A.

Dia heran karena Jin A tak bisa dihubungi.

Hee Kyung memarahi pembantunya yang tidak bisa menemukan bajunya.

Dia bahkan menuduh pembantunya mengambil bajunya.

Pembantunya menangis, saya tidak akan melakukan itu.

Hee Kyung lalu memecatnya.

“Samonim.”

“Aku bilang kau dipecat!”

Pembantunya pun masuk ke dalam.

Hyeok Sang dan Soo Yeon datang.

Hyeok Sang : Apa yang salah? Ada keributan apa?

Hee Kyung : Bukan apa-apa.

Hee Kyung lalu pergi.

Soo Yeon menatap heran Hee Kyung.

Dia gak nyangka tempramen Soo Yeon seburuk itu.

Hee Kyung ke kamarnya. Dia membuka lemarinya dan terus mencari pakaiannya.

Lalu Hye Bin masuk. Dia mau meminjam kalung mutiara Hee Kyung.

Hye Bin : Aku memakai jas, jadi akan sempurna.

Hee Kyung : Kau punya milikmu sendiri.

Hye Bin : Punyaku murahan. Punya ibu terlihat nyata.

Hee Kyung : Aku tidak memilikinya.

Hye Bin : Apa? Mengapa tidak?

Hee Kyung sewot, haruskah aku melaporkan semuanya kepadamu?

Hye Bin : Apa yang salah? Mengapa ibu gampang tersinggung? Kalau begitu biarkan aku meminjam bros ruby. Itu sangat cantik.

Hee Kyung membuka lacinya. Dia mengambil kotak ruby nya, tapi bros nya tak ada disana.

Hee Kyung pun ingat kejadian malam itu.

Sontak dia panic, ohh tidak. Apa yang aku lakukan?

Hye Bin : Kau tidak memilikinya?

Hee Kyung pun pergi tanpa menjawab pertanyaan Hye Bin.

Hee Kyung ke kantor polisi, menemui Jin A.

Hee Kyung : Kau pasti lelah.

Jin A : Kenapa kau datang kesini?

Hee Kyung : Bagaimana menurutmu?

Jin A : Untuk melihatku berada disini?

Hee Kyung : Jangan membuatku menjadi orang yang begitu jahat. Salah siapa itu bahwa aku pergi sejauh ini? Kau memulai ini.

Jin A : Apakah itu sebabnya kau membunuh seseorang? Untuk menjebakku atas pembunuhan?

Hee Kyung : Tidak. Itu kebetulan. Aku tidak tahu ada mayat di sana.

Jin A : Jangan berbohong padaku. Kau mencoba membunuhku.

Hee Kyung : Berapa banyak yang kau ketahui tentangku?

Jin A : Aku tahu semua hal tercela yang kau lakukan.

Hee Kyung : Hal-hal tercela yang aku lakukan? Apa?

Jin A : Aku akan menunjukkan kepadamu jika kau tidak tahu. Di TV. Karena aku akan mengirim mereka semua ke stasiun TV.

Hee Kyung tertawa, stasiun TV? Maka kau akan membusuk di penjara seumur hidup sebagai seorang pembunuh. Apakah kau meragukanku? Jangan takut. Selalu ada jalan tengah yang akan menyenangkan kedua belah pihak. Kirimi aku semua bukti yang kau punya sebelum akhirnya tiba. Dan akui bahwa kau menyalakan api. Maka kau akan dibebaskan.

Jin A : Tidak. Aku akan memberitahu dunia semua perbuatan jahatmu. Maka kau tidak bisa tinggal di Lora lagi. Kau tidak akan bisa tampil di TV berbohong dan mengejek orang lagi.

Hee Kyung : Semua orang berbohong. Apakah kau pikir kau bisa bertahan di dunia ini? Jangan membuatku tertawa. Itu adalah kebohongan besar.

Hee Kyung lalu menyuruh Jin A memilih. Mereka berdua jatuh terbakar atau mereka berdua hidup.

Hee Kyung : Kau tidak akan rugi. Apa kau akan mengirimkannya ke stasiun TV? Atau akan memberinya padaku? Pilihlah. Ini adalah satu-satunya kesempatanmu.

Jin A : Segala sesuatu tentang kalian adalah sebuah kebohongan. Bagaimana aku bisa mempercayaimu?

Hee Kyung : Di tengah kebohongan yang tak terhitung jumlahnya, setidaknya ada satu kebenaran bersembunyi jauh di dalam. Kau adalah. anak perempuanku.

Di sel nya, Jin A memikirkan penawaran Hee Kyung.

Jin A : Haruskah aku mempercayainya? Tidak. Jangan jatuh untuk itu. Tetapi dia mungkin mengatakan yang sebenarnya. Tidak. Itu semua bohong. Aku harus memberi tahu dunia seperti apa dia sebenarnya. Aku harus melakukannya. Aku akan menghapus topeng mengerikan itu.

