Red Shoes Ep 18 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 18 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini.Sebelumnya…

Sebelumnya…

Nyonya Choi tanya, apa lagi alasan Hee Kyung datang menemuinya.

Hee Kyung bilang dia mau nanya2 soal Jin A.

Nyonya Choi : Jemma?

Hee Kyung : Aku telah mendengar dia adalah putri tirimu. Tetapi aku bertanya-tanya bagaimana dia berakhir bergabung dengan keluargamu. Maukah kau memberitahuku?

Nyonya Choi : Mengapa kau ingin tahu? Apakah Jemma melakukan kesalahan?

Hee Kyung : Tentu saja tidak.

Nyonya Choi : Kau meluangkan waktu dalam jadwal sibukmu, tapi itu sia-sia. Jika kau benar-benar tidak menyukainya, kau bisa memecatnya dan Hyun Seok. Betul sekali. Tentang uang yang kukirim terakhir kali. Kapan jatuh tempo lagi? Aku semakin tua. Aku sudah sangat lupa.

Hee Kyung : Aku akan memeriksanya.

Nyonya Choi lalu berdiri.

Dia bilang sendi2nya terasa nyeri dan dia tidak enak badan.

Nyonya Choi : Aku harus pergi ke kamarku dan berbaring.

Hee Kyung : Oke. Aku akan pergi kalau begitu.

Nyonya Choi masuk ke kamar.

Hee Kyung kesal.

Tak lama, ponselnya berbunyi.

Terdengar suara Anggota Dewan Son, sudah lama.

Di Yangsan, Anggota Dewan Son dan Hee Kyung ketemuan.

Anggota Dewan Son : Aku pikir kau telah mendengar sekarang. Apa kau belum mendengar?

Hee Kyung : Tentang apa?

Anggota Dewan Son : Penghargaan Pengusaha Wanita Tahun Ini. Aku menarik beberapa tali. Kau akan mendapat telepon hari ini.

Hee Kyung senang, terima kasih Anggota Dewan Son.

Anggota Dewan Son lantas duduk disamping Hee Kyung.

Dia memegang tangan Hee Kyung.

Anggta Dewan Son : Aku yakin kita akan bekerja sama dengan baik, Min Daepyo.

Hee Kyung risih. Dia mau menarik tangannya tapi Anggota Dewan Son tak mau melepasnya.

Sekarang Hee Kyung di toilet, lagi membersihkan pipinya juga seluruh badannya dengan tisu.

Hee Kyung kesal, tikus yang menjijikkan.

Sepertinya Anggota Dewan Son habis menciumnya dan memegang tubuhnya.

Hyeok Sang di ruangannya bersama para staf.

Hyeok Sang : Seperti yang kalian ketahui, respon katalog sangat baik.

Hyeok Sang lalu menyuruh Hyun Seok mengambil alih proyek kasur mereka.

Hyun Seok kaget dan menolak. Dia bilang dia belum siap untuk itu.

Hyeok Sang bilang, wajar jika Hyun Seok tidak melakukan pekerjaan dengan sempurna untuk pertama kalinya.

Hyeok Sang : Tapi jika kau berdiri diam, kau tidak akan mendapatkan kesempatan. Kau harus menangkap peluang ketika kau mendapatkannya.

Staf yang lain setuju.

Hyun Seok : Tapi aku yakin ada orang yang lebih mumpuni.

Hyeok Sang : Kau bersikap rendah hati atau menolak?

Hyun Seok : Aku akan melakukan yang terbaik.

Tak lama, Hee Kyung datang.

Semua langsung memberikannya ucapan selamat.

Hyeok Sang : Pengusaha Wanita Tahun Ini.

Hee Kyung : Kau dengar?

Hyeok Sang : Baiklah kalau begitu. Mari kita akhiri di sini.

Setelah staf pergi, Hyeok Sang tanya, apa Hee Kyung terpilih sebagai pengusaha wanita tahun ini karena campur tangan Anggota Dewan Son.

Ki Seok dan Jin A lagi bersenang-senang.

Mereka main tennis.

Setelah itu, mereka minum bir.

Jin A : Itu menyegarkan. Senengnya bisa olahraga lagi. Mungkin kita seharusnya pergi ke gym tinju.

Ki Seok : Kau ingin belajar tinju?

Jin A : Kenapa tidak?

Ki Seok : Bagaimana kerjanya? Apakah itu menyenangkan?

Jin A : Ya, begitulah. Ini harus sangat menyenangkan. Begitu aku masuk, itu berbeda dari apa yang kuharapkan. Suasananya, orang-orangnya. Begitulah awalnya.

Ki Seok : Ini akan menjadi lebih baik jika kau bekerja keras.

Jin A lalu minta Ki Seok cerita soal pengalaman Ki Seok menjadi pengajar.

Jin A : Apakah menyenangkan mengajar siswa?

Ki Seok : Ya. Aku merasa senang.

Jin A : Kau benar-benar bahagia?

Ki Seok : Ya.

Jin A : Lalu kenapa kau berhenti?

Ki Seok : Aku pikir aku tidak memenuhi syarat. Itulah yang aku rasakan saat itu. Itu untuk yang terbaik. Berkat itu, aku membuka Yangsan seperti yang Nenek inginkan, dan aku harus bertemu denganmu.

Jin A : Kau terlihat seperti seorang profesor. Seorang profesor tampan. Kau populer diantara siswa, bukan?

Ki Seok : Mungkin. Aku pikir begitu.

Jin A : Pembohong.

Mereka lantas tertawa.

Di rumah, Ok Kyung, Sun Hee, Gun Wook dan Tae Gil lagi makan jagung bakar.

Gun Wook kesal dan mengambil jagung bakar di tangan Sun Hee yang satunya.

Gun Wook : Bibi. Jangan makan banyak sebelum tidur.

Tae Gil : Ada apa dengan kalung mutiara itu?

Tae Gil meledek Sun Hee yang pakai kalung mutiara mahal.

Sun Hee hampir keceplosan, bilang itu kalung milik Hee Kyung kalau Ok Kyung gak membekap mulutnya.

Sun Hee pun terkejut sampai menyemburkan isi mulutnya, membuar mereka jijik.

Sun Hee : Hei, apa kau coba membunuhku? Mengapa kau membekapku? Aku tidak bisa bernapas.

Di kamar, Ok Kyung cerita ke Tae Gil soal kedatangan Hee Kyung tadi.

Tae Gil kaget, apa? Dia melakukannya? Saiko itu? Bagaimana dia bisa berpikir datang kepadamu?

Ok Kyung : Dia menyuruhku untuk membujuk Jemma untuk berhenti dari pekerjaannya. Dia bilang kita merencanakan segalanya untuk memerasnya… untuk memeras uang darinya dan sampah seperti itu.

Tae Gil : Apa? Apakah Jemma benar-benar melakukan itu?

Ok Kyung : Aku tidak tahu detailnya, tapi dia membenci ibunya. Aku akan melakukan hal yang sama. Dia mencampakkan dia dan saudara laki-lakinya.

Tae Gil : Noona, apa yang kita lakukan adalah rahasia. Kau ingat itu, kan?

Ok Kyung : Tae Gil-ah, aku takut. Bagaimana jika seseorang mengetahuinya?

Tae Gil : Itu tidak akan terjadi. Tidak pernah.

Bersambung…..

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
The Penthouse 2 Ep 16
Read More

The Penthouse 2 Ep 16

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse 2 Episode 16, Nih Untukk Kalian yang ingin melihat langsung daftarnya ada di…