Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Episode 15. Untuk menemukan daftar-daftar link recap ada di tulisan yang ini. Kalian bisa temukan sesuatu lainnya seperti Season sebelumnya disini. Episode sebelumnya DISINI.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung dan Dongma kembali dari bulan madu. Di jalan DOngma terus menatap Piyoung sampai membuatnya malu.

Shi Eun merasa nggak enak badan. Seoban memanggilnya dan memberitahu kalo Dongma dan Piyoung sudah datang.

Piyoung dan Dongma memberi hormat pada ayah dan disaksikan sama Shi Eun dan Seoban. Saat Shi Eun mau ikut duduk, ,ayah malah menyuruhnya untuk menyiapkan makanan. Sebelum pergi, Shi Eun memberitahu Piyoung kalo Jia pergi berenang dengan Hyanggi. Dia sempat menunggunya tapi akhirnya tertidur.

Ayah sangat tertarik dengan kehamilan PIyoung. Ia menanyakan persalinannya dan apa yang Piyoung mimpikan.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong cerita ke Sahyun kalo semuanya gegara biksu yang diundang sama ayah dan ibu.

Saat makan bersama, ayah sangat memperhatikan Piyoung dan bahkan memberikan semua dagingnya untuk Piyoung. Nggak hanya itu, ayah juga memberikan piring ikan salmon ke Piyoung dan saat Piyoung bilang ingin makan buah stroberi, ia langsung nyuruh Shi Eun untuk memesankan.

Seoban yang nggak suka dengan sikap ayah ke istrinya menahan Shi Eun dan nyuruh ahjumma untuk beli buah.

Foto : NODRAKOR.ICU

Dongmi sedang merangkai bunga. Seharian ia mematikan ponselnya dan membuat Yusin khawatir. Katanya dia bosan. Setelah bunganya jadi, ia minta difoto. Ami langsung mengambil ponselnya tapi Dongmi maunya difoto sama Yusin.

Setelahnya Dongmi nyuruh Ami menyalakan tv. Kebetulan acaranya tari. Dongmi menggigit tangkai bunga dan mengajak Yusin menari. Ami sampai menahan tawa melihatnya.

Shi Eun nggak bisa tidur dan terbangun. Ia mencari tahu kapan saat yang tepat untuk memeriksakan kehamilan.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong akhirnya pulang dari rumah sakit. Wajahnya tampak masam.

Hyanggi baru pulang dan bertemu dengan Piyoung. Ibunya ke salon untuk merapikan rambutnya.

Ami memuji kemampuan Dongmi dalam menari. Tanpa disangka Dongmi membuka sendiri gimana dulu ia diam-diam belajar menari dengan Ricard Kang, guru tarinya. Ia bahkan juga bilang kalo pria itu harus bertubuh kekar, berhidung mancung dan perutnya nggak boleh buncit.

Ami ijin keluar untuk mengambil minum. Dan saat ia kembali untuk merekam, Dongmi malah nggak tertarik untuk membicarakannya lagi.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hyanggi yang sedang belajar turun untuk meletakkan gelas di bak cuci piring. Ahjumma yang melihatnya menegurnya dan menyuruhnya untuk mencuci gelasnya. Hyanggi sudah mau melakukannya tapi Piyoung yang melihatnya melarangnya dan nyuruh Hyanggi untuk kembali ke kamarnya sedang gelas tadi dicuci olehnya. Setelahnya ia menegur ahjumma tadi karena nyuruh Hyanggi yang sibuk bekerja paruh waktu dan belajar. Sayang kalo waktu 10 menitnya dipakaihanya untuk mencuci gelas. Kalo ada apa-apa ia nyuruh ahjumma itu untuk bilang padanya atau Shi Eun.

Apa yang Piyoung katakan pada ahjumma tadi rupanya didengar sama Bu Choi, kepala pelayan.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong yang sedang tidur terbangun gegara dengar tangisan Jeong Bin. Ibu melihatnya masuk ke kamarnya Jeong Bin lalu memarahinya karena hanya bisa nangis. Ibu lalu menggendong Jeong Bin dan memberitahu kalo iabisa merasakan kehangatan orang yang menggendongnya.

Dari temannya Gabin dengar kalo Dongma menikahi seorang janda. Ia lalu menghubungkan ke ayah yang nggak mau memberitahu istri Dongma waktu itu.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di sela pekejaannya Dongma menyempatkan diri untuk menelpon istrinya. Piyoung sedang bersama Shi Eun dan sekarang sedang keluar. Dongma nyuruh Piyoung untuk ngasih tahu Shi Eun tentang kehamilannya agar ia bisa membantunya tapi PIyoung menolak dengan alasan malu. Secara mereka juga baru menikah.

