Lovers of The Red Sky Ep 6 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Lovers Red Sky Episode 6 Part 1, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang ini. Episode Sebelumnya disini ya.

Evaluasi babak kedua lukisan Cheon Gi dan pria bertopi bambu Sim dae yu dinyatakan seri oleh Yul.  Lalu Yul menyuruh keduanya maju untuk ditanyai untuk menentukan siapa pemenangnya. Jawaban mereka akan menentukan

Episode 6 Kontes Melukis Maejukheon Bagian Dua.

Foto : Drakor.id

Pria bertopi bambu menjawab pertanyaan Yul kenapa hanya ada gunung, tepinya air jadi tidak perlu dilukis. Juri memuji tingkat pemahamannya luar biasa.

Foto : Drakor.i

Pada Lukisan Cheon Gi Yul mempertanyakan alasan isi lukisannya bukan lanskap tapi batu besar yang berwarna. Apa batu besar hitammu hanya untuk pamer keahlian? Cheon Gi terlihat ragu ragu dan diam lama baru menjawab. Batu besar hitam adalah yang pertama aku lihat dengan mataku sendiri.. aku buta saat kecil.  Aku melihat bentuk dan warna melalui suara.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Semua orang terkejut dengan jawabannya. Cheon Gi melanjutkan,sungai mengalir berwarna putih.  Jejak kaki di jalan berbatu berwarna kuning. Angin sepoi sepoi gemerisik daun berwarna biru. suatu hari saat penglihatanku tiba tiba kembali adalah hari di mana hujan turun setelah kekeringan panjang. Gunung inwang yang kulihat berwarna hitam. Karena gunung inwang sebagian besar berbatu dan basah. Jadi batu dalam lukisanku seperti batu pertama yang kulihat dan kurasakan saat basah. Karena itu warnanya hitam.

Yul dan yang lain kecuali mungkin Hoo tersentuh mendengar cerita Cheon Gi. Yul seakan tak percaya dan terlihat sedih mengetahui Cheon Gi dulu buta.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Yul tanya apa yang dilukisnya. Cheon menatap Ha ram sebentar, saat aku buta ada anak laki laki yang memetik persik bersamaku.  Aku tidak ingat wajahnya tapi aku merindukannya.

Foto : Drakor.id

Yul mengatakan lukisannya sangat menyentuh karena ada kisah dibaliknya tapi itu bukan lanskap bahkan tidak layak dibahas untuk diloloskan. Namun keteramoilannya luar biasa. Akhirnya cheon gi mendapat 26 stik merah. Cheon Gi dan si topi bamby Sim Dae Yu akan melaju ke penyaringan ketiga di posisi pertama. Cheon Gi sangat gembira bahkan Ha Ram pun ikut tersenyum.

Foto : Drakor.id

Malamnya Han Geon memberitahu Yul jika ayahnya Cheon Gi dahulu temannya dan pelukis hebat yang bersaing dengannya untuk menjadi pakar Gohwawon. Yul tampak terkejut. Hong eun O yang melukis lukisan kakeknya yang terbakar 19  tahun lalu.

Han Geon memberitahu lagi Cheon gi pelukis yang diberkati seperti yang dilihatnya kupu kupu mendarat di lukisannya. Mereka menemukan pelukis untuk memperbaiki lukisan kakeknya.  Tapi yul terlihat sedih sambil menatap lukisan batu cheon gi. Hong cheon gi siapakah wanita ini?

Foto : Drakor.id

Para pelukis makan malam bersama. Si topi bambu mengatakan pada cheonGi,  kamu nyaris gagal.  Cheon gi mengangguk saja. Aku menantikan karyamu besok. Cheon gi mengangguk lagi. Jangan menangis setelah aku mengalahkanmu. Hah, cheon gi jadi kesal. Seharusnya dia yang bilang begitu.

Young wook mengumpamakab dirinya orang bodoh yang tak beruntung yang jatuh ke ladang melon. Jika lolos berharap bertemu pangeran. Apakah semudah itu bertemu pangeran? Masterchoi nyahut, kenapa kamu kesal dengan sesuatu yang sangata alami? Dia punya banyak pekerjaan hingga akupun bingung. Tidak tahukah pangeran Yangmyeong lebih sulit ditemui dari Yang Mulia?

Foto : Drakor.id

Tiba tiba Yul membuka pintu. Yang mulia tetaplah ayahku. Jangan bercanda tentang dia. Cheon takut takut juga dilihat Yul.  Yul tersenyum. Kalian menunjukkan bakat dan keterampilan hebat dalam waktu singkat. Kalian membuat kontes ini bermakna. Yul mempersilakan minum untuk menghilangkan kelelahan.

