Drama Korea

Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Ep 12

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love (ft. Marriage and Divorce) Season 3 Episode 12. Untuk menemukan daftar-daftar link recap ada di tulisan yang ini. Kalian bisa temukan sesuatu lainnya seperti Season sebelumnya disini. Episode sebelumnya DISINI.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Anak itu mengikuti ibu sampai lift. Ia melompat-lompat dan berputar mengelilingi ibu tapi ibu nggak bisa melihatnya. Ia bahkan masuk ke rumah sebelum ibu dengan menembus pintu.

Yusin ditelpon Dongmi yang mengabarkan kalo ia akan pulang larut. Setelahnya Ami ngasih tahu Yusin tentang kecurigaannya kalo Piyoung akan menikah lagi karena ahjumma di rumahnya bilang Piyoung menemui calon mertuanya. Yusin membantahnya dan bilang kalo Piyoung pasti menemani Shi Eun manemui calon mertuanya karena mereka bekerja di stasiun yang sama.

Ayah ingat sama Piyoung dan Shi Eun. Mendadak kesal sama Seoban yang hanya bilang akan mempertimbangkan untuk tinggal dengannya padahal Shi Eun nggak masalah.

Foto : NODRAKOR.ICU

Seoban memberitahu Hyanggi dan Wuram kalo kakek ingin mereka tinggal bersamanya. Ia merasa kalo anak-anak nggak akan leluasa nantinya. Nggak bisa bangun siang dan mungkin akan diomeli. Shi Eun menyambutnya dengan pikiran positif. Sudah seharusnya anak-anak mendengarkan omelan orang tua. Selain itu mereka memang harus hidup berdampingan.

Hyanggi lalu cerita tentang temannya yang mau pergi ke Amerika saat masa Covid 19. Dan saat di bandara Incheon yang lengang ia merasa kalo keberadaan manusia sangat penting. Meski ada di tempat yang indah tapi kalo nggak ada manusia akan ada yang kurang. Karena anak-anak setuju, Seoban pun nggak punya alasan untuk nggak setuju.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Dongma ada di restoran bersama Piyoung. Ia menyesal karena nggak mengenalkan Piyoung ke ibunya lebih awal. Piyoung juga merasa bersalah karena berpikir kalo ibunya Dongma pingsan karena mendengar sesuatu tentang dirinya. Dongma sedih karena mereka sama-sama sudah nggak punya ibu sekarang. Ia hanya punya Piyoung sekarang dan minta Piyoung untuk selalu mencintainya. Ia juga akan mencurahkan rasa cintanya hanya untuk Piyoung dan memintanya untuk menantikannya.

Ibu sedang melipat pakaian dan Hyerong ada di depannya. Ia senang Hyerong mengurangi pkerjaannya dan lebih banyak di rumah. Ayah yang habis menemui Jeong Bin keluar dan ikut bicara. Ibu berharap Hyerong bisa hamil tahun ini dan punya anak perempuan tahun depan. Adiknya Jeong Bin. Sambil senyum Hyerong ngasih tahu kalo ia punya kelainan bentuk rahim sehingga sulit untuk punya anak. Ayah menyarankan agar Hyerong periksa ke dokter lain tapi Hyerong menolak. Baginya Jeong Bin saja cukup.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Anak kecil yang mengikuti ibu tiduran di kasur sambil makan cokelat.

Jia senang banget saat Piyoung ngasih tahu kalo ia mereka akan tinggal di rumahnya kakek sama keluarga Wuram juga. Ia bisa bertemu dengan Hyanggi dan diajarin belajar. Piyoung mengingatkan Jia agar jangan memanggil Wuram dengan nama karena sekarang mereka sepupuan. Jia yang lahir 5 bulan lebih awal ingin dipanggil nuna sama Wuram. Piyoung juga berpesan agar Jia jangan terlalu ceria saat bertemu kakek karena masih masa berduka. Jia mengiyakan. Ia juga bisa membaca keadaan.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah nggak bisa tidur dan bicara dengan ibu tentang Hyerong yang nggak bisa hamil karena punya kelainan bentuk rahim. Ia ingat dulu HYerong setuju untuk bercerai dan meminnta banyak hal dari mereka. Ibu nggak terlalu merisaukan perihal itu. Toh mereka sudah rujuk sekarang. Yang ia pikirkan adalah sikap Hyerong yang berubah sekarang. Seperti seseorang. Song Yuan.

