Love (ft. Marriage and Divorce) Season 2 Ep 9

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love (ft. Marriage and Divorce) Season 2 Episode 9, Untuk menemukan daftar-daftar link recap ada di tulisan yang ini. Kalian bisa temukan sesuatu lainnya seperti Episode Sebelumnya baca di

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Piyoung tersadar dan memanggil Yusin. Ia mengungkapkan semua yang ia tahu tentang perselingkuhan Yusin, mereka yang berpelukan di kamar rawat, jaket yang dia kasih ke wanita itu. Yusin hanya bisa meminta maaf. Pun ia langsung mengiyakan saat Piyoung meminta cerai.

Tapi ternyata semua itu hanya angan-angan Piyoung saja. Perawat masuk dan memeriksanya.

Foto : TV CHOSUN

Ami sendiri juga sedang diperiksa sama perawat. Dia menanyakan tentang istrinya direktur yang juga dirawat di sana dan menanyakan kamarnya. Suster tanpa curiga memberitahukannya pada Ami.

Foto : TV CHOSUN

Yusin ke toilet. Setelah kembali ia senang melihat Piyoung sudah sadar dan menghampirinya. Piyoung nggak mau disentuh olehnya. Ia menanyakan ibunya tapi suaranya nggak bisa keluar.

Tanpa bermaksud menutupi, Yusin menjelaskan yang sebenarnya pada Piyoung tentang kondisi ibunya yang menderita kanker. Pun kalo dioperasi percuma. Mereka harus mempersiapkan diri.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung melepas jarum infusnya dan turun dari temoat tidur. Sekali lagi ia menolak disentuh Yusin. Yusin yang nggak paham membantunya naik kursi roda dan mendorongnya ke ibu.

Sampai di sana Piyoung bahkan nggak bisa memanggil ibunya. Ia hanya bisa nangis.

Di rumah Dongmi sedang menyiapkan makanan.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung kembali ke kamarnya. Yusin menawarkan untuk memindahkan ibu ke rumah sakit Universitas dan menjalani operasi agar nggak ada penyesalan.

Piyoung sendiri nggak menanggapi. Seseorang memanggil Yusin. Saatnya berkeliling.

Foto : TV CHOSUN

Masakan Dongmi hampir siap. Ji a menanyakan ibunya. Dan saat Dongmi bilang ibunya menginap di rumah sakit dia sedih karena nggak bisa merayakan Imlek bersama. Dongmi berusaha untuk ngasih tahu kalo kesehatan neneknya lebih penting dari merayakan Imlek.

Ji a lalu cerita kalo memimpikan kakeknya kemarin malam.

Foto : TV CHOSUN

Yusin nelpon Dongmi dan menyuruhnya untuk mengajak Ji a ke rumah sakit. Piyoung sudah sadar tapi masih tertekan. Kondisi ibunya parah. Sel kankernya sudah menyebar. Mereka harus menyiapkan diri. Mungkin karena itulah adiknya datang.

Foto : TV CHOSUN

Saat para orang tua ke toilet, Shi Eun melihat kalo Ji a dan Wuram bicara sama Seoban. Dalam perjalanan pulang Wuram memberitahu kalo dia dikasih uang tadi. Ji a juga dikasih. Dia mau menggunakannya untuk mentraktir teman-temannya sedang Wuram mau memikirkannya dulu.

Seoban bermain golf bersama adiknya.

Foto : TV CHOSUN

Ji a dan Dongmi sampai di rumah sakit. Dongmi mengajak Ji a untuk menemui nenek Seori dulu.

Foto : TV CHOSUN

Yusin juga mengunjungi Ami. Karena bersama dengan perawat dan dokter lain ia pun berlagak seolah Ami pasien biasa. Ia akan dipindahkan ke rumah sakit lain karena kamar untuk pasien kritis kurang.

Foto : TV CHOSUN

Ji a dan Dongmi bertemu dengan Yusin. Yusin nyuruh Ji a untuk menghibur ibunya karena dia sangat sedih.

