Drama Thailand

Praomook Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Praomook Episode 1, Untuk melihat daftar lengkap selengkapnya di tulisan tulisan yang ini.

foto: VIU

Seorang gadis muda bernama Mook berlari dengan terburu-buru menuju lapangan sekolahnya.

Chalanthorn biasa dipanggil Lan, pria muda bersama timnya memenangkan pertandingan sepak bola sehingga semua penonton bersorak untuknya.

foto: VIU

Lan tersenyum memandangi orang yang ada di kursi penonton.

foto: VIU
foto: VIU

Mook mengira jika Lan tersenyum dengannya. Kemudian ia sadar jika Lun tersenyum dengan cewe cantik yang ada di barisan penonton.

foto: VIU

Mook melihat cincin yang ada di tangannya. ia teringat jika dirinya sudah menikah dengan Lun sesuai permintaan orangtua mereka.

foto: VIU

Namun, dalam pernikahan itu, Lun tidak menyukainya dan tidak mau mengakui Mook.

foto: VIU

Setelah mengingat hal itu, Mook langsung berlari dan mengambil toa untuk menyatakan cintanya kepada Lun.

foto: VIU

Lun langsung terkejut dan marah melihat tingkah Mook yang sudah membuatnya sangat malu di lapangan yang ramai penonton.

foto: VIU

Beberapa tahun kemudian Lun dan Marut pergi ke kelab mobil untuk beristirahat dari perjalanan bisnisnya di korea.

foto: VIU
foto: VIU

Mereka melihat ada DJ Prao yang berasal dari thailand dan Lun merasa tertarik kepadanya.

foto: VIU

Setelah DJPrao tersebut turun dari panggung, Lun langsung keluar dari mobil dan mengejarnya. Karena hal itu, Marut segera menyusulnya.

foto: VIU

Lun mencoba menyatakan rasa sukanya kepada DJPrao yang ia lihat tadi dan mencoba menggodanya.

foto: VIU

Namun, DJPrao tersebut justru berpura-pura minta tolong karena ada pria yang melecehkannya.

foto: VIU

Lun merasa terkejut dan untungnya Marut sampai disana tepat waktu sehingga mereka segera pergi kabur dari kejaran pengawal.

Saat mereka sedang dikejar oleh pengawal, tiba-tiba seorang pria keluar dari mobil dan ikut mengejarnya.

foto: VIU

Oak temannya langsung menghampiri Mook yang berteriak minta tolong. Ternyata mook hanya berpura-pura saja sehingga Oak merasa lega dan bangga melihatnya.

foto: VIU

Disisi lain marut dan Lun lari dari kejaran pengawal kelab.

foto: VIU

Mereka berhasil bersembunyi dari pengawal tetapi mereka tidak bisa pergi kemana-mana sehingga Marut mencoba mencari cara untuk itu.

foto: VIU

Marut menyuruh Lun untuk berpencar dan bertemu di hotel agar mereka bisa mengelabui pengawal dan kabur.

Saat Lun sedang kabur dari pengawal. Tanpa ia ketahui ternyata ada orang yang mengikutinya.

foto: VIU

Disisi lain Oak dan Mook sedang berjalan-jalan dan menemukan sebuah pertunjukkan dance jalanan sehingga mereka memutuskan untuk melihatnya.

foto: VIU

Akan tetapi, Mook melihat orang mencurigakan yang sedang mengikuti Lan sehingga ia meninggalkan Oak tanpa disadari temannya ini.

foto: VIU

Sedangkan Marut sedang dalam pengejaran pengawal kelab sehingga ia melihat peluang keramaian pertunjukkan dance jalanan disana untuk bersembunyi.

foto: VIU

Marut menghampiri seseorang dan berpura-pura sedang bersamanya. Karena pengawal itu semakin mendekat Marut memutuskan untuk berpura-pura menali sepatu orang yang ada di depannya ini untuk bersembunyi.

foto: VIU

Oak merasa tersentuh melihat orang yang tidak ia kenal memperlakukan hal manis kepadanya tetapi Marut segera pergi setelah berhasil kabur dari pengawal.

