Red Shoes Ep 17 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 17 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari cerita spoiler Episode sebelumnya cek disini.Sebelumnya…

Sebelumnya…

Hee Kyung kembali ke kantornya dan membawa sepatu Jin Ho.

Dia meletakkan sepatu Jin Ho di mejanya dan menatapnya.

Dia kesal, semua ini perbuatan si nakal Jemma. Anak nakal itu ingin menghancurkanku.

Lalu Hee Kyung ingat kata-kata Kim Sajang kalau sepatu itu hadiah ulang tahun untuk Jin Ho, tapi Jin Ho meninggal karena kecelakaan.

Hee Kyung pun kembali cemas kalau-kalau Jemma adalah Jin A.

Ok Kyung sudah kembali ke toko. Dia bersama Sun Hee sekarang.

Ok Kyung minum air dingin banyak-banyak.

Lalu dia tanya ke Sun Hee, dia harus bagaimana.

Sun Hee : Ada apa? Apa Nyonya Choi kasar padamu? Dia tidak membiarkanmu masuk?

Ok Kyung : Bukan itu. Aku melihat ibunya Jemma, Min Hee Kyung. Di sana.

Sun Hee kaget, apa? Min Hee Kyung?

Ok Kyung bilang dia sangat terkejut.

Ok Kyung : Dari semua nasib buruk. Tae Gil bilang, dia melihat wanita itu juga di rumah itu.

Sun Hee : Astaga, apa menurutmu Jemma tahu juga?

Ok Kyung : Dia akan segera tahu.

Hyeok Sang sedang bersama Hee Kyung dan ketiga staf nya di ruangannya.

Mereka membahas produk baru. Dan staf nya membawa sampel produk baru.

Hyeok Sang : Jadi seperti ini sampel produk baru?

Staf nya bilang iya.

Hyeok Sang bilang mereka membutuhkan desain cover yang bagus.

Staf nya mengerti, lalu berdiri dan minta diri.

Hee Kyung yang resah mikirin Jemma, juga mau keluar.

Tapi Hyeok Sang meminta Hee Kyung mengirimkan beberapa desainer Lora ke perusahaannya.

Hee Kyung : Baik, akan kupertimbangkan.

Hyeok Sang : Soo Yeon ingin makan siang bersama hari ini. Kau ada waktu?

Hee Kyung : Waktu? Aku senggang hari ini. Sampai jumpa disana.

Hee Kyung keluar.

Hee Kyung memanggil Jin A ke ruangannya.

Lalu dia menaruh sepatu Jin Ho di atas meja.

Tak lama, Jin A datang dan dia terkejut melihat sepatu Jin Ho di meja Hee Kyung.

Hee Kyung merasa di atas angin karena berhasil menangkap basah Jin A.

Hee Kyung lalu tanya alasan Jin A mengganggunya.

Jin A marah, kau bahkan masuk ke kamar orang lain dan mencuri barang mereka?

Hee Kyung : Aku bilang katakan padaku kenapa.

Hee Kyung lalu melemparkan amplop ke mejanya.

Jin A mengambil amplop itu dan membukanya. Isinya uang.

Jin A : Kau ingin membeliku dengan ini? Dengan harga sekecil ini?

Hee Kyung bilang harusnya Jin A bilang makasih sama dia. Sepatu Jin A akan berakhir di tempat sampah, tapi dia membuat sepatu itu menjadi sepatu desainer.

Hee Kyung lalu tanya, berapa banyak yang Jin A mau.

Jin A bilang sepuluh juta dolar.

Hee Kyung sinis, kau salah satu anak pemberani.

Jin A : Aku pemberani? Kaulah yang pemberani. Kau dengan berani mencuri desainku dan menjualnya sebagai sepatu Lora. Kau tahu apa yang dibutuhkan untuk membuat mereka!

Hee Kyung : Ada banyak sekali desain. Kau hanya sedikit lebih baik. Kau adalah pecundang yang tidak punya apa-apa. Kau harus mengambil uang ini. Kau tahu mereka menyebut ini apa? Seseorang yang tidak melakukan apa-apa?

Jin A : Aku tidak melakukan apa-apa? Baik. Karena sudah sejauh ini, akan kutunjukkan kepadamu apa itu tidak melakukan apa-apa. Kau ingin melakukan konferensi pers lagi? Kau suka berada di TV.

Mendengar itu, Hee Kyung emosi dan mau menampar Jin A.

Tepat saat itu, Hyeok Sang dan Soo Yeon datang.

Hee Kyung pun batal menampar Jin A.

Hee Kyung lalu menyuruh Jin A keluar.

Jin A pun keluar.

Hee Kyung lantas tanya, kenapa Hyeok Sang dan Soo Yeon datang tanpa memberitahunya.

Soo Yeon bilang dia sudah bilang mereka akan makan siang bersama.

Tae Gil kaget dan langsung sembunyi begitu melihat kedatangan Hee Kyung dan Hyeok Sang.

Yu Kyung yang menyambut Hee Kyung, langsung membawa Hee Kyung ke room VIP.