Sampai di ruangan ibunya dia nangis tahu ibunya nggak bisa bicara.

Foto : TV CHOSUN

Yusin bicara dengan Dongmi di luar. Piyoung kengalami gangguan bicara karena kondisi ibunya bia terkejut karena selama ini selalu mengabaikan ibunya. Dongmi menyuruh Yusin untuk bicara dengan Piyoung. Gimana kalo ibunya meninggal?

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Piyoung menulis di ponselnya nyuruh Ji a pulang. Ia akan tetap di rumah sakit unyuk merawat neneknya.

Dongmi kembali. Dia nyuruh Piyoung untuk makan biar bisa merawat ibunya. Piyoung nggak mau makan. Ji a langsung ngambil makanan dan menyuapi ibunya. Ia akan pulang kalo ibunya mau makan sesuap.

Piyoung mengambilnya. Dongmi merasa kalo anak perempuan memang berbakti. Piyoung langsung nangis lagi.

Foto : TV CHOSUN

Sekarang giliran Dongma memukul. Pukulan bagus. Keduanya bicara sambil jalan. Dongma minta Seoban untuk ke rumah Imlek nanti tapi Seoban nggak mau. Cuman merusak suasana aja.

Foto : TV CHOSUN

Ahjumma yang bekerja di rumahnya ibu Piyoung datang. Seori menegurnya yang datang seenaknya hanya karena majikannya nggak ada di rumah. Ia juga menyuruhnya membuatkan makanan untuknya.

Foto : TV CHOSUN

Ami keluar sebelum kepindahannya. Ia bertemu dengan perawat. Ia akan pergi dengan ambulan nanti tapi Ami pingin naik taksi. Ia melihat ruangan Piyoung tapi orangnya nggak ada.

Piyoung ke kamar ibunya. Melihat kondisinya membuatnya sakit.

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Hyerong menghampiri Sahyun di ruang kerjanya dan menyuruhnya untuk melakukan reservasi hotel di Busan. Mereka akan merayakan Imlek di sana. Orang tuanya juga pasti nggak mau ketemu dengannya. Ia juga masih kesal dengan mereka.

Sahyun pikir mungkin sudah penuh kalo reservasi sekarang. Hyerong menyuruhnya untuk menggunakan koneksinya.

Foto : TV CHOSUN

Shi Eun menelpon Hyerong dan memberitahu kalo Piyoung sakit dan akan digantikan sama PD lain. Hyerong nyuruh Shi Eun untuk menanyakan kondisinya melalui Ji a. Shi Eun nyuruh Wi Ram nanya Ji a tapi ponselnya Ji a mati.

Hyerong mengajaknya untuk ke rumah sakit. Shi Eun mau pergi sendiri karena Hyerong sedang libur. Hyerong bilang nggak papa.

Foto : TV CHOSUN

Yusin ke kamar Piyoung tapi perawat bilang dia pindah ke kamar keluarga. Ia mau ke sana tapi harus menemui pasien lain.

Piyoung terdiam menatap ibunya. Perawat ijin keluar.

Foto : TV CHOSUN

Shi Eun dan Hyerong tiba di rumah sakit. Mereka bertemu dengan Yusin. Shi Eun cerita kalo Piyoung nggak bisa dihubungi. Mereka lalu bicara di ruangannya.

Di sana Yusin menceritakan semuanya. Termasuk Piyoung yang nggak bisa bicara.

Foto : TV CHOSUN

Shi Eun dan Hyerong bicara berdua. Mereka membicarakan tentang keadaan Piyoung. Hyerong juga mau ngasih tahu Seoban tentang hal itu tapi panggilannya nggak dijawab.

Hyerong sendiri nggak nyangka Piyoung yang punya mental kuat bisa mengalami hal yang seperti itu.

Foto : TV CHOSUN

Yusin menemui Piyoung dan memberitahukan kedatangan Shi Eun dan Hyerong. Ia juga berusaha untuk menguatkan Piyoung terkait kondisi ibunya. Dan saat Ia mau menggenggam tangan Piyoung, Piyoung menarik tangannya.

