Drama Thailand

Oops Mr. Superstar Hit on Me Ep 11

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Oops Mr. Superstar Hit on Me Episode 11, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

Hujan sudah reda. D-Day membeli kaos pasangan untuk mereka dan mengajak Cake untuk makan sekalian mengenang masa kuliah dulu. Dulu Cake makannya banyak. Cake sama sekali nggak berselera dan pinginnya nangis mulu.

D-day menunjukkan makanan yang mereka pesan dan memakannya satu-satu seakan rasanya sangat enak. Ia bahkan memadukan makanan yang nggak seharusnya dan bilang kalo itu sangat enak tapi saat Cake mencobanya rasanya sangat nggak enak. Tapi berkat itu Cake jadi bisa tersenyum.

Sementara itu Ton joging sambil memikirkan hubungannya dengan Cake. Karena nggak berhati-hati, ia pun menabrak seseorang.

Cake berterima kasih pada D-Day yang selalu ada untuknya. Mereka sudah selesai makan dan akan pergi. Mendadak D-Day memotret Cake dengan menggunakan ponselnya seperti masa dulu. Cake melihat hasilnya dan gantian memotret D-Day. Ih D-Day bilangnya nggak mau difoto tapi berpose terus. Dan saat melihat hasilnya, mereka jadi sangat dekat. Cake merasa nggak nyaman dan kembali memotret D-Day.

Foto : Viu

Ton pulang ke rumah dan duduk sambil sandaran di ayunan. Pengasuh sama Dol sampai khawatir lihatnya. Selama jadi aktor Ton nggak pernah salah mengambil keputusan. Dan baru kali ini ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hatinya sedalam ini.

Foto : Viu
Foto : Viu

D-Day mengantar Cake sampai rumah. Mereka kembali kehujanan karena hujan turun lagi. Cake berterima kasih karena D-Day sudah menemaninya dan membuatnya tersenyum. D-Day mengatakan kalo Cake bahagia maka ia juga akan bahagia. Ia lalu meminta ijin untuk datang lagi besok dan besoknya lagi. Setiap harinya adalah milik Cake. Cake mengiyakan karena baginya D-Day adalah kakak dan teman yang baik.

Mendenganya membuat D-Day patah hati. Ia berbalik sambil menyembunyikan kesedihannya. Cake menarik kaosnya dan sambil nangis bertanya kalo D-Day akan datang lagi kan? D-Day tersenyum dan mengiyakan. Ia lalu pamit karena hujan sudah reda.

Foto : Viu

Ton sudah kembali bekerja. Ia bertemu dengan Pat di sana. Mereka bicara berdua. Pat ingin membantu Ton dan memintanya untuk menerimanya lagi tapi Ton menolak. Ia merasa kalo Pat nggak ingin membantu tapi hanya ingin merasa unggul. Pat merasa kalo Ton beneran menyukai Cake. Ton merasa kalo itu nggak ada hubungannya dengan Pat karena mereka sudah nggak ada hubungan lagi.

Pat menyesalkan karena ia hanya ingin membantu tapi Ton malah menjauhinya. Ton mengungkit kalo Pat yang meninggalkannya. Dan tahukah Pat alasan kenapa ia melepaskannya begitu saja dan baik-baik saja setelah mereka putus? Ton nggak mau bicara lagi dan meninggalkannya. Pat mau menyusul tapi kemudian ditelpon samma Pee.

Foto : Viu

Karena masalah Cake, ibu mendapat telpon yang berisi umpatan. Cake merasa bersalah. Ibu membantah dan mengatakan kalo itu bukan salahnya. Now juga merasa bersalah karena nggak menyarankan agar Cake menjalani pemeriksaan yang layak. Ibu lalu menanyakan hasil dari pertemuan Cake dengan Ton semalam.

Cake nangis dan mengatakan kalo semuanya sudah berakhir. Ibu memeluknya dan menenangkannya.

Foto : Viu

Dol menemui Now di tokonya. Now memberitahu kalo Cake sangat kacau. Tapi ia melihat kalo om-nya Dol malah baik-baik saja. Ia juga sudah bekerja. Dol justru merasa sebaliknya. Siapa yang merasa baik-baik saja saat putus cinta. Hanya orang yang nggak normal yang masih bisa bersikap normal. Tapi ia melihat sendiri kalo om-nya merasakan sesuatu.

Keduanya mengatakan kalo baik Ton maupun Cake sama-sama saling mencintai. Nggak mau melihat mereka sedih, keduanya pun merasa harus melakukan sesuatu.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

Keduanya mempertemukan Cake dan Ton di lokasi syuting. Orang yang seharusnya menjadi penata rias Ton megalami kecelakaan sehingga Cake menggatikannya. Saat sedang bekerja, Cake ditelpon sama D-Day tapi Cake nggak menjawabnya.

