Lovers The Red Sky 12

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Lovers Red Sky Episode 12. Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang ini. Episode Sebelumnya disini ya.

 Cincin Cheon Gi bersinar mereka seakan ke dunia lain.  Ha Ram tetiba bisa melihat Cheon gi. Cheon gi melihat iblis itu menyerang Ha Ram. Ha Ram terlempar. Iblis berusaha mengambil mata Cheon gi tetapi sinar cincin itu menyilaukan iblis. Cheon Gi selamat HaRam pingsan. Iblis masuk ke tubuhnya.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

Cheon Gi menangis panik minta tolong Yul menyelamatkan Ha Ram.  Yul memaksanya pergi dari sana tetapi Cheon Gi mengkhawatirkan nyawa Ha Ram. Yul akhirnya berhasil meyakinkannya pergi.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

Pria berambut putih tertawa keras lalu membuat mantra yang menembus sel tembok Ha Ram dan seperti butiran cahaya masuk ke tubuh Ha Ram.  Ia pun bergerak gerak. Pria itu berkata cincin itu memiliki kekuatan.. minta Ha Ram jaga hati dan pikiran bahkan saat dirasuki iblis. Iblis melahap dewa keseimbangan tapi cincin itu dibuat dengan esensi dewa. Sampai upacara penyegelan cincin itu satu satunya benda yang bisa dipakai melawan iblis.

Foto :drakor.id

Episode 12 Bertarung sampai mati.

Foto :drakor.id

Raja diberitahu kepala kasim bahwa Ha Ram tak sadarkan diri namun tabib bilang dia akan segera siuman. Raja khawatir iblis bangkit sebelum upacara penyegelan.

Foto :drakor.id

Berita pingsannya Ha Ram sampai ke Hoo. Misu pikir itu pertanda iblis muncul. Penasehat mendengar Ha Ram pingsan setelah bertemu Yul. Hoo kira Yul berusaha mengeluarkan iblis.  Tapi menurut MiSu, Yul tidak kan melakukan itu ,upacara penyegelan sebentar lagi. Namun pasti ada alasan kenapa iblis lebih sering muncul. Hoo geram bertekad mengeluarkan Ha Ram dari penjara.

Foto :drakor.id

Cheon Gi akhirnya mengakui pada Yul dia menyukai Ha Ram karenanya berusaha menyelesaikan potret raja dan lebih baik menggantikannya di penjara batu. Cheon gi telah melihat iblis di penjara dan ia menangis membayangkan Ha Ram sendirian di sana. Yul mengatakan dia dan Ha Ram bodoh dan menyedihkan. Karena cheon gi mempertaruhkan kewarasannya demi potret raja sedang Ha Ram menolak mengikuti upacara penyegelan.

Yul sungguh minta maaf meminta cheon gi melakukan hal berbahaya.

Foto :drakor.id

Cheon gi melukis sambil membayangkan potret raja yang iblisnya tiba tiba muncul dan menghardiknya karena berani melukisnya.  Potret itu terbakar namun api menghilang perlahan.  Dan cheon gi dapat melihat wajah raja dengan jelas. Lalu melukisnya.

Foto :drakor.id

Yul menanyakan nasib Ha Ram dan cheon gi seusai upacara penyegelan pada ayahnya.  Raja memberitahu Ha Ram akan bebas sedang cehon gi nasibnya ada di tangan para dewa. Raja melihat potret raja tidak terbakar habis karena selamat atas kehendaknya sendiri.nasib cheon gi akan ditentukan potret itu. Lalu raja menceritakan para cendekiawan seonggyungwan menyarankan pengangkatan putra mahkota baru.  Tetapi raja sebagai seorang ayah raja tidak ingin melepas putra mahkota yang sekarang. Yul minta maaf tidak bisa memahami perasaan ayahnya.

Foto :drakor.id

Raja menyampaikan titahnya untuk mengangkat Yul sebagai putra mahkota setelah upacara penyegelan. Yul minta ayahnya mencabut titahnya itu.  Raja tahu Hoo pria yang pintar dan sehat tapi tidak bijaksana.

Juga sejak kebakaran di paviliun Raja gyeongwon Hoo terus memburu iblis yang sama dengan mendiang raja. Raja mengkhawatirkan bangsa dan rakyatnya jika Hoo naik takhta.

Foto :drakor.id

Saat itu Hoo memaksa menemui raja namun ia berhenti di depan pintu dan mendengarkan percakapan mereka. Tambah marahlah dia.

Foto :drakor.id

Hoo yang marah terus memanah.  Kedua sekutunya heran.  Hoo memberitahu raja memilih Yangmyeong sebagai putra mahkota berikutnya. Misu menduga saat Yul mengawasi perbaikan potret itu raja sudah menunjukkan pilihannya. Hoo akan melakukan apapun bahkan jika harus membelah perut HaRam.

Foto :drakor.id

Master Choi yang marah sekaligus khawatir menemui Han Geon.  Master Choi menyamakannya Dengan Kan Yoon guk yang tahu hwacha membantu pelukis Ilahi menyelesaikan karya terbaik juga menjadi gila setelahnya.  Han geon menegaskan cheon gi memiliki bakat yang tidak mereka miliki bahkan jika mereka terus berusaha tak akan bisa membuat kesepakatan dengan hwacha.

Han Geon tidak akan membiarkan cheon gi mati sia sia. Potret itu akan menjadi karya terbaiknya. master Choi tanya apa dia sudah memberitahu chron gi dia harus menandatangani kesepakatan dengan hwacha?  Dan potret  lukisan terakhirnya sebagai orang waras? 

Master choi mengatakan han geon tidak punya harga diri sebagai teman atau pelukis. Master choi sudah menganggap cheong seperti putrinya sendiri. Tidak akan dibiarkannya cheon gi menjadi gila. Cheon gi yang menyusulnya sampai di pintu dan mendangarkan semua.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

Yul memberitahu Ha Ram bahwa cheon gi mengerahkan segalanya untuk menyelesaikan potret itu dan minta Ha Ram tidak menyia nyiakan usahanya dengan menghadiri upacara penyegelan. Ha Ram masih sama pendiriannya. Saat Itu Hoo datang.  HaRam mencium bau darah dan minta Yul sembunyi.

Foto :drakor.id

Hoo minta Ha Ram menyerahkan iblis padanya dan dia bebas. Ha ram tanya apa itu sesuatu yang bisa kuserahkan jika aku mau? Hoo menegaskan Ha Ram hanya perlu menerima tawaran itu.

  Jika menolak dia akan menderita di penjara dan menjalani upacra penyegelan. Setelah upacara penyegelan semua orang yang terlibat akan mati atau melarikan diri. Bukan begitu Ilweolseong?  Menurutmu berapa lama kamu akan menipuku? Yul terkejut dan bersuara.  Hoo menyuruhnya keluar.

Foto :drakor.id

Anak buah Hoo akan membawa paksa Ha Ram tapi Yul menghalangi. Anak buah Hoo mengarahkan pedang pada Yul tapi Hoo menghentikannya.  Yul tanya HaRam mau dibawa ke mana .Hoo sinis,siapa bilang aku akan membawanya ke mana?  Kenpaa kamu tidak menemui ayah dan mengadu seperti biasanya? Yul mengingatkan seorang pangeran harus bersikap bermartabat. Hoo tertawa keras.  Apa kamu bermaratabat?  Apa kamu menganggap kakakmu ini bodoh?  Beraninya kamu adikku mencoba merebut sesuatu yang adalah hakku?

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

 Untunglah raja datang. Hoo dengan tegas tanya pada ayahanya tentang penahanan cendekiawan Ha dan menjadi tersangka pembunuhan prajurit di gunung inwang. Hoo tanya buktinya. Raja minta bicara berdua dengannya.

Foto :drakor.id

 Sepertinya raja kecewa dengan sikap Angkuh Hoo dan Hoo yang mempertanyakan alasannya menyuruh Yul mengawasi perbaikan potret raja serta menjadikannya putra mahkota.  Raja memberitahu anggota keluarga kerajaan seharusnya tidak haus kekuasaan.
Dan itu wewenang ayahnya sebagai raja. Ayahnya bahkan menutup mata saat dia membunuh penyidik yang melayani kakeknya. Hoo membantah  ayahnya menyuruh penyidik itu mengikuti dan mengawasinya. Raja marah dan akan mengasingkannya ke pulau jeju tapi Raja keburu pingsan.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

Hoo pun jadi tahu dari tabib Heo yu jika ayahnya sakit dan hidupnya tidak akan lama lagi. Dan belum ada yang tahu kondisinya karena raja belum menunjuk putra mahkota berikutnya. Hoo sepertinya mendendam karena ayahnya telah memberi kesempatan untuk tidak membunuhnya dan mengubah keputusannya untuk menjadikan Yul sebagai putra mahkota.

Foto :drakor.id

Master choi menjelaskan pada Cheon gi bagi mereka para pelukis Hwacha adalah makhluk yang ingin dihindari sekaligus temui sekali seumur hidup. Jika dia membuat kesepakatan dengannya dam melukis dia bisa menciptakan maha karya terbaik. Tapi pelukis itu juga mati atau menjadi gila setelahnya karena mengerahkan seluruh energi ke dalam lukisan. Mungkin saja ayahnya mengambil Resiko itu demi menyelesaikan potret raja. Itulah rahasia dibalik apa yang mereka sebut pelukis Ilahi.

Foto :drakor.id

Cheon gi tidak akan membuat kesepakatan dengan hawcha jika tiba saatnya tidak punya pilihan dan harus membuat kesepakatan dia tidak takut menjadi gila selama bisa menyelamatkan Ha Ram. Cheon gi bahkan hampir menyelesaikan darf pertama dalam satu hari.

