Drama Thailand

My Dear Donovan Ep 10

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love My Dear Donovan Episode 10, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca Episode sebelumnya DiSINI.

Pam pulang. Di rumah Aood sedang bermain dengan Luke. Nenek datang membawakan buah untuk mereka. Pam melepas sepatunya dan bicara dengan nenek. Ibu menitipkan Luke pada mereka karena ibu sedang sibuk. Kakek nggak suka dengan Luke. Beruntung Aood datang dan membantunya menjaga Luke. Nenek menyebutkan kebaikan Aood dan menyesalkan dirinya yang lahir terlambat. Kalo enggak kan nenek bisa bersamanya.

Mendadak temannya nenek datang. Pam menyapa Nenek Ni, temannya nenek. Pam juga mengenalkannya pada Luke, adiknya. Lah malah dikira kalo Luke adalah anaknya dan Aood adalah suaminya. Pam memberitahu kalo Luke adalah adiknya dan Aood adalah tetangganya. Nenek Ni secara terang-terangan bilang kalo ibu punya anak Luke dengan pria asing saat pergi ke luar negeri.

Seperti Pam yang merasa kalo itu nggak baik untuk didengar sama Luke pun mengajaknya pergi untuk ngasih makan ikan.

Kakek menemui nenek Ni. Lah nenek Ni malah membicarakan tentang ibu dan Luke. Kakek sudah masam mukanya tapi nenek Ni nggak menyadarinya. Akhirnya nenek Ni pamit setelah mengajak kakek untuk makan bersamanya lain kali. Dan sebelum pergi nenek Ni juga berpesan pada Pam agar berhati-hati saat memilih pacar. Jangan sampai mengulangi apa yang dilakukan ibunya.

Setelahnya kakek mengeluh nyeri dada. Ia berpesan pada nenek agar bilang dia nggak ada kalo nenek Ni datang lain kali. Ia juga berpesan pada Pam agar nggak berhubungan dengan orang asing. Ia nggak meu keluarga mereka jadi bahan omongan lagi. Orang asing bahkan nggak mau merawatnya.

Pam menemui nenek di dapur dan bertanya kenapa kakek nggak suka dengan orang asing? Nenek melihat sekitar terlebih dahulu sebelum menjawabnya. Setelah yakin kalo kakek nggak ada barulah ia menjawabnya.

Itu berawal dari saat ibu meninggalkan Pam untuk pindah ke luar negeri. Orang-orang bicara kalo ibu jadi istri simpanan dan meninggalkan anaknya. Padahal zaman sudah berubah sekarang tapi untuk orang yang berpikiran kuno seperti kakek nggak akan mudah bisa berubah.

Pam lalu membawa potongan apel itu pada Aood dan Luke. Aood memuji rasa apelnya yang manis kayak yang ngupas. Heh..orang nenek yang mengupasnya. Luke minta digendong dan main pesawat terbang lagi tapi Pam melarang. Kalo nanti Luke jadi keterusan Aood sendiri yang akan lelah. Aood bilang nggak papa. Buat latihan kalo sudah punya anak sendiri nanti. Ia menunjuk dirinya sebagai ayah, Pam sebagai ibu dan satu anak laki-laki.

Ibu menjemput Luke pada malam harinya. Nenek nyuruh ibu untuk membawa Luke lagi lain kali. Kakek malah berpikir sebaliknya. Ia meminta ibu untuk nggak egois dan jangan membebani orang lain. Ibu menanyakan Pam. Nenek menyuruh ibu untuk masuk tapi ibu nggak mau. Ia nggak mau membuat kakek mengeluh lagi.

Ibu bicara dengan Pam sementara Luke sama neneknya. Ia mengaku sudah tahu tentang hubungannya dengan Dino dan ibu nggak menginginkannya. Pam masih belum dewasa dan nggak tahu apa-apa tentang Dino. Ia seperti ibu saat masih belum memiliki Pam. Ayah dan ibunya menasehatinya tapi ia nggak mendengarkannya.

Ibu juga minta Pam untuk nggak mikirin dirinya sendiri. Ibu mengungkit saat kakek pingsan gegara melihatnya sama Dave. Ia nggak ingin kakek yang membenci orang barat mengalami hal yang sama sekali lagi.

Kakek menghampiri nenek yang sedang membereskan mainan Luke. Ia penasaran sama apa yang Pam dan ibunya bicarakan sampai selama itu. Neek pikir mungkin ada yang penting. Kakek lalu mengeluhkan mainan Luke yang berceceran di lantai. Gimana kalo nanti dia jatuh. Ia mengambilnya dan melihat gambar Luke. Salah satunya ada gambar Luke bersama kedua orang tuanya (apa kakek sama nenek?) dan juga Pam. Ia nggak ngasih lihat ke nenek dan membawanya.

Pam bicara dengan Aood di minimarketnya. Pam bingung dengan dua hal. Ia diharuskan memilih untuk diri sendiri atau keluarganya. Aood menceritakan tentang keluarganya yang nggak menginginkannya membuka minimarket seperti mereka. Karena itulah ia dikirim untuk mengambil jurusan teknik. Mereka berharap dirinya bisa memiliki karir yang sukses. Tapi ia yang suka bicara dengan mesin juga bicara dengan manusia. Setiap ia membuat sesuatu yang baru ia ingin ngasih tahu orang-orang tentang itu. Karena itulah ia membuka minimarket seperti orang tuanya. Awalnya orang tuanya menentangnya. Tapi lambat laun akhirnya mereka bisa menerimanya.

Pam yang sedang bersama Dino di rumahnya terus diam memikirkan sesuatu. Dino pikir karena pose mesranya dengan Jessika. Pam sendiri tahu kalo itu karena profesionalisme kerja. Ia memikirkan sesuatu yang lain.

Your grandpa? Pam mengiyakan. Dino sendiri sudah siap menghadapinya. Ia ingin menemui kakek dan mengatakan kalo ia tulus pada Pam. Pam memberitahu kalo masalahnya lebih rumit dari itu. Ia meminta agar Dino nggak ngasih tahu orang dulu kalo mereka berhubungan.

Dino mengerti. Pam tinggal bilang apa yang ia ingin lakukan dan kapan. Ia akan melakukannya untuknya. Pam berterima kasih sambil mencium tangan Dino. Tapi Dino ingin ciuman terima kasih di tempat lain. Bibirnya.

Da sudah menjalani operasi untuk memperbaiki bentuk hidungnya setelah sebelumnya tulang hidungnya patah. Setelahnya ia menelpon seseorang dan meminta diselidiki sesuatu.

Pam bangun pagi dan bersiap-siap. Aood melihatnya dan mau menyapanya tapi Pam keburu pergi.

Ternyata Pam melihat pemotretan Dino. Ibu yang juga ada di sana mengeluhkan Pam yang kayaknya nggak mendengarkannya padahal ia sudah mengatakan banyak hal. Pam mengingatkan kalo ia sudah dewasa. Ibu menagih apa Pam

sudah menemukan cara untuk ngasih tahu kakek? Pam menyudahi dan bilang akan mengurusnya sendiri. Ia lalu menghindari ibu. Dan saat Dino melihatnya, ia berusaha untuk tersenyum dan mengangkat jempolnya untuk memberi dukungan pada Dino.

Di toilet Pam bertemu dengan Jessika. Dia membicarakan hal yang nggak senonoh dan membuat Pam merasa jijik. Jessika sesumbar kalo Dino menyukai yang seperti itu. Pam meremehkan, kalo Dino menyukainya kenapa meninggalknnya? Ia bahkan memanjat balkon untuk menghindarinya. Jessika yang merasa kalah menantikan saat Pam ditinggalin sama Dino dan ia akan menertawakannya saat itu.

Pagi itu Pam mau pergi seperti biasa. Di depan Aood sedang memperbaiki kipas angin kakek. Ia mencoba untuk merayu Pam tapi Pam langsung menolaknya dengan memberitahu kalo ia sudah punya pacar.

Aood langsung tahu kalo yang dimaksud adalah Dino. Ia lalu teriak sakit. Katanya itu adalah suara hatinya. Tapi nggak papa. Ia sendiri yang menyukainya, ia yang patah hati dan ia akan move on sendiri. Pam berterima kasih. Aood ingin mereka masih bisa berteman setelah ini. Pam mengiyakan.

Pam ke rumah Dino dan menemaninya berenang. Saat Dino selesai, ia yang melihat Pam langsung menciumnya.

Sekretaris Da memberikan sebuah laporan padanya yang sedang minum anggur. Da mengatakan sesuatu yang bisa menghancurkan seseorang adalah perasaan nggak bisa melindungi diri sendiri.

Dino yang sedang tidur terbangun dan melihat Pam tidur di sebelahnya. Ia berubah khawatir saat Pam nggak menjawab panggilannya. Ia pun membalikkan tubuh Pam dan melihatnya terluka. Panik ia mencoba membangunkan Pam dan menanyakan siapa yang melakukan itu padanya?

Seseorang bilang kalo ia lah pelakunya. Dino melihat orang itu adalah dirinya sendiri. Ia mengatakan kalo Pam nggak tahu siapa dirinya sebenarnya dan apa yang terjadi saat ia tahu?

Dino panik. Dan setelahnya Pam bangun dengan pisau di tangannya, siap menusuknya. Dinopun teriak histeris, no!!!!

Pam membantu Dino mengemasi pakaiannya. Ia akan pergi ke luar kota selama 2 hari untuk peragaan busana. Banyak model yang nggak ia kenal juga ikut. Pam bertanya apa Jessika juga ikut?

Dino mau mencium Pam tapi Pam nggak mau dan menutup mulutnya pakai tangan. Dino mengancam nggak akan ngasih tahu kalo Pam nggak mau dicium. Pam juga nggak akan membiarkan Dino menciumnya kalo nggak ngasih tahu duluan. Akhirnya Dino ngasih tahu kalo Jessika nggak ikut. Ia lalu mencium Pam dan mereka melakukannya.

Sehari kemudian Pam menelpon Dino dan cerita kalo guru pria di sekolah menyukainya dan mengajaknya makan malam berdua. Ia bercanda akan menerima ajakannya. Ternyata Pam mengatakannya hanya untuk membuat Dino cemburu, tapi Dino malah enggak. Dia justru nyuruh Pam untuk pergi. Pam akhirnya mengakui kalo ia bohong. Ia hanya makan sendiri dan sangat merindukannya.

Malam selanjutnya Pam menelpon Dino di kamarnya. Acara Dino sudah selesai dan malam ini ada acara pesta. Pam berpesan agar Dino jangan sampai mabuk. Mengingat apa yang biasanya Dino lakukan saat ia mabuk. Dan ternyata di sana ada Jessica. Ia bahkan melakukan siaran langsung dengan Dino.

Dino bermain dengan yang lain. Karena ia kalah, ia harus minum sebagai hukumannya. Karena kalah mulu jadinya dia minum banyak dan mabuk. Ia pun pergi dari sana dan duduk menyendiri. Jessika menemuinya dan minta diantar pulang karena ia mabuk. Dino mengaku lelah dan ingin beristirahat. Dan saat Jessika mulai agresif, ia pun mengingatkan kalo ia ingin serius dengan Pam.

Jessika bangkit dan mau pergi setelah merasa kalo ia nggak punya kesempatan lagi. Dino menahannya. Mereka malah jadi ngomongin masa lalu. Jessika memberitahu kalo dulu ia masih sangat muda tapi sekarang ia sudah dewasa. Ia ingin kembali pada Dino karena hanya Dino hal terbaik yang pernah ia miliki.

Dan saat Dino masih menolaknya, Jessika pun menyerah dan berniat pergi. Dino mengejarnya dan mau mengantarnya. Di mobil Jessika malah menggodanya dan memaksanya untuk melakukannya. Awalnya Dino nggak mau melakukannya. Tapi ia yakin kalo Jessika nggak akan berhenti. Ia menekankan kalo ini adalah yang terakhir kali.

Sementara itu di rumah Pam merasa nggak tenang mau menghubungi Dino.

Bersambung…

Anysti