Disisi lain Lan sadar jika ada yang mengikutinya sehingga ia berkelahi dengan orang itu untuk mempertahankan dirinya.

Namun, ia tidak tahu jika orang tersebut memiliki pistol ditangannya sehingga ia mendapat uka dari tembakan di lengannya.

foto: VIU

Dengan susah payah ia berusaha kabur dan lari menghindari orang berbahaya tersebut. Tiba-tiba ia diseret tangannya oleh seorang wanita.

foto: VIU

Mook menyelamatkan Lan dari hal yang berbahaya dan membuat dirinya teringat akan masa lalu yang ia menyelamatkan Lan dari bahaya juga.

foto: VIU

Saat orang berbahaya itu mendekat, Mook melepas jaketnya dan topinya untuk dipakaikan ke Lan dan ia menciumnya untuk mengelabui orang tersebut.

foto: VIU

Karena melihat targetnya tidak ada di jalan itu, orang tersebut meninggalkan mereka.

foto: VIU

Mook langsung menariknya pergi dari sini dan menyelematkan diri menghindari orang itu.

Setelah diselamatkan Lan justru menuduh DJPrao yang ia tidak tahu jika Mook orang yang ia tolak mentah-mentah tadi ditemuinya merencanakan kejadian ini karena ia baru saja mendapat maslah karenanya.

foto: VIU

Mook tidak menyangka dirinya difitnah padahal ia ingin menyelamatkan Lan dari bahaya dan seharusnya Lun beru hutang budi karena ia menyelamatkan nyawanya.

foto: VIU

Kemudian Lan mencoba mempercayainya dan menanyakan apa yang DJPrao ini inginkan. Mook mengatakan jika dirinya hanya ingin Lan berterima kasih kepadanya.

Akan tetapi, Lun justru kembali menggodanya sehingga Mook langsung menendangnya hingga ia kesakitan.

foto: VIU

Disisi lain orang berbahaya itu kembali melewati jalan yang ia curigai tadi dan melihat ada tetesan darah disana dan pasti targetnya tadi yang ada disini.

foto: VIU

Lan bertemu dengan Marut dan membuat marut terkejut meihat kondisi Lan yang penuh darah. Kemudian mereka memutuskan untuk segera kembali ke hotel untuk mengobati lukanya dan kabur dari pengawal.

foto: VIU

Hal itu dilihat oleh Mook dan ia merasa lega setelah melihat Lan bersama temannya selamat.

foto: VIU

Kemudian Mook kembali menghampiri Oak yang sudah daritadi mencarinya.

foto: VIU

Oak merasa sangat khawatir Mook tiba-tiba hilang. Ia khawatir jika terjadi hal yang buruk kepadanya.

foto: VIU

Mook mengatakan jika ia baru saja menyelamatkan cinta pertamanya. Oak merasa tidak yakin jika orang yang ditemui Mook ini cinta pertamanya.

Tetapi mook sangat yakin karena ia dulu saat masih sekolah sangat mencintainya bahkan rela berkorban apapun untuknya tetapi Lan justru menolaknya dan menghinda rupanya.

foto: VIU

Mook memberitahu oak jika dirinya belum memaafkan Lan dan ingin membalasnya.

foto: VIU

Lan diobati oleh marut dan mereka sangat penasaran dengan orang yang menembak Lan. Marut bertanya apakah lun memiliki musuh tetapi Lan merasa ia tidak pernah memiliki musuh.

