Love (ft. Marriage and Divorce) Season 2 Ep 3 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Love (ft. Marriage and Divorce) Season 2 Episode 3 Part 2, Untuk menemukan daftar-daftar link recap ada di tulisan yang ini. Kalian bisa temukan sesuatu lainnya seperti Episode Sebelumnya baca disini.

foto: TV Chosun

Piyoung bangun dan mau membuat sarapan tapi tahunya Dongmi sudah melakukannya duluan. Ia bahkan nyuruh Piyoung untuk tidur lagi. Hanya itu yang bisa ibu lakukan untuk membuatnya tenang selama tinggal di sana.

Piyoung akhirnya menurut meski sebenarnya dia merasa nggak enak.

foto: TV Chosun

Haerun membuatkan kopi untuk Gabin yang baru bangun tidur. Mereka bahkan minum dari gelas yang sama.

Gabin menyinggung rencana makan siang Haerun. Nggak rindu dengan bekal yang dibuat sepenuh hati? Haerun pikir repot untuk nembaeanya. Gabin mengajaknya untuk beli makanan di Gangnam.

Haerun setuju. Gabin lalu mengungkapkan kalo salah seorang temannya sedang hamil. Itu membuatnya terpikir untuk hamil juga. Haerun juga nggak keberatan.

foto: TV Chosun

Keluarga Yusin sarapan bersama. Dongmi akan mengambil barang-barangnya. Yusin nggak bisa mengantarnya dan akan nyuruh sopir tapi Dongmi bilang bisa pergi sendiri. Toh bukan pindahan juga.

foto: TV Chosun

Ibu Piyoung merasa makin sakit. Dia ingin memberitahu Piyoung tapi nggak mau merepotkannya.

foto: TV Chosun

Wuram melihat Ji a makan wortel selama di kelas. Karena itulah saat di rumah ia bilang ke ibunya untuk membekalinya wortel dan kacang-kacangan.

Hyanggi langsung tahu kalo itu pasti gegara melihat Ji a makan wortel. Wuram membantahnya tapi Hyanggi nggak percaya. Kelihatan dari wajahnya.

foto: TV Chosun

Ayah habis main golf. Ia nanyain nama wanitanya Sahyun ke ibu. Song Won. Lah ayah malah bilang namanya aja kesepian karena hanya satu kata. Ia nyuruh ibu untuk nelpon wanita itu untuk ketemu dengannya.

Sebenarnya ibu melarang tapi ayah kekeuh. Katanya ibu sama Sahyun nggak pandai menilai orang. Kalo itu beneran anaknya Sahyun mereka harus bersiap menimang cucu. Bayinya penting tapi ibunya juga penting.

Ibu akhirnya nelpon Song Won dan bilang kalo ayahnya Sahyun ingin ketemu. Song Won bersedia. Ia mengundang mereka ke rumahnya. Ibu mengungkit kalo Song Won mual banget sampai nggak bisa makan apa-apa.

Ayah malah mikirnya punya cucu perempuan. Laki-laki juga nggak papa ding.

foto: TV Chosun

Ahjumma datang membawakan paket. Ayah nggak begitu memperdulikan dan pergi ganti baju.

Ibu melihat pengirimmya, Dongmi. Ia membukanya tanpa sepengetahuan ayah. Isinya teh hijau. Sebagai balasan atas obat yang ayah kirimkan buat Dongmi.

foto: TV Chosun

Ami dan Song Won datang ke rumah Gabin untuk makan pangsit. Mereka membahas tentang hubungan Gabin dengan Haerun. Gabin juga menunjukkan foto Haerun pada Ami dan Song Won.

Mereka juga membahas hubungan Song Won. Dia milih untuk mengakhirinya karena istrinya nggak mau bercerai. Ami dan Gabin menyayangkan. Padahal Song Won sedang hamil.

foto: TV Chosun

Ibu marah ke ayah karena mengirimkan obat ke Dongmi. Padahal sebelumnya ia sudah melarang. Ayah bahkan nggak pernah membelikan obat untuknya

foto: TV Chosun

Ami dan Gabin sangat mencemaskan Song Won. Song Won sendiri hanya ingin yang terbaik untuk anaknya. Saat ia membuka mata ia selalu bersyukur.

