My Roommate is A Gumiho Ep 16 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis My Roommate is a Gumiho Episode 16 Part 2, Untuk menyimak bacaan lengkap tentang spoilernya langsung pergi ke tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya

Dam mennagis di kamarnya sambil membaca surat dari Eoreusin. Ia bahkan nggak menjawab saat Dam menyuruhnya makan.

Ia lalu melihat foto Eoreusin di ponselnya. Eoreusin masih ada. Ia lalu ke rumah Eoreusin untuk mencarinya tapi Eoreusin nggak ada.

Foto Eoreusin yang sebelumnya menghilang sekarang kembali. Ia pikir Eoreusin masih ada dan ia harus menunggunya. Ia membutuhkan harapan kosong untuk bertahan.

Hari-hari selanjutnya Dam habiskan di rumah itu. Ia melakukan apa yang Eoreusin lakukan. Musim berganti dan Dam masih di sana. Ia merasa yakin kalo Eoreusin akan kembali. Tapi Hyesun bilang itu nggak mungkin.

Ternyata sebelumnya Eoreusin meminta Hyesun untuk menghapus ingatan Dam kalo Dam kesulitan setelah ia menghilang. Hyesun menolak. Ia menyimpan kelereng itu untuk sesuatu yang sangat penting. Roh gunung memberinya satu kesempatan untuk menggunakannya kalo-kalo ia bermasalah dengan masyarakat.

Hyesun menunjukkan kelerengnya pada Dam. Itu adalah keinginannya. Ia ingin Dam bahagia meski mungkin Dam nggak ingin.

Tangis Dam pecah seketika.

Eoreusin sendiri tertidur di sebuah ruang gelap.

Aku mengasihanimu dan akan mewujudkan keinginanmu. Sebelum 1.000 tahun berlalu, sebelum kau menumbuhkan lebih dari sembilan ekor, jika kau bisa belajar bersabar, mencintai, berkorban, dan akhirnya menemukan alasan untuk hidup… Jika seseorang yang sangat ingin kau hidup menunggu…

Hyesun mengangkat kelerengnya, siap untuk menghapus ingatan Dam. Dam menolak. Ia nggak ingin melupakan satu momen pun meski ia harus patah hati selama sisa hidupnya dan meski ia nggak bisa melihatnya lagi.

Paginya Dam terbangun di sofa. Ia terdiam seakan merasakan kehampaan atas ketiadaan Eoreusin.

Ih siapa itu yang dibelakang???? Eoreusin menatapnya sambil senyum. Apa kabar, Lee Dam-ssi???

Dam berbalik. Matanya berkaca-kaca penuh haru. Orang yang ia nanti-nanti akhirnya kembali.

Ia duduk di pangkuan Eoreusin sambil menatapnya seakan nggak percaya sampai ia menciumnya.

Pun Hyesun yang berada di kampus merasakannya. Dia nangis. Dikiranya dia beneran mati. Jaejin menghampirinya dan menenangkan nya. Ia memeluknya. Meski nggak tahu yang dimaksud apa tapi ia meyakinkan kalo dia nggak mati. Nggak papa.

Jaejin sedang bersama Soo Kyung yang belajar bahasa Inggris. Wamilnya H-7 tapi dia belum ngasih tahu Hyesun. Sebelumnya kalo ia ngasih tahu mantannya mau wamil mereka langsung mencampakkannya. Jadi dia takut.

Hyesun mendadak datang. Dengarnya Jaejin takut. Soo Kyung mau ngasih tahu tapi Jaejin memotongnya. Dia takut hantu, vampir dan gumiho.

Mendengar kalo Jaejin juga takut gumiho menbuat Hyesun ragu untuk ngasih tahu masa lalunya. Jaejin juga jadi makin ragu untuk ngasih tahu soal wamil.

Soo Kyung menyinggung tentang Dam yang belum muncul. Jaejin pikir Dan sibuk sama profesor Shin karena dia sudah kembali. Hyesun juga keceplosan bilang kalo sepupu jauhnya seperti lahir kembali.

Jaejin dan Soo Kyung yang nggak tahu nggak ngerti maksudnya. Hyesun terpaksa berbohong kalo sepupunya srbelumnya sakit dan berobat di luar negeri. Sekarang saat sudah sembuh seperti terlahir kembali. Ia yakin kalo ia dan Dam sedang menikmati hari-hari kebersamaan mereka.