Yusin nggak menaruh curiga. Ia pikir Piyoung melakukannya karena ibunya, sampai perawat datang. Ia harus pergi merawat pasiennya.

Foto : TV CHOSUN

Gabin sedang berlatih menyanyi dengan Haerun untuk acara pernikahan mereka kelak. Haerun ketawa mulu. Gabin memintanya untuk santai.

Foto : TV CHOSUN

Song Won nelpon mengabarkan tentang Ami yang dirawat di rumah sakit. Gabin merasa kalo mereka harus menjenguknya. Song Won nggak bisa karena dia sedang hamil.

Gabin lalu mengajak Haerun untuk ikut dengannya. Dia nggak mau pergi sendiri.

Foto : TV CHOSUN

Dokter Cho yang sedang mau beli mobil melihat standing banner Ami. Ternyata dia model.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung merawat ibunya dengan sepenuh hati. Perawat ibu yang di rumah datang membawakan obat yang ibu minum sesuai perintah Yusin.

Foto : TV CHOSUN

Gabin dan Haerun ke rumah sakit untuk jengebguk Ami sambil bawa bunga. Gabin cerita orang tua Ami yang tinggal di Amerika. Orang yang sedang sakit butuh banyak perhatian. Lah Gabin malah jadi pingin sakit sesekali.

Foto : TV CHOSUN

Yusin kembali. Dia pamit ke Piyoung mau pulang dulu ambil baju ganti. Dia minta Piyoung untuk mengirim pesan kalo ada yang lain yang dibutuhkan. Piyoung nggak menjawab. Menoleh aja enggak.

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Gabin dan Haerun sampai di kamar Ami. Gabin menyesalkan Ami yang nggak ngasih tahu. Kalo nggak dikasih tahu Song Won ia nggak akan tahu.

Ami mau ngasih minuman tapi kulkasnya kosong. Haerun lalu pamit mau beli minuman.

Saat menunggu lift Haerun baru ingat kalo Ami adalah gadis yang ia lihat bersama Yusin.

Foto : TV CHOSUN

Ahjumma yang merawat ibu cerita gimana sebelumnya ibu di rumah. Ia minum banyak obat tubuhnya lemas. Ia nggak bisa memaksanya ke rumah sakit karena bukan keluarga. Sebulan terakhir ia sangat mengharapkan telpon dari Piyoung tapi nggak kunjung tiba.

Foto : TV CHOSUN

Yusin datang menjenguk Ami. Melihat ada bunga ia pikir ada yang datang. Gabin. Yusin membawakan bubur yang dibelinya dari hotel Gangnam. Mau dimakan sekarang apa nanti?

Foto : TV CHOSUN

Ayah dan ibu ngomongin Hyerong sama Sahyun yang nggak akan datang saat Imlek nanti. Ibu menilai kalo Hyerong jadi sesukanya dan memanfaatkan kesalahan Sahyun. Ayah malah senang dia nggak bisa datang. Ayah mau mengundang Song Won tapi ibu melarang. Keluarga putra pertama mereka pasti akan canggung. Tahun depan aja.

Ayah membayangkan nantinya akan punya cucu. Tapi gimana kalo Hyerong juga hamil??

Foto : TV CHOSUN

Haerun menyinggung tentang Ami dan hubungan asmaranya. Akhirnya ia tahu kalo Ami juga punya pasangan selingkuh seperti dirinya dan Gabin.

Foto : TV CHOSUN

Ami akhirnya mau makan. Yusin juga mengupas jeruk untuknya. Ia nggak bisa datang lagi. Staf di sana akan mengenalinya. Ami paham. Dia lalu cerita dial Gabin dan rencananya untuk menikah. Ia iri.

Dongmi nelpon. Makan malam sudah siap. Yusin mengiyakan. Ia nggak jisa menghubungi Ami karena berbagai alasan. Imlek nanti ia akan di rumah sakit karena mertuanya dirawat di sana.

Ami juga mau merayakan Imlek sama Song Won.

