Drama Thailand

Oops Mr. Superstar Hit on Me Ep 12

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Oops Mr. Superstar Hit on Me Episode 12, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.

Foto : Viu

Cake buru-buru berlari pulang dan memberikan obat untuk ibu dan mengambilkan air juga. Ia ingin segera kembali untuk menemui Ton. Dan ternyata Ton juga berlari ke rumahnya. Mereka bertemu di depan. Ton kembali menyatakan perasaannya pada Cake. Cake mengeluhkan Ton yang terlalu lama menyadarinya karena Cake sudah lama menunggunya. Ton lalu memeluk Cake tapi Cake malah melepaskannya karena nggak mau mereka menjadi berita utama lagi. Ton sendiri sudah nggak peduli tentang hal itu. Dia lebih takut kalo nggak bisa jadi pacar Cake. Cake merasa senang dan kembali memeluk Ton.

Foto : Viu
Foto : Viu

Hari berikutnya Ton kembali menemui ibu untuk meminta ijinnya. Ia juga meminta maaf karena sudah membuat mereka kesulitan. Ibu menyinggung tentang kehamilan Cake dan menanyakan apa Ton sudah meluruskannya? Cake memberitahu kalo saat itu Ton sedang merencanakan program Antenatal makanya ia sangat kecewa. Ibu senang karena Ton berpikir untuk memiliki anak. Ia lalu menanyakan cara Ton untuk mengatasi rumor yang beredar. Ton menenangkan kalo ia sudah merencanakan sesuatu.

Ton membuat janji dengan Pat di sebuah kafe. Dan ternyata di sana ada Pee dan Dol juga. Dol menunjukkan kalo mereka sudah menuntut Chaochao atas semua pemberitaannya yang nggak benar. Ton juga nggak akan melepaskan Pat lagi karena masalah itu nggak hanya berimbas padanya seorang tapi pada Cake juga.

Foto : Viu

Setelanya Chaochao menemui Pat setelah meninggalkan kafe dan memintanya untuk bertanggung jawab karena sudah memberinya semua informasi itu. Pat lepas tanggung jawab dan menyalahkan Chaochao yang nggak mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Chaochao lalu meminta Pat untuk membuat pernyataan kalo ia lah yang memberikan semua informasi itu. Pat menolak dan minta Chaochao untuk berhenti merekam.

Dua polisi lalu datang dan menangkap Pat atas penggelapan dan penipuan yang dilakukannya. Diam-diam Chaochao merekamnya dan memberitakannya. Ton menonton berita itu bersama Cake dan ibunya.

Foto : Viu

Dol menemui Now dan menunjukkan kalo Chaochao melakukan siaran langsung dan meminta maaf secara resmi pada Ton dan juga Cake. Dan ternyata Now juga sedang menontonnya. Mereka juga sama-sama mengirimkan tautannya kepada Ton dan juga Cake. Dol merasa kalo pikiran mereka selalu sama. Ia lalu mengajak Now untuk makan bersama. Now memperingatkan kalo makannya banyak. Dol menenangkan kalo Now bisa makan sebanyak apapun yang ia mau, ia sanggup bayar kok.

Foto : Viu

Cake bangun dan melihat sudah ada Ton di dapur. Sekarang Cake sudah bisa bangun pagi. Dan ternyata Cake bangun pagi agar bisa menikmati kebersamaannya dengan Ton satu jam lebih awal. Pagi ini Ton memasak bubur ikan spesial untuk Cake. Ia pun menyajikannya di hadapan Cake. Ada bentuk hatinya. “Om, manis banget sih…”

Siangnya mereka berjalan-jalan. Akhirnya Ton bisa melakukan apa yang selama ini diinginkan, menggandeng tangan Cake tanpa perlu sembunyi-sembunyi lagi. Mendadak Cake melihat ada yang memotret mereka diam-diam. Ton dan Cake menghampiri mereka dan mengajak foto bareng alih-alih mengambilnya diam-diam.

Foto : Viu

Selanjutnya mereka makan bersama. Setelah makan Cake menjadi mengantuk dan bersandar pada Ton. Lah ada yang mengambil gambar lagi. Ton yang sudah terbiasa menghadapi hal seperti itu membiarkan. Apalagi sekarang ia sudah nggak ada pekerjaan. Keduanya lalu membicarakan tentang impian Cake. Iaingin menjadi penata rias efek khusus yang diakui hingga ke Hollywood. Dan impiannya yang lan adalah membantu ibunya di kafenya.

