Drama Korea

Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Episode 13. Untuk menemukan daftar-daftar link recap ada di tulisan yang ini. Kalian bisa temukan sesuatu lainnya seperti Season sebelumnya disini. Episode sebelumnya DISINI.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah Sahyun mencoba meramal Hyerong kerasukan apa enggak menggunakan korek telinga dan hasilnya Hyerong kerasukan.

Piyoung sedang sibuk tapi Dongmi malah tertawa-tawa. Katanya ia ingat saat bibinya Piyoung minum soju di pemakaman. Ada yang datang. Piyoung pikir itu Dongma dan ayahnya tahunya Yusin dan Ami. Ami mengajak Dongmi untuk pulang tapi Dongmi nggak mau. Piyoung nyuruh Yusin dan Ami untuk pergi karena ayah mertuanya akan datang.

Yusin dan Ami pergi. Sebelumnya Yusin minta Piyoung untuk nggak membiarkan Ibu sendirian dan menelponnya begitu tamunya pulang.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Di luar Ami dan Yusin melihat Dongma dan ayahnya. Ami bahkan memuji Piyoung bisa mendapatkan calon suami seperti itu dan membuat Yusin kesal.

Begitu masuk, Dongma dan ayahnya langsung disambut sama Piyoung, Jia dan Dongmi. Ayah mengembalikan Danchu ke Jia. Piyoung memperkenalkan Dongmi ke ayah. Melihat Dongmi yang nampak genit membuat Piyoung seperti nggak suka. Ia pun menunjukkan tempat cuci tangan ke ayah dan Dongma.

Saat mencuci tangan Dongma ngasih tahu ayah kalo tadi bukan nenek kandung Jia. Kakeknya menikah lagi.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung duduk di meja makan dengan Jia, Dongma dan ayahnya. Dongmi nggak ikut makan karena sudah banyak makan semalam. Ia membantu menyajikan makanan sambil memberitahu proses pembuatannya. Ayah yang tadi nggak berselera jadi makan banyak. Dongmi terus saja bicara. Piyoung dan Jia sampai merasa ngak enak ke ayahnya Dongma. Dia baru pergi setelah Piyoung menegurnya dan minta agar ayah mertuanya bisa makan dengan tenang. Dongmi paham dan masuk kamar setelah menyajikan semua lauk.

Ayah memberitahu Jia kalo ia mengembalikan Danchu karena berpikir kalo Jia pasti merindukannya. Ia sangat terharu. Mereka belum pernah bertemu tapi jia sangat memikirkannya. Dan sebenarnya itu hanya alasan agar ia bisa datang untuk menemui Dancu dan makan bersama mereka. Piyoung sama sekali nggak keberatan dan mempersilakan kalo ayah mau datang setiap hari. Mereka sarapan setiap hari dan tingga menyiapkan peralatan makan saja.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Di kamar Dongmi bedakan sambil memuji ketampanan ayah Dongma. Mendadak ia jadi ketakutan. Ia takut kalo suaminya masih ada di sana dan belum pergi.

Sahyun dan Hyerong yang mau pergi pamit sama ayah dan ibu. Setelah mereka pergi, ayah menyampaikan ke ibu kalo ia habis meramal pakai korek telinga dan hasilnya Hyerong beneran kerasukan.

Ayah yang sudah selesai makan pamit. Ia ngasih uang saku ke Jia yang sebentar lagi masuk SMP. Dongmi keluar dari kamarnya dan kembali bersikap genit sampai mau mengantar. Piyoung melarangnya. Dongma menyentuh tangan Piyoung sebelum mereka akhirnya berpisah.

Di mobil ayah kembali mengeluhkan usia Piyoung.

Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung mendatangi rumah Yusin dan membicarakan apa yang Dongmi ceritakan kalo mereka bertengkar di kamar karena dirinya. Ami mau menceritakan yang terjadi pada Dongmi tapi Yusin memotong dan memintanya untuk nggak membiarkan Jia berdua saja dengan ibu.

Karena itulah Piyoung bergegas pulang. Di jalan ia telponan dengan Ami. Ami menceritakan tentang Dongmi yang bertingkah aneh belakangan. Piyoung sendiri juga merasakannya. Ia bahkan juga menceritakan Dongmi yang bersikap genit saat ada tamu di rumahnya. Yusin yang juga mendengarnya merasa keberatan dengan pernyataan Piyoung barusan. Ami menyudahi dan bilang akan menelponnya lagi nanti.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di rumah Dongmi sedang menari nggak jelas. Piyoung nelpon dan menanyakan yang Jia lakukan dan juga dirinya. Dongmi berpikir kalo pIyoung pergi karena menghindari dirinya. Piyoung membantahnya dan menjanjikan akan segera sampai di rumah. Setelahnya Dongmi kembali menari sambil menyanyikan doa.