Yu Kyung membersihkan meja, lalu dia melihat gundukan di atas kursi.

Yu Kyung penasaran, apa itu?

Tae Gil pun bangun. Yu Kyung kaget.

Yu Kyung : Koki!

Tae Gil : Jam berapa?

Yu Kyung : Apakah kau tidur di sini?

Tae Gil : Apa? Tidak boleh?

Yu Kyung : Tentu saja tidak. Ini adalah tempat kerja suci kami. Siapa yang tidur di tempat kerja mereka?

Tae Gil : Kau bisa tidur di mana saja. Apa masalahnya?

Tae Gil lalu keluar.

Ponsel Yu Kyung bunyi. Telepon dari Jin A.

Yu Kyung : Jemma-ya. Kau ada di mana? Apa kau baik-baik saja? Apa? Pikirkan panjang dan keras tentang ini. Ini tidak benar. Apakah kau yakin tidak akan menyesal?

Gun Wook tengah bekerja di deparment store. Dia membuat konsumen tertarik untuk membeli pakaiannya.

Setelah konsumen pergi, Yu Kyung datang.

Gun Wook : Ada apa? Apa yang membawamu kemari?

Yu Kyung : Aku memiliki sesuatu yang mendesak untuk dilakukan.

Gun Wook : Aku senang kau di sini. Kemarilah.

Gun Wook menyuruh Yu Kyung memilih satu baju.

Gun Wook : Untukku. Untuk merayakan pekerjaan baruku.

Yu Kyung : Hentikan itu. Kau kehilangan begitu banyak uang sebelumnya ketika kau punya ayam untuk semua orang kapan kau mulai di tempat ayam.

Gun Wook memaksa Yu Kyung memilih.

Yu Kyung awalnya memilih, tapi kemudian dia sadar alasan dia datang mencari Gun Wook.

Yu Kyung pun memberitahu apa yang terjadi pada Jin A.

Gun Wook kaget.

Gun Wook membawa Yu Kyung ke rumahnya.

Yu Kyung : Tunggu di kamarmu.

Gun Wook : Apa maksudmu? Kau menginginkanku untuk tinggal di kamarku di rumah lamaku? Aku bahkan mengambil setengah hari libur.

Yu Kyung : Aku bilang itu penting.

Gun Wook : Maka setidaknya jelaskan apa yang terjadi.

Yu Kyung : Tidak. Ini sangat rahasia.

Gemes, Gun Wook mencium Yu Kyung.

Gun Wook : Bahkan sekarang?

Yu Kyung sewot, berhenti main-main! Kubilang ini serius!

Gun Wook mengerti dan pergi ke kamarnya.

Yu Kyung ke dapur. Dia mengambil flashdisk dari lemari dapur.

Ok Kyung ke rumah sakit, dia heran Jin A tak ada di sana.

Lalu perawat datang.

Dari perawat lah Ok Kyung tahu Jin A ditahan polisi.

Ok Kyung ke Yangsan, mencari Yu Kyung dan Ki Seok.

Tapi mereka tidak ada. Lalu Tae Gil keluar.

Ok Kyung bilang, ini mengerikan.

Sekarang, Ok Kyung, Sun Hee dan Tae Gil di toko.

Sun Hee : Jadi Jemma diborgol seperti ini dan diseret, kan?

Tae Gil : Ini gila. Aku tahu dari pengalaman karena aku pernah ke sana. Itu bukan tempat untuk semua orang. Kau tidak tahu betapa putus asanya dirimu mendapatkan itu dan betapa kecilnya perasaanmu. Ini adalah tempat yang mengerikan.

Ok Kyung : Kenapa kau ada di sana?

Tae Gil : Aku tidak pergi sendiri. Aku mendengar tentang itu.

Ok Kyung : Kau baru saja mengatakan bahwa kau pernah ke sana.

Tae Gil : Aku tidak bisa mengatakan apa-apa di depanmu. Mengapa kau mematuk orang seperti ayam?

Ok Kyung nangis, apa yang harus kita lakukan tentang ini? Kita harus pergi berkunjung, kan? Dan… Apakah kita perlu menyewa pengacara?

Di ruangannya, Hee Kyung gelisah karena belum mendapat telepon dari Jin A.

Hee Kyung juga mengecek apa dia menerima paket atau tidak.

Hee Kyung : Apa yang sedang terjadi? Dia ingin melawanku? Aku dari semua orang?

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
18 Again Ep 9 Part 4
Read More

18 Again Ep 9 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis 18 Again Episode 9 Part 4, Melihat keseluruhannya ada di tulisan yang ini. Jika penasaran…
The Penthouse Ep 20 Part 2
Read More

The Penthouse Ep 20 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Episode 20 Part 2, Simak daftar selengkapnya pada link tulisan yang ini. Sedangkan…
Replay: The Moment Ep 5
Read More

Replay: The Moment Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Replay: The Moment Episode 5, Kamu bisa tahu tentang full daftarnya di tulisan yang ini.…