Ton memujinya dan merasa kalo itu bagus. Cake lalu nanya balik apa yang Ton inginkan. Ton ingin membuka sebuah restoran yang menyajikan menu makanan sehat. Cake ingin membantunya. Mereka lalu membuat kesepakatan kalo Ton yang mmasak menu utamanya sedang Cake akan membuat hidangan penutup dan minumannya. Mereka berjabat tangan untuk kejelasannya. Siapa yang nggek menepati janji akan berubah menjadi anjing. Lah Ton malah menyalak. Hehe.. Ia lalu menanyakan apa yang ia dapatkan kalo menepati janji. Ciuman. Ton ingin mengambilnya sendiri tapi Cake melarang karena ada banyak orang di sana.

Foto : Viu

Dol meminta Now untuk menemaninya berbelanja buah pesanan Ton. Now menangkap kalo Dol hanya ingin menyuruhnya membawakan belanjaannya. Dol yuruh Now untuk menganggap sedang membantu temannya. Now menekankan kalo Dol bukanlah temannya. Lah orang yang Dol maksud membantu Cake. Selain itu ia nggak mau dianggap sebagai teman.

Dan saat Now menanyakan maksudnya, Dol merasa gugup dan langsung mau menyeberag. Now menariknya karena Dol hampir saja mengalami kecelakaan. Ia lalu menggandeng tangan Dol dan membawanya ke seberang. Merasa ketagihan, Dol pun menunjukkan toko yang paling jauh saat Now menanyakan tempat tokonya. Ia tersenyum dan mengaku belum pernah digandeng sama wanita saat menyeberang. Now tersenyum dan bertanya apa Dol sudah pernah digandeng wanita saat berjalan? Dol nggak ngeh. Sambil senyum Now lalu menariknya sambil berlari.

Foto : Viu

Ton dan Cake juga selesai berbelanja. Ton membeli banyak sayuran untuk dibuat masakan untuk Cake. Cake yang nggak suka sayuran langsung manyun. Ton membritahu kalo ia juga akan masak daging dan ikan. Mendadak Ton berhenti setelah melihat sebuah toko kecil yang disewakan. Ia terpikir untuk membuka restoran di sana.

Malamnya Ton menyajikan masakannya untuk Dol, Now, ibu dan Cake. Setelahnya Cake juga menyajikan keik baru buatannya dan terakhir mereka meminum kopi bersama.

Foto : Viu

Cake berkumpul dengan Sunny, Pad dan yang lain karena sudah lama nggak betemu. Pad menanyakan kabar hubungan Cake dengan Ton. Cake memberitahu kalo hubungan mereka baik. Ton banyak mendapat pekerjaan tapi ia meolak karena mai fokus membuka restoran. Mereka juga sudah menemukan lokasi. Sunny meledek D-Day yang masih tampak sedih dan memintanya untuk segera move on.

Selain makan bersama, Sunny juga memberikan sesuatu dari profesor mereka dan minta agar Cake jangan pingsan setelah membukanya. Dan ternyata itu adalah beasiswa untuk belajar di luar

negeri selama 2 tahun yang sudah lama Cake inginkan. Semuanya ikut senang dengan kesempatan yang Cake dapatkan. Sampai saat Pad bertanya bagaimana dengan hubungannya dengan Ton? Mendengarnya membuat Cake menjadi bingung.
Foto : Viu

Malamnya Cake memikirkannya matang-matang. Ia ingin menelpon Ton dan memberitahunya tapi bingung gimana mau bilangnya. Setelah berpikir lagi akhirnya ia menelpon Ton. Ton memotong dan membicarakan tentang menu. Ia akan mulai membuatnya untuk sarapan Cake besok. Mendengar Ton bicara tentang restoran membuat Cake membatalkan niatnya untuk memberitahu tentang beasiswanya.

Cake memberikan formulir pendaftaran beasiswa kepada Now agar diberikan pada Sunnty. Akhirnya ia memutuskan untuk nggak pergi. Ton baru akan memulai bisnisnya dan hasilnya masih belum jelas. Ia nggak bisa meninggalkannya untuk menikmati hidupnya. Now memperingatkan kalo kesempatan seperti itu jarang terjadi dan pun kalo ia ada, Cake sudah terlalu tua untuk mendapatkannya lagi. Meski begitu, keputusan Cake sudah bulat.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

Pagi itu Ton masak untuk Cake seperti biasa. Nggak tahu kenapa masakannya nggak seperti biasanya. Yang satu terlalu asin dan yang satu lagi terlalu manis. Ton bilang kalo teman-teman di les memasaknya sangat hebat dan membuatnya nggak percaya diri. Ia tahu kalo membuka restoran adalah impian mereka. Tapi mungkin mereka nggak perlu terburu-buru. Ia ingin kembali berakting. Banyak yang sudah menunggunya. Mereka bisa memulainya satu atau dua tahun lagi. Dua tahun? Cake merasa kalo Ton sudah tahu tentang beasiswa itu.