Foto :drakor.id

Ha Ram sepertinya menghitung hari dengan batu. Dia tahu raja akhirnya jatuh sakit. Kekacauan akan datang di Gojeongjeon. Ha Ram hanya perlu mengirim iblis kepada pangeran joohyang untuk menyelamatkan nyawa cheon gi.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

 Hoo minta Yul bekerja sama dengannya. Yul lebih mengkhawatirkan ayahnya.  Sedang hoo ingin membebaskan Ha Ram. Itu yang terpenting baginya.  Yul bilang HaRam dipenjara seizin ayahnya. Hoo ingin buktinya  sekarang raja tak sadarkan diri dia tak bisa bertanya.  Menurut Yul sebagi putra berbakti Hoo harus menanyakannya lagi setelah ayahnya siuman. Hoo masih membantah tidak ada hukum yang mengizinkan seseorang memenjara seseorang tanpa bukti.

Yul tahu Hoo menginginkan iblis itu tapi yul memperingatkan iblis itu akan memangsanya.  Hoo marah diceramahi.  Kamu ingat ucapkanku di maejukheon, anak panah telah meninggalkan busur. Yul meyakinkan sendiri iblis itu tidak akan pernah jadi milik hoo karena yul akan mengurungnya.

Foto :drakor.id

Para pejabat di kantor kerajaan mulai berdebat siapa yang akan menjadi putra mahkota berikutnya mewarisi takhta. Pendukung hoo sudah pasti mengusulkannya.  Sedang pejabat lain ada yang mendengar raja memilih pangeran Yangmyeong  sebagai putra mahkota begitu potret raja itu selesai.

Foto :drakor.id

 Cheon gi melukis potret raja dengan segenap hati berharap keilahian akan bersemayam di dalamnya.  Akhirnya draf pertama selesai. Tetapi Yul khawatir ayahnya yang sakit akan mempengaruhi upacara penyegelan.

  

Foto :drakor.id

Penasehat hoo memberitahu sebagian besar pejabat memihaknya.  Tetapi Hoo minta dia tidak gegabah sebelum bisa menguasai iblis. Hoo ingin mengeluarkan Ha Ram dari istana.

Foto :drakor.id

  Hoo menemui Ha Ram mempertanyakan dia yang mengikuti rencananya tetapi raja lebih memilih Yul.  Ha Ram  meyakinkan dia akan membantunya menemukan senjata utama.  Ha Ram telah meramalkan dari pergerakan bintang jika raja akan jatuh sakit disebabkan kekacauan memtal.  Ha R menduga Hoo akan membawnya pergi yang namun sebelum iti Ha Ram ingin meminta bantuannya dan Ha Ram telah memilih hari baik untik itu.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

Mi Su yang sedang melakukan ritual merasa dadanya terasa berat.  Dia mengira energi langit telah mengarah pada pangeran Joohyang.

Foto :drakor.id

Di tempat lain Wol sun juga melakukan ritual.  Dia melihat dua matahari. Disaat dua matahari terbit salah satunya akan kehilangan cahayanya dan jatuh dalam kegelapan.

Foto :drakor.id

Cheon gi akhirnya tahu dari teman temannya jika raja jatuh sakit. Cheon gi panik mencari Yul.  Han geon memberitahu Yul ke biro keamanan.

Yul melihat Hoo akan membawa pergi Ha Ram.   Yul mencoba menghentikan karena  Ha Ram penjahat. Hoo pikir tidak ada buktinya.  Hoo memanggil Yul karena ingin menyampaikan untuk mempercepat upacara penyegelan.  Hoo sendiri yamg akan mengawasi sebagai kesetiaannya terhadap Yul.

Foto :drakor.id

 Cheon Gi melihat Ha Ram dibawa pergi orang orang Hoo dan akan tinggal di rumahnya sampi upacara penyegelan diadakan. Ha Ram tidak peduli lagi dengan iblis. Lagipula dia akan membalas dendam. Keserakahan keluarga kerajaan yang memanfaatkannya dan ayahnya belum berubah. Sudah saatnya kamu membayar perbuatanmu. Cheon Gi melihat usungan Ha Ram.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id

Ha Ram masuk ke usungan yang dsediakan Hoo.  Ha Ram terkejut ada cheon gi di dalamnya. Cheon Gi khawatir karrna melihatnya mengikuti pangeran Joohyang.  Ha Ram bilang dia tak apa. Cheon Gi mendengar raja jatuh sakit dia khawatir upacara penyegelan tidak akan diadakan. Ha Ram meyakinkan tetap akan diadakan.

Foto :drakor.id

Usungan tiba tiba bergoyang.  Ha Ram hampir saja ambruk ke arah cheon gi. Hoo turun dari kudanya. Hoo menyuruh meletakkan usungannya.  Hoo berjalan ke arah usungan.  Hoo tanya apa Ha Ram baik baik saja.Ha Ram mengiyakan. Hoo terus menatap usungan itu dan tiba tiba pedang Hoo menembus ke dalam usungan hampir mengenai Cheon gi. Cheon gi menutup mulutnya. Hoo menyuruh membuka usungannya.

Foto :drakor.id
Foto :drakor.id
1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like