Marut ingin mencari orang tersebut tetapi Lan memintanya untuk tidak bertingkah yang bukan di negaranya sendiri dan sebaiknya segera pulang.

foto: VIU

Mook yang sedang menyiapkan makan malamnya teringat kejadian yang baru saja ia alami.

foto: VIU

Ia mengecek postingan media sosial milik Lan dan mencoba untuk tidak memikirkan pria tersebut lagi.

foto: VIU

Mook yang sedang menikmati makan malam tiba-tiba ponselnya bedering. Ayah nya menelpon sehingga mook sangat senang.

foto: VIU

Namun, ternyata ayahnya meminta mook untuk segera pulang ke thailand dan membantunya di perusahaan karena ia membutuhkannya.

Namun, mook menolaknya karena ia ingin menjalani impiannya selama ini sebagai dj.

foto: VIU

Keesokkan harinya, Mook dan oak pergi berbelanja pakaian bersama.

foto: VIU

Mook menceritakan kejadian semalam jika ayahnya memintanya untuk membantunya di perusahan dan kembali ke thailand.

Namun, dirinya memutuskan untuk tetap mengejar impiannya sebagai DJ.

foto: VIU

Disisi lain Marut dan Lan sedang makan disebuah restoran. Mereka masih membahas kejadian penembakan semalam.

foto: VIU

Marut mengatakan jika ia akan kembali ke kelab itu untuk mencari petunjuk. Lan memutuskan untuk ikut karena ingin menyelidiki sendiri.

Ia juga ingin tahu apakah DJPrao ini yang merencakan penembakan tersebut sehingga ia harus bertemu dengannya. Awalnya Lan memang tertarik dengan wajah DJ Prao tetapi jika penembakan ini disebabkan oleh wanita itu ia ingin menyelesaikannya sendiri.

foto: VIU

Tanpa diketahui mereka, Mook dan Oak datang melihat toko anting yang ada di lantai bawah restoran yang sedang Lan berada.

foto: VIU

Saat sedang memilih anting-anting tiba-tiba teleponnya berdering sehingga mook segera mengangkatnya.

foto: VIU

Mook terkejut dan ia memberitahu Oak jika dirinya harus segera kembali Thailand.

foto: VIU

Ketika mook dan oak berlari pergi meninggalikan toko, Lan tidak sengaja melihatnya dan ia segera mengejarnya.

foto: VIU

Namun, ia tidak menemukan DJPrao yang ia lihat dan kehilangan jejak.

foto: VIU

Disisi lain Petch adiknya Mook bersama ibunya sedang cemas karena keadaan ayahnya yang memburuk,.

foto: VIU

Mook dan oak yang baru saja sampai di thailand langsung menghampiri mereka dan menanyakan apa yang sudah terjadi.

foto: VIU

Tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan dan memberitahu jika mereka sudah berusaha sebaik mungkin tetapi mereka tidak bisa memastikan kapan ayah Mook bisa bangun dan sadarkan diri karena ia membutuhkan alat bantu pernapasan.

foto: VIU

Petch langsung memohon kepada dokter untuk menyembuhkan ayahnya tetapi dokter tidak bisa menjanjikanya.

foto: VIU

Kemudian mereka datang menjengguk ayah mereka dan melihat ayah mook sedang terbaring tidak sadarkan diri.

foto: VIU

Disisi lain, Marut dan Lan menjalankan rencana mereka untuk kembali ke kelab mencari petunjuk dari kejadian penembakan.

foto: VIU

Namun mereka tidak melihat ada pengawal yang bersenjata dan biisa dipastikan orang yang menembak Lan bukan salah satu dari pengawal kelab.

foto: VIU

Mook mencoba menghibur ibunya yang tidak nafsu makan ini atas kejadian yang menimpa ayahnya.

Tiba-tiba ART keluarga mook memberitahu jika ada surat di depan rumah mereka.

foto: VIU

Mook membaca surat tersebut dan terkejut melihatnya.

foto: VIU

Mook memberitahu ibunya jika ada laporan untuk menyita rumah mereka sehingga membuat semua merasa kaget.

foto: VIU

Mook langsung menelpon pengacara untuk memastikan surat itu dan mengurusnya.

foto: VIU

Pengacara datang ke rumah mereka dan memberi tahu jika rumah mereka akan disita karena ayah Mook memiliki hutang pada bank 100 juta bath dan sudah lama tidak membayarnya sehingga memiliki bunga 50 juta bath.

foto: VIU

Mendengar hal itu, mook sekeluarga langsung terkejut dan tidak menyangka ayahnya menyembunyikan hal ini dari mereka.

foto: VIU

Kemudian mook memberitahu ibunya jika sebelum ayahnya jatuh sakit, ayahnya menelpon dirinya untuk membantu di perusahaan dan ia menolaknya.

Mook tidak tahu jika hal ini yang membuat ayahnya meminta bantuannya. Ibunya menyuruhnya untuk tidak menyalahkan diri nya.

foto: VIU

Kemudian pengacara memberitahu jika mereka bisa diberi waktu dalam tiga bulan jika membayar bunganya terlebih dahulu dan mereka bisa menjual rumah ini yang seharga 50 juta bath.

Petch adiknya merasa sangat terkejuit melihat keluarganya bangkrut dan tidak mau menerima apa yang terjadi tetapi Mook menyuruhnya untuk tenang menghadapi semua ini karena mereka tidak bisa menghindarinya.

foto: VIU

Disisi lain Lan kembali ke thailand dan ia masuk ke rumahnya. TIba-tiba ayahnya menghampirinya dan terkejut melihat luka di wajah Lan seperti habis berkelahi.

foto: VIU

Ayahnya menyuruhnya untuk tidak berbohong dengan alasan perjalanan bisnis tetapi Lan tidak seperti dari perjalanan bisnis.

foto: VIU

Ayahnya terus tidak mempercayai usaha yang dilakukan Lan karena ia anak yang tidak peduli dengan perusahan. Ibunya datang menghampiri mereka dan membela Lan anak kesayangannya yang baru saja kembali.

foto: VIU

Disaat perdebatan mereka, Lak kakak perempuan Lan datang bersama suaminya danai.

foto: VIU

Lak memberitahu jika ia tidak heran lagi melihat adiknya yang bersikap bebas tidak peduli dengan perusahaan.

Ibunya merasa khawtir melihat luka di wajah Lan dan mencoba memeriksanya. Lan merintih kesakitan ketika ibunya memegang lengannya yang terdapat luka tembak.

foto: VIU

Karena Lan enggan memberitahu luka tembak di lenganya akhirnya ia memutuskan untuk pergi menuju kamarnya.

foto: VIU

Namun, saat hendak naik menuju kamarnya, tiba-tiba Lan jatuh pingsan sehingga semua langsung panik dan membawanya ke rumah sakit.

foto: VIU

Disisi lain mook sedang mencoba mencari uang yang tersisa untuk membayar hutang ayahnya ini dan ia tidak menemukan uang yang mencukupinya.

foto: VIU

Sampai ARTnya mencoba mengeluarkan uang tabungannya tetapi hal itu tetap tidak bisa membantunya.

foto: VIU

Mook menelpon Oak untuk menjadwalkan pekerjaan DJnya sebanyak mungkin dan ia akan memberitahukan alasannya nanti.

foto: VIU

Mooktidak menyangka tabungannya masih sangat kurang dari hutang yang perlu ia lunasi.

foto: VIU

Marut yang baru saja sampai thailand meminta Poom, asistennya untuk mencari tahu tentang DJpraok.

foto: VIU

Poom tidak menyangka Marut ingin mengetahui seorang wanita dan ia langsung tahu jika marut tertarik kepada wanita tersebut.

foto: VIU
foto: VIU

Disisi lain Mook memarahi adiknya yang masih bermain video game bukannya membenahi barang-barangnya.

foto: VIU

Petch enggan memberesibarang-barngnya karena ia tidak menerima keluarganya mengalami kebangkrutan

foto: VIU

petch membawa laptop dan tasnya kemudian ia kabur pergi dari rumah karena kesal atas kejadian ini.

foto: VIU

Mook melihat barang kesukaannya yang ayahnya memberikannya untuk meraih impiannya sebagai DJ.

foto: VIU

Namuh, tidak ada pilihan ia harus menjualnya. ART mereka terkejut karena barang tersebut sangat berharga bagi Mook.

Mook tetap akan menjualnya karena dikondisi yang terdesak ini ia harus bisa mengumpulkan uang.

foto: VIU

Disisi lain ayah Lan menelpon Marut untuk menanyakan apa yang terjadi di korea sampai Lan bisa tertembak.

foto: VIU

Marut menceritakan hal itu dan mereka masih belum menemukan orang yang menembak Lan.

foto: VIU

Ayah dan ibunya Lan teringat saat Lan masih muda juga pernah berada di kondisi kritis seperti ini.

foto: VIU

Lak sangat kesal melihat adiknya yang sangat ceroboh hingga terjadi hal seperti ini. Danai memintanya untuk tenang/.

foto: VIU
foto: VIU

Ayah dan ibunya mook sangat khawatir dengan anak mereka dan ia masih memikirkan cara menyembuhkan Lan .

foto: VIU

Ayahnya terpikirkan dengan pernikahan yang ia lakukan saat Lan masih kecil untuk menyeimbangkan energi positif yang ada di dalam diri anaknya.

foto: VIU

Ibunya pun teringat dengan apa yang dipikirkan suaminya ini dan ia mengeluarkan sebuah foto yang masih ia simpan sampai saat ini.

foto: VIU

Ayah Lan tidak menyangka jika istrinya masih menyimnpan foto ini dan mereka masih mempercayai gadis yang menikah dengan Lan saat kecil bisa menyembuhkanya karena energi mereka saling melengkapi.

foto: VIU

Disisi lain Petch pergi ke sebuah mall dengan pikirannya yang masih campur aduk akibat kebangkrutan keluarganya.

foto: VIU

Marut yang lewat bersama petch tiba-tiba ia terhenti dan terkejut melihat kejadian yang akan dialami gadis yang ia lihat.

foto: VIU

Karena marut dapat menghitung dan memprediksi jika gadis yang lewat bersamanya jalan sambil melamun bisa terjepit pintu mall.

foto: VIU

Marut langsung menarik gadis itu dan petch terkejut dan tidak sengaja hampir jatuh menarik pakaian marut hingga kancingnya lepas.

foto: VIU

Petch sangat senang karena ternyata dirinya ini adalah fans berat Marut.

foto: VIU

Ia selalu menonton marut dengan peluncuran video game yang diibuatnya.

foto: VIU

Lamunan Petch disadarkan oleh marut yang memarahinya karena kecerobohan petch.

foto: VIU

Marut menjelasakan perhitungan kejadian yang akan menimpa petch bisa membahayakan nyawanya.

foto: VIU

Karena marut memarahinya petch berpura-pura menangis sehingga hadirin disana langsung melihat mereka.

foto: VIU

Marut sangat bingung karena ia tidak tahu alasan gadis yang ia tolong ini menangis dan membuat orang-orang disana salah paham.

foto: VIU

Poom menghampiri keramaian yang dibuat oleh marut. Marut meminta tolong untuk mengurus gadis ini karena orang-orang bisa salah paham.

foto: VIU
foto: VIU

Karena itu, poom menyuruh marut untuk menandatangani benda edisi terbatas yang akan diluncurkan pada peluncuran video game nanti.

foto: VIU

Melihat hal itu, Petch yang sangat fans dengan marut dan video gamenya langsung berbinar-binar menginginkan benda tersebut.