Ayah juga ternyata berpikian hal yang sama. Ia bahkan nyuruh ibu untuk menanyakannya ke cenayang. Ibu meremehkan kalo sekarang itu nggak ada yang percaya sama cenayang karena teknologi makin canggih. Ayah memberitahu kalo itu nggak sesuatu yang nggak bisa dijelaskan. Mereka sama-sama merasa ada yang aneh. Sebelumnya Hyerong dengan tegas menolak untuk rujuk. Kalo memang berubah mungkin hanya pikirannya saja tapi ini secara bicaranya juga berubah. Mungkin benar-benar kerasukan. Baik ayah dan ibu sama-sama merinding gegara membicarakan tentang hal itu.

Di kamarnya Sahyun tidur dengan Song Won.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah kembali nggak berselera makan dan minta ahjumma untuk membawakannya ubi panggang dan es krim yang dibawakan Shi Eun dan Piyoung. Dongma turun untuk sarapan. Melihat ayah makan ubi dengan gelato membuatnya ingin memakannya juga. Ayah memuji Piyoung dan Shi Eun. Dongma menambahkan kalo mereka juga bijak dan pengertian. Berbeda dengan wanita muda yang hanya ingin diperhatikan.

Ayah berpesan agar Dongma berhati-hati saat keluarga calonnya Seoban datang karena ia tampak dingin dan angkuh saat nggak bicara. Dongma nyuruh ayah untuk hal yang sama karena ayah juga begitu.

Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung melihat tas dari Ami. Bahkan di dalamnya ada uang sakunya. Ia lalu nelpon Ami. Sekalian Ami menyinggung hal kemarin tentang Piyoung yang pergi ke rumah ayah mertuanya. Piyoung akhirnya membenarkan kalo ia akan menikah. Ami ikut senang dan menanyakan calon suaminya tapi Piyoung nggak berpikir untuk ngasih tahu.

Ami menemui Gabin. Gabin bilang ia akan terus seperti sekarang dan nggak mau dekat dengan pria. Ami meragukannya karena Gabin punya banyak penggemar pria. Mereka lalu membicarakan tentang pernikahan Hyerong dan Sahyun. Gabin sempat nangis saat melhat mereka berjalan menuju altar. Serasa dia melihat Song Won dan ia hampir nggak bisa nangis. Ami merasa kesal pada Hyerong dan kakek neneknya Jeong Bin. Ia bahkan nggak bisa ke sana karenaada Hyerong. Gabin sendiri berpikir kalo mungkin itu yang terbaik karena Jeon Bin juga membutuhkan sosok seorang ibu.

Jia masuk ke kelas dan melempar senyum ke Wuram yang sudah datang lebih dulu.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Ami menunjukkan masakannya ke Gabin sambil cerita kalo sebelumnya ia nggak bisa menikah dengan Yusin karena anak mereka. Tapi sekarang mungkin sudah bisa karena ibunya akan menikah. Ssetlah bicara lebih jauh akhirnya mereka saling tahu kalo mantan istrinya Yusin adalah produser acaranya Bo Hyerong. Dan mantan pacarnya Gabin sebelumnya adalah suaminya penulis di program acaranya Hyerong. Gabin terdiam, dikiranya mereka akan rujuk tapi tahunya enggak.

Jia mentraktir Wuram roti dan minta dipanggil Nuna. Wuram seperti nggak nyaman meski Jia memang lahir 5 bulan sebelum dirinya.