Hyeok Sang dan Soo Yeon tengah menyantap makan siang mereka.

Tapi Hee Kyung, dia memikirkan kata-kata Jin A tadi.

Jin A : Kau ingin membuat konferensi pers lain? Kau suka ada di TV.

Hee Kyung pun yakin Jin A punya sesuatu. Tapi dia tak tahu itu apa.

Hyeok Sang tiba-tiba membahas Jin A.

Hyeok Sang : Namanya Kim Jemma, kan? Karyawanmu.

Hee Kyung : Ya.

Hyeok Sang : Apa kinerjanya bagus?

Hee Kyung mengiyakan.

Soo Yeon lalu tanya, sepatu apa yang dibawa Jin A keluar tadi.

Hee Kyung bilang bukan apa-apa.

Soo Yeon : Kalian berdua terlihat serius.

Hee Kyung kesal dan meminta Soo Yeon gak ikut campur sama bisnisnya.

Soo Yeon langsung panas.

Ponsel Hee Kyung berdering.

Setelah menerima telepon, Hee Kyung bilang ke Hyeok Sang kalau dia lupa ada janji.

Maka Hee Kyung bergegas pergi.

Soo Yeon kesal, dia berlagak seperti orang paling sibuk sedunia.

Hee Kyung masuk ke ruangannya. Di ruangannya, seorang pria sudah menunggu.

Hee Kyung memberikan foto dan menyuruh pria itu mencari tahu apapun tentang seseorang yang ada di foto.

Di kamarnya, Jin A sedang mendengarkan percakapannya dengan Hee Kyung tadi.

Ternyata Jin A diam-diam merekamnya.

Dan Jin A mengulang-ngulang di bagian Hee Kyung bilang dia sampah.

Jin A marah, dia bilang yang sampah itu Hee Kyung bukan dia.

Ponsel Jin A berdering. Telepon dari Ok Kyung.

Ok Kyung sendiri di rumah lagi kumpul sama Tae Gil, Gun Wook dan Sun Hee.

Tae Gil, Gun Wook dan Sun Hee asik makan semangka.

Ok Kyung : Jemma-ya, ini ibu. Kau sudah membaik?

Jin A bilang dia sudah lebih baik.

Ok Kyung : Aku membawakanmu bubur kacang pinus. Kau sudah memakannya? Apa Nyonya Choi menyembunyikannya karena dia menyukainya?

Jin A tertawa, ibu sangat konyol.

Ok Kyung : Senang mendengar tawamu. Aku lega sekarang.

Gun Wook : Ibu, tutup teleponnya dan makan semangkanya.

Ok Kyung pun menyudahi pembicaraannya dengan Jin A.

Gun Wook menyuruh ibunya makan semangka. Dia bilang semangkanya manis.

Ok Kyung bilang Gun Wook saja yang makan.

Sun Hee menaruh semangka di piring Tae Gil.

Gun Wook berniat mengambil semangka di piring pamannya, tapi tangannya langsung ditampol Sun Hee.

Sun Hee : Kenapa kau mengambil makanan orang lain?

Ok Kyung : Kenapa kau memukul tangan putraku yang berharga?

Sun Hee bilang karena dia mengambil milik orang lain.

Tae Gil ikut memarahi Gun Wook karena mengambil semangka di piringnya.

Dan Ok Kyung memarahi Tae Gil.

Ok Kyung : Tidak bisakah kau makan yang lain?

Sun Hee panas, kau hanya peduli dengan anakmu. Aku sangat sedih aku tidak punya anak.

Ok Kyung bilang Sun Hee bukan cuma gak punya anak laki-laki, tapi juga gak punya anak perempuan, kakak laki-laki dan pacar.

Ok Kyung : Yang kau miliki hanyalah perut besarmu.

Sun Hee membalas, bagaimana bisa kau mengatakan itu padaku? Kau tidak punya rasa hormat terhadap orang yang lebih tua?

Ok Kyung : Aku hormat pada orang yang lebih tua, kecuali dirimu.

Hyun Seok dan tim nya lagi rapat.

Hyun Seok menunjukkan dua desain kasur.

Kasur yang biru desainnya Jin A dan yang pink milik Hye Bin.

Ye Eun memilih desainnya Hye Bin. Dia bilang dia lebih suka yang berwarna cerah dan desain Hye Bin terlihat modern.

Tapi So Bin memilih punya Jin A. Dia bilang warna kasur yang di desain Jin A menenangkan dan lebih membuat nyaman daripada warna bercahaya.

Hyun Seok pun memutuskan memberikan keduanya pada Hyeok Sang agar Hyeok Sang yang memilih.

Hyun Seok : Oke, selanjutnya. Pemotretan katalog untuk produk baru Lora. Kali ini, kita mungkin akan melakukan pemotretan dengan kasur juga. Ye Eun. Apakah kau memeriksa dengan Pak Jung?

Ye Eun : Aku melakukannya, tetapi dia belum mengkonfirmasi.

