Love Like the Galaxy Ep 11

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love Like the Galaxy Episode 11, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Lou yao mengejar kereta rombongan shaoshang. Dia bilang sama paman ketiga kalau mau melindungi shaoshang. Paman ketiga sudah menjelaskan kalau pengikut mereka banyak lagipula Lou Yao habis membatalkan pertunangannya sama He Zhaojun nanti orang bisa salah paham.

Akhirnya shaoshang angkat bicara dia sebenarnya dihukum pukul sama ibunya dan diusir keluar kota. Lou Yao maksudnya berpikr shaoshang baik dan sudah melindunginya jatuh dari  jembatan. Dan dia tahu shaoshang yang membuat jembatan itu runtuh. Juga waktu di festival lentera. Soal jembatan itu shaoshang memang nggak akan melibatkan orang yang bersalah untuk membalas dendam. Soal di festival itu karena tunangannya sewenang wenang shoshang ngasih pelajaran. Panjang lebar sebenarnya Lou Yao mau bilang jatuh cinta sama shaoshang sejak pandangan pertama. Shaoshang nggak bisa jawab.

Foto : Wetv

Lou yao  nggak mau menyerah dan terus mengikuti shaoshang. Bahkan saat melihat paman ketiga menutupi kepala bibi dari teriknya matahari pakai dedaunan dia ikut ikutan. Lou Yao bilang sama paman kalau dia menyukai shaoshang meskipun shaoshang mengabaikannya. Lalu bibi minta paman mengusir Lou yao dengan kecerdikannya.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Shaoshang berpikir saat cari suami nanti yang seperti paman ketiga, perhatian lembut dan patuh. Dengan sifatnya itu shaoshang harus punya suami yang patuh padanya. Bibi cerita awalnya tidak berpikir menikah dengan pamannya, dulu dia bertunangan lalu tunangannya pergi selama 7 tahun, wawasannya bertambah dan ada yang berbeda darinya lalu pertunangan dibatalkan. Shaoshang menebak kalau tunangannya itu gurunya Yuan shanjian.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Shanjian sedang bermain kecapi tetiba senarnya putus. Gurunya (Huangfu Yi) pikir dia tak fokus. Gurunya berkata awalnya mereka yang bepergian dengan kaisar tetapi karena gurunya sakit maka shanjian harus menemaninya di sana memulihkan diri. Shanjian pikir gurunya tahu dia tak suka bepergian dan sanjung menyanjung. Lagi pula dia senang pemandangan di sana dan bisa bermain kecapi dan seruling.

Gurunya pikir tempat itu dekat dengan kabupaten Hua. Dia mendengar Cheng Zhi (paman ketiga ) akan menjabat wakil hakim kabupaten Hua. Menurutnya apakah Shang atau bibi ketiga akan ikut? Shanjian pikir dia sudah jadi nyonya cheng dan minta gurunya tak memikirkan orang dari masa lalu. Guru sepertinya belum bisa melupakan bibi ketiga.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Shaoshang pikir bibi ketiga merugi karena menghabiskan 7 tahun untuk memikirkan orang yang nggak layak. Bibi rasa karena melewatkan orang yang nggak layak itu makanya menyadari orang yang lebih layak. Shaoshang nggak berpikir begitu. Dalam memilih suami jika dia melewatkan  seseorang belum tentu bertemu orang yang baik. Jika dia bertemu orang baik akan menggenggamnaya erat erat.

Bibi tanya apakah Lou yao orang yang tidak boleh dilewatkan? Shaoshang bagaimana bisa tahu dia tak terlalu mengenalnya.

Lou yao minta diajari karena paman bisa menikahi bibi ketiga. Paman pikir shunhua dan niaoniao berbeda. Paman keren dan berbakat sedang lao you penakut dan bodoh tapi intinya shunhua menyukainya. Sedang niaoniao nggak menyukainya. Lou yao yakin kelak shaoshang akan menyukainya. Paman memberitahu Shaoshang berwaspada dan hatinya membutuhkan kasih sayang. Jika dia baik dan tulus niaoniao akan merasakannya.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Shaoshang menunjukkan gambar mekanisme jebakan yang dibuatnya. Bibi pkir dia mirip ibunya. Bibi pikir jika dia menikah dengan perwira dia akan menjadi jenderal wanita pendamping. Shoshang bersumpah nggak akan menikah dengan perwira. Dia pikir  Hidupnya nggak akab tenang dan damai. Bibi pikir keluarga cendekiawan pemilih dalam hal istri, sedangkan shaoshang ini nggak bisa melukis kecapi kaligrafi..lalu shaoshang minta diajari bibinya mulai dari meniup seruling.

Foto : Wetv

Seorang pelayan silat A miao bernyanyi. Itulah  hidup yang diinginkan shaoshang. Meniup seruling diiringi nyanyian di pegunungan. Juga terbang bebas seperti elang.

