My Liberation Notes Ep 16

Tentangsinopsis.com – Sinopsis My Liberation Notes Episode 16, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Yuk baca episode sebelumnya juga disini.

foto: JTBC

Setelah mengambil makanan, Chang Hee membawanya ke meja dan memakannya seraya berkata kepada Gi Jong, berhenti menunjukkan emosimu dengan rambutmu jika tak mau Tae Hun membotaki rambutnya dan tinggal di kuil, aku jadi dia pun stress karena kakaknya yang suka campur tangan, putri pembangkang, dan pacar pemarah. Apa lagi yang bisa kuatur sendiri selain rambutku tnaya Gi Jong dengan kesal.

Gi Jong menghentikan langkahnya membalas pesan dari Tae Hun untuk melarangnya mengirimkan hadiah kepada Je Ho. Setelah melihat balasan dari Gi Jong, Tae Hun menyimpan ponselnya, kembali melanjutkan memakan makanannya dengan rekan kantornya. Gi Jong dan teman-temannya memasuki restoran yang sama dengan tempat Tae Hun makan. Setelah menyapa satu sama lain, mereka memakan makannya dengan meja yang terpisah.

foto: JTBC

Malam harinya, setelah selesai bekerja, Mi Jong menemui Tae Hun, Seong Min dan Hyang Gi, dan sekarang mereka berempat berada di dalam restoran, duduk di kursinya masing-masing. Saat aku datang ke reuni, aku menceritakan Klub Pembebasan kita pada teman penerbitku, dia minta ku memperlihatkan catatan pembebasan kita dan dia ingin menerbitkannya karena tulisan kita mempunyai alur cerita ucap Seung Min.

Sepertinya aku tidak bisa karena aku hanya menulis beberapa lembar, dan ceritanya terlalu pribadi ucap Tae Hun. Ayo kita buat nama samaran pada kesempatan kali ini, aku juga hanya menulis beberapa lembar, sepertinya cukup jika tulisan kita berempat digabung ucap Seung Min kemudian meminta maaf karena menceritakan kisah kalian bertiga tapi katanya bagus dan sudah ada inti alurnya.

foto: JTBC

Setelah melihat laporan keuangan, pimpinan Shin menyuruh pak Gu membereskan urusan dengan Hyeon dan menuyuruhnya untuk menutup klubnya karena pendapatannya terus berkurang dan sudah banyak uang yang diambil selama ini.

Setelah sampai, pak Gu melarang Sam Sik mengikutinya masuk. Hyeon yang sedang bermain judi, segera melarikan diri saat melihat pak Gu. Pak Gu mengikutinya kemudian mendekatinya saat Hyeon terpojok dan berkata kau akan langsung dipecat jika sehari saja tak capai target.

foto: JTBC
foto: JTBC

Aku merasa tersiksa saat sadar dan tidak mabuk karena jika aku sadar sepenuhnya rasanya orang-orang langsung datang mengerubungiku ucap pak Gu. Apa ada aku di antara orang-orang yang mendatangimu tanya Mi Jong yang beralih duduk di samping pak Gu kemudian berkata aku bukan pencandu alkohol, tetapi bisa memahami perkataanmu sepenuhnya. Berapa nomor ponsel mantanmu itu, aku bisa segera menyelesaikan masalah itu tanya pak Gu.

Pria itu tidak boleh melunasi utangnya kepadaku karena aku ingin membuktikan selama mungkin bahwa dia pria payah makanya dia berutang dan kabur dariku, tapi aku selalu merasa lelah karena membuat diriku menjadi seseorang yang hanya berusaha untuk membuktikan kepayahan seseorang ucap Mi Jong. Apa aku juga termasuk salah satu dari orang yang ingin kau buktikan kepayahannya tanya pak Gu.