Ternyata sebelumnya Ton bertemu dengan D-Day. Awalnya D-Day hanya ingin tahu alasan Cake memilihnya dan bukan dirinya. Ton nyuruh D-Day untuk nanya sama Cake dan mau pergi. D-day menahannya dan mau mengatakan tentang Cake. Mereka saling kenal sejak Cake menjadi mahasiswa baru.

Ia jatuh cinta padanya tapi Cake hanya menganggapnya sebagai teman. Mereka sering bersama. Dan D-Day penasaran akan jatuh cinta dengan pria seperti apa Cake nantinya. Dan Ton bukan orang yang ada dalam pikirannya. Cake adalah gadis yang ceria.

Ia bersedia mendukung siapapun, terutama orang yang ia pedulikan. Karena itulah ia memnta Ton untuk menjaga Cake dengan lembut dan jangan berharap dia memberitahukan semuanya.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

Ton berterus terang kalo sebelumnya ia bertemu dengan D-Day. Ia teringat saat Cake menelponnya malam itu. Suaranya terdengar berbeda. Karena itulah ia bertanya pada Now dan Sunny hingga mengetahui tentang beasiswa itu. Cake mengaku nggak menginginkannya.

Tapi Ton tahu kalo itu adalah impian Cake. Cake merasa nggak bisa meninggalkan Ton. Ton memberitahu kalo ia adalah pria dewasa. Ia sudah melewati banyak hal dalam hidupnya tapi Cake baru akan mengawali hidup.

Cake memberitahu kalo semuanya sudah terlambat. Tenggat waktunya kemarin. Dan ternyata Ton sudah menyerahkannya mewakili Cake. Sebelumnya ia bicara dengan ibunya. Ibunya setuju dan membantunya menyerahkan dokumen yang diperlukan. Cake nangis memikirkan hubungan mereka. Banyak hubungan jarah jauh yang nggak berakhir baik.

Sambil merapikan rambut Cake Ton menenangkan kalo banyak juga yang baik-baik saja. Ia meyakinkan kalo mereka pasti bisa melaluinya. Sebelumnya malah lebih buruk tapi ini hanya kuliah di luar negeri.

Ia lalu menawarkan untuk menemani Cake dan pindah ke sana. Mereka akan tinggal bersama. Mungkin awalnya sedikit sulit tapi ia akan terbiasa. Cake berpikir kalo ia egois kalo ia mengiyakan. Keduanya lalu berpelukan dan saling menguatkan.

Foto : Viu

Now sedang siaran langsung menjual gelang suci. Dol datang. Now menariknya dan memberitahu kalo ia mendapatkannya setelah berdoa pada gelang suci.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

2 tahun kemudian

Seorang pria berlari dari kejaran koki yang mau memb#nuhnya. Ia lari ke lantai atas dan malah ketemu dengan koki lainnya. Setelah sempat berkelahi akhirnya ia jatuh ke lantai dasar. CUT!!! Lah ternyata dia sedang syuting. Dan sutradaranya adalah Ton. Setelahnya ia bicara dengan D-Day yang menjadi asisten sutradara. Dan saat selesai bicara dengan D-Day ia mencium aroma vanila.

Ton pun segera naik ke atas. Ternyata Cake adalah penata rias efek khusus Tim. Di sana nggak ada kursi lagi dan Tim lalu menarik Cake ke pangkuannya agar ia bisa segera bekerja. Ton datang dan menarik Cake dari pangkuan Tim sambil memintanya agar jangan kurang ajar. Tim memberitahu kalo nggak ada kursi lagi di sana. Ton lalu nyuruh Tim untuk berdiri. Ia lalu minta staf untuk mencari kursi untuk Cake. Ia minta Cake untuk menyelesaikannya dalam waktu satu jam.

Cake menenangkan kalo ia akan menyelesaikannya dalam 40 menit. Pad dan yang lain datang mau memeluk Cake untuk melepas rindu tapi Ton menghalau. Ia adalah pacarnya Cake jadi ia yang harusnya memeluk lebih dulu. Ia pun memeluk Cake erat. Cake melepaskannya karena ia harus bekerja. Ton mengingatkan kalo Cake akan menyelesaikannya dalam 40 menit jadi ia punya waktu 20 menit untuk memeluknya.

T A M A T

Anysti

ARTIKEL TERBARU