Dam dan Eoreusin jalan dengan setelan rapi. Lah tahunya cuman mau mengantri makanan. Antriannya panjang banget. Dam saat giliran mereka malah makanannya nggak tersedia gegara restorannya jejabisan bahan makanan.

Eoreusin menenangkan kalo ia akan masakin buat Dam di rumah. Dam meremehkan secara Eoreusin adalah koki yang buruk. Ternyata sebelumnya Eoreusin nggak bisa merasa karena ia seorang gumiho. Tapi sekarang nggak lagi.

Kenyataannya, gegara Eoreusin dapur jadi berantakan dan makanannya nggak jadi. Eoreusin sesumbar kalo ia bisa memadamkan api dengan tenang. Akhirnya mereka memesan makanan.

Akhirnya mereka memesan roti lapis. Eoreusin bosan nungguin Dam belajar. Rasanya hampir mati. Dam juga mau belajar mati-matian karena itu tahun terakhirnya. Ia harus mendapatkan pekerjaan. Ia nggak seperti Eoreusin yang mendapatkan pekerjaan dengan mudah.

Eoreusin membantah kalo itu nggak mudah. Dam menyarankan agar Eoreusin kembali menulis. Banyak yang menyukai tulisannya. Dam mengambil ponselnya dan membacakan beberapa. Ih ada komentar buruk juga.

Dam nggak melanjutkannya. Pun saat Eoreusin mau melihatnya Dam nggak mengijinkan. Eoreusin merasa kalo anak-anak sekarang manja. Dulu saat mau mengajukan keluhan harus berjalan kaki ke ibu kota tapi sekarang hanya perlu memencet papan ketik.

Dam melarang Eoreusin untuk membicarakan masa lalu karena sekarang ia adalah manusia. Sudah jam 22. Dam nyiruh Eoreusin untuk segera tidur. Ia pasti lelah.

Eoreusin nggak mau. Kan dia bukan anak-anak. Dam mengingatkan kalo Eoreusin bukan makhluk malam jadi ia pasti merasa lelah. Eoreusin membantah dan sesumbar kalo ia sesehat dulu. Ia sudah berolahraga selama ribuan tahun

Hhh tapi saat Dam mengikuti Eoreusin ke dapur dia malah lagi minum vitamin. Katanya itu untuk Dam.

Dam melihat di obrolan grup kalo Seonwoo akan beneran pergi selamanya. Sebelum Eoreusin salah paham, Sam menunjukkan kalo ia membacanya di obrolan grup.

Seonwoo pergi bersama orang tuanya. Adiknya mau menempati kamarnya setelah ia pergi nanti. Karena itu ia ingin Seonwoo cepat pergi.

Seonwoo memberikan tabletnya sesuai yang adiknya minta. Dan setelah Seonwoo pergi, adiknya malah nangis.

Adiknya Seonwoo menggunakan laptop itu. Dia senang tapi sedih. Sedih tapi senang. Dan lewat. Mereka saling menatap tajam. Adiknya Seonwoo menyalahkan Dan dan kakaknya yang membuat kakaknya sedih lalu pergi.

Mendadak ada dua orang yang mengambil tasnya dan membawanya pergi. Adiknya Seonwoo mau mengejarnya tapi malah terjatuh. Tas itu di lempar ke temannya.

Tiba-tiba sebuah anak panah menahannya di pohon. Dan hendak menembakkan anak panah ke arah mereka. Mereka ketakutan dan kabur.

Dan mendekat mengambil anak panahnya dan menyerahkan tas adiknya Seonwoo. Cupit juga memanahkan cinta ke hatinya.

Hyesun minum bersama Woo Yeo dan Dam. Seperti biasa, Hyesun dan Woo Yeo selalu bertengkar saat bertemu.

Ih Dam merubah panggilannya ke Eoreusin. Sekarang ia memanggilnya Oppa. Melihat betapa mesranya mereka membuat Hyesun iri. Jaejin nggak juga datang.

Eoreusin eh, Woo Yeo dan Dam pergi untuk mengambil air.