Ayah Sahyun cerita ke ibu kalo dulu saat mereka mau nikah ia juga meramal pakai korek api dan hasilnya mereka akan menikah. Ia punya ide untuk memanggil Song Won saat sedang melakukan sesuatu. Kalo menyahut, artinya memang kerasukan. Ibu nggak yakin. Karena kalo enggak kerasukan, bisa-bisa Hyerong akan marah karena menganggap mereka belum bisa melupakan Song Won. Ayah lalu mau nelpon temannya dan mau minta bantuan biksu. Belum juga nelpon Jeong Bin mendadak nangis.

Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin meminta Dongmi untuk ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan tapi Dongmi menolak. Yusin, Ami dan Piyoung terus membujuknya sehingga ia mau melakukannya. Sebelum pergi, Dongmi memuji Piyoung yang bisa mendapatkan suami yang tampan. Yusin yang mendengarnya menjadi kesal dan berjalan duluan.

Shi Eun dapat kiriman bunga dan hadiah dari Gabin. Hyanggi bertanya-tanya kenapa kabar pernikahannya belum terdengar?

Di rumah sakit Dongmi menjalani serangkaian perawatan. Ami menelpon Piyoung dan memberitahunya kalo dugaan mereka benar. Dongmi mengalami maslah mentel. Piyoung juga seperti nggak percaya. Kemarin ia dan Yuasin juga sempat berargumen dan Dongmi datang. Perkataannya juga seperti meyakinkan. Ami menyudahi karena Yusin datang.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Jia datang setelahnya sambil menggendong Danchu. Ia menanyakan keadaan neneknya. Piyoung berusaha menjelaskan kalo saat bertambah tua, perasaan akan berubah-ubah.

Haerun membayangkan pernikahan Shi Eun. Dongmi mendadak nelpon dan minta dijenguk di rumah sakit. Haerun khawatir kalo dia sakit tapi Dongmi bilang kalo ia hanya melakukan pemeriksaan biasa karena sudah dua tahun nggak diperiksa.

Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun dan Seoban sedang melakukan perawatan. Shi Eun memberitahu kalo ayah sarapan di tempatnya Piyoung hari ini. Ia berpikir kalo mungkin ayah akan datang juga ke rumahnya. Seoban menyesalkan keadaan. Padahal mereka bisa saja berbulan madu di Eropa bersama anak-anak juga. Shi Eun menenangkan kalo satu tahun akan berlalu.

Ayah beneran memanggil Biksu kerumah. Ia mengenalkannya dengan Hyerong untuk diam-diam melihat apa dia beneran kerasukan apa enggak.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Dongmi marah pada Yusin setelah menyadari kalo Yusin melakukan pemeriksaan mental terhadapnya. Ia menolak terus di rumah sakit dan berencana untuk pulang.

Biksu yang dibawa ayah membaca peruntungan rumah itu. Ia juga sempat bicara dengan Hyerong. Setelah selesai, sang biksu bicara dengan ayah di luar. Ternyata benar dugaan ayah kalo Hyerong memang kerasukan hantunya Song Won dan harus dilakukan pengusiran arwah.

Ayah berpikir untuk dibiarkan karena itu adalah ibu dari cucunya. Biksu bilang itu akan mendatangkan masalah kedepannya. Alamnya sudah berbeda. Selain itu, seperti halnya manusia, arwah bisa saja berubah menjadi jahat kalo merasa terancam.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di rumah Song Won sedang menggendong Jeong Bin sambil memberinya susu.

Shi Eun membawa beberapa furnitur ke rumah. Bu Choi nggak suka melihatnya dan berpikir kalo Shi Eun datang untuk mengambil segalanya.

Ayah menyampaikan apa yang dikatakan biksu tadi kepada ibu. Ibu sendiri merasa ragu untuk melakukanpengusiran arwah menimbang kalo arwah itu adalah Song Yuan. Belum lagi mental Sahyun juga baru membaik.

Saat sedang bicara, Hyerong malah datang untuk memberi susu Jeong Bin.

Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun sedang berkemas. Piyoung datang dan membawakan hadiah berupa piyama. Ia nggak bisa hadir saat pernikahannya nanti dan minta Hyanggi untuk mengiriminya foto.