Cheon gi menanyakan pada Yul tentang dia yang akan mengabulkan permintaan jika mereka menjadi juara. Namun saat ditanya apa keinginannya, cheon gi tak bisa menjawab.

Foto : Drakor.id

Yul balik tanya, apa kupu kupu cantiknya tanda tangan Cheon Gi? Cheon Gi terbelalak apa?  Young wook jadi tersedak. Cheon Gi menjawab kupu kupu pertama yang kulihat setelah aku mendapatkan penglihatanku. Jadi melukis itu. Bagaimana bisa kamu menggambarnya identik setiap kali? Cheon Gi tertawa mendengarnya.

Foto : Drakor.id

Yul mengaajak Cheon Gi bicara. Yul akhirnya menunjukkan kalau dia tahu Cheon Gi yang memalsukan lukisan Sochundo Kwak Yi. Hanya karena kamu hebat tidak berarti gambarmu identik.  Cheon Gi terkejut. Yul lanjut, kamu meniru lukisan lama yeon jadi karyamu punya karakteristik dan tehnik mengesankan. Tapi apa lukisanmu menunjukkan sesuatu tentang dirimu? 

Jika kamu hanya lihat keterampilan dan tehniknya bisakah orang tahu sochundo kwak yi dari milikmu? Bahkan jka kamu tidak tahu teorinya kamu harus membuang ide duniawi untuk menjadi pelukis ulung. Orang orang tidak tersentuh oleh keterampilan pelukis tapi oleh ketulusan yang dituangkan dalam lukisan. Kamu memasukkan kenangan ke dalam karyamu tapi jika kamu gagal menentukan identitasmu sendiri teknik mencolok dan kecerdikan yang membawamu sejauh ini tidak akan membantu lagi.

Foto : Drakor.id

Bahkan jika kamu menang juara pertama jika fakta bahwa kamu melukis lukisan tiruan terungkap itu akan merusak reputasi kontes melukis. Di babak berikutnya percaya pada dirimu sendiri da. Melukislah dengan hatimu.

Cheon Gi dengan seperti hampir menangis,  yang mulia aku menggunakan keahlianku hanya untuk mencari nafkah. Apa itu kesalahan besar? Yul menjawab,  kamu sudah menyia nyiakan bakatmu.

Foto : Drakor.id

Yul menemui Hoo yang sedang makan malam bersama pendukungnya. An Young Hwe penasehat Hoo melihat kedekatan mereka dan berujar, akan bagus jika putra mahkota bisa bergabung dengan keduanya.  Lee Hyun Mo menyahut, bagaimana jika kamu bicara dengan hati hati? Apa kamu tidak tahu bahwa putra mahkota baru baru ini ditimpa kemalangan. Itu sebabnya aku sangat khawatir.  Dia sangat lemah bahkan belum menikah.An young hwe lagi, bukankah kita harus bicata dengan raja dan menyarankan putra mahkota menacri istri lain? Apa kamu tidak setuju pangeran Yangmyeong? Yul diam saja mendengar mereka membicarakan abangnya.

Bukankah putra mahkota sudah menyatakan dia tidak mau membahasa masalah itu lagi? Dia sudah punya ahli waris. Kita tidak perlu membahas ini.

Hoo menghentikan mereka dan mengakhiri pesta bersama mereka. Hoo mengajak Yul ngobrol berdua.  Yul suka itu. Haruskah kita akhiri hari ini dengan beralan jalan?  Hoo tertawa.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Cheon Gi yang lagi galau malah dimarahi master Choi. Kamu pikir sampai kapan aku tahan dengan kelakuanmu? Apa kamu tahu… Cheon Gi membalas, Ini Maejukheon kita berada di kontes di mana pelukis terbaik berkumpul.aku juga pelukis master. Apakah salah mengikuti kontes sebagai pelukis?

Eun O juga seperti itu dia pikir jika menjadiyang terbaik semuanya akan berubah tapi lihat apa yang terjadi? Kamu tidak bisa melohat sendiri.

Tidak bisa. kenapa Ayahku berakhir seperti itu?bagaimana aku bisa tahu jika kamu tidak mau memberitahuku?

Berhenti bertanya dan menyerahlah di babak ketiga.

Tidak mau.  Cheon Gi lalu pergi dengan kesal.

Foto : Drakor.id

Cheon Gi menangis sendiri di kandang kuda mengingat ucapan Yul dan master Choi.  Cheon Gi bergumam sendiri, master choi kamu tidak tahu apa apa. Dia akan hidup dalam kondisi gila. Apa yang harus kulakukan?

Foto : Drakor.id

Hoo mengatakan ada pepatah tentang kuda tua dan gairah. Yul menyahut, jika kuda jantan tua dipelihara di istal ia masih ingin berlari artinya setua apapun seorang pria masih bisa berambisi. Yul hampir tergelak laku tak jadi saat melihat Hoo menatapnya serius. Hoo mengatakan sejarah kita dibawah 100 tahun dan demi bertahan 1000 tahun kakek kita yang sakit harus pergi.

Apa maksudmu? Kamu ingin membantu putra mahkota menjunjung tinggi keluarga? Itu saja bukan?

Hoo menunjukkan bekas luka di dahinya. Kamu tahu kapan aku mendapatkan bekas luka ini? Yul tidak tahu.

Saat aku berperang melawan utara. Bahkan jika aku mati aku berusaha hidup sebagai bangsawan untuk menjaga kehormatan kita.

Foto : Drakor.id

Yul tanya Lalu? Hoo menjawab, lihat keadaanmu. Dan aku. Apa gunanya melukis dan kontes bagi kita? Mungkin sekarang sudah stabil karena waktunya belum tepat. Tapi saat kuda jantan melihat peluang butuh waktu memantapkan diri sebelum menguasai dunia. Berharap bisa mendapat kesempatan tanoa menyerah. Yul dukung aku.

Aku tidak akan bicara lagi. Kata Yul.  Hoo membalas, kakak kita tidak akan sakit dalam semalam dan tidak akan membaik dalam semalam.  Bagaimana orang sakit melakukan tugasnya sebagai raja?

Foto : Drakor.id

Yul marah dan memukul meja hingga menyenggol salah satu cangkir dan pecah.

Kamu keterlaluan. Oranga akan mengira dia terjangkit wabah.

Biar kutanyakan satu hal.  Apa kakek kita pengkhianat?

Hoo kenapa kamu menanyakan itu kepadaku? Kakek. ..

Apakah kakek pengkhianat arau bukan? Jawab aku.

Bukan.

Sebelum berhasil melakuakn kudeta apakah dia pengkhianat?

Bukan.

Kalau begitu apa menurutmu aku pengkhianat?

Hoo…

Penyesalan selalu datang belakangan. Tali busur ditarik dan anak panah telah meninggalkan busur panah pertama. Kepada siapa itu Ditujukan?

Bahkan jika aku menjadi sasaran pertama aku tidak akan mundur.

Kamu bodoh.  Hoo yang marah pun pergi.

Foto : Drakor.id

Pengawal Hoo sepertinya mendengarkan pembicaraan mereka lalu mengirim surat lewat merpati kemudian merpati itu dipanah oleh Moo young. Lalu suratnya diserahkan kepada HaRam. Isinya pangeran Joohyang bicara berdua dengan pangeran Yangmyeong dan berusaha membuat pangeran yangmyeong mendukungnya. Itu catatan rahasia kepala pengawal untuk raja.

Merasa nyawa pembunuh ayahnya terancam HaRam menyuruh moo young mengirim itu pada pangeran Joohnya.  Hoo menerima surat kaleng dan meremasnya.

Foto : Drakor.id

Saat sendirian HaRam mendengarkan Youn wook dan Jung choi membicarakan Cheon Gi. Mereka tak tahu gadis itu di mana. Cheon Gi harus bicara dengan master choi atau dia tidak akan bisa masuk ke babak esok hari. Si mungil pasti merasa frustrasi. Young wook kasihan melihatnya. Jung menyuruhnya diam. Ha Ram sepertinya tersenyuh mendengarnya lalu mencari Cheon Gi.

Foto : Drakor.id

Cheon lagi memberi makan seekor kuda.  Cheon gi bicara sendiri, pangeran tahu aku meniru lukisan dan marah padaku. Master choi terus membentakku karena dia pikir aku akan menjadi seperti ayahku jika aku menjadi terkenal. Jika aku mundur dari kontes ini bagaimana dengan obat ayahku? Sekeras apapun aku memikirkan ini aku harus memenangkan kontes ini.

Foto : Drakor.id

Terdengar suara Ha ram. Jika itu keputusanmu bukankah seharusnya kamu berbuat Sesukamu? Lakukan saja sesukamu. Kenapa kamu bersedih di sini? Tidak seperti kamu.