Dongma memberitahu kalo ayah mengajak Piyoung makan siang bersama. Ada restoran steik baru. Piyoung nggak enak sama Shi Eun kalo hanya ia yang pergi. Dongma nyuruh Piyoung untuk menjadikan dirinya sebagai alasan.

Foto : NODRAKOR.ICU

Gabin memberanikan diri untuk nelpon Seoban dan mengonfirmasi kalo istrinya Dongma adalah seorang janda dan seusia dengannya. Seoban membenarkan tapi untuk detilnya dia nggak bisa ngasih tahu karena ceritanya panjang.

Yusin pulang. Ami membantunya ganti baju sambil menceritakan tentang ibu yang diam-diam melakukan apa yang disukainya. Yusin minta Ami untuk nggak usah didengarkan. Lah sebelumnya Yusin bilang harus memperhatikan ibu.

Haerun kembali ke ruangannya setelah mengajar dan melihat seseorang menunggunya. Sesaat ia berharap kalo itu adalah Gabin tapi ternyata enggak. Dongmi. Keduanya bicara di dalam. Dongmi mau mengenalkan Haerun dengan seseorang. Haerun sebenarnya nggak mau tapi Dongmi nyuruh dia untuk ketemu dulu.

Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung sedang di luar dengan Shi Eun. Ia seperti melhat Gabin tapi tahunya enggak. Mereka lalu membicarakan Gabin yang belum juga ada kabar menikah. Karena pasangannya lebih muda, Shi Eun pikir mungkin ditentang sama keluarganya.

Hyerong datang. Piyoung berpikir untuk menghiburnya.

Ami sedang makan buah sambil baca buku. Song Won duduk di hadapannya dan ikut makan tapi ia nggak bisa melihatnya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong membicarakan tentang takdir. Ia ingin mendatangi cenayang yang bagus karena iri dengan mereka. Piyoung melarang. Nanti malah sial. Hyerong mengaku senang bisa hamil tapi sekarang mungkin akan sulit. Piyoung menghibur agar Hyerong jangan berkecil hati, nani juga akan ada kabar baik.

Seoban dan Dongma bermain golf dengan ayah. Ada beberapa gadis yang lewat. Ayah mengajari mereka untuk melihat para gadis itu tanpa membuat istri mereka marah.

Sudah malam. Dongmi telponan sama Gabin tentang perjodohannya. Song Won duduk di sebelah DOngmi tapi ia nggak melihatnya. Gabin nggak mau langsung menemuinya dan mau melihatnya dari jauh dulu.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin ingat saat malam hari saat ia masih bersama Piyoung, saat ia ingin makan camilan, Piyoung sudah membuatkannya sebelum ia sempat minta dibuatkan. Ingin memakannya, Yusin pun turun dari tempat tidur. Ami mendatanginya dan ia mengajaknya untuk makan camilan. Ami malah mengajaknya makan ayam goreng. Yusin menyebutkan yang ingin dimakannya tapi Ami menjanjikan akan membuatkannya besok pagi. Yusin sudah nggak ingin dan kembali tidur.

Seoban bicara dengan Shi Eun tentang apa yang dipikirkannya kalo ayah hanya memperhatikan Piyoung. Ia menjanjikan kalo ia akan sangat baik pada Shi Eun. Akhir pekan nanti ia mengajak Shi Eun dan anak-anak untuk makan di luar. Ia berpikir kalo Shi Eun nggak suka masakan ahjumma makanya makan sedikit.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ami membangunkan Dongmi untuk sarapan. Menunya makanan yang ingin Yusin makan semalam. Dongmi nggak mau makan dan bilang kalo itu racun. Yusin juga kecewa karena itu nggak seperti yang Piyoung buat. Song Won ikut duduk di meja makan dan makan makanannya Dongmi.

Shi Eun membeli alat tes kehamilan. Ingin mendapatkan yang pasti, ia juga membeli merek lain.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung sedang melipat pakaian dan handuk. Bu Choi mendatanginya dan minta ahjumma untuk membuatkan jus tomat untuknya. Secara terang-terangan ia minta naik gaji karena penghuni rumah bertambah. Piyoung mengingatkan fasilitas tempat tinggal yang mereka dapatkan dengan bekerja di sana. Gaji mereka juga cukup tinggi. Ia juga mengingatkan kalo ia dan Shi Eun adalah anggota keluarga dan bukannya tamu. Mereka bekerja dan membantu mengurus rumah. Ia menanyakan apa yang Bu Chi lakukan? Ia hanya nyuruh ahjumma yang lain.

