Love ft. Marriage & Divorce Season 3 Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Episode 5. Untuk menemukan daftar-daftar link recap ada di tulisan yang ini. Kalian bisa temukan sesuatu lainnya seperti Season sebelumnya disini. Episode sebelumnya DISINI.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah terpana melihat penampilan Dongmi makanya merasuki Seoban. Dongmi yang didekati sama Seoban membayangkan digendong dan diajak nyebur ke kolam renang.

Keduanya bicara. Mereka sama-sama datang sendirian. Seoban mengajak Dongmi ke rumahnya untuk minum anggur.

Ih Dongmi senang banget. Ia segera ganti baju lagi. Saking senangnya ia bahkan langsung bersyukur pada Tuhan bisa mendapatkan pria kayak Seoban.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun bertemu dengan Hyerong dan Piyoung sembari minum kopi. Hyerong marah pada Shi Eun dan merasa seperti dihianati padahal Shi Eun tahu kalo ia menyukai Seoban. Shi Eun sendiri juga nggak menduganya. Ia lalu cerita saat mereka bermpat berkumpul sebelumnya. Piyoung pulang lebih dulu dan Hyerong pergi. Ia menunggu sebentar lalu pulang.

Sampai di rumah Seoban nelpon karena ia yang membayar. Ia ingin bicara dengan suaminya kalo di rumah. Ia pun bilang kalo ia sudah bercerai. Seoban lalu datang ke apartemennya. Ia lalu bilang kalo mereka satu tempat kursus saat SD. Piyoung terkejut karena Seoban masih mengingatnya. Shi Eun pikir itu karena namanya yang unik.

Hyerong masih nggak percaya kalo mereka dekat hanya karena itu. Ia lalu mendesak Shi Eun untuk memberitahu perasaannya karena ia dan Seoban juga sudah mengungkapkan perasaan. Shi Eun nggak bisa menjawabnya. Yang pasti ia mengaguminya. Ia nggak tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Ia juga cerita tentang sarapan bersama Seoban sebelumnya. Piyoung ikut senang menanggapinya tapi nggak dengan Hyerong.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Di dalam lift Dongmi membayangkan Seoban akan menggendongnya sesampainya di rumah nanti. Rumah Seoban besar. Selagi Seoban menyiapkan anggur, Dongmi berharap bisa menikah dengannya dan tinggal bersama di rumah itu.

Keduanya minum bersama. Dongmi merasa berdebar ditatap secara intens sama Seoban. Mendadak Seoban mendekat seakan mau mencium Dongmi. Dongmi pun memejamkan matanya. Ayah yang merasuki Seoban teringat saat ia mendekati ajalnya tapi Dongmi malah diam saja dan mengabaikannya. Pun setelah ia meninggal Dongmi malah tersenyum.

Merasa kesal ayah lalu memukuli kepala Dongmi tanpa henti. Dongmi syok. Sambil nangis ia mengambil tas dan mantelnya lalu pergi. Ia bahkan nggak berani naik lift dan turun melalui tangga.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Kakek tiduran di sofa lalu melepaskan diri dari raga Seoban. Sementara itu Dongmi yang sudah sampai di luar gemetaran memakai sepatunya.

Hyerong kembali dari toilet. Ia ngajak Shi Eun dan Piyoung untuk mengadakan pesta perpisahan. Kalo terus ditunda takutnya nggak bisa nemu waktu yang pas. Ia nyuruh Shi Eun untuk nelpon Seoban. Shi Eun melakukannya dan menyampaikan apa yang Hyerong minta. Seoban bersedia untuk datang.

Piyoung memuji Shi Eun yang terdengar sangat alami. Seperti sudah pacaran lama.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Dongma tampak nggak semangat saat tubuhnya diukur. Setelah selesai ia mengajak Gabin untuk pergi ke taman bermain. Katanya untuk mengubah suasana hati.