Yusin mium bersama Haerun. Ia mengeluhkan ibunya yang mengalami gangguan mental.

Di rumahnya Shi Eun, Piyoung juga sedang membicarakan hal yang sama. Shi Eun bersyukur Piyoung sudah keluar dari rumah itu. Dan tugas mmengurusnya sekarang ada di tangan Ami.

Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin dan Haerun membicarakan kehidupan mereka usai perceraian yang nggak menarik lagi. Dan saat Haerun dikasih tahu tentang calon suami PIyoung yang ternyata adalah adik dari calon suami Shi Eun, ia malah bilang kalo mereka nggak waras. Masih banyak wanita muda yang mempesona tapi mereka malah memilih wanita yang sudah berumur. Yusin sendiri merasa kalo wanita muda nggak selalu mempesona. Sementara Haerun merasa kalo Shi Eun itu sudah nggak menarik.

Pagi banget Seoban telponan dengan Dongma dan menanyakan kabar masing-masing.

Siangnya Shi Eun dan Seoban juga anak-anak berada di mobil menuju tempat pernikahan. Hyanggi mengambil foto mereka. Wuram bahkan sudah memanggil Seoban dengan panggilan ayah.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah juga sedang dalam perjalanan bersama Dongma. Ia mengeluhkan Piyoung yang nggak bisa hadir di acara pernikahan Seoban. Padahal pekan depan ia akan menjadi anggota keluarga mereka.

Pernikahan Shi Eun dan Seoban berjalan lancar. Keduanya melangkah bersama setelah Hyanggi dan Wuram sambil mengingat kebersamaan mereka selama ini.

Sementara itu Haerun bermain sepak bola dan terjatuh.

Di rumah para ahjumma berkumpul sambil makan buah menertawakan Shi Eun yang mereka sebut pengantin tua.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah berpikir kalo gegara kerasukan rating acara Hyerong jadi turun. Ia juga jarang mendapat tawaran pekerjaan dan terpaksa diam di rumah.

Hyerong sedang tersenyum di toilet dan mengirimkan foto pernikahan Shi Eun dan Seoban kepada Piyoung.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin menemui Jia dan memintanya untuk tinggal bersamanya tapi Jia menolak dan bahkan menimpali semua yang dikatakannya dengan kalimat yang lebih menyakitkan sampai membuat Yusin menangis. Ia mengungkit kalo semuanya dimulai dari ayah sendiri. Kalo ia nggak selingkuh maka mereka akan tetap menjadi keluarga yang bahagia. Ia menyudahi dan meminta agar mereka nggak saling menyalahkan lagi.

Jia bahkan mengharapkan agar Yusin hidup tenang bersama Ami. Yusin berusaha bilang kalo Ami bukan siapa-siapa. Jialah yang paling berarti baginya. Jia yang sangat emosi karena ayahnya nggak ngerti juga mengungkit betapa malunya ia saat melihat ayahnya bersama wanita lain selain ibunya. Padahal selama ini ia selalu membanggakan ayahnya sebagai ayah yang penyayang dan pengertian.

Ayah duduk terdiam di ruangannya. Ahjumma menyalakan lampu lalu pergi.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hyanggi sedang beberes. Ia ingat saat ibunya mau berangkat bulan madu dan bilang nggak akanmenelpon seharian ini. Wuram datang. Mendadak ada nomor nggak dikenal yang menelpon. Ternyata itu Dongma. Ia mengirim sopir dan akan membawa mereka untuk datang ke rumah untuk makan malam.

Di rumah ayah dan Dongma minta ahjumma untuk menyiapkan lauk lebih untuk Hyanggi dan Wuram. Ayah pikir anak-anak juga pasti kesepian seperti mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Di tempat bulan madu, Seoban lupa bawa baju ganti. Shi Eun memberinya piyama yang dibawanya. Seoban ingin mengajak Hyanggi dan Wuram untuk datang ke sana karena ada banyak kamar kosong tapi Shi Eun memintanya untuk hanya memperhatikannya hari ini. Mendadak Seoban ingat kalo ia belum melakukan perayaan pengantin baru. Ia mengajak Shi Eun untuk keluar lagi dan ia akan menggendongnya tapi Shi Eun menolak karena merasa malu.

Hyanggi dan Wuram dijemput mobil dan diantar menuju rumah keluarga Seo.

Foto : NODRAKOR.ICU

Haerun minum-minum di rumahnya sambil menyesali diri dengan kaki dibebat akibat cedera saat bermain bola.