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Song Won pergi ke Napoli. Temannya mendadak nelpon karena mengalami kecelakaan. Akhirnya Song Won masuk sendiri. Ternyata di sana dia ketemu sama Seoban.

Seoban ingin belajar bahasa Mandarin untuk mencegah demensia. Hehe becanda doang sih. Keduanya mulai membicarakan tentang jadwal. Seoban bisanya malam tapi Song Won nggak bisa kalo malam. Seperti yang dia lihat ia sedang hamil.

Akhirnya mereka hanya makan malam berdua.

Foto : TV CHOSUN

Yusin dan Dongmi bicara saat Ji a menggosok giginya. Dongmi masih nggak bisa merima Piyoung yang kuat dan pintar mengalami gangguan bicara setelah mendengar keadaan ibunya.

Yusin masih berpikir kalo itulah penyebabnya. Ia lalu mengungkit hubungan Piyoung dengan ibunya selama ini. Dongmi malah mengulik penyebab retaknya hubungan Piyoung dengan ibunya tapi Yusin nggak menyebutkannya secara lanhsung.

Ia juga mengeluhkan Piyoung yang nggak mau menatapnya dan disentuh olehnya. Dongmi pikir wanita sensitif saat seperti itu tapi bagi Yusin itu sangat berlebihan.

Dongmi ngasih tahu Yusin kalo Ji a nangis terus habis pulang dari rumah sakit.

Foto : TV CHOSUN

Yusin menemui Ji a dan memberikan pengertian tentang kondisi ibunya.

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Temannya Song Won sudah datang. Mefdka makan bertiga sambil membicarakan pekerjaan. Song Won akhirnya tahu kalo Seoban bekerja bersama Hyerong.

Setelah Seoban pergi, temannya Song Won menyesalkan dirinya yang nggak mau mengambil pekerjaan itu. Ia mengenalkannya bukan tanpa alasan. Ia putra SF Electronics. Hidupnya akan berubah drastis kalo pacaran dengannya.

Song Won berusaha ngasih tahu kalo ada banyak hal yang terjadi selama mereka nggak ketemu. Ia menunjukkan perutnya dan temannya langsung tahu yang terjadi gimana.

Foto : TV CHOSUN

Dongmi membantu mengemas pakaian untuk dibawa ke rumah sakit. Ia berpesan agar ia juga jangan terlalu lelah. Yusin nggak bisa. Keadaan Piyoung memburuk dan ibunya di ambang kematian.

Perawat membawa satu tempat tidur ke samping ibu Piyoung.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung sendiri sedang berjalan di luar. Dia menuju kamar rawat Ami tapi tempatnya sudah kosong. Perawat memberitahu kalo dia dipindahkan karena Yusin bilang kamar untuk pasien kritis berkurang.

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Setelahnya Piyoung duduk di ruang tunggu. Ingat pertemuan Pertamanya sama Ami di depan stasiun radio. Ami memakai jaket yang ia belikan buat Yusin.

Yusin datang dan memakaikannya mantel. Ia memintanya untuk makan. Ia perlu energi untuk merawat ibunya. Piyoung bangkit. Yusin merangkulnya tapi Piyoung menyingkirkan tangannya.

Lama-lama ia bisa kesal. Ia bisa tahan dengan yang lain. Tapi aku suamimu.

Foto : TV CHOSUN
Foto : TV CHOSUN

Piyoung kembali ke ruangan ibunya. Belum ada banyak perubahan. Yusin menyarankan agar ia diinfus. Sama seperti ia yang mencemaskan ibunya, ia dan Ji a juga mencemaskannya. Ia khawatir kesehatannya makin memburuk. Keluarga adalah segalanya dan hubungan yang paling dekat di dunia adalah pasangan suami istri.

Piyoung ndnatapnya sinis. Ia menarik selang infus dan menggunakannya untuk mencekik Yusin.

Eh hayalan doang ternyata.

Foto : TV CHOSUN

Bibi Seori datang. Lah dia malah nyuruh Piyoung untuk ngomong sama ibunya. Yusin menariknya keluar dan memberitahukan yang terjadi. Bibi kaget.

Yusin lalu dipanggil sama perawat buat urusan pasien lain.

Foto : TV CHOSUN

Haerun ketahuan sama Hyanggi naruh makanan di depan pintu. Ia mengabaikannya dan masuk. Shi Eun keluar untuk membuang sampah. Haerun mengambilnya dan akan membuangnya. Ia menyinggung tentang suaminya Piyoung. Itu benar. Awalnya Shi Eun nggak percaya secara Piyoung bilang bukan. Sampai Haerun bilang kalo orang ketiga itu dekat sama Nam Gabin.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung mencari tentang Ami di mesin pencari tapi nggak ketemu.

Bibi masuk dan nyuruh Perawat untuk pulang dan kembali lagi besok.

Foto : TV CHOSUN

Haerun dan Shi Eun bicara di mobil. Nama Ami adalah Sabina. Ia bisa mencarinya di mesin pencari. Shi Eun nggak nyangka. Padahal suaminya sangat setia. Benar kalo individu berkumpul bersama.

Mendengar kalo Hyanggi mengajar bahasa Inggris di unit sebelah membuat Haerun sedih. Ia mau ngasih tunjangan anak tapi Shi Eun menolak.

Foto : TV CHOSUN

Shi Eun memikirkan Piyoung. Seperti yang Hyerong katakan. Nggak mungkin Piyoung mengalami gangguan bicara hanya karena ibunya pingsan. Ia pikir Piyoung sudah tahu.

Bibi menemani Piyoung menjaga kakaknya. Ia mengungkit kerinduan kakaknya pada Piyoung, anaknya. Secara nggak langsung ia mendesak Piyoung agar segera bisa bersuara.

Foto : TV CHOSUN

Ji a nggak bisa tidur dan tidur bersama neneknya. Dongmi menenangkan kalo semuanya akan berlalu.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung teringat kata-kata kasar yang ia ucapkan pada ibu. Dia menyesal. Ia menghampiri ibunya dan memeluknya. Ia ingin memanggilnya tapi nggak bisa. Akhirnya ia menulis di perut ibu maafkan aku ibu. Saranghae, Eomma.

Setelah itu ibu meninggal. Piyoung nangis dan memanggil perawat. Dokter dan perawat datang. Ibu dinyatakan sudah meninggal. Piyoung menangis sambil memeluk ibunya.

Foto : TV CHOSUN

Bibi di rumah mendadak terbangun. Yusin berlari masuk lift. Ia nelpon Dongmi dan mengabarkan tentang kematian mertuanya.

Foto : TV CHOSUN

Hyerong dan Shi Eun selesai siaran. Mereka mau menghindar kalo diajak makan sama PD-nim yang sementara.

Mereka lalu melihat Seoban. Shi Eun membeli kopi sedang Hyerong mengobrol bersama Seoban tentang Piyoung sampai tentang golf.

Dan saat melihat Shi Eun, Seoban malah ninggalin Hyerong.

Foto : TV CHOSUN

Mereka bertiga lalu duduk bersama. Ketiganya membicarakan tentang Piyoung dan berpikir kalo itu karena syok. Seoban lalu dapat kabar kalo ibunya Piyoung meninggal.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung masih diinfus di rumah duka. Dongmi berusaha untuk menghiburnya dan membesarkan hatinya.

Foto : TV CHOSUN

Hyerong mengajak Sahyun untuk melayat tapi dia nggak mau. Kakaknya bilang nggak baik melayat saat sedang menunggu kelahiran.

Lah habis itu Sahyun malah menemui Song Won karena khawatir padanya.

Foto : TV CHOSUN

Piyoung dan keluarga menemui ibu untuk terakhir kali.

Bersambung…

3 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Hello, Me! Ep 15 Part 2
Read More

Hello, Me! Ep 15 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hello, Me! Episode 15 Part 2, Lihat langsung secara lengkapnya terhadap recap ada di tulisan…