Mi Jong menatap pak Gu kemudian berkata kau adalah tempat berlindungku karena aku sudah memutuskan untuk tidak mengusikmu dengan kebencianku jadi aku sudah membulatkan tekad sejak bertemu denganmu, tidak akan membuat pria berengsek lagi bagiku dan akan melepasmu dengan bahagia jika kau berhasil dan ingin pergi dan tidak akan malu meski kau terpuruk dalam kepayahan, aku hanya akan mendukungmu sebagai sesama manusia.

foto: JTBC

Gi Jong, Mi Jong dan Chang Hee pulang ke Sanpo. Gi Jong dan Mi Jong memberikan hadiah yang di bawanya kepada Je Ho, sementara Chang Hee memasak di dapur. Malam harinya, Chang Hee berkumpul bersama Du Hwan dan Jung Hoon, mereka makan bersama seraya mengobrol dengan Chang Hee memberi tahu kalau ia berusaha keras melunasi utang itu dan pekerjaanya.

foto: JTBC

Gi Jong dan kedua adiknya makan bersama Je Ho, karena Je Ho berulang tahun. Jika kalian merasa bisa tinggal sendiri, tinggal saja sendiri, kalian boleh memilih begitu ucap Je Ho kepada ke tiga anaknnya. Itu tak cocok dikatakan oleh Ayah yang dua kali menikah ucap Chang Hee. Ayah bisa mengatakannya karena sudah dua kali menikah, Ayah kalian tak punya kekuatan dan kalian lebih baik daripada ayah ucap Je Ho.

foto: JTBC

Chang Hee memasukkan mesin ubi di dalam mobil kemudian menjawab panggilan telepon dari Min Gyu memberi tahu kalau ia akan segera berangkat mengikuti tes karena harus menyiapkan semuanya dan mau mampir ke suatu tempat. Dan sekarang Chang Hee sedang berada di rumah sakit dan melihat Hyeok Su dalam kondisi kritis membuat para perawat dan dokter berdatangan.

Sementara Chang Hee menghubungi HyunA tapi tidak di angkat, membuat dirinya mengirimkan pesan kepadanya. Chang Hee duduk di kursi sebelah brankar berkata kepada Hyeok Su, kita berdua saja, aku akan menemanimu, sepertinya ini memang takdirku karena aku berada di samping kakek, nenek, dan ibuku saat mereka meninggal kemudian menggenggam tangan Hyeok Su dan kembali berkata jangan takut dan pergilah dengan tenang tanpa terbebani karena aku menemanimu di sini.

foto: JTBC

Mengapa kau memotong rambutmu tanya Tae Hun. Aku ingin menjadi orang yang membuatmu semangat tetapi aku sepertinya hanya menjadi wanita yang menambahkan bebanmu dan aku merasa malu dan jadi tak percaya diri hanya karena tatapan seorang anak kecil dan tiba-tiba merasa terluka karena perkataan Gyeong Seon, padahal aku sudah tahu betul bahwa sejak SMA dia memang selalu bicara sembarangan ucap Gi Jong.

Aku memang senang Yurim ada di hidupku dan tidak bisa membayangkan hidupku tanpa dia dan saat kau bilang tidak hamil, aku tidak sengaja langsung bersyukur dan itulah dalih dariku ucap Tae Hun. Kalau begitu kita harus menjalani hidup karena telanjur lahir, aku akan jadi pria saja karena kau pasti kesulitan menghadapi empat wanita ucap Gi Jong setelahnya mereka tertawa bersama.

foto: JTBC

Pak Gu menunggu kedatangan Mi Jong di stasiun kemudian memanggil dan menghampirinya. Mi Jong memberi tahu pak Gu kalau ia saat kau berteriak memanggilku, “Yeom Mi Jong!” kemudian memegangi pak Gu yang akan terjatuh dan bertanya mengapa minum sebanyak ini.

Karena merasa senang jawab pak Gu kemudian kembali melanjutkan langkahnya. Mengapa kau menggemaskan sekali tanya Mi Jong saat pak Gu tersenyum kemudian menyuruhnya untuk tersenyum kepada orang-orang yang di temui.

foto: JTBC

Gi Jong menghentikan kegiatannya saat sedang mencuci piring dan keluar setelah mendengar suara yang memanggilnya. Tae Hun memberikan satu kantong kresek kepada Gi Jong kemudian pergi. Gi Jong mengambilnya kemudian keluar untuk menanyakan maksud dari ranting pohon. Itu hatiku ucap Tae Hun kemudian pergi.

Saat akan kembali kedalam, Gi Jong melihat bunga mawar yang berada di tanah kemudian mengambilnya dan membawanya masuk. Tae Hun menaiki bus, membaca pesan dari Gi Jong yang memberi tahu kalau kncing bajunya salah. Seraya tertawa, Tae Hun membenarkan kancingnya.

foto: JTBC

Chang Hee sedang berdiri di depan ruangan yang terdapat kertas bertuliskan SEOUL DILIHAT DARI PEMANDANGAN ALAM MASA JOSEON. Karena kelas akan segera di muali, Chang Hee segera berjalan menuju kelasnya dan duduk di kursinya masing-masing. Seorang lelaki yang sebagai gurunya datang, dan mulai membahas tentang kematian.

Seorang pengurus pemakaman, inilah yang akan jadi pekerjaan kalian jadi selamat datang untuk semua yang ingin menjadi pengurus pemakaman ucap sang guru tersebut. Awalnya Chang Hee akan pergi dari kelasnya, tapi setelah mendengarkan sang guru membicarakan pemakaman dan kematian, ia tidak jadi pergi dan sekarang sedang fokus mendengarkan.

foto: JTBC

Seung Min berada di café, sedang melihat buku catatan pembebasannya kemudian mengirimkan pesan digrub obrolan mengajak yang lainnya untuk melanjutkan Klub sampai kita berhasil, dan di setujui oleh yang lainnya.

foto: JTBC

Pak Gu di ikuti samsik di belakangnya pergi ke kelab dan melihat orang-orang berpakaian serba hitam. Pak Gu memasuki ruangan dan menliaht seorang pria tengah memasukkan uang kedalam tas kemudian menyuruhnya untuk mengembalikan uangnya. Pengelola di sini punya utang judi 160 juta won tetapi ini hanya 50 juta won, kau mau menambahkan kekurangan 110 jutanya tanya orang tersebut kepada pak Gu.

Pak Gu memanggil Sam Sik kemudian menyuruhnya untuk menutup pintu karena kelab akan tutup pada hari ini. Setelahnya mereka pak Gu dan Sam Sik bertengkar melawan orang-orang yang berpakaian hitam tersebut. Setelah berhasil menghabisi orang-orang tersebut, pak Gu megambil uangnya dan keluar membantu Sam Sik yang terpojok. Hyeon memukul kepala pak Gu menggukan botol kemudian mengambil uangnya dan melarikan diri.

foto: JTBC

Pak Gu bangun dari tidurnya kemudian menelpon Hyeon Jin mengajaknya bertemu saat masih hidup. Pak Gu menyingkirkan semua botol minuman kemudian membuka lemar, mengambil uang yang berada di dalamnya dan memasukkan kedalam tas. Saat berada di dalam lift, pak Gu menatap anak kecil perempuan yang juga berada di dalam lift.

Pak Gu berada di toserba sedang mengambil minuman dan membanyarkannya ke kasir. Saat mengambil minuman yang di belinya, di saku jaketnya, tanpa sengaja pak Gu menjatuhkan uangnya, membuat uangnya menggelinding di trotoar yang hampir terjatuh di dalam selokan, membuatnya mengambil uang tersebut. Pak Gu meninggalkan minuman di depan pengemis yang berada di sana dan pergi.

foto: JTBC

“Ada tulisan begini dalam catatan pembebasanku. Hidup Yeom Mi Jong sepertinya terbagi menjadi sebelum dan sesudah bertemu dengan Pak Gu. Aku pasti sudah gila, aku merasa amat disayangi.” Mi Jong

“Selangkah demi selangkah dengan bersusah payah.” pak Gu

“Tidak ada lain, hanya cinta di hatiku, jadi aku hanya merasakan cinta.” Mi Jong

SELESAI…..

Terima kasih sudah mengikuti dan membaca My Liberation Notes yang aku tulis dari awal sampai akhir. Maaf jika ada kata-kata kurang berkenang di hati semua pemaca. Sampai bertemu lagi di drama-drama yang lain. Jangan pernah bosan untuk membaca sinopsis drama yang aku tulis, salam A2One.

Bonus Photo

foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
foto: JTBC
12 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like