Ami sedang membuat nasi. Dongmi pulang tanpa bicara. Ia langsung tiduran di kamarnya. Ami menyusulnya dan menanyakan keadaannya. Dia nggak ganti baju dan tasnya diletakkan sembarangan. Ami mau menyiapkan makanan untuknya tapi Dongmi bilang nggak nafsu makan.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban datang ke acara perpisahan yang disiapkan Hyerong. Tanpa melihat Shi Eun ia menyinggung tentang pertemuannya kembali dengan Shi Eun. Piyoung juga berpikir kalo Seoban pasti merasa canggung menyembunyikan perasaannya selama ini. Seoban sendiri sudah cukup senang bisa bertemu lagi. Ih Piyoung jadi berharap akan dicaiin sama cinta pertamanya.

Dongma dan Gabin sudah sampai di taman bermain. Ia mengajaknya untuk menaiki berbagai wahana dengan harapan bisa mendengarnya berteriak untuk menghilangkan suara teriakan Piyoung yang nggak bisa pergi dari pikirannya tapi Gabin sama sekali nggak mau teriak.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung dan Hyerong sudah mabuk. Keduanya bicara tentang Seoban yang beda sama mantan suami mereka. Hyerong pikir kalo pernikahanlah yang sudah merubah pria. Ia bertanya apa Seoban juga akan berubah nantinya? Ia menghubungkannya dengan suaminya yang pastinya sedang nangis darah sekarang. Piyoung lalu menyinggung adik Seoban yang sepertinya berbeda dengannya.

Karena nggak mau buru-buru berpisah, Piyoung dan Hyerong mengajak Seoban untuk ke karaoke. Seoban langsung menatap Shi Eun seakan meminta ijin. Ia lalu bilang nggak bisa nyanyi tapi Hyerong ingin tetap mengajaknya bernyanyi.

Dongma dan Gabin dalam perjalanan pulang. Gabin tidur sambil bersandar di bahunya tapi sepertinya dia memikirkan orang lain.

Foto : NODRAKOR.ICU

Mereka sudah di tempat karaoke. Hyerong minta Seoban untuk menyanyi tapi Seoban nggak mau. Akhirnya Shi Eun yang nyanyi. Suaranya yang enak di dengar membuat ketiganya terdiam mendengarkan. Seoban sampai nggak bisa berhenti menatapnya. Ia terkenang pertemuan pertamanya bersama Shi Eun. Mendengarnya Hyerong juga jadi ingat sama Sahyun. Eh dilihat sekilas Sahyun kayak Haerun.

Hyerong, Shi Eun dan Seoban sudah di jalan tapi suara nyanyian Shi Eun maasih terngiang.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Wajah Dongma dingin saat mereka sampai. Nggak seperti biasanya ia ikut naik tapi nggak bilang apa-apa. Sampai di rumah Gabin mau memeluk Dongma tapi Dongma menyingkirkan tangannya. Ia nyuruh Gabin untuk memukulnya sekali dan menyatakan kalo ia nggak bisa menikahinya.

Gabin syok. Ia nangis karena Dongma mempermainkannya lagi. Apa itu karena ia melirik wanita lain? Dongma membantah. Bukan melirik tapi menguping. Keduanya bertengkar gabin menampar Dongma dan membuang semua barang-barang yang Dongma berikan lalu mengusirnya.

Setelah Dongma pergi, Gabin hanya bisa nangis.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong bermain drum untuk mengalihkan kekesalannya. Heran, apa lebihnya Shi Eun dibandingkan dirinya? Ia yakin kalo ia akan kewalahan menghadapi dirinya.

Seoban melihat gereja dan minta sopir untuk berhenti. Sambil menggenggam tangan Shi Eun, ia membawanya masuk ke sana. Heran, Shi Eun bisa menuis, menggambar dan bernyanyi. Mirp siapa sih? Shi Eun memberitahu kalo ia seperti neneknya. Kalo nggak dilarang keluarga, ia pasti jadi penyanyi. Sedang ia bernyanyi hanya untuk bersenang-senang. Seoban sendiri nggak punya sesuatu yang bisa dibanggakan. Yang ia punya hanya perasaan yang menggebu untuk Shi Eun. Ia lalu memberitahu harapannya di ulang tahunnya yang sekarang. Ia ingin Shi Eun menemaninya menghabiskan sisa umurnya.