Ayah yang sedang menggendong Jeong Bin berpikir tentang yang mau dilakukan terhadap ibunya Jeong Bin.

Wuram dan Hyanggi makan malam bersama ayah dan Dongma. Mereka makan sembari mengobrol.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ami mengantarkan obatnya Dongmi yang ia masukkan ke botol supelemen. Dongmi nggak mau meminnumnya karena segelnya sudah terbuka. Ia malah bilang kalo bisa saja itu racun dan Ami mau membunuhnya.

Ayah makan buah bersama anak-anak. Dongma memberitahu ayah kalo Hyanggi ingin menjadi penerjemah. Kalo Wuram katanya ingin menghasilkan uang banyak untuk membeli kapal pesiar. Ayah memberitahu kalo kepalanya akan sakit setelah punya kapal pesiar, vila dan selingkuhan. Wuram menanyakan penyebabnya. Dongma memberitahu kalo perawatan kapal pesiar sangat mahal.

Yusin sedang di mobil. Ia masih di parkiran. Ami nelpon tapi ia mengabaikannya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun dan Seoban minum anggur sambil makan keju. Keduanya mengungkapkan kebahagiaan masing-masing. Telinga seoban terasa gatal. Shi Eun membersihkannya dan membiarkan Seoban tertidur di pangkuannya.

Setelah makan buah Wuram bicara tentang menahan kentut. Ia juga cerita tentang wali kelasnya saat kelas 4 yang masuk ke kelas sambil kentut. Ahjumma datang dan menanyakan teh yang mereka mau. Tiba-tiba dia kentut. Karena merasa malu ia pun langsung pergi. Ayah nyuruh Dongma untuk membuka jendela karena kentut ahjumma tadi sangat bau. Ayah nyuruh Hyanggi untuk bilang ke ahjumma kalo mereka akan minum teh murbei.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban beneran tertidur di pangkuan Shi Eun. Shi Eun yang sudah selesai membersihkan telinganya mengusap wajahnya.

Dongma menemui ayah setelah anak-anak tertidur. Ia yang menantikan kabar dari Seoban dan Shi Eun berpikir kalo nggak ada kabar berarti kabar baik.

Ayah Sahyun berpikir kalo Song Won sudah saatnya untuk pergi. Ia juga sudah menggendong anaknya. Ayah pikir Song Won bisa jadi adiknya Jeong Bin. Ibu mengingatkan kalo HYerong punya kelainan bentuk rahim. Tapi ayah pikir kelainan bentuk rahim bukan berarti nggak bisa hamil. Ayah jadi lapar karena terlalu banyak berpikir.

Mereka keluar dan malah lihat Hyerong sedang mencuci kaki Sahyun. Ayah yang melihatnya seperti merasa iri secara ibu nggak pernah melakukan itu padanya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban terbangun pagi harinya. Ia melihat Shi Eun di sebelahnya dan tersenyum mengamatinya.

Gabin yang mau tidur terkejut mendadak Dongma nelpon. Ia sengaja nggak menjawabnya. Nggak lama setelahnya Dongma mengirim pesan kalo dia salah nomor. Gabin lalu memberanikan diri untuk menelponnya. Ia menanyakan kabar dan kapan Dongma akan menikah? Ia akan bernyanyi di acara pernikahannya. Dongma nggak menjawab dan bertanta tentang Gabin.

Gegara itu Gabin nggak bisa tidur dan mau minum. Ponselnya bunyi lagi. Ia buru-buru mendekat karena berpikir Dongma nelpon lagi. Tahunya asistennya ayah yang menyampaikan kalo ayah ingin menemuinya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Gabin bertemu dengan ayahnya Dongma. Rupanya ayah memperhatikannya sampai tahu jadwal konsernya musim gugur nanti.

Ami memberi Dongmi juk kacang merah tapi DOngmi nggak mau memakannya dan malah membuangnya. Katanya Ami mau membunuhnya dan ia akan mati kalo memakannya. Ami memakannya di depan Dongmi untuk membuktikannya. Dan secara nggak terduga Dongmi bilang sendiri kalo dengan cara itulah ia membunuh suaminya. Dengan terus memberinya karbohidrat secara terus menerus sampai gula darahnya naik, tekanan darahnya naik dan akhirnya meninggal.

Hyerong ada di mobil bersama asistennya. Dan saat mau makan mendadak ia merasa mual.

Bersambung…

Anysti