Ami menyetir sambil terrsenyum. Ia nampak sangat senang.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung dan Shi Eun sedang melakukan perawatan sambil membicarakan ayah yang kesepian setelah meninggal;nya sang istri. Shi Eun juga baru tahu kalo rumah sakit Min juga milik keluarga Seo. Mereka juga menyinggung tetntang ahjumma yang bekerja di sana yang sampai ada 3 orang. Piyoung pikir mereka bisa memasak bergantian sehingga hanya butuh seorang saja untuk bersih-bersih. Shi Eun setuju. Selain itu ia nggak begitu menyukai bu Choi karena tampak menakutkan.

Yusin menemui Ami di ruangannya setelah menemui pasien. Ami mengaku nggak enak badan. Ia mual dan sering pusing. Lah tahunya bercanda. Iamemberitahu kalo Piyoung akan menikah. Untuk meyakinkannya ia bahkan menyebutr kalo Piyoung sendiri yang menyampaikan saat telponan. Sudah sampai menemui mertua, ia pikir sudah sangat serius. Yusin seperti nggak percaya. Perawat datang dan memberitahu tentang pasien.

Foto : NODRAKOR.ICU

Shi Eun dan PIyoung sudah selesai dipijat. Keduanya sangat menikmatinya. Mereka duduk sambil membicarakan ayah dan kedua anaknya. Shi Eun memuji keputsan yang Seoban buat padahal sebelumnya hampir memutuskan hubungan dengan ayahnya. Piyoung pikir itu karena Shi Eun. Shi Eun juga merasa Seoban sangat perhatian padanya dan anak-anaknya. Karena itulah ia ingin bersikap lebih baik lagi padanya.

Yusin mengemudi dengan wajah kesal.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung pulang. Ahjumma sudah mau pulang. Ia memintanya untuk membeli sayuran organik besok. Ternyata di rumah ada Yusin. Yusin menyinggung tentang Piyoung yang berniat untuk menikah lagi. Dengan alasan nggak ingin Jia tinggal dengan ayah tiri, ia berencana untuk membawa Jia. Piyoung mengaku nggak akan membiarkannya dan mengungkit kalo ak asuh jia ada padanya. Ia bahkan nggak meminta harta gono gini apalagi tunjangan anak.

Yusin mengaku akan menyewa pengacara dan memberikan sebanyak yang Piyoung mau agar bisa dinikmati bersama suami barunya. Piyoung nggak mau kalah. Ia akan menyewa 20 pengacara untuk melawan Yusin. Yusin menangkap kalo mangsa baru Piyoung orang kaya. Piyoung tersinggung. Mangsa? Dikiranya hewan? Selain itu nggak semua ayah tiri itu jahat. Yusin nggak mau tahu. Ia pergi setelah mengingatkan Piyoung tentang hak asuh anak. Piyoung juga nggak akan lagi membukakan pintu untuk Yusin lagi di rumahnya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Dongmi kaget dikasih tahu Ami tentang rencana pernikahan Piyoung dan menanyakan apa yang Yusin katakan.

Yusin menenangkan diri di mobil. Piyoung nelpon Shi Eun dan memintanya untuk bilang ke Jia untuk nggak menyalakan ponselnya dan menerima panggilan. ShiEun mengerti dan menemui Jia yang sedang belajar bersama Wuram dan Hyanggi. Yusin yang telponnya nggak diangkat sama Jia merasa kesal.

Di rumah Piyoung mencoba untuk tenang sambil melihat Danchu.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Hyerong makan bibimbab dengan lahap di depan ayah dan ibu. Katanya belakangan ia sedang ingin makan banyak. Ayah sama ibu sampai heran padahal sebelumnya Hyerong selalu nggak mau makan banyak karena nggak mau geuk. Sambil senyum Hyerong bilang kalo metabolismenya tinnggi jadi nggak gampang gemuk. Ayah membatin kalo Hyerong banyakan di rumah sekarang dan jarang berolahraga.