Namun, Poom melarangnya karena ini edisi terbatas.

foto: VIU

Marut meminta poom untuk memberikannya kepada gadis itu karena ia tidak mau ribut lagi denganya.

foto: VIU

Namun, petch meminta marut untuk menandatangani benda tersebut terlebih dahulu karena ia adalah fasn beratnya dan sudah ikut giveaway benda tersebut tetapi tidak pernah mendapatkannya.,

foto: VIU
foto: VIU

Akhirnya marut segera menandatangani benda edisi terbatas tersebut dan memberikannay kepada gadis tersebut.

foto: VIU

Petch langsung kegirangan mendapatkan apa yang ai inginkan dari idolanya. Hal ini membuat marut merasa senang melihat fans nya bahagia.

foto: VIU

Saat hendak mau pulang, petch melihat kancing baju marut yang terlepas, ia ingin mengembalikkannya tetapi marut sudah pergi jauh.

foto: VIU

Disisi lain Lan yang sedang terbaring di kasur rumah sakit, tiba-tiba seseorang yang menembaknya di korea itu datang.

foto: VIU

Orang berbahaya tersebut mengeluarkan suntikan yang akan dimasukan ke infus Lan.

foto: VIU

Lan terbangun dengan terkejut melihat penembak itu tapi tiba-tiba ia terbangun melihat ayah dan ibunya yang datang.

foto: VIU

Lan merasa sangat bingung dengan apa yang baru saja ia alami ini tidak seperti mimpi.

foto: VIU

Ternyata orang berbahaya itu kabur menggunakan tangga darurat

foto: VIU

Saat ia hendak menyuntikkan ke infus, Lan terbangun mencegahnya tetapi ia berhasil membuat lun pingsan karena benturan.

foto: VIU

Disisi lain ibu dan ayahnya sangat bersyukur Lan sadarkan diri. kemudian ibunya menyodorkan foto yang ia taruh di bawah bantal Lan dan mereka percaya gadis ini lah yang menyembuhkan Lan.

foto: VIU

Lanterkejut tidak menyangka melihat ibunya masih menyimpan dan mempercayai mook gadis yang ia sangat benci itu.

foto: VIU

Disis lain Lak sibuk dengan urusan perusahan. Danai menyuruhnya untuk tidak terlalu memaksakan diri bekerja karena ia tahu lak tidak mau ayahnya memberikan perushaaan kepada adiknya.

foto: VIU

Ia bersama danai hendak masuk ke ruangan Lan dan tidak sengaja mendengar jika ayahnya ingin Lan saja yang mengelola perusahaa padahal Lan memberitahu jika ada kakaknya yang bisa mengelolanya dan ia tidak minat.

foto: VIU

Ayahnya memarahinya karena Lan selalu bermain-main padahal ia harus mengelola perusahaan ayahnya.

foto: VIU

Lak tidak menyangka jika ayahya tidak menganggap dirinya padahal ia yang berusaha keras bekerja di perusahan ayahnya .

foto: VIU

Karena terjadi perdebatan itu, ibunya mengajak suaminya ini untuk keluar dan mendiskusikannya.

Istriinya memberitahu jika perkataannya sangat menyakiti anak perempuan mereka. Ayah Lan tidak berniat mengatakan hal itu tetapi ia ingin menyadarkan Lan agar tidak selalu bermain-main dan muiai serius dengan perusahaan.

foto: VIU

Lan memberitahu kakaknya jika dirinya sama sekali tidak tertarik dengan perusahaan jadi kakanya tidak perlu khawatir jika dirinya akan merebut perusahaan.

foto: VIU

Danai meminta istrinya untuk tidak memperdebatkan hal ini karena mereka seharusnya memikirkan keadaan lan yang baru saja sadarkan diri.

foto: VIU

Lak menanyai adiknya ini apakah lan mengetahui siapa yang menembak dirinya dan apakah ia melihat wajahnya.

Lan memberitahu jika ia tidak mengenalnya bahkan ia tidak bisa melihat wajahnya padahal ia teringat kejadian tadi dirinya hendak membuka masker yang menutupi orang tersebut.

foto: VIU
Mutiara Ayu

ARTIKEL TERBARU