My Dear Donovan Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love My Dear Donovan Episode 5, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca Episode sebelumnya disini.

Da sedang memilih parfum. Ia lalu melakukan panggilan video dengan Donovan yang sedang bersiap untuk tidur dan mengonfirmasi kalo ia bersedia untuk makan malam dengannya. Donovan menyalakan lampunya kembali karena Da bilang ingin melihat wajahnya. Ia menanyakan makanan yang ingin Donovan makan. Donovan bilang apa aja. Da mengatakan kalo ia akan memilih menunya. Setelah menutup telponnya, Da mengenakan maskernya dan menunjukkan suatu obat.

Paginya Pam terbangun. Ia meriksa ponselnya dan mengetahui kalo semalam ia telponan selama 3 jam sama Donovan. Nenek masuk dan mengajaknya untuk menjemput kakek yang pulang dari rumah sakit hari ini. Kalo Pam nggak bisa terpaksa nenek pergi sama pacarnya. Lah siapa pacarnya? Ternyata maksud nenek adalah Aood.

Pam meriksa jadwalnya. Ia nyuruh nenek untuk berangkat duluan. Ia akan menyusul setelah mandi.

Di kamar mandi Pam meriksa berita tentang Donovan. Anehnya semua komentar jahat sudah nggak ada seakan ada yang menghapusnya.

Donovan sedang berolahraga di rumahnya. Da mengirim pesan dan menyuruhnya keluar. Di dekat pintu ia menemukan baju dari Da. Ia memintanya untuk mengenakannya saat makan malam nanti.

Pam ke rumah sakit. Ia membayar biaya perawatan kakek dan membawanya pulang. Sampai rumah kakek menanyakan berapa biaya rumah sakit yang Pam bayar. Pasti mahal. Pam menenangkan kalo ia mendapatkan dari pekerjaan paruh waktunya. Kakek terus bertanya sehingga Pam mengalihkan dengan memberikan tablet yang ia siapkan untuk kakek.

Kakek merasa nggak enak. Seharusnya Pam menyimpan uangnya. Nenek sampai bilang akan mengambilnya kalo kakek nggak mau. Akhirnya kakek menerimanya. Pam bahkan menjadikan foto kakek sebagai wallpaper.

Seseorang datang. Pam keluar untuk melihatnya. Donovan. Kakek keluar dan menanyakan siapa yang datang. Pam bingung jawabnya. Aood datang dan mengatakan kalo Donovan adalah temannya. Ia pura-pura ngasih tahu Donovan kalo rumahnya di sebelah.

Pam mengajak kakek masuk baru setelah itu bicara dengan Donovan. Tenyata Donovan datang karena ingin melihat wajanya. Ia mau mengajaknya pergi. Lah kan bisa nelpon. Donovan mengaku ingin melihat Pam lebih cepat. Pam mengeluhkan apa yang Donovan lakukan. Beruntung kakek nggak mengetahuinya tadi.

Setelahnya Pam kembali ke dalam. Kakek menanyakan apa Pam sudah ngasih tahu temannya Aood agar nggak menekan bel rumah orang secara acak. Pam bersaha ngasih tahu kakek kalo dia orang asing. Dih kesan pertama kakek kurang bagus ke Donnovan. Menurut kakek Donovan nggak punya sopan santun.

Pam menyudahi dan ngasih tahu kakek kalo ia harus pergi. Ada pekerjaan mendesak.

Di depan Aood melarang Donovan untuk datang lagi ke sana karena keluarganya Pam nggak akan menerimanya. Mereka hanya ingin Pam berhubungan dengannya. Donovan menanggapinya dengan santai. Sayangnya Pam lebih suka berhubungan dengannya. Pam datang dan mengajak Donovan untuk segera pergi.

Donovan mengajak Pam ke bank. Pam pikir ada pekerjan kah di sana. Nggak tahunya Donovan mengajaknya ke sana untuk menemui kakaknya. Dulu kakaknya selalu mengirim uang untuknya ke New York dari bank itu setiap bulan setiap tanggal 24. Ia sudah 5 kali mendatangi bank itu tapi nggak menemukan kakaknya. Ia juga sudah menanyakannya pada karyawan bank tapi nggak ada yang pernah melihatnya. Ia ingin meriksa kamera pengawas tapi nggak diijinkan. Donovan menunjukkan foto kakaknya di ponselnya pada Pam.