Ton nyuruh Cake untuk menjawabnya karena ia nggak bisa konsentrasi membaca naskah gegara suara deringnya. Dan ia tahu kalo ternyata itu telpon dari D-Day. Mereka janjian untuk makan siang bersama. Setelahnya Ton malah kesal karena Cake menjawab telpon saat sedang bekerja. Dasar anak muda.

Ton sudah menyelesaikan adegannya. Ia bertemu dengan D-Day yang mau mengajak Cake makan siang. Merasa nggak ingin Cake pergi, ia pun bicara dengan sutradara untuk menambahkn satu adegan lagi. Tujuannya sih agar Cake nggak pergi sama D-Day.

Cake yang dikasih tahu sama sutradara merasa kesal dan berpikir kalo Ton sengaja melakukannya. D-Day juga merasa kalo Ton hanya bertingkah karena ada dirinya. Ton membantah dan mengatakan kalo ia hanya bersikap profesional. Cake dan D-Day bicara tentang makan siang mereka di depan Ton. Ton kesal dan minta mereka untuk diam karena ia sedang membaca naskah.

Foto : Viu

Keduanya pun meninggalkannya. Sunny menarik D-Day karena mengganggu pembicaraan Ton dengan Cake. D-Day menyesalkan, dikiranya Sunny memihaknya. Ia memberitahukan yang terjadi. Pad menangkap kalo Ton sedang cemburu. Artinya mereka masih punya kesempatan.

Now lalu datang dan menunjukkan siaran langsung Chaochao yang menggiring opini warganet kalo Cake adalah wanita panggilan yang dipanggil sama temannya Ton untuk Ton. Chaochao bahkan menunjukkan bukti pernyataan dari teman Ton yang diambil saat bicara dengan Pat.

Cake dan Ton terkejut dengan pemberitaan itu. Bahkan saat pulang Cake melihat ibunyasedang bicara dengan pelanggan yang membicarakan rumor tentang Cake. Cake sendiri hanya bisa minta maaf sama ibunya. Keduanya nangis sambil berpelukan. Ibu tahu kalo Cake nggak seperti itu.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

Ton melihat berita tentang dirinya. Ia kehilangan banyak kontrak iklan. Dol datang dan mematikan tvnya. Pengasuhnya sampai khawatir lihatnya. Nggak beda jauh dengan Ton, Cake juga kehilangan pekerjaannya. Produser nggak mau memakai jasanya. Mendengarnya membuat ibu pusing. Apalagi tadi belia habis baca komentar tentang Cake di internet. Cake mencari obat ibu tapi tahunya obatnya habis.

Ton menemui pengasuh yang akan memasak. Pengasuh menanyakan apa yang Ton inginkan tapi Ton malah bingung. Ia nggak tahu apa yang benar-benar ia inginkan. Akhirnya ia minta dibuatkan es teh mint. Eh nggak jadi, yang panas aja mengingat usianya sekarang.

Pengasuh nyuruh Ton untuk memikirkan apa yang diinginkannya bukan berdasarkan alasan lain tapi apa yang benar-benar ia inginkan. Selama ia nggak tahu apa yang diinginkannya maka ia nggak akan pernah mendapatkan apa yang ia butuhkan. Pengasuh mengambil keik dari kafe ibu dan akan membuatkannya teh mint.

Foto : Viu
Foto : Viu
Foto : Viu

Dol mencari Ton dan menanyakannya pada pengasuh. Ternyata Ton pergi ke acara yang sebelumnya Dol sudah tolak. Ia menjalani wawancara dengan beberapa reporter yang salah satunya ada Chaochao. Mereka mengajukan banyak pertanyaan seputar Cake. Ton menekankan kalo Cake bukanlah wanita panggilan seperti yang diberitakan. Malam itu managernya mengusir wanita yang dipanggil sama temannya dan ia juga nggak pernah menggunakan layanan semacam itu.

Chaochao sengaja menyulut dengan mengganti Cake dengan sebutan penipu yang sudah menipu Ton hingga menyebabkan banyak kerugian. Ton keberatan mendengarnya dan memberitahu kalo ia dan Cake sama-sama melihat hasilnya saat itu. Mereka hanya salah paham. Chaochao lalu bertanya apa Ton akan menuntut Cake karena berbohong padanya? Ton ragu mau jawabnya sehingga Chaochao dan yang lain berpikir kalo Ton masih mencintai Cake. ‘

Cake pulang dari membeli obat dan melihat orang-orang menonton wawancara Cake. Mereka mengenali Cake dan meminta foto. Ton lalu menatap ke salah satu kamera dan mengungkapkan perasaannya pada Cake. Dan setelahnya dia malah beneran datang dan kembali bilang kalo ia mencintai Cake. Cake tesenyum dan mereka pun berpelukan.

Bersambung…

Anysti

ARTIKEL TERBARU