Jeong bin nangis. Hyerong bangkit mau ke sana tapi ibu melarang dan menyuruhnya untuk lanjut makan. Sekarang Jeong Bin sudah bisa membalikkan badannya sendiri. Ibu membantah dan memberitahu kalo 5 bulan baru bisa membalikkan badan. Hyerong merasa kalo jeong Bin bisa lebih cepat dari bayi lainnya.

Ayah menyusul ibu yang mengganti popoknya Jeong BIn. Ia merasa kalo dugaannya benar. Nggak biasanya HYerong mau makan banyak a[palagi sayur. Ibu sendiri masih belum yakin.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin menemui Haerun dan memintanya untuk menanyakan calon suami Piyoung ke Shi Eun. Haerun nelpon Shi Eun tapi orangnya sedang ada di panggilan lain. Mereka juga membicarakan Shi Eun yang pernikahannya diundur gegara ibu mertuanya meninggal.

Piyoung memberitahu Jia tentang reaksi ayahnya menanggapi pernikahannya. Kemungkinan ayahnya akan mengambilnya. Jia seperti nggsk msu dsn merasa kalo dirinya bukan barang. Selain itu ayah sudah punya AM. Piyoung berusaha untuk menjelaskan kalo AM bukan putri ayah. Kemungkinan juga mereka nggak akan menikah. Jia adalah segalanya bagi ayahnya dan kemungkinan ayah akan menggugat ibu. Jia nggak nyangka kalo akan seperti itu, piyoung mengulangi kalo yang terpenting adalah pendapatnya.

Yusin yang masih penasaran akan calon suami Piyoung nyuruh Haerun untuk mencoba menelpon Shi Eun lagi tapi tetap telponnya nggak dijawab.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Dongma sedang di jalan. Ia nelpon Piyoung dan memberitahu kalo ia akan pulang ke rumah untuk menemani ayah. Mendengar suara Piyoung yang kedengaran nggak tenang, ia pun menanyakan apa yang sedang terjadi. Piyoung akhirnya memberitahu kalo ayahnya Jia datang dan bilang akan menggugatnya karena Jia.

Yusin pulang dengan diantar sama sopir pengganti.

Dongma minta Piyoung untuk memberikan nomor Yusin padanya dan akan mengajaknya bicara. Ia akan menyelesaikannya. Piyoung khawatir kalo nama Dongma dan ayahnya akan tercoreng karena masalahnya. Suaminya sangat keras kepala dan ia hanya nggak ingin ribut. Dongma merasa kalo semua orang pasti keras kepala.

Foto : NODRAKOR.ICU

Akhirnya Piyoung mau memberikan nomor Yusin pada Dongma. Dongma meminta Piyoung agar selalu memberitahunya kalo ada masalah. Jangan sampai stres nanti cepat menua. Piyoung malah jadi takut kalo-kalo Dongma akan membuangnya saat ia bertambah tua nanti. Dongma menenangkan kalo Piyoung akan semakin muda saat bersamanya. Pun kalo ia menua ia akan menggantinya dengan kulitnya. Piyoung berterima kasih. Sekarang ia menjadi makin tenang.

Yusin sampai rumah dan langsung sandaran di sofa. Ami membawakan air madu. Dongmi bertanya apa Yusin dari rumah Jia? Yusin nggak menjawab. Ami pikir Yusin minum karena kesal Piyoung akan menikah lagi. Dongmi berkedip melarang Ami untuk menyinggung tentang hal itu.

Ayah Sahyun mencari tentang kerasukan di mesin pencari.

Foto : NODRAKOR.ICU

Dongma sampai rumah dan melihat Bu Choi ada di depan kamar ayah. Ia masuk dan mendapati ayah sedang menangis. Ayah menyesal pernah mengatakan kalo ibunya Dongma akan pingsan kalo tahu tentang pernikahannya. Dongma menenangkan kalo masih ada dirinya. Dan saat ayah bertanya apa Dongma bisa menggaruk punggungnya yang gatal, Dongma pun menjanjikan akan melakukannya. Ia akan datang meski sedang minum sekalipun.

Dongmi dengar dari Ami kalo ibunya Wuram akan menikah dengan teknisi di tempatnya bekerja. Secara nggak terduga Dongmi ingat saat Seoban yang dirasuki ayah memukulinya tanpa ampun.

Foto : NODRAKOR.ICU

Sahyun bangun duluan dan membuatkan sarapan untuk Hyerong. Ia bahkan mengantarkannya ke tempat tidur karena Hyerong belum bangun. Hyerong memakannya dan memuji rasanya. Keduanya makan bersama dan saat Hyerong mencium Sahyun, ia berubah menjadi Song Won.

Foto : NODRAKOR.ICU

Yusin menemui Sahyun di kantornya dan menyampaikan niatnya untuk menggugat Piyoung terkait hak asuh anak. Sahyun menyarankan agar Yusin mencari tahu kehidupan ekonomi calon suami Piyoung terlebih dahulu. Sebagai pengacara ia menyarankan agar Yusin menyelesaikannya secara kekeluargaan. Menggugat hanya akan melukai kedua belah pihak. Apalagi anak mereka.

Yusin memberitahu kalo Jia belum lama pergi dengannya dan pacarnya ke resor ski dan nampak menikmatinya. Sahyun pikir itu bisa dijadikan poin. Habis itu Yusin dapat telpon tapi ia mematikannya. Ia mengungkit perceraiannya dulu karena Piyoung keras kepala memintanya bercerai. Seingatnya Sahyun juga seperti dirinya. Sambil senyum ia memberitahu kalo ia sudah rujuk lagi dengan istrinya. Yusin meminta Sahyun untuk menanyakan ke Hyerong tentang calon suami Piyoung. Sahyun memberitahu kalo mereka sudah jarang bertemu sejak produser acaranya diganti. Hyerong banyak mengurangi pekerjaannya dan sering di rumah mengurus anak.

Foto : NODRAKOR.ICU

Saat di dalam lift Yusin dapat pesan dari Dongma yang mengajaknya bertemu karena ada yang mau dibicarakan. Ia menelponnya saat di mobil dan menentukan tempatnya.

Gabin bermain piano sambil mengingat saat Dongma memutuskannya. Dan saat ia memutuskan Haerun. Mendadak ia menjadi mengkhawatirkannya. Apa mulutnya sudah sembuh???

Hyanggi yang bekerja di toko furnitur menunjukkan sofa pada pelanggan asing. Shi Eun dan Piyoung datang ke toko yang sama untuk membeli furnitur. Shi Eun minta manajer di sana untuk memanggilkan anak magang yang bernama Park Hyanggi tapi katanya Hyanggi sedang melayani pelanggan di bagian sofa. Keduanya di antar ke sana dan Shi Eun nampak bangga pada putrinya yang pandai berbahasa Inggris.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah menggendong Jeong Bin dan mengaku sangat yakin kalo Hyerong kerasukan. Ia sudah mencarinya di internet dan minta ibu untuk melakukan sesuatu. Ibu bingung mencari alasan untuk membawanya ke cenayang. Ayah mengatakan kalo cenayangnya bisa dibawa ke rumah. Ibu memberitahu kalo masalah kerasukan bukan hal yang sepele. Kalo benar kerasukan, mereka harus melakukan pengusiran arwah juga. Dan kalo arwahnya sudah hilang, gimana kalo nanti Hyerong kembali seperti dulu. Ia pikir yang seperti ini sudah baik.

Hyanggi merekomendasikan kasur ke Piyoung dan ibunya sambil menunjukkan kelebihan yang dimiliki kasur itu. Shi Eun dan Piyoung menyukainya dan berencana untuk membelinya. Shi Eun minta ditunjukkan matrasnya juga.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Di perjalanan Dongma mencari tahu tentang Yusin. Ia juga datang lebih dulu dari Yusin. Yusin datang nggak lama kemudian dan mengenalinya yang pernah dilihatnya di pusat olahraga dan juga di kolam renang. Dongma memberikan kartu namanya pada Yusin. Direktur eksekutif. Yusin pikir mungkin Dongma anak pemilik perusahaan. Masih muda tapi sudah jadi direktur. Pelayan datang menanyakan pesanan.
Karena belum pernah datang ke sana, Dongma minta Yusin untuk memesan. Yusin nampak asing dengan menunya dan Dongma pun menggantikannya. Mereka juga memesan wine.

Sambil menunggu keduanya pun bicara. Yusin yang penasaran menanyakan usia dan apa Dongma sudah pernah menikah? Dongma menjawabnya dengan jujur kalo usianya 37 dan ia belum pernah menikah. Sementara Dongma langsung ke intinya tentang Yusin yang mau mengambil hak asuh Jia. Yusin mengaku melakukannya karena ia adalah ayah kandung dari Jia. Dan menurutnya Dongma nggak pantas menjadi ayahnya Jia karena nggak punya pengalaman menjadi ayah seperti dirinya.

Dongma meremehkan Yusin yang belum pernah melihatnya bersama Jia. Ia mengaku akan melakukan yang terbaik untuk Jia. Ia bahkan mengungkit kalo ayahnya Yusin juga setahunya menikah lagi. Yusin kesal dan mengira kalo Dongma menyelidikinya tapi DOngma membantahnya dan mengaku dikasih tahu sama Piyoung.

Makanan mereka datang. Yusin masih sangat kesal dengan Dongma dan terus memotong perkataannya. Dongma sendiri sangat yakin bisa menjadi ayah yang baik bagi Jia. Dan dari semuanya yang terpenting adalah pendapat Jia. Ia nggak akan memaksa kalo Jia ingin tinggal dengan Yusin. Yusin mengungkit mereka yang nggak juga menikah kalo memang sangat yakin. Dongma memberitahu kalo ia sedang dalam masa berkabung setelah ibunya meninggal. Yusin lalu ingat dengan apa yang Haerun bilang kalo Shi Eun dan Seoban menunda pernikahan karena ibu Seoban meninggal.

Dongma membenarkan saat Yusin bertanya kalo Seoban adalah anaknya. Yusin jadi nggak habis pikir pada dua saudara itu yang sama-sama menikah dengan janda yang sudah berumur. Dongma memberitahu kalo orang tuanya percaya pada anak-anaknya makanya mereka sangat menghormati orang tuanya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung di rumah merasa nggak tenang. Ia mau nelpon Dongma tapi ragu. Piyoung menelpon dan bertanya apa sudah ada kabar? Belum.

Yusin menanyakan siapa yang menyukai siapa duluan. Dongma mengakui kalo ia yang menyukai Piyoung duluan. Mendengarnya membuat Yusin nggak habis pikir. Ada banyak wanita muda tapi kenapa Dongma menyukai wanita tua? Dongma berpikir kalo Piyoung adalah wanita yang sempurna. Ia sangat hebat dan ia belajar banyak dari Piyoung. Ia nggak ngerti kenapa Yusin menyia-nyiakan Piyoung. Ia lalu menyudahi dan akan menemuinya lagi untuk mendengarkan pendapat dari Jia.

Keduanya berpisah. Dongma dijemput dengan mobil mewah. Berbeda dengan Yusin. Dongma bilang akan memesan tempatnya kalo nanti mereka ketemu lagi.

Di jalan asisten Dongma bertanya apa ia akan pulang ke rumah dan Dongma bilang enggak.

Foto : NODRAKOR.ICU

Sahyun habis dari kamar Jeong Bin. Ia ingin makan sesuatu tapi karena Hyerong nggak makan lagi, ia juga jadi ikut nggak mau makan. Hyerong membuatkan mi karena Sahyun bilang ingin makan itu. Sahyun bertanya tentang Piyoung yang katanya mau menikah dan bertanya siapa calon suaminya. Hyerong pun memberitahunya.