Gabin menanyakan nama anak Song Won. Bada.

foto: TV Chosun

Dongma nelpon Seoban saat ia menyelesaikan siarannya dan cerita tentang kejadian kemarin.

foto: TV Chosun

Piyoung cerita tentang yang terjadi pada ibu mertuanya ke Shi Eun dan Hyerong. Shi Eun menceritakan tentang temannya yang juga pernah melihat hantu.

Hyerong sendiri mencemaskan lamanya ibu mertuanya Piyoung akan tinggal di sana. Nggak mungkin selamanya kan?

foto: TV Chosun
foto: TV Chosun

Dongmi sedang berkemas. Ia membawa 2 buah koper. Selain baju, ia juga membawa fotonya ayah. Meski kelihatannya kepaksa bawanya.

Ami merasa nggak tenang karena Yusin nggak menghubunginya lagi setelah hari itu.

Dongmi memasak untuk dua orang. Maksudnya yang satu buat ayah. Ia mengajaknya bicara seakan ayah ada di hadapannya. Selama ini ia sudah mengabdi pada ayah selama 40 tahun.

Ia juga manusia biasa dan wanita yang ingin bahagia. Itu adalah makanan terakhir yang ia siapkan untuk ayah dan mrmintanya untuk pergi setelah memakannya.

Lampu di meja mendadak mati. Dongmi menekankan kalo dia nggak takut. Ia bahkan menantang untuk mematikan semua lampu. Apa orang mati bisa mengalahkan orang yang masih hidup?

foto: TV Chosun

Yusin datang ke tempat Ami dengan membawa beberapa tas. Ia nyuruh Ami yang masih ngambek untuk masuk kamar dulu.

Ami menurut. Tapi sampai kamar dia senyum. Dia merasa senang akhirnya Yusin datang.

Dongmi selesai mengepak barang. Ia bersiap pergi dibantu sama sopir.

foto: TV Chosun

Piyoung memotong apel bersama Ji a. Ji a membicarakan tentang nenek Dongmi yang akan tinggal bersama mereka. Ia jadi terpikir nenek dari ibu Piyoung.

Kalo ia menikah nanti ia ingin ibu tinggal dengannya. Piyoung nggaknmau karena mertuanya Ji a nggak akan suka. Lah Ji a malah bilang akan menikah sama Wuram mereka bisa tinggal bersama karena sudah saling kenal.

Piyoung nggak begitu suka dengan Wuram karena ayahnya.

foto: TV Chosun

Yusin sudah selesai dan menjemput Ami keluar dari kamar. Ternyata ia menyiapkan tenda untuk Ami karena nggak bisa mrmbawanya naik gunung beneran.

Ia menjanjikan akan menikahi Ami di kehidupan selanjutnya. Ia orang yang bertanggung jawab makanya nggak bisa meninggalkan keluarganya.

Ami masih ngambek. Yusin mengeluhkannya yang nggak bisa menghargai usahanya. Dia bahkan nggak mengirim pesan. Lah Yusin juga. Dia bahkan langsung oergi saat itu.

Yusin mengaku kesal. Ia menjanjikan untuk naik gunung saat musim semi nanti.

foto: TV Chosun
foto: TV Chosun

Dongmi selesai memasukkan bajunya ke kemari. Piyoung datang membawakan minum. Dongmi mengambil foto ayah dan meletakkannya di dadanya. Dia nangis saat melewati gerbang. Meski ayah sudah nggak ada tapi dia selalu ada di hatinya.

Piyoung membatin, lah Kenapa takut? Mereka lalu membicarakan tentang Yusin. Dongmi menasehati kalo Piyoung harus menghormati Yusin. Dia ayah yang bertanggung jawab dan nggak pernah aneh-aneh

foto: TV Chosun

Haerun bicara dengan dokter Cho di bar. Ia ingin melakukan pemeriksaan untuk punya anak. Usia wanitanya 41 tahun tapi masih bugar seperti 30 tahun.