Mereka mengambil jalan memutar ke kabupaten Qing. Dan tempat itu terlihat suram. Paman merasa situasinya aneh. Paman ketiga minta istrinya dan niaoniao kembali ke kereta. Dia akan memasuki Qing bersam seorang pelayan pria.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Niaoniao mengajak bibinya untuk kembali dan memasuki kabupaten qing bersama paman. Niaoniao merasa lebih aman bersama paman. Bibi minta dia nggak takut. Luo yao menyahut kelompok kereta kaisar baru saja melewati tempat itu dan pasukan macan kaisar kaisar juga mengikutinya juga pasukan berzirah hitam jenderal Ling juga mengikutinya..jika ada bandit tidak akan berani menyerang. Selain itu ada dia yang berjanji melindunginya sampai ke kabupaten Hua. Mendengar nama Ling Buyi shaoshang sepertinya tak suka.

Foto : Wetv
Foto : Wetv
Foto : Wetv

Namun kemudian mereka melihat jejak tapal kuda besi yang biasa digunakan di militer. Shaoshang mulai waspada. Dia minta rombongannya untuk putar balik. Sebelum itu sekelompok orang menyerang mereka dengan anak panah. Kuda kuda takut kereta terjungkir dan bibi ketiga terluka. A mioa pelayan silat berhasil menghentikan para bandit.

Namun dia takut akan datang sekelompok bandit yang lebih besar..shaoshang menyuruh mereka meninggalkan tempat itu. Dia minta peta topografi yang di bawa A Yao. Dan nyuruh A yao cari bala bantuan. Tapi dasar A Yao dia keberatan karena sudah berjanji sama paman cheng untuk melindunginya. Setelah diyakinkan shaoshang akhirnya mau pergi.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Lalu shaoshang nyuruh semua pelayan wanita naik ke kereta jika tidak muat untuk membuang barang barang. A miao bilang itu disiapkan nyonya untuknya. Shaoshang menegaskan lebih penting nyawa daripada barang. Shaoshang emang pinter.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Shaoshang memacu kudanya lebih cepat. Shaoshang Juga menyuruh pelayan meninggalkan harta benda sehingga Fu deng si pelayan pria mengira para bandit tidak mengejar.

Foto : Wetv

 Terlihat beberapa pasukan berkuda hanya melewati harta benda itu.Mereka sampai di pondok perburuan. Shaoshang menyuruh fu deng memerintahkan orang memotong bambu untuk membuat mekanisme sesuai perintahnya.

Foto : Wetv
Foto : Wetv

Mereka telah membuat penghalang untuk menghalangi para bandit masuk. Namun shaoshang sepertinya cemas jika itu tidak bisa dia meyuruh mengulur waktu sampai bala bantuan datang.

Bibi ketiga khawatir perjalanan mereka berbahaya dan mengkhawatirkan paman ketiga harusnya dia tidak menyetujui paman untuk mengambil jalan memutar ke kabupaten Qing. Shaoshang pikir gerbang kabupaten Qing ditutup pasti tahu situasi diluar sedang kacau dan untuk melindungi diri. Paman ketiga di dalam kabupaten qing lebih aman. Shaoshang minta mereka khawatirkan diri sendiri saja.

Foto : Wetv
Foto : Wetv
Foto : Wetv
Foto : Wetv

Para bandit tiba. Shaoshang menyuruh Fu deng melepaskan jebakan sehingga kuda kuda musuh terjatuh. Tapi pemimpin bandit memotong tali jebakan. Lalu shaoshang menyuruh melepaskan anak panah. Tetapi anak panah habis. Pemimpin bandit maju melayangkan tali cambuk. A miao berusaha melindungi shaoshang namun dia terjatuh dan ditangkap penjahat.

Foto : Wetv

Shaoshang ketakutan dan menangis. Bibi ketiga meyakinkan untuk bersabar dan menunggu bala bantuan baru bisa membalaskan dendam A miao. Shoshang pikir mereka menangkap A miao untuk membuatnya tunduk. Dan tak akan membunuh A miao. Bibi meyakinkan tindakannya bagus ,tidak menyalahkan diri sendiri bahkan jika ada paman ketiganya belum tentu bisa mengurus secara menyeluruh.

Shaoshang pikir saat ibunya ikut ayahnya berperang apa juga menemui situasi seperti itu? Nyawa diri sendiri terancam. Orang orang di sekitar bisa mati kapan saja. Bibi menjelaskan lahir di di situasi sulit nyawa manusia terinjak injak. Makanya dulu orangtuanya pergi berperang meninggalkannya untuk melindungi kota Gu dan mengakhiri kekacauan itu. Lalu seseorang melaporkan kaki tangan yang terluka telah diselamatkan.

Foto : Wetv

Shoshang pikir para bandit itu menyerang dan mundur dengan tertib..mereka bahkan sudah meninggalkan harta benda. Mereka tidak seperti bandit biasa melainkan prajurit. Shoshang teringat  Ling buyi pernah bilang paman kakek terlibat persenjataan dan mungkin senjata itu sudah dikirim ke negara shu. Negara shu sudah tunduk bertahun tahun mungkin mereka ingin memberontak.

Lalu Kaisar pergi ke barat mereka ingin langsung membunuhnya lalu rombongan shaoshang bertemu pengintai depan yang takur rencana mereka terungkap jadi prajurit itu ingin membunuh mereka.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Rattan Ep 5
Read More

Rattan Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Rattan Episode 5, Lihat bagian daftarnya full link di tulisan yang ini gaes. Namun Kalian…