Jaejin datang. Ternyata ia membelikan obat pengar untuk Hyesun. Saat itulah Hyesun dan Jaejin ingin mengatakan yang sebenarnya. Nggak papa kalo habis itu diputusin.

Keduanya mau mengatakannya dalam waktu yang sama. Jaejin nyuruh Hyesun untuk duluan. Hyesun akhitnua mengakui kalo sebelumnya ia adalah gumiho sampai ia menjadi manusia 5 tahun yang lalu. Karena itulah ia nggak punya orang tua dan keluarga.

Jaejin menganggapnya sebagai lelucon. Pun kalo ia benar ia nggak peduli. Ia bahkan akan memberikan levernya kalo Hyesun masih menjadi gumiho.

Sekarang giliran Jaejin. Dia ngasih tahu kalo ia akan berangkat wamil lusa. Hyesun menyesalkan Jaejin yang baru bilang sekarang. Berapa lama wamil selarang?

Satu setengah tahun. Dia nggak papa kalo Hyesun ingin putus. Tapi ternyata Hyesun bersedia untuk menunggunya. Jaejin senang dengarnya. Ia menjanjikan akan menjadi pria hebat saat kembali. Ia bahkan sampai menggendong Hyesun saking senangnya.

Dam yang berjalan bersama Eoreusin merasa kalo dia dan Hyesun seperti teman baik. Tadinya ia takut kalo Woo Yeo nggak pernah kembali. Woo Yeo meyakini kalo Dam lah yang membuatnya kembali.

Dam yang penasaran menanyakan perubahan besar apa yang Woo Yeo rasakan saat menjadi manusia. Woo Yeo menyadari kalo betapa dinginnya udara malam dan ia ingin tidur sampai larut.

Sebenarnya banyak yang nggak berubah. Ia masih berdebar saat melihat Dam.

Adiknya Seonwoo, Seowoo melemparkan susu kotak ke Dan sambil mengucapkan selamat karena ia memenangkan medali emas. Ia menghampirinya dan menggandeng tangannya.

Dan sendiri bingung kenapa Seowoo begitu padanya. Seowoo nggak suka pria yang banyak nanya. Ia memintanya untuk mentraktirnya tteokbokki karena ia mendapat hadiah uang.

Dan masih bingung. Secara mereka nggak sedekat itu. Lah Seowoo malah bilang kalo mulai sekarang ia akan berkencan dengan Dan.

Hyesun sedang bersama Jaejin di sebuah kafe. Itu adalah saat-saat terakhir bagi mereka. Jaejin memberikan catatan restoran enak dan kotak p3k kalo-kalo Hyesun terluka.

Jaejin nangis. Dia akan sangat merindukan Hyesun. Membayangkan Hyesun akan kesepian membuatnya nggak ingin pergi.

Hyesun lalu membuka kotak kelerengnya. Hmm mau ngapain y,🤔🤔🤔

Dayoung dan Seojin mau melakukan sogaeting. Lah pasangannya malah Taejin dan Moogeun 🤦🤦🤦

Seonwoo yang di luar negeri telponan sama Taejin dan diceritain tentang sogaetingnya.

Soo Kyung masih benci sama Seok. Suatu hari mereka ketemu. Seok suka sama presentasinya Soo Kyung.

Soo Kyung yang kesandung saat jalan ditolong sama Seok. Ih kok setelahnya ada benang merah di antara keduanya. Wkwkwk ternyata itu benang dari sweater nya Seok yang nyangkut di cincinnya Soo Kyung 😂😂😂

Woo Yeo bersama Dam bergenggaman tangan sambil menatap bintang. Ia merasa kalo Dam akan selalu menjadi takdirnya.

Lee Dam-ssi. Kau seharusnya menjaga Kelereng-nya, bukan jatuh cinta kepada pemiliknya.

Kau seharusnya mencuri energiku, bukan hatiku.

Kalau begitu, karena kita jatuh cinta terlepas dari kematian, mari tetap bersama untuk waktu yang lama.

Keduanya meletakkan tangan di dagu dan berniat pulang. Muncul benang merah di jari jelingking keduanya.

Terima kasih Tuhan, terima kasih subbernim, terima kasih pembaca. Sampai ketemu di drama lainnya. Dah dah!!!!

T A M A T

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like