Belum juga bilang apa-apa, Seoban melarangnya untuk menolaknya sekarang. Ia nyuruh Shi Eun untuk memikirkannya dan menjawabnya 50 tahun lagi. Sekarang setiap hari ia merasa bergairah saat bangun tidur begitu memikirkan Shi Eun. Ternyata Shi Eun juga merasakan hal yang sama. Seoban minta Shi Eun untuk memberitahu anak-anak tapi Shi Eun nggak ingin terburu-buru.

Seoban justru berpikir kalo mereka harus buru-buru. Usia mereka 50 tahun sekarang. Masa yang sangat indah. Ia lalu minta Shi Eun untuk menggenggam tangannya karena ia sangat gugup sekarang. Shi Eun menggenggamnya dan menenangkannya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah latihan bernyanyi. Katanya mau menyanyikan lagu pengantar tidur untuk Jeong Bin. Ibu nyuruh ayah untuk pulang besok karena ia selalu terbangun saat Jeong Bin nangis tapi ayah menolak.

Mendadak Hyerong datang dalam keadaan mabuk. Sahyun yang sudah tidur sampai terbangun mendengar suaranya. Hyerong mengaku sedih apalagi mereka. Ia juga bertanya tentang mendiang, di mana dimakamkannya? Sahyun sendiri nggak bicara. Ayah lah yang justru menjawab semua pertanyaan Hyerong.

Selain itu Hyerong juga melihat Jeong Bin. Karena sedang tidur, ayah pun mengajak Hyerong untuk keluar karena Jeong Bin akan nangis terus kalo terbangun.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di luar Hyerong minta minum. Ibu mau mengambilkannya tapi Hyerong melarang dan mengambilnya sendiri. Setelahnya mereka bicara di ruang tamu. Hyerong ingin datang lagi besok dalam keadaan sadar dan bertanya apa yang mereka butuhkan. Ibu bilang nggak ada tapi langsung dijawab sama ayah. Susu formula dan popok. Hyerong janji akan membawakannya besok. Ia lalu pamit.

Setelah Hyerong pergi, ayah minta Sahyun untuk jangan terlalu dingin karena Hyerong sengaja datang malam-malam gini. Mendadak Jeong Bin nangis. Sahyun langsung ke sana dan menggendongnya. Nggak seperti sebelumnya, kali ini Jeong Bin langsung diam.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban mengantar Shi Eun sampai lift. Ia iingin sekali ikut naik sama Shi Eun. Dan saat pintu lift mau menutup, mendadak Seoban membukanya kembali. Nggak tahu apa yang terjadi di sana, sesampainya di rumah Shi Eun merasa kalo wajahnya sangat panas dan jantungnya seperti mau meledak.

Ibu kembali tidur di sebelah ayah setelah menidurkan Jeong Bin. Sebenarnya ayah ingin Sahyun kembali sama Hyerong, membesarkan Jeong Bin dan melahirkan anak lagi. Kalo ibu pikir Sahyun nggak akan mau. Mungkin sudah hilang rasa. Gimana nanti kalo Jeong Bin diabaikan setelah Hyerong punya anak sendiri? Perasaan manusia berubah dengan cepat. Ia bahkan merasa kalo Hyerong nggak tulus.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban mengirim pesan saat Shi Eun mau mencuci wajah. Shi Eun menyuruhnya untuk segera mandi dan tidur. Setelahnya Seoban nelpon Dongma dan mengajaknya sarapan bersama di hotel besok.

Sahyun memimpikan Songwon. Mereka berjalan di altar perkawinan. Mendadak ekspresi semua orang berubah. Pakaian Songwon berubah menjadi hanbok dan wajahnya tampak dingin. Sahyun langsung terbangun. Ia bicara dengan Songwon seakan orangnya ada di sana. Ia merasa nggak bisa melanjutkan hidup tanpanya. Seharusnya mereka mengadakan pesta pernikahan.

Foto : NODRAKOR.ICU

Saat di toko buku, Yusin bilang pada Jia kalo ia ingin tinggal bersama lagi biar bisa melihat wajah Jia terus. Jia nyuruh ayah untuk bilang ke ibu karena sekarang ibunya sedang senang dan sering tersenyum. Yusin merasa kalo itu nggak akan mudah. Ibunya pasti akan menolak.

