Love Like the Galaxy Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love Like the Galaxy Episode 5, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.

Foto: WeTV

Qie Fi tidak menemukan senjata di toko besi manapun. Ling Buyi berpikir pengurus gudang Dong belum beberapa hari ditangkap.dia mungkin beraksi terburu buru untuk berinisiatif menghubungi pembeli. Setiap aksi pasti meninggalkan jejak seperti kereta yang lewat. Asal dia melakukannya mereka pasti bisa menyelidikinya.

Foto: WeTV

Lalu mereka melihat kereta dari keluarga cheng lewat. Melihat salju turun Ling buyi teringat sebentar lagi imlek dan berpikir menyiapkan hadiah tahunan atau camilan. Qi fei berpikir tuan muda mereka sudah lama pulang ke ibukota tetapi tidak pernah mengunjungi marquis ChengYang. Diistana ada gosip marquis cheng mengajukan petisi berkali kali pada kaisar untuk meminta tuan muda berkumpul merayakan imlek. Tetapi ling buyi tidak mau ikut.

Foto: WeTV

Pindahan rumah keluarga cheng. Shaoshang terkantuk kantuk dan kedinginan. Ia terkejut saat nenek memukul gong sekali.

Foto: WeTV

Sepertinya nenek yang antusias ingin mengundang tamu lebih banyak. Bu Hu mengingatkan kalau putranya hanya mendapat gelar marquis belum mendapat jabatan baru,nanti kalau sudah mereka bisa mengundang tamu. Nenek bahkan ingin melihat hadiahnya.

Foto: WeTV

Setelah nenek pergi shaoshang ingin duduk. Ibu menegurnya. Ayah menyuruhnya istirahat karna dibangunkan ibu tengah malam. Shaoshang meminta ayahnya istirahat beberapa hari lagi berperang. Ibunya ayah terkejut dia tahu perintah militer di istana.

Foto: WeTV

Shaoshang hanya menebak. Melihat raut wajah ayahnya dia tak mungkin menggunakan cara licik untuk mendapatkan jabatan. Jadi kaisar pasti punya niat lain. Shaoshang ingin ayahnya tidak berperang tapi bekerja yang lain. Ayahnya bilang mungkin setelah imlek. Tetapi ibunya mengisayaratkan ayahnya untuk diam. Ayah memuji shaoshang pintar. Ibunya pikir ayahnya hanya tahu melindunginya.

Foto: WeTV

Shaoshang membongkar barang sepertinya tempat tidur yang dibawa nenek untuk dijadikan kursi ayunan. Ibu memarahinya dan menyuruhnya belajar. Diam diam ibu tersenyum melihat benda itu. Entah apa maksudnya.

Foto: WeTV
Foto: WeTV

Putra ketiga nenek pulang Cheng zhi. Nenek berakting seolah olah itu kekkasihnya yang lama tak kembali. Shaoshang juga bertemu kakak kedua Shong’er dan kakak ketiga shaogong. Nenek antusias melihat cucunya sampai menyingkirkan shaosahng yang berdiri di tengah.

Foto: WeTV
Foto: WeTV

Shaoshang atau niaoniao merasa nenek tidak menyukai bibi ketiga Shaogong bilang bibi ketiga dipilih sendiri oleh paman ketiga Bibi ketiga putri dari kepala gunung Gunung bailu.

Dalam.pernikahan itu keluarga cheng lebih rendah tapi nenek masih merasa bibi tak pantas untuk paman ketiga Shaoshang pikir mungkin harus cari wanita secantik  bidadari baru nenek senang. Paman kedua selalu memikirkan keluarganya tapi nenek tidak menghargai. Shaoshang pikir adakalanya orang tua pilih kasih terhadap anak yang punya kekuasaan. Orangtua menilai anak dari penampilan dan kekuasaan. Shaoshang heran dia harus menghormati yang lebih tua.

Foto: WeTV

Ibu menegur mereka yang bicara sendiri. Kedua saudara kembar shoshang itu membawakan hadiah untuknya. Ibu kembali mengingatkan jika yangyang juga adik mereka. Paman ketiga akhirmya bisa lepas dari nenek tapi nenek memaksa mengantar mereka ke kamar. Aduh nenek.

Foto: WeTV

Ibu kembali membandingkan shaoshang dengan Yangyang. Bibi ketiga pikir Yangyang pendiam dan penurut. Shaoshang ceria dan cerdik..mereka punya kelebihan masing masing. Ibu akan sangat senang mengajarkan semua keterampilannya pada yangyang. Bibi pikir kenapa tak mengajarkan pada shaoshang yang cerdik. Ibu ingin shaoshang memperbaiki sifat buruk yang dipelajari dari nyonya ge baru belajar yang lain.

Foto: WeTV

Shaoshang mendengar dan kecewa.

Foto: WeTV
Foto: WeTV
Foto: WeTV

Ling Buyi atau Zisheng datang dan berkumpul dengan marquis cheng atas perintah kaisar. Kebetulan mereka sedang membicarakan pernikahannya sama putri Yuchang. Ayahnya minta duduk disampingnya tetapi Zisheng tetap berdiri. Saat putri Yuchang datang, Zisheng pamit.

Ayahnya mengingatkan pernikahan harus menurut perintah orangtua. Zisheng marah. Dia lalu mempertanyakan di mana ibunya dan orang macam apa. Ayahnya diam. Pada putri yuchang dia menegaskan orang yang dicarinya jadi istrinya adalah wanita yang disukainya sejak pandangan pertama sedangkan putri bukanlah orang itu.

Foto: WeTV

Ling buyi menyuruh menurunkan semua lentera di toko Xu Jinzhong. Menurutnya lentera di toko itu bagian bawahnya ada lempengan besi untuk menahan posisi tudung lentera. Karena itu lenteranya berbeda dari toko lain. Hari itu mereka tidak menemukan petunjuk apapun di ruang rahasianya karena dia menyembunyikannya. Petunjuk itu ada di lenteranya.

Foto: WeTV
Foto: WeTV

Putri Yuchang mengajak Ling buyi ke  festival lentera jika ada waktu. Ling buyi langsung menegaskan dia tidak punya waktu. Yuchang meninggalkan lentera.yang dibuatnya sendiri.Datang atau tidak dia akan menunggunya.

 Qi fei menemukan lentera dari toko Xu Jinzhong hanya ada tulisan puisi diatasnya .Seperti lentera Yuchang. Qi fei mendengar di festival lentera semua lentera berpasangan. Ling buyi pikir Xu Jinzhong licik. Dia menyembunyikan petunjuknya di lentera. Jika orang ingin mengirim pesan padanya hanya perlu meninggalkan lentera berpasangan dengan begitu mereka mengirim pesan tanpa bertemu. Ling buyi pikir di festival lentera nanti mereka harus datang.

Foto: WeTV

Yangyang menyuruh bibi pelayan beristirahat. Bibi itu mengatakan  dia terlalu pengertian jika seperti itu akan merugi. Nyonya atau ibunya diusir dari keluarga cheng oleh nyonya xiao tidak ada yang melindunginya. Jika tidak ikut berebut kelak akan merugi. Yang yang pikir ibunya kembali ke keluarga Ge karena bersalah. Bibi pertama memperlakukannya lebih daripada terhadap niaoniao. Baginya perlakuan bibinya sudah baik.

Foto: WeTV

Kakak kedua memberi gulungan untuk shaoshang belajar lebih cepat. Kakak pertama yang membuatnya. Shaoshang cerita dulu bibi kedua menyuruhnya berhemat gulungan dicuci dan dipakai berkali kali sampai hancur. Kedua kakaknya pikir mereka tak semiskin itu. Ayahnya selalu mengirim uang. Kakak ketiga akan memberinya meja belajarnya.

Foto: WeTV

Saat Liang fang mengangkut meja belajar itu, Cang pu pelayan Yangyang melihat meja itu dan mengatakan nonanya juga menginginkan meja belajar dan minta liang fang membawa ke tempat nonanya. Kedua rekan Cang pu mengambil meja itu dengan paksa.

Foto: WeTV

Salah satu pelayan melapor pada pengurus pelayan. Kebetulan ada ibu shaoshang dan yangyang. Pengurus pelayan mengajak bibi pertama minum teh di halaman kamar Yangyang. Awalnya yangyang seperti tak enak meminta beristirahat tapi kemudian bibi setuju setelah terbujuk pelayan.

Foto: WeTV
Foto: WeTV

Bibi pertama atau Yuanyi alias ibunya shaoshang akhirnya melihat Lian fang dan Cang pu bertengkar. Bibi pengurus memberi isyarat pada Cang pu agar dia pura pura pingsan. Liang fang mengaku tidak menggunakan tenaga sekuat itu. Yuanyi terlihat marah.

Foto: WeTV

Shaoshang dan kedua kakaknya menunggu lian fang. Kedua kakak pikir dia sembunyi. Shaoshang percaya liang fang selalu jujur. Mereka nggak tahu jika bukan karena dia yang menjaganya dulu  bagaimana Shaoshang bisa hidup.

Qingchong datang memberitahu Shaoshang, nyonya(ibunya) mempersilakannya ke aula Jiuzhui.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like