Di jalan Yusin yang pernah melihat Dongma di kolam renang jadi berpikir yang enggak-enggak. Ia lalu minta sopir untuk menepi.

Foto : NODRAKOR.ICU

Mienya Sahyun sudah matang. Ayah dan ibu datang. Hyerong bertanya tentang ahjumma di rumah mereka, apa nggak ingin melihat Jeong Bin? Ibu bilang sudah menunjukkan fotonya. Ekspresi mereka tampak aneh tapi Sahyun dan Hyerong nggak menyadarinya.

Dongma ke rumah Piyoung dan memberitahu Jia tentang ayahnya. Ia menekankan kalo yang terpenting adalah pendapatnya. Ia juga berterima kasih pada Jia yang mau meminjamkan Danchu padanya agar ia terhibur. Piyoung nyuruh Dongma untuk segera pulang. Ayahnya pasti kesepian. Dongma memberitahu kalo kemarin ia melihat ayah menangis saat ia pulang. Ia pikir ayahnya cukup tegar tapi ternyata enggak.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ami sedang mengirim pesan di sofa. Dongmi datang dengan bawa bantal dan selimut. Ia nyuruh Ami pergi dari sana dan tidur di sofa. Ia melarang Ami memanggilnya. Katanya takut. Tapi saat di tanya takut sama apa, Dongmi malah memohon agar jangan dipukul.

Yusin mampir ke sebuah kedai dan ditelpon sama Ami yang memintanya untuk segera pulang karena ada yang aneh dengan ibu.

Dongma pulang dengan membawa Danchu. Ayah langsung menggendongnya dan memastikan kalo Dongma nggak mengambil anjingnya Jia dengan paksa.

Foto : NODRAKOR.ICU

Sesampainya di rumah Ami menceritakan tentang yang Dongmi lakukan dan minta agar Dongmi diobati tapi Yusin bilang lihat nanti.

Ayah terbangun di malam hari. Dan saat mengambil minum ia seperti melihat sesuatu di sofa. Tapi saat melihatnya lagi ternyata nggak ada siapapun di sana.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Pagi banget Dongmi nelpon Piyoung dan bilang kalo ia ada di depan rumah. Setelah masuk Dongmi mengaku bermimpi buruk. Jia diculik sama pria yang nggak ada mukanya. Karena itulah ia melarang Jia untuk pergi les hari ini. Piyoung mau mengambilkan minum tapi Dongmi melarang. Ia cerita tentang Yusin yang kemarin malam tidur di sofa sambil mengumpat Piyoung.

Ami ke kamar Dongmi untuk mengajaknya sarapan tapi Dongmi nggak ada di kamarnya. Ia mencoba untuk nelpon tapi nggak dijawab. Ami pun ngasih tahu Yusin yang masih tidur. Yusin pikir mungkin ibu pergi ke rumah jia. Ia juga nyuruh Ami untuk nelpon kantor manajemen, siapa tahu ibu pergi jalan-jalan.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Piyoung ditelpon sama Ami setelah mencuci wajahnya dan ditanya tentang Dongmi. Setelah memastikan kalo Dongmi ada di sana, Ami memintanya untuk menahan ibu karena ia dan Yusin akan segera ke sana.

Ayah sedang bermain dengan Danchu di kamarnya. Ia lalu nelpon Dongma dan nyuruh dia untuk nelpon Piyoung dan nanya apa bisa menyiapkan sarapan kalo ke rumahnya. Dongma pun nelpon Piyoung dan menyampaikan apa yang ayahnya inginkan. Alih-alih menolak, Piyoung malah siap menyambut ayah. Ia manggil ibu dan memintanya untuk membantunya membuat sarapan dan membangunkan Jia.

Di saat yang sama Dongma dan ayahnya juga Yusin dan Ami sama-sama menuju rumah piyoung. Dongmi membumbui rumput laut. Mendadak ia tertawa terbahak-bahak.

Bersambung…

Anysti