Dokter Cho menanyakan anak-anak. Haerun dengan santainya bilang kalo anak-anak juga akan pindah dan meninggalkan orang tua.

foto: TV Chosun

Ayah akhirnya pulang. Ibu menatapnya dengan tatatapn benci tapi ayah sepertinya nggak menyadarinya. Dan biarpun sedang marah, ibu tetap membuatkan air madu untuk ayah.

Ibu sengaja menyinggung tentang ayah yang bilangnya nggak akan mengirim obat untuk Dongmi. Ayah mengaku nggak melakukannya. Sampai ibu menunjukkan paket dari Dongmi dan membacakan suratnya.

foto: TV Chosun
foto: TV Chosun

Dih, ayah nggak bisa berkutik🤭. Bilangnya dia kasihan sama Dongmi. Ibu merasa kalo ayah selama ini hanya menganggapnya sebagai pembantu yang memasak dan menyiapkan pakaian untuknya. Dan meski begitu ibu tetap melakukan semuanya. Bukan karena ayah adalah pencari nafkah tapi karena ia menghormati ayah.

Tapi mulai sekarang ia nggak akan menganggap ayah sebagai suami. Ayah menyudahi dan menjanjikan akan membelikannya obat herbal. Ibu yang geram nyuruh ayah untuk membelikannya racun sekalian. Baginya ayah bukanlah suamimya sekarang.

Ayah malah menanggapinya dengan candaan. Apa ia orang asing? Ibu membantah. Ayah bukan manusia. Ih ayah syok dengarnya.

foto: TV Chosun

Piyoung merasa khawatir kalo Yusin mendatangi kamar ibunya dan ibu memakai pakaian tidur yang seksi.

Yusin pulang dalam keadaan mabuk. Piyoung menyuruhnya untuk ngasih salam dulu ke ibu tapi Yusin pikir ibu sudah tidur. Piyoung lalu memapahnya ke kamar.

foto: TV Chosun

Sahyun bangun tapi nggak ada Hyerong di sampingnya. Ia mencarinya di kamar mandi tapi dia juga nggak ada.

foto: TV Chosun
foto: TV Chosun

Yusin bangun duluan. Piyoung mengingatkan kalo nggak baik keseringan minum. Yusin cerita tentang rekannya dan ia harus bersikap dewasa untuk menanggapinya.

Piyoung mau keramas tapi Yusin melarang. Rambutnya nggak perlu dicuci. Ia malah menarik rambut Piyoung biar nggak pergi. Lah kok malah dijambak.

Yusin nyuruh Piyoung untuk membalasnya. Mereka bercanda saling jambak. Piyoung tetap bangun untuk keramas.

foto: TV Chosun

Yusin ikutan bangun dan melihat Dongmi sedang memasak. Dulu saat kecil ia langsung memeluknya tapi sekarang sudah nggak boleh.

foto: TV Chosun

Paginya ibu beneran mengabaikan ayah. Bahkan saat ayah tersenyum padanya ibu langsung lewat gitu aja. Pun saat makan ibu juga nggak mau ngomong sama ayah.

Hyerong nelpon dan bilang mau datang. Ibu hanya mendengarkan dan langsung pergi saat ia selesai makan.

foto: TV Chosun
foto: TV Chosun

Haerun baru sampai parkiran. Gabin nelpon dan cerita kalo dia mau jadi bintang tamu di sebuah acara radio nanti siang. Dan ternyata dia jadi bintang tamu di acaranya Hyerong. Hadeuh…langsung pucat muka pak profesornya 🤦🤦

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Hush Ep 6 Part 4
Read More

Hush Ep 6 Part 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hush Episode 6 Part 4, Silahkan simak recap lengkapnya di tulisan yang ini. Lihat link…
Read More

Jirisan Ep 8

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Jirisan Episode 8, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang…