My Dear Donovan Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love My Dear Donovan Episode 8, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca Episode sebelumnya disini.

Ibu datang menemui nenek dan menanyakan keadaan kakek. Ia menenangkan kalo kakek akan baik-baik saja karena ia adalah orang yang kuat. Seperti Pam ibu juga menanyakan kenapa kakek bisa seperti itu. Nenek memberitahu kalo kakek terlalu memikirkan Pam yang bekerja terlalu keras sampai pulang malam. Karena itulah Pam akhirnya memutuskan untuk berhenti. Ibu memastikan kalo Pam nggak mengatakan hal lain sebagai penyebab dirinya berhenti bekerja.

Pam dan Aood sampai di rumah sakit. Aood memberikan cek milik Pam yang terjatuh di kantor. Donovan yang memberikannya untuknya. Pam bertanya apa Donovan melihatnya menangis? Aood sendiri nggak tahu. Ia memastikan Pam nggak ingin Donovan melihatnya menangis atau nggak ingin melihatnya menangis bersamanya? Pam mengatakan kalo ia hanya asal bertanya.

Ibu di toilet. Ia ditelpon sama Pete. Ternyata ia datang untuk meminta maaf pada Pam. Ibu memberitahu kalo Pam bilang pada nenek akan berhenti bekerja. Pete pikir itu masuk akal setelah pertengkaran mereka dan ibunya sendiri menamparnya saat ia mencoba menjelaskan. Ibu melanjutkan kalo Pam nggak ngasih tahu neneknya kalo mereka bertengkar dan itu makin membuatnya merasa bersalah. Ia nggak tahu harus ngapain. Pete menasehati agar ibu meminta maaf setulus hati.

Pam kembali bersama Aood dan menemui nenek. Ia menanyakan keadaan kakek dan masih belum ada keterangan dari dokter. Ibu datang dan mengajak Pam untuk bicara. Sebenarnya Pam nggak mau bertatap muka lagi dengan ibu, tapi ia nggak bisa menghindarinya.

Donovan berada di rumahnya. Teringat apa yang dikatakan Aood padanya saat memberikan cek itu kalo sebelum ketemu sama Donovan Pam selalu ceria. Ia nggak pernah menangis. Aood berharap Pam nggak akan lagi berhubungan dengan orang seperti Donovan. Apa yang Aood katakan membuat Donovan merasa sangat bersalah. Ia mengambil obatnya dalam jumlah banyak dan meminumnya.

Ibu mau meriksa pipi Pam tapi Pam menghindar dan nggak mengijinkannya. Ibu lalu meminta maaf atas apa yang sudah ia katakan padanya. Ia mengaku kalo kadang ia lupa kalo Pam adalah putrinya. Ia ingin mereka mulai dari awal lagi. Pam mengiyakan. Ia lalu mengembalikan tablet dari perusahaan.

Keduanya kembali pada nenek. Mereka menunggu sangat lama sampai akhirnya dokter keluar dan mengabarkan kondisi kakek saat ini. Nenek langsung jatuh. Tuhan menjawab doa mereka. Sekarang kakek sudah baik-baik saja. Karena sudah pukul 3.30, mereka memutuskan untuk pulang. Selain itu rumah sakit juga nggak mengijinkan pasien dijenguk pada pukul itu. Ibu menawarkan untuk mengantar mereka pulang tapi Pam menolak.

Nenek menegur Pam yang belum berbaikan dengan ibunya. Ia memberitahu kalo waktu nggak akan kembali dan nggak akan berhenti.

Pam dan nenek sampai di rumah. Nenek meminta Pam untuk beristirahat dan jangan sampai stres. Ia sendiri juga akan beristirahat. Di kamarnya Pam menelpon Donovan dan menceritakan yang terjadi pada kakeknya. Donovan hanya menanggapinya dengan singkat. Pam lalu memberitahu kalo alasannya menelpon adalah karena ia ingin memberitahu kalo ia sudah berhenti bekerja. Ke depannya ia nggak akan menelpon dan menemuinya lagi. Dalam hati Pam berharap agar Donovan menahannya. Tapi ternyata enggak. Keduanya saling mendoakan dan menutup telpon. Setelahnya Pam nangis. Donovan juga kelihatan sedih, tapi nggak bisa apa-apa juga karena ia nggak mau Pam sedih.

Pete datang ke kantor Da tapi nggak diijinin untuk ketemu karena belum membuat janji. Pete mengatakan apa yang sudah Da lakukan pada modelnya. Setelah malam itu mereka melakukan tes darah dan melihat hasilnya kalo Da berusaha untuk meracuni modelnya. Ia ingin Da mencabut tuntutannya kalo nggak mau usahanya hancur saat hasil tes itu ia beberkan.

Di luar Pete menelpon ibu. Ternyata hasil tes itu nggak terjadi. Mereka hanya menggunakannya untuk menekan Da.

Pam membeli sesuatu. Ia nggak tahu apa yang bisa ia berikan pada kakek untuk mendapatkan maafnya. Nenek menyuruhnya untuk meminta maaf yang tulus pada kakek, pasti kakek akan memaafkannya.

Sesampainya di sana nenek langsung meninggalkan keduanya dengan alasan mau membeli buah. Pam memberikan kacamata kakek yang sudah diperbaiki tapi kakek menanggapinya dengan dingin. Pam lalu memohon maaf pada kakek. Nggak seharusnya ia berkata seperti itu pada kakek.

Kakek juga meminta maaf. Ia mengaku mengatakannya karena menyayangi Pam. Pam menenangkan kalo ia sudah berhenti dari pekerjaannya. Kakek malah khawatir karena itu nggak sesuai dengan waktu yang disepakati. Pam menenangkan kalo semuanya baik-baik saja. Kakek lalu bilang akan menjual emas dan tablet lamanya untuk biaya perawatannya tapi Pam melarang. Ia sudah mendapatkan sisa uang dari pekerjaannya dan jumlah itu sudah cukup. Kakek malh jadi makin merasa nggak nyaman. Pam mengalihkan dengan memberitahu kakek kalo selain kacamata ia juga membawakannya.. Ia mengambil sesuatu di dalam tasnya dan menunjukkan cinta dari dalamnya. Saranghae. Keduanya lalu saling mengungkapkan rasa sayang masing-masing.

Pete mendatangi rumah Donovan. Tempatnya sangat berantakan. Ia memberitahu kalo ada banyak pekerjaan yang menunggunya. Donovan sendiri nggak berniat untuk melakukannya. Pete memperingatkan kalo sikap Donovan seperti itu, bukan hanya ia yang rugi tapi agensi juga. Donovan tetap dengan pendiriannya. Itu adalah perusahaan Pete bukan dirinya. Pete memperingatkan kalo Donovan masih terikat kontrak. Ia bisa di denda kalo melanggar. Donovan malah menutup wajahnya dengan kaos. Ia nyuruh Pete untuk mengambil apapun yang diinginkannya.

Akhirnya kakek sudah boleh pulang. Ia dan nenek menjemputnya dari rumah sakit. Sesampainya di rumah, Pam yang melihat sepatu pemberian Donovan kembali teringat padanya. Di kamarnya ia memutuskan untuk menyimpannya. Setelahnya ibunya menelpon dan memintanya untuk menemuinya.

Di kantor kedatangan beberapa orang yang ingin bertemu dengan Donovan. Sementara itu Donovan sedang berolahraga di rumahnya. Seseorang datang dan ia pikir itu adalah Pete, nggak tahunya Pam. Ia mengatakan kalo ada sesuatu yang mau ia bicarakan. Donovan menyuruhnya untuk mengatakannya. Pam memberitahu kalo itu adalah cerita yang panjang dan menyuruhnya untuk mandi dulu baru setelah itu mereka bisa bicara.

Donovan menurut dan pergi ke kamar mandi. Sembari menunggu Pam membersihkan tempat itu dan mencuci piring. Dan saat Donovan selesai mandi, tempat itu sudah berubah bersih. Donovan merasa kalo Pam nggak perlu melakukannya karena ia bukan manajernya lagi. Dan kalo Pam datang karena disuruh sama ibunya untuk membujuknya, mending nggak usah karena ia nggak akan bekerja untuk ibunya lagi.

Pam memberitahu kalo bukan untuk itu ia datang. Menanggapi unggahan tentang kakaknya, banyak orang mengirim pesan langsung padanya mengaku sebagai kakaknya. Ia melihat wajah mereka dan merasa kalo mereka orang yang berbeda. Ada juga yang mengatakan kalo mereka mengetahui sesuatu tentang kakaknya dan kabar terbarunya. Ia sendiri nggak bisa memastikannya karena hanya Donovan yang bisa melakukannya.

Donovan berubah antusias dan ingin bertemu dengan mereka. Pam menghentikannya dan merasa kalo Donovan nggak bisa pergi dengan penampilan seperti itu. Ia mengambil alat pencukur dan nyuruh Donovan untuk bercukur. Donovan nggak mau melakukannya dan nyuruh Pam untuk melakukannya. Pam bingung gimana caranya dan nyuruh Donovan untuk berbaring. Donovan lalu berbaring di pangkuannya.

Sambil melakukannya Pam menanyakan alasan Donovan mendadak menghilang. Padahal ia sedang mendapat musibah dan berharap bisa memiliki seseorang yang ada untuknya. Donovan mengingatkan kalo Pam mengatakan nggak akan menjadi manajernya lagi. Meski begitu Pam pikir mereka masih bisa saling bicara.

Donovan memberitahu kalo seseorang nggak ingin Pam terluka dan menangis. Pam tahu kalo yang dimaksud adalah Aood. Ia lalu menanyakan apa yang Donovan katakan. Donovan mengatakan kalo ia nggak mengatakan enggak.

Pam sudah selesai. Ia membersihkan sisa krim cukur di wajah Donovan dan mengungkit kalo hari itu mereka hampir aja … Mendadak ia nggak bisa melanjutkannya. Donovan sendiri mengerti apa yang mau dikatakannya, berciuman? Pam nggak menjawab. Donovan melihat wajah Pam memerah. Pam beralasan kalo itu karena ia memakai banyak riasan tapi saat Donovan menyentuh wajahnya terasa panas. Ia lalu berterima kasih Pam masih mau menemuinya. Pam menyudahi dan kembali membersihkan wajah Donovan.

Bersama Pam Donovan datang ke kantor. Pete menemuinya. Ia menyinggung tentang kalung yang Donovan pakai. Ia nggak tahu kalo itu milik kakaknya. Donovan menyembunyikannya di balik kaosnya. Ia berpikir untuk mewawancarai mereka satu persatu tapi Pete melarang. Ia punya cara untuk memilah mereka.

Pete lalu nyuruh mereka untuk pulang setelah mengajukan beberapa pernyataan hingga menyisakan 3 orang. Sayang ketiganya nggak ada yang bisa ngasih tahu informasi tentang Maria. Malah ada yang memanfaatkan keadaan dan meminta uang dari Donovan. Terakhir bahkan bilang kalo Donovan akan menghadapi masalah besar dengan wanita. Wanita itu juga bilang kalo Pam akan dapat masalah besar dengan seorang model. Dan saat Pam mengantarnya keluar, ia melihat seorang wanita menatapnya dengan tatapan gelisah. Pam merasa nggak asing tapi nggak tahu di mana ia pernah bertemu dengannya. Kita lalu dikasih lihat sekilas wanita itu duduk di belakang Donovan sewaktu di bank.

Malamnya wanita itu melihat unggahan Donovan dengan cincin yang sama di depannya. Wanita itu lalu nangis.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like