Cheon gi membalas, bicara itu mudah. Tidak mudah dilakukan.

Kalau begitu kamu akan hidup seperti ini selamanya? Terombang ambing seperti ilalang akibat ucapan orang lain? Menganggap dirimu ilalang.

Tuan… lupakan saja.  Aku harus pergi.

Foto : Drakor.id

Aku kecewa, kata Ha Ram. Kamu mempertaruhkan masa depan keinginan seumur hidupmu dan menyerah seperti ini?

Cheon gi nyahut, kamu tahu apa tentang aku sampai berani bicara begitu? Aku hanya mengikuti kontes ini untuk menang agar bisa membeli obat untuk ayahku yang sakit. Kali ini aku tidak ingin membebani master choi dan teman teman para pelukis baekyu yang menolong ayahku dan aku. Aku tidak ingin meminta bantuan lagi. Aku mengikuti kontes ini untuk menafkahi diri. Master choi ingin aku menyerah. Pangeran bilang dia malu padaku.apa yang harus kulakukan? Jika kamu menjadi aku apa yanga kan kamu lakukan?  Cheon Gi hampir menangis.

Entahlah.  Tapi apa yang terjadi padamu diluar kendali kita. Itu bukan salahmu atau lebih tepatnya jangan menyalahkan diri sendiri.

Cheon Gi seketika ingat ucapan Ha ram 19 tahun lalu dan semakin terharu.

Foto : Drakor.id

Cheon Gi terus menatap Ha Ram dengan mata berkaca kaca. Ha Ram melanjutkan,  karena sesuatu yang bukan salahmu.  Cheon gi menoleh menatap kuda yang diberinya makan. Ha ram menawarinya naik kuda. Cheon gi bahkan tidak tahu kuda siapa itu. Ha Ram tersenyum sepertinya itu kudanya Ha Ram, so ma.

Foto : Drakor.id

Keduanya naik kuda bersama dengan Ha Ram pengendalinya.

Kenapa kamu datang ke istal selarut ini? Tanya Cheon Gi.  HaRam bilang pergi menemui so ma. Cheon gi lagi benarkah itu?

Kenapa kamu bertanya?

Karena aku bahagia.  Aku bahagia bisa bertemu denganmu lagi. Ha Ram tersenyum.

Foto : Drakor.id

Cheon Gi terpana saat Ha Ram membawanya ke sungai yang pernah mereka datangi saat kecil.

Ha Ram aku merindukanmu. Itu sebabnya aku tidak pernah lupa. Mungkinkah kamu sering datang ke sini? Ha Ram menjawab So ma kadang ke sana untuk beristirahat. Aku tidak tahu kita di mana. Kenapa kamu bertanya?

Ada seorang anak laki laki yang kutemui 2o tahun lalu. Ini tempat aku membuat kenangan dengannya.

Apa ada alasan kenapa kamu tidak bisa melupakannya?

Mungkin karena bintang bintang itu. Ya. Bintang bintang di langit.  Ha Ram mendongak seakan ikut melihat bintang.

Ada cukup banyal bintang hari ini. Aku juga melihat bintang biduk.

Ada berapa bintang di sana?

Mungki sekitar seratus juta?

Seratus juta itu seberapa banyak?

Sangat banyak.

Foto : Drakor.id

Cheon Gi ganti menatap Ha Ram yang juga menoleh padanya. Cheon gi ingat waktu kecil pernah mencium Ha Ram. Cheon Gi menyentuh tangan Ha Ram dan menempelkan di wajahnya. Itu kamu bukan? Tanyanya. Ha Ram tak menjawab namun membelai wajahnya dan menciumnya.

Tiba tiba tanda kupu kupu di tengkuk Ha Ram menyala mengeluarkan api. Ha Ram mulai kesakitan lagi memegangi kepalanya.  Memori saat jatuh kr danau muncul kembali. Lalu ada suara,  Yang memiliki energi air datanglah kepadaku. Ha Ram menjerit seperti terjatuh ke api. Ha Ram semakin kesakitan dan ketakutan. Cheon Gi mengkhawatirkannya.

Aku bukan anak laki laki yang kamu cari. Maafkan aku Kamu harus melupakan anak itu sekarang. Ha Ram beranjak lalu mengajak pergi.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Red Shoes Ep 16 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 16 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Nevertheless Ep 1
Read More

Nevertheless Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Nevertheless (I Know But) Episode 1, Untuk melihat daftar lengkap bisa baca selengkapnya di tulisan…