Mereka sudah menunggu lama dan Maria nggak juga datang. Pam sampai ketiduran. Donovan keluar tanpa membangunkan Pam. Pam terbangun dan menyusul Donovan. Ternyata Donovan keluar untuk beli makanan dan minuman. Ia membelikan roti lapis tanpa mentimun untuk Pam. Sambil makan mereka membicarakan tentang kakak Donovan. Iabekerja sebagai model, sama seperti Donovan. Donovan sendiri sudah mencarinya di beberapa agensi tapi nggak ada yang mengenalnya.

Pam ngasih ide agar Donovan mencarinya melalui media sosial. Seperti yang mereka tahu, orang-orang Thailand menggunakan media sosial 24/7. Ia yakin kalo mereka melihat unggahan Donovan mereka pasti bisa membantunya untuk menemukan kakaknya. Donovan merasa kalo itu adalah ide yang bagus. Ia ingin mencobanya tapi dari mana mereka akan memulainya?

Pam membawa Donovan keTK. Karena sedang libur sekolah jadinya tempatnya kosong. Setelah mencetak foto, mereka pun mewarnai tulisan. Secara nggak sengaja Donovan menemukan foto Pam. Pam merasa malu dan mau menutup foto itu dengan tangannya tapi malah jadi dicium sama Donovan.

Suasana jadi nggak enak. Pam mengalihkan dengan mengajak Donovan untuk mewarnai tulisannya. Saat melakukannya secara nggak sengaja tangan mereka bersentuhan. Pam merasa nggak nyaman dan pamit ke toilet.

Setelah semuanya siap, mereka pun mulai mengambil gambar. Donovan membaca naskah yang sudah Pam tulis. Ia melakukannya dengan baik. Dan saat mereka mau melihat hasilnya, lah Pam maah lupa menekan tombol rekam. Akhirnya mereka melakukannya sekali lagi.

Nenek sedang mebuat kue. Ia melihat kakek mondar-mandir. Ternyata kakek lagi nyariin tabletnya yang dari Pam. Lupa naruhnya di mana.

Pam sudah mengunggah video Donovan. Tapi sayang yang lihat masih sedikit. Pam lalu berpikir untuk manembahkan beberapa gerakan. Ia lalu bangkit dan mencontohkannya. Donovan memeluk Pam yang sedang menari dan mengucapkan terima kasih.

Donovan melepaskan Pam dan membaca pesan yang masuk ke ponselnya. Mukanya langsung berubah. Ia bahkan nggak mau bilang pesan itu dari siapa dan mengalihkan dengan mengajak Pam untuk makan.

Kakek masih mencari tabletnya. Lah malah nemuin punya Pam. Nenek datang dan memberikan tablet kakek yang ketinggalan di dapur. Kakek marah dan menunjukkan apa yang ia lihat di tabletnya Pam. Ada pesan yang mengingatkan dengan pemotretan baju renang pria. Padahal Pam bilangnya ia mengurus model wanita. Kakek kesal karena merasa dibohongi.

Pam sendiri diajak Donovan ke rumahnya. Ia akan memasak untuk Pam. Bahannya ada keju. Donovan bertanya apa Pam suka keju? Pam menyebutkan sebuah lelucon. Nggak tahu apa bahasa Thailand dari keju, tapi apa kamu suka keju jadi diplesetin jadi apa kamu suka keju?

Donovan mendekat ke Pam dan membuat Pam merasa nggak nyaman. Ia mengalihkan dengan mengomentari rumah Donovan yang berantakan. Ia menjauh dan bilang akan membersihkannya. Ia lalu mengambil penyedot debu dan mulai membersihkan. Donovan yang ada di dapur terus memperhatikan Pam. Apalagi melihat Pam yang kegerahan sampai membuka kancing kemejanya.

Pam melihatnya dan bertanya apa Donovan sudah selesai? Donovan malah melamun sehingga Pam mendekat. Pam melarangnya untuk mendekat sebelum ia.. Pam malah mendekat dan menanyakan kelanjutannya. Donovan melanjutkan “Sebelum ia hilang kendali dan melakukannya.” Karena menurutnya Pam sangat seksi tadi.

Donovan membuat Pam mundur. Mereka berakhir di sofa. Dan saat Donovan mau mencium Pam,, tahu-tahu..kejunya matang. Donovan pun kembali ke dapur. Pam nggak sengaja menduduki ponsel Donovan dan membaca pesannya. Keduanya bertengkar gegara pesan itu. Pam kesal karena Donovan nggak ngasih tahu dirinya tentang makan malam itu secara ia adalah manajernya. Dan tanpa Pam tahu kalo makan malam itu untuk menyelamatkan dirinya dari ancaman para warganet.

Sampai luar Pam masih sangat kesal. Donovan mengirim pesan dan memberitahu kalo ia melakukannya untuknya. Pam masih nggak ngeh dan berpikir kalo itu karena sarannya agar Donovan bersosialiasasi dengan orang lain. Nenek lalu menelpon dan memintanya untuk segera pulang. Kakek merebut telpon nenek dan mengeluhkan kenapa Pam berbohong padanya. Ia tahu kalo Pam sebenarnya nggak bekerja hari ini. Pam panik karena kakek mengalami nyeri dada dan segera pulang.

Donovan masih menunggu pesan Pam. Ia lalu mendapat pesan dari Da yang mengiriminya lokasi makan malam.

Kakek nggak mau tidur sampai Pam pulang. Aod datang dan membawakan sesuatu untuk mereka. Kakek bertanya padanya apa sebenarnya pekerjaan Pam.

Donovan datang ke tempat yang dimaksud. Awalnya ia nggak dibolehin masuk sampai Da yang mengawasi melalui kamera CCCTV nyuruh penjaga di bawah untuk membiarkannya masuk.

Pam akhirnya pulang. Ia mau menjelaskan yang terjadi tapi Aood sudah mengalihkan perhatian kakek dengan memberinya alat pijat leher. Kakek bertanya apa Pam sudah makan? Kebetulan di dapur sudah nggak ada makanan. Pam ingin makan di luar tapi nggak dibolehin keluar lagi sama kakek. Aood menenangkan akan menemani Pam. Kebetulan ia juga belum makan. Keduanya lalu pergi bersama.

Donovan akhirnya sampai. Da menyambutnya dengan pakaian terbuka. Ia memuji dirinya sendiri yang sudah mengetahui ukuran Donovan padahal mereka baru ketemu. Ia mengajak Donovan untuk berdansa tapi Donovan menolak dengan alasan kalo ia nggak bisa berdansa. Dan menawarkan untuk mengajarinya tapi Donovan menolak dan ingin segera makan. Ia lapar.

Keduanya lalu duduk di meja makan. Da menanyakan alasan Donovan setuju untuk makan malam dengannya setelah sebelumnya ia menolak. Donovan mengatakan kalo Da sangat cantik. Da mendekat dan menanyakan aroma apa itu. Ia mencium aroma Donovan dan baru menyadari kalo itu adalah aromanya sendiri.

Ia lalu minta Donovan untuk mengambilkan tasnya. Ia memberi Donovan sebuah parfum untuk hadiah. Padahal ia sudah memberi baju. Da mengatakan kalo ia punya proyek yang sangat besar. Kalo Donovan mendapatkannya maka ia akan menjadi sangat terkenal. Da mulai melakukan hal yang nggak senonoh. Donovan menghentikannya dan menekankan kalo ia nggak bisa tidur dengannya untuk bisa mendapatkan pekerjaan itu.

Da menyudahi dan kembali ke tempatnya. Ia menuangkan minuman untuk Donovan. Donovan meminumnya. Ia meyakinkan kalo Da nggak bisa membuatnya mabuk karena ia adalah peminum yang kuat.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like