Oops Mr. Superstar Hit on Me Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Oops Mr. Superstar Hit on Me Episode 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.

Alt foto: Viu
foto: Viu

Ton Naruebet sedang syuting adegan penyelamatan seorang wanita yang diculik. Ia menjalani sendiri adegan laganya tanpa memakai peran pengganti. Dan setelah adegannya selesai, sutradara memarahinya dan mengatakan kalo aktingnya sangat buruk. Ia bahkan mengatakan kalo masanya sudah lewat.

Tba-tiba sutradara bernyanyi lagu selamat ulang tahun. Dan semua yang ia katakan tadi hanya untuk mengerjainya. Semua kru juga ikut merayakan ulang tahunnya yang ke 40 tahun. Mereka berharap Ton bisa dapa tpacar dan nggak jomlo lagi. Ton meniup lilinnya dan berterima kasih pada semuanya.

foto: Viu
foto: Viu
foto: Viu

Ton dalam perjalanan pulang. Di jalan ia melihat kejadian mengerikan. Ia seperti melihat hantu. Ia pun berjalan melewatinya dengan cepat. Rupanya orang itu adalah Cake. Now datang dan juga Sunny. Sunny memberitahu kalo Cake terpilih untuk membuat efek khusus. Ia mengajak Cake untuk ikut dengannya ke lokasi syuting lain besok untuk membuat riasan khusus.

Sesampainya di rumah Cake memberitahu ibunya kalo ia mendapatkan pekerjaan itu. Ia akan menjadi make up efek khusus di dramanya Ton Naruebet. Ibu sangat senang mendengarnya karena Ton Naruebet adalah idolanya dan Cake berhutang nyawa padanya. Cake nggak ngerti apa yang ibu maksudkan. Ibu lalu memberitahu kalo ayah meninggal saat ibu mengandung Cake. Saat itu Ton Naruebet baru saja debut. Ibu bisa tersenyum saat melihatnya di drama. Sampai akhirnya ibu bisa melewati 9 bulannya dengan melihatnya di layar kaca.

Cake menyudahi dan nyuruh ibu untuk tidur dan ia akan melanjutkannya. Ibu melepas celemeknya dan memberikannya ke Cake. Ia hanya perlu memanggangnya.

foto: Viu
foto: Viu
foto: Viu

Ton bertemu dengan Pat, pacarnya. Ia dikasih waktu 10 menit untuk menjelaskannya. Ton pikir Pat akan memberinya kejutan ulang tahun seperti yang lain, tahunya dia malah minta putus. Hubungan diam-diam mereka selama 5 tahun kemarin mebuatnya lelah. Ia nggak mau lagi ada di rumah, ia ingin Ton menunjukkan ke orang-orang kalo ia adalah pacarnya tapi Ton nggak bisa melakukannya.

Ton berusaha menjelaskan kalo kontraknya sebentar lagi akan berahir. Ia akan bicara dengan manajemennya agar mengijinkannya untuk punya pacar. Pat meragukannya secara Ton adalah Napas Asia, suami nasional. Itu addalah nilai jualnya. Kalo ia kehilangannya maka ia nggak akan punya nilai jual lagi. Pat tetap pada keputusannya agar mereka putus.

Akhirnya Ton menerima keputusan Pat. Dan saat ia merasa sedih, ia pun mencium aroma vanili untuk menenangkan diri. Di saat yang sama, Cake yang gagal membuat kue juga mencium vanili untuk membuatnya merasa tenang.

foto: Viu

Ibu membagunkan Cake yang masih tidur dan mengingatkannya untuk bekerja. Setelah dibangunkan dengan susah payah akhirnya Cake bangun dan bersiap untuk pergi. Ibu melihat kalo Cake membuat banyak kue dan berpikir kalo ia menghabiskan persediaan vanili mereka. Cake menenangkan kalo ia akan membelinya lagi nanti. Ibu nyuruh Cake untuk membaa beberapa kue untuk Ton. Cake menggaku nggak bisa karena ia belum tahu seperti apa nanti situasinya. Ibu juga meminta Cake untuk mengambil gambar Ton banyak-banyak.

foto: Viu

Ton bermimpi dibangunkan sama Pat. Ia pikir Pat berubah pikiran dan mereka nggak jadi putus. Sampai akhirnya ia terbangun dan menyadari kalo itu hanya mimpi. Ia bangun dan dikasih tahu pengasuh kalo Pat mengemasi pakaiannya dan pergi. Ia sangat kasihan pada Ton yang nggak bisa mengambil keputusannya sendiri. Dol datang dan membenarkan apa yang Ton ambil. Kalo sudah nggak bisa bahagia lebih baik dihentikan.

Teman-teman Ton melakukan panggilan video dan menghiburnya yang habis putus. Mereka menawarkan untuk membawakan wanita untuknya. Ton menghindari mereka dengan alasan mau bekerja. Bibi membukakan pintu, ia pikir wanitanya sudah datang. Dol dan teman-teman Ton pikirannya sudah kemana-mana tahunyawanita yang dimaksud adalah nenek tukag pijat.

foto: Viu

Cake mulai bekerja. Ia baru lulus ternyata. Sunny menghampirinya dan memintanya untuk bergabung dengan timnya kalo Cake menyukai pekerjaannya. Cake mengiyakan dan sangat senang diminta untuk bergabung. Ia langsung menerimanya. Ia yang masih baru diminta untuk melakukan rias efek khusus pada Ton. Ia sangat gugup. Apalagi sempat salah paham saat Ton mengatakan sesuatu yang ternyata hanya membaca dialognya.

Saat mendekat pada Cake, Ton merasa menyukai aromaya, aroma pastri. Aroma yang menenangkan dan ia sangat menyukainya.

foto: Viu

Syuting dimulai. Kali ini Ton berperan sebagai vampir. Sayang saat pengambilan adegan, lawan mainnya yang merasa geli saat akan digigit terus tertawa padahal sudah take ke sepuluh. Sutradara meihat Cake yang sedang memperbaiki penampilan Ton punya ide. Akhirnya Cake menjadi peran pengganti untuk adegan digigit vampir.

Berkat itu adegan itu selesai dengan baik. Ton yang masih bersama Cake mengaku menyukai aromanya. Aroma vanili, aroma yang menenangkan dan menggemaskan.

Sutradara berpesan agar Cake jangan melepas kostumnya, siapa tahu ia masih dibutuhkan.

foto: Viu

Saatnya memperbaiki riasan. Sunny nyuruh Cake untuk memperbaiki riasan Ton. Karena memakai gaun ketat, Cake kesulitan untuk duduk sedangkan waktunya sangat terbatas. Tiba-tiba Ton menariknya ke pangkuannya. Kru dan Dol, manajer Ton panik melihatnya. Takutnya ada yang memotret.

Syuting akhirnya selesai. Ton melihat Cake pulang bersama Sunny dan bertanya pada kru, apa mereka pacaran? Mereka tampak serasi.

foto: Viu

Di jalan Ton menemui Cake dan mengaku kecewa padanya. Cake bingung nggak ngerti maksudnya apa.

Bersambung…

5 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like