Bu Choi memberitahu tugasnya yang ia pikir nggak gampang dari membuat menu, mengatur pesanan, membayar air, listrik dan pajak. Piyoung mengingatkan kalo menu ia dan Shi Eun yang menentukan. Pesanan ahjumma lain yang pergi sedang membayar listrik dan pajak bukanlah pekerjaan yang sulit. Bu Choi nggak mau mendengarkan Piyoung karena ia hanya bekerja sama ibu.

Piyoung menekankan kalo ibu sudah meninggal. Apa bu Choi akan terus berlindung dibalik namanya? Bu Choi benar-benar nggak bisa berkutik di depan Piyoung. Ia mengungkit tentang PIyoung yang membentak ahjumma yang nyuruh Hyanggi untuk mencuci gelasnya sampai mau menyingkirkannya tapi Piyoung bisa membalikkan semuanya dan membuat Bu Choi nggak bisa berkata-kata.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun datang dan duduk bersama Piyoung. Piyoung nyuruh Bu Choi untuk bilang dulu ke Shi Eun kalo ada apa-apa dan jangan ngasih tahu ayah karena ia adalah pemimpin perusahaan. Banyak pekerjaan yang harus diurusnya.

Bu Choi mau pergi, Piyoung memberikan handuk yang sudah dicuci tapi masih kotor agar dicuci lagi dan jus yang Bu Choi minum agar dibawa juga.

Setelahnya keduanya bicara di kamar. Ternyata Shi Eun juga nggak suka sama Bu Choi.

Sementara itu Bu Choi dan para ahjumma berencana untuk mengundurkan diri. Ia yakin kalo para menantu nggak akan bisa mengurus rumah sebesar itu dan membuat hidangan untuk 8 orang.

Foto : NODRAKOR.ICU

Haerun berencana untuk membalas dendam sama Shi Eun dengan cara akan menikah juga. Soalnya Wuram sama Hyanggi nggak bisa diharapkan.

Shi eun melakukan pemeriksaan kehamilan dan hasilnya…

Gabin bersiap untuk pergi.

Shi Eun ternyata hamil.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Sahyun baru pulang kerja dan membelikan hadiah untuk Hyerong berupa sebuah tas. Hyerong kurang menghargainya dan meletakkannya begitu saja. Sahyun tersinggung dan menunjukkan apa yang sudah dilaluinya untuk membelikan hadiah untuknya. Apa ia nggak bisa hanya menerimanya? Tanpa perasaan Hyerong berterima kasih dengan nada datar.

Hal itu makin membuat Sahyun kesal. Ia mengatakan kalo ia juga menderita. Ucapan Sahyun justru menyulut pertengkaran. Sahyun sampai melempar dasinya saking kesalnya dan meneriaki Hyerong. Hyerong nggak bisa menerimanya dan mau mengemasi pakaiannya. Sahyun menyusulnya dan malah ditampar.

Ayah dan ibu mendengarkan pertengkaran keduanya dari luar. Keduanya jadi ikut berdebat di dapur.

Hyerong beneran mau pergi. Ayah dan ibu berusaha untuk menenangkan keduanya dan mendamaikan. Ayah bicara dengan Sahyun di kamar. Dan saat keluar ia melihat HYerong pingsan di sofa.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Haerun pergi kencan buta tapi saat sampai di sana, pasangannya belum ada.

Shi Eun bertanya-tanya apa ia bisa melahirkan dengan selamat? Ia lalu berdoa setulus hati karena anak itu sangat berarti untuknya.

Gabin datang dan melihat Haerun yang baru kembali dari toilet setelah pelayan pergi. Haerun menghampirinya dan mengajaknya mengobrol. Akhirnya mereka tahu kalo merekalah yang dijodohkan oleh Dongmi. Karena Dongmi nggak juga datang, Haerunpun menelponnya. Lah ternyata orangnya masih di rumah.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong yang sudah sampai di rumah sakit diperiksa sama dokter.

Gabin menyinggung tentang pernikahan mantan istrinya dan ia membenarkan.

Shi Eun menyudahi telponnya saat Seoban pulang dan memeluknya. Seoban pikir Shi Eun memeluknya karena ia pulang lebih awal.

Ibu keluar dari kamar Jeong bIn dan bicara dengan ayah yang habis telponan sama Sahyun. Hyerong sudah siuman. Ibu jadi berpikir kalo itu karena mereka mengusir Song Won.

Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung menjemput Jia dari tempat les. Keduanya mengobrol dalam perjalanan pulang. Saat melihat anak yang jalan sama adiknya membuat Jia iri. Ia juga ingin punya adik. Piyoung menepi dan memberitahu tentang kehamilannya. Jia sangat senang menanggapinya. Piyoung merasa malu dan melarang Jia untuk ngasih tahu Wuram.

Hyerong bangun dan memanggil ibu yang ada di sana. Ia menanyakan Jeong Bin. Ibu menenangkan kalo ada ayah dan ahjumma di rumah. Hyerong mendadak nangis. Katanya ia merasa akan ada hal buruk yang terjadi. Ibu menenangkan dan membesarkan hatinya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Bu Choi dan para ahjumma menemui PIyoung dan Shi Eun lalu menyampaikan pengunduran dirinya. Nggak sesuai dengan yang mereka harapkan, Piyoung dan Shi Eun justru langsung mengabulkan. Para ahjumma merasa terkejut. Apalagi mereka juga diminta untuk pindah dari apartemen yang mereka tempati karena bekerja di sana. Dan karena belum punya tempat tinggal untuk pindah, akhirnya Piyoung mengijinkan mereka untuk tinggal paling lama sebulan sampai mendapatkan tempat tinggal baru.

Piyoung dan Shi Eun lalu bicara di kamar. Shi Eun pikir bu Choi yang telah menghasut mereka melihat gimana respon mereka tadi.

Foto : NODRAKOR.ICU

Para ahjumma bicara di dapur. Mereka menyalahkan bu Choi yang sudah membuat semua rencana itu. Bu Choi nggak mau disalahkan karena mereka juga mendukungnya tadi. Ia menenangkan dan menjanjikan akan mencarikan pekerjaan untuk mereka.

Akhirnya mereka pergi dan berpapasan dengan Wuram di depan.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban dan Dongma bermain golf dengan para istri mereka. Saat tiba giliran Dongma, bolanya langsung masuk hanya dalam sekali pukul. Setelah itu ada anjing lucu yang mendatangi Piyoung. Ia sangat senang dan mau membawanya pulang.

Seoban menemani Dongma mengambil bolanya. Nggak disangka ada ular besar di dalamnya. Seoban yang melihat kepalanya menarik Dongma agar nggak memasukkan tangannya dan membiarkan ular itu keluar dari lubang.

Ternyata itu adalah bagian dari mimpinya Seoban,

Foto : NODRAKOR.ICU

Saat sarapan Seobaan menceritakan mimpinya. Ayah yang merasa kalo itu adalah mimpi yang bagus nyuruh Dongma untuk membelinya. Selain itu, mimpi itu adalah untuknya.

Jia dan Wuram belajar berkuda.

Yusin mengajak Dongmi untuk menonton film. Ami juga memintanya untuk segera ganti baju.

Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun sedang mencuci piring. Sekarang mereka hanya punya stu ahjumma di rumah dan ahjumma yang akan datang 3 pekan sekali. Mimpinya Seoban dibayar 100 ribu won. Shi Eun nyuruh Seoban untuk mengantarkan teh ke ayah. Ia juga menyuruhnya untuk ngasih tahu kalo ginsengnya buatannya sendiri, bukan beli.

Ternyata ayah sedang bicara dengan Piyoung. Saat mau masuk Seoban sempat melihat ayah ngasih kotak perhiasan ke Piyoung. Dan entah kenapa itu sangat menggangunya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ami dan Yusin mengajak Dongmi untuk ke bioskop menonton film komedi tapi Dongmi nggak mau. Katanya dia nggak mau meninggal di sana. Ddan tanpa sengaja ia mengungkapkan sendiri gimana saat ayah menahan sakit tapi Dongmi mengabaikannya dan akhirnya ayah meninggal. Yusin yang mendengarnya sendiri merasa sangat terkejut.

Seoban mau pergi dan pamitan sama Shi Eun. Di luar saat minum kopi ia bertemu dengan Song Won dan saat ia mau pulang Song Won ikut bersamanya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di depan rumah keluarga Seo ada dua malaikat maut yang melihat tajam ke arah rumah.

Song Won beneran ikut Seoban pulang.

Dongma memuji mimpi Seoban di depan Piyoung. Seoban pulang bersama Song Won. Dan saat Song Won melihat dua malaikat maut itu ia terkejut.

Bersambung…

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Tomorrow Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Tomorrow Episode 5, Cara menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca EPISODE SEBELUMNYA…