Saat sarapan Jia pun memberitahu ibunya kalo ia butuh kestabilan emosi dan ingin pulang ke rumah ayah. Piyoung memberi tahu kalo di sana juga rumah mereka. Ia mengungkit apa yang ia katakan sebelumnya kalo berpisah seperti saat masih pacaran. Jia lalu bilang kalo ayah ingin mereka berkumpul lagi. Piyoung akhirnya bilang kalo ia akan memikirkannya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban mengajak Dongma sarapan bersama karena mau memberitahu kalo ia akan menikah. Dongma mencari tahu tentang wanita yang akan kakaknya nikahi dan yakin kalo ayah pasti nggak akan setuju. Seoban sendiri nggak membutuhkan ijin dari ayah. Ia lalu menyampaikan kalo ia ingin menikah sepekan lebih cepat dari Dongma.

Mumpung disinggung Dongma pun ngasih tahu kalo hubungannya dengan Gabin berakhir kemarin. Seoban kaget. Apalagi saat Dongma bilang kalo itu karena ia nggak yakin. Seoban memperingatkan kalo ia akan kena karma nanti. Dongma mengalihkan dengan bilang mau mengambil makanan. Lah masih punya nafsu makan?

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin mengajak Dongmi untuk sarapan. Dia membawa koper. Katanya mau ke rumah teman yang di Singapura. Ia menolak diantar pak Kim dan sudah menelpon taksi. Ami bertanya berapa lama ia di sana tapi Dongmi nggak menjawab.

Hyerong melihat Seoban dan adiknya lalu menghampirinya. Seoban memperkenalkan adiknya. Hyerong menyapanya ramah dan Dongma mengajaknya untuk bergabung dengan mereka. Hyerong nggak menolak dan mengambil tas dan mantelnya. Seoban menyatakan keberatannya dan nyuruh Dongma untuk memikirkan Gabin saja. Dongma sebenarnya berharap Seoban dekat dengan wanita seperti Hyerong. Seoban memperingatkan agar jangan menilai orang dari luarnya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Saat Hyerong mengambil makanan, mendadak Seoban dapat pesan kalo temannya meninggal. Tanpa menghabiskan makanania langsung pergi setelah minta Dongma untuk ngasih tahu Hyerong nanti.

Hyerong kembali setelah Seoban pergi. Dongma memberitahu alasan Seoban pergi. Selanjutnya Hyerong mau membahas tentang Seoban dan Shi Eun tapi Dongma menolak karena orangnya nggak ada. Ia malah tertarik untuk membicarakan tentang Piyoung. Hyerong memberitahu kalo suaminya dokter tapi selingkuh. Ia pikir Dongma tahu karena ia pria. Dongma yang seakan nggak mau bicara lama-lama sama Hyerong pergi karena khawatir akan timbul skandal kalo ada yang mengenali Hyerong dan sarapan dengannya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di stasiun penyiaran Piyoung ketemu sama rekannya yang nyebelin. Ia menganggap kalo pilihan lagi di acaranya terlalu mengikuti seleranya dan Piyoung menjadikan seorang kritikus musik sebagai bintang tamu tetap karena mengenalnya. Piyoung membantah semuanya. Setelahnya Ami nelpon. Ia ingin bertemu dan memberitahu kalo Dongmi pergi ke Singapura.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Wuram melihat mobil ayahnya dan menemuinya. Haerum mau ngasih uang saku tapi Wuram menolak. Ia khawatir karena ayah nggak menjawab telponnya. Ia lalu minta ayah untuk membelikannya roti.

Sampai di sana Wuram mengajak ayahnya untuk makan juga tapi Haerun menolak. Wuram memintanya untuk membuka maskernya karena suaranya nggak jelas. Saat itulah ia tahu yang terjadi pada ayahnya dan nangis. Haerun menenangkan kalo ia sudah menjalani pengobatan dan akupuntur. Itu seperti demam dan flu. Wuram bertanya apa ibu tahu? Haerun mengiyakan. Ia menambahkan kalo ibunya menemaninya ke klinik akupuntur.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seusai siaran Piyoung bertemu dengan Ami. Ami memberitahunya apa yang terjadi pada Dongmi saat memberi hormat pada ayah dan sepulang berenang. Sekarang dia pergi ke luar negeri. Ami curiga kalo Dongmi melakukan sesuatu pada ayah. Kalo enggak nggak mungkin dia akan segelisah sekarang. Ia berencana untuk memberitahu Yusin tapi Piyoung pikir Yusin akan lebih percaya pada ibu. Baginya asalkan Jia nggak kenapa-kenapa.

Hyerong lewat dan menyapa Piyoung. Ami menatapnya tajam hingga membuat Hyerong nggak nyaman. Setelah Hyerong pergi, Piyoung memberitahu kalo itu Boo Hyerong. Ami tahu. Dia berpura-pura menangis tersedu-sedu selama konferensi pers. Ia nggak bisa ngasih tahu lebih lanjutnya karena harus belanja. Nggak ada lauk di rumah.

Giliran Piyoung menatapnya tajam. Apa Ami puas dengan hidupnya yang sekarang? Ami mengangguk. Ia menjanjikan akan selalu baik pada Piyoung. Piyoung sinis, nggak perlu.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Gabin menyetir dengan hati hampa. Ingat saat Haerun pergi dari rumahnya. Aku menuai apa yang kutabur.

Dongma nyuruh sopirnya untuk turun dan ia menyetir sendiri. Ia pergi ke stasiun penyiaran dan nelpon Piyoung. Mereka bertemu di tempat parkir. Karena Piyoung nggak bawa mobil lantaranmobilnya nggak mau nyala tadi pai jadinya ia ikut mobilnya Dongma. Kafe di dekat stasiun penyiaran mungkin sdang ramai sekarang jadi Piyoung mengajak Dongma ke tempat lain.

Dalam perjalanan mereka bicara tentang Dongma yang ternyata masih tinggal sama orang tuanya. Ia memberitahukan alamatnya tinggal tapi Dongma bilang mau mengajaknya makan dulu. Piyoung membatin kalo itu pasti masalah kakaknya. Ia merasa kalo pernikahan Shi Eun nggak akan mudah. Ia lalu harus menjawab telpon. Ada urusan kerjaan.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban meninggalkan pemakaman dan nelpon Shi Eun. Sekedar nanya lagi apa. Saat dengar kalo Shi Eun sedang memasak lumpia Vietnam ia ingin mampir tapi Shi Eun melarang. Ia belum ngasih tahu anak-anak. Seoban menasehati agat jangan ditunda terus.

Piyoung selesai telponan. Dongma membawanya ke hotel untuk makan. Rupanya ia sering datang ke sana karena karyawan di sana bahkan mengenalnya dan menyambutnya dengan ramah.

Sebelumnya Piyoung pikir Dongma akan membicarakan tentang kakaknya. Dongma memberikan kartu namanya. Ia minta Piyoung untuk memberikan kunci mobilnya. Karyawannya akan mengambilnya untuk diperbaiki. Besok ia ke Jerman jadi nggak ada yang akan menjemputnya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun berencana memberitahu anak-anak perihal hubungannya dengan Seoban tapi tahu-tahu Wuram membicarakan ayahnya. Mereka bertemu sebelumnya. Mulutnya ayah nggak bisa digerakkan. Hyanggi juga terkejut dengarnya.

Dongma memesan sebotol anggur. Katanya kalo nggak habis Piyoung bisa membawanya pulang. Ia lalu pergi untuk menjawab telpon.

Nggak lama kemudian ia kembali. Piyoung yakin kalo DOngma akan memintanya untuk membujuk Shi Eun supaya meninggalkan Seoban. Ternyata enggak. Dongma nyuruh ia untuk memilih dengar pengantarnya dulu apa langsung kesimpulannya. Piyoung memilh langsung mendengarkan kesimpulannya. Dan kesimpulannya adalah Dongma ingin menikahi Sa Piyoung yang ada di hadapannya.

Bersambung…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Read More

Rookie Cops Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Rookie Cops Episode 5, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.…
Start Up Ep 2 Part 2
Read More

Start Up Ep 2 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Start Up Episode 2 Part 2, Untuk lihat lengkap daftar tulisan sinopsisnya di tulisan yang…