Hye Bin : Daripada pergi dengan Pak Jung, bagaimana jika kau melakukan pemotretan sendiri?

Hyun Seok : Aku?

Hye Bin : Kau seorang fotografer yang terampil, dan kau tahu produk dengan sangat baik.

Hyun Seok : Apakah itu pendapat pribadimu atau apa kau mencalonkanku secara objektif?

Tapi Jin A setuju dengan Hye Bin.

Hyun Seok : Baiklah, akan kulakukan. Aku akan membutuhkan asisten.

Hye Bin udah pede bakal dipilih Hyun Seok, tapi Hyun Seok memilih Jin A sebagai asistennya.

Jin A kaget, aku?

Hye Bin kesal dan langsung pergi.

Jin A menyusul Hye Bin ke toilet.

Jin A bilang jika Hye Bin kesal Hyun Seok memilihnya, kenapa gak Hye Bin saja yang menawarkan diri.

Jin A : Kau selalu memanggil Pak Yoon dengan panggilan oppa dan merangkul lengannya. Itu tidak terlihat bagus. Ini bukan perguruan tinggi.

Hye Bin : Kenapa kau peduli? Kau belum pernah menginjakkan kaki di sebuah perguruan tinggi.

Hye Bin mengelap tangannya dengan tisu lalu membuang tisunya sembarangan.

Jin A marah melihat itu dan mencengkram kuat tangan Hye Bin.

Jin A : Hei, nak. Orang tuamu tidak mengajarkanmu membuang sampah pada tempatnya? Buang ini ke tempat sampah.

Jin A memaksa menaruh tisu di tangan Hye Bin.

Hye Bin gak mau. Mereka saling tarik2an. So Jin dan Ye Eun datang dan mereka berhenti bertengkar.

Jin A : Kau harus membuang ini di tempat sampah, Tim Leader Kwon.

Jin A pergi.

Hye Bin berteriak kesal.

So Jin tanya apa sesuatu terjadi antara Hye Bin dan Jin A.

Hye Bin tambah marah, sejak kapan kau tertarik padaku!

Hye Bin kemudain pergi dengan kesal.

Hyeok Sang di ruangannya lagi membahas desain Jin A dan Hye Bin bersama Hee Kyung, seketaris Hee Kyung dan dua staf.

Hee Kyung memilih desain Jin A, tanpa tahu itu milik Jin A.

Hee Kyung : Ini modern dan canggih.

Hyeok Sang juga suka desain Jin A.

Hyeok Sang tanya, apa itu desain Hye Bin.

Staf bilang itu desain Jemma.

Seketaris Hee Kyung tanya, haruskah mereka memakai desain Hye Bin.

Hyeok Sang : Pakai desain Kim Jemma. Mari kita akhiri pertemuan di sini.

Yang lain keluar.

Hee Kyung gak setuju Hyeok Sang memilih desain Jin A.

Hyeok Sang bilang kalau dia memilih Hye Bin, dia akan dibilang tidak adil.

Hyeok Sang : Ini adalah bisnis. Selesai jika aku tidak bisa objektif.

Hee Kyung : Hye Bin tidak buruk.

Hyeok Sang : Kita harus memilih satu.

Hee Kyung : Sayang.

Hyeok Sang : Cukup. Kau tidak boleh memihak. Dalam bisnis, jika kau kehilangan itu, kau kehilangan segalanya. Aku sudah memberitahumu itu lagi dan lagi.

Hee Kyung : Hye Bin adalah putrimu.

Hyeok Sang : Ini tidak seperti dirimu. Min Hee Kyung yang lama tidak seperti ini. Begitulah caramu bisa untuk menumbuhkan Lora seperti sekarang ini.

Hee Kyung kesal dan memaki Hyeok Sang dalam hati.

Tapi kemudian dia mengalah dan beranjak pergi.

Hee Kyung kembali ke ruangannya. Tak lama, pria itu datang membawakan laporan. Setelah memberikan laporannya ke Hee Kyung, pria itu pergi.

Dan benar saja, itu laporan tentang Jin A.

Ada foto-foto juga informasi Jin A disana.

Dan Hee Kyung syok saat membaca identitas Jin A.

Disana tertulis, nama ayah dan ibu kandung Jin A.

Hee Kyung juga membaca identitas Jin A yang baru.

Disana tertulis, Jin A adalah putri Ok Kyung dan Nyonya Choi.

Hee kyung : So Ok Kyung?

Lalu Hee Kyung ingat saat minum kopi buatan Ok Kyung di tokonya dulu.

Sontak saja Hee Kyung syok berat mengetahui Jemma adalah Jin A, putri kandungnya.

Bersambung ke part 2…..

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Second Husband Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Second Husband Episode 13 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang…
Revolutionary Sister Ep 2
Read More

Revolutionary Sister Ep 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Revolutionary Sister Episode 2, Lihat daftarnnya di tulisan yang ini. Untum mencari dan baca Episode…
Read More

Hometown Cha-Cha-Cha Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hometown Cha-Cha-Cha Episode 3, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan…