Jirisan Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Jirisan Episode 1, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini.

Drama ini berdasarkan Jagawana Taman Nasional dan semua orang organisasi dan insiden adalah fiksi.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Di museum pendidikan Ekologi Baekdudaegan diperlihatkan sebuah video tentang gunung Jirisan yang merupakan tanah harapan bagi seseorang tapi juga tempat kematian yang kejam bagi orang lain. Perbatasan antara harapan dan kehancuran juga hidup dan mati. Tempat penting antara dunia ini dan dunia berikutnya.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Tahun 2018. Kang Hyun Jo tiba di Taman nasional jirisan stasiun jagawana sebagai tim penyelamat baru. Hyun jo mengawasi helikopter yang berputar putar sebelum terbang ke arah gunung.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Saat itu sedang terjadi kasus pendaki yang hilang. Yeom Seung Hun dinyatakan hilang selama 23 jam. Dengan ciri ciri memakai seragam smp Bokseon dengan sepatu putih ransel biru langit usia 14 tahun. Tempat terakhir dia menggunakan ponselnya adalah pengulang puncak Samhaeungbong sesuai pernyataan saksi yang melihatnya.

Foto : Drakor.id

Dae Jin berteriak memanggil Jung Gu Yeong dan menyuruh Hyun Jo mengikutinya.  Hyun tak sempat berganti baju ia hanya mengganti sepatunya karena para ranger bergerak sangat cepat. Hyun ko ikut masuk ke mobil ranger yang dikemudikan dengan kecepatan luar biasa.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Sementara itu  Jo Dae Jin berkoar koar lewat walkie talkie . Tim pencari satu bergerak ke zona batu yang jatuh.  Tim relawan satu tiba di pintu masuk jalur.  Para ranger bergerak sangat cepat dan cekatan melewati medan yang berbahaya dan sulit di tengah badai dan petir.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Jagawana dari pondok jangteomok membentuk tim pencari satu.  Jagawana dari Pondok seseok pondok wusong bergegas menuju gunung. Stasiun jagawana mujin mencari sebagai tim pencari dua tapi gagal melacak pendaki.

Foto : Drakor.id

Dae jin memberitahu akan memperluas ke 10 km untuk pencarian kedua. Diperlihatkan peta lini masa.

Foto : Drakor.id

Sukarelawan pemadam kebakaran mengambil bagian A jalur tak ditandai yaitu jalur tanah jalan. Regu penyelamat khusus bagian B. Bagian C dan D yang terlarang untuk tim jagawana satu dan dua mengingat pendaki itu tidak memakai peralatan.

Foto : Drakor.id

Dae Jin mengumumkan lagi masa genting  hanya 30 jam sudah 23 jam berlallu dan sisa waktu 7 jam. Iklim saat itu topan bergerak ke utara.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

 Di tebing batu batu berjatuhan. Jagawana berpengalaman Seo Yi Gang memotong tali pengikat tubuh rekannya Min Seok untuk menyelamatkannya.  Rekan rekan yang lain sempat terkejut dengan aksinya. Seo Yi gang dijuluki iblis seo.

Foto : Drakor.id

Yi Gang memberitahu Hyun Jo pencarian dilakukan berpasangan. Lalu menyuruh Hyun jo mengencangkan tali sepatunya dan tetap di dekatnya. Jika kau tertinggal kau kutinggal.

Foto : Drakor.id

Para relawan masih belum menemukan Seung Hun. Ramalan cuaca hari itu topan bitak menuju utara lebih cepat dari dugaan.  Topan akan melewati jeju dan nambae sekitar pukul 22.00malam itu. Diperkirakan hujan akan turun hingga 300 meter diarea jeju dan gunung jirisan.

Foto : Drakor.id

Yi Gang dan Hyun Jo menjadi tim pencari lima. Keduanya berpindah ke pohon seonghwang karena dari Gwisinbawi puncak Yangseokbong tak terlihat. Hyun jo tanya di mana itu. Yi Gang memberitahu dengan santai itu Tempat di mana banyak orang mati.  Hyun jo mengira itu tempat bunuh diri dan mereka mencari anak yang sudah mati. Yi Gang menyahut Jangan bilang begitu. Kata siapa dia sudah mati? Kita berusaha menemukannya sebelum dia mati.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Cuaca memburuk. Topan bitak membawa angin kencang berkecapatan 50 meter perdetik itu akan mencapai semenanjung.  Ada peringatan badai di jeju dan area jeonnam. Tim pencari satu akan bergabung di pohon Dungjae dan memcari bersama. Tim pencari dua di air terjun dosang. Anjing dan para penyelamat telah ditarik tidak berguna ditengah hujan.

Nenek seung hun ke stasiun jagawana haedong minta maaf pada Dae jin untuk cucunya. Dae jin menyuruhnya beristirahat dan akan memberi kabar nanti..

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Hujan turun sangat lebat dengan angin yang sangat kencang disertai petir. Para tim pencari melaporkan pada Dae jin. Tim pencari 4 tidak tahu apa yang harus dilakukan.  Tim pencari dua mengambil jalan memutar karena permukaan air terlalu tinggi. Relawan satu menghentikan pencarian dan mengevakuasi ke pondok.  Salah satu tim pencari 3 ada yang terluka.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Yi Gang dan Hyun Jo sampai di area petir. hujan turun sangat deras dengan petir yang menyambar nyambar. Hyun jo merasa ada alasan khusus mereka lewat sana dalam cuaca seperti itu. Yi gang menunjukkan jalan pintas  agar mereka bisa bergabung dengan yang lain untuk menghemat waktu sebelum keadaan memburuk. Yi gang melarangnya medekati pohon besar karena akan jadi penangkal petir. Pegang yang lain atau berguling saja. Terlepas dari kontroversi soal CGi menurutku drama ini penggambaran pencarian di gunung dalam keadaan badai terasa nyata.

Foto : Drakor.id

Hyun jo tergelincir di bebatuan dan jatuh terguling. Yi gang mengkhawtirkannya. Hyun jo menunjuk sesuatu.. mereka menemukan ransel dan buku milik Seung hun.  Hyun jo melaporkan pada Dae Jin.  Mereka juga mendapati selembar foto Seung hun saat di gunung jirisan dengan habitat bunga liar diatas tebing bidam.  Yi gang merasa itu tujuan pendaki dan akan menuju ke sana.

Foto : Drakor.id

Kecepatan angin semakin bertambah. Butuh setidaknya 3 jam bahkan di hari yang cerah untuk ke tebing bidam. Kepala menyuruh Yi gang kembali.  Tetapi yi gang sepertinya khawatir Seung hun tidak memakai perlengkapan yang tepat dan waktu genting 30 jam hampir habis.

Kepala mengira Seung hun sudah mati karrna tujuannya bunuh diri.  Kepala menegaskan Yi gang untuk kembali dan menarik semua tim.

Foto : Drakor.id

Seo Yi Gang memutuskan kembali. Hyun jo akan mengikutinya saat itu tetiba ia seperti medapatkan penglihatan keberadaan Seung hun.  Tetapi sebuah ranting besar jatuh di kepalanya dan membuatnya pingsan. Saat sadar Hyun jo sudah dipondok dan menanyakan Seung hun. Goo young menyuruh dia mengkhawatirkan dirinya dulu tetapi ketua tim membenarkan seorang  jagawana harus melindungi gunung meski hancur berkeping keping.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

 Dae Jin menyuruh melanjutkan pencarian besok setelah badai berlalu. Hyun jo memberitahu Yi Gang jika  Seung hun belum mati. Dia masih hidup. Yi gang menegaskan mereka tidak bisa terus mencari berdasarkan tebakannya.

Hyun jo membuka catatan Seung hun  dan  membayangkan betapa tertekannya anak itu. Pesan terakhir untuk nenek. Maafkan aku nenek. Tulisan paling bawah, tolong aku.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Yi Gang minta maaf pada nenek seung hun karena  pencarian dilanjutkan setelah badai berlalu.  Nenek terus menangis. 

Foto : Drakor.id

Kecepatan angin terus bertambah malam itu.  Hujan turun sangat deras. Guntur masih menggelegar. Yi gang melanjutkan pencarian dan mendapati Hyun jo ada di sana. Cuaca sangat ekstrem. Yi gang pikir dia gila.  Hyun jo pikir mereka sama sama gila. Hyun jo pikir akan menyesal jika tidak pergi.  Jika Seung hun masih hidup dia akan mati jika mereka tidak menyelamatkannya.  Pekerjaan mereka selalu berbahaya. Karena itu Yi gang mengingatkan tugas mereka adalah kembali dengan selamat dari tempat berbahaya dan saling melindungi satu sama lain.

Foto : Drakor.id

Dae Jin dan ranger lain akhirnya tahu Yi gang dan Hyun jo menghilang. Saat dihubungi Hyun jo memberitahu mereka di habitat bunga liar diatas tebing bidam. Dae jin memberitahu sms yang mereka lihat bukan yang terakhir dia kirim.

Pada sms itu Seung hun memberitahu neneknya dia ke tempat  yang pernah dikunjunginya bersama orangtuanya. Tiba tiba sinyal hilang.  Seung hun ketakutan karena hari semakin gelap dan badai datang.

Dae jin memberitahu dia masih hidup.  Dia berpindah dari zona mati ke zona sinyal sendiri. Kami berusaha memghubunginya tapi dia tidak menjawab.  Kurasa baterenya habis.  Tim bantuan dalam perjalanan tapi butuh waktu 3,5 jam.  Dae jin minta Yi gang menemukannya.  

Yi Gang mengajak berpencar dan cari zona sinyal di gps. Mereka akan mencari poin bertahan hidup bukan poin bunuh diri. Hyun jo mengerti.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

 Waktu genting sudah habis.   Hyun jo mencari ke tempat yang disebutkan Yi Gang diantara bebatuan besar, dibawah tanggul besar,diantara semak semak yang terjalin rapat. Tetapi Hyun jo belum menemukannya.  Seung hun tampak batere ponselnya habis dia gemetaran. Sementara itu  Yi gang yakin dia masih hidup dan di sekitar sana.  

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Hyun jo menanyakan jika Yi gang melihat tanda aneh dari ranting dan batu sesuatu berbentuk persegi panjang. Yi gang malah nyuruh cari sendiri.  Hyun jo meneruskan kalau dia melihat batu hitam ada pohon ek yang daunnya berserakan. Yi gang mengartikan itu batu sangsuri tapi itu diluar area penerimaan. Setelah berdebat mereka menuju ke sana.

Foto : Drakor.id

Keduanya turun. Diantara aliran sungai dan menyoroti dibalik batu hitam besar mereka menemukan tubuh Seung Hun tergeletak pingsan.  Hyun jo segera menggendong di punggungnya menuruni bukit. Tim bantuan datang menggantikannya. Akhirnya mereka berhasil menyelamatkan Seung hun.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Yi Gang memarahi Hyun jo yang terlihat lambat karena kelelahan. Jika seperti itu para pendaki yang terdampar bisa mati. Yi gang mengingatkan area patrolinya sudah ditentukan. Juga tugas mereka menjaga gunung. Dia harus ingat semaua area tempat spesies pohon dan distribusi vegetasi.

Pendaki yang sepertinya pasangan kencan lewat. Yi Gang kesal mengira mereka mempersulit diri sendiri dengan kencan di gunung. Hyun jo bercanda akan memegang tangannya.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

 Hyun jo merasa gunung membantunya saat ditanya bagaimana menemukan tempat tanda itu. Menurut peneliti sumber daya budaya, Kim Sol ada energi di gunung itu yang sulit dijelaskan.  Misalnya tidak ada sinyal tapi pesan jelas dikirim dan menyelamatkan anak itu. Menurut hyun jo itu cara partisan berhubungan.  Mereka memilih tempat yang tidak akan ditemukan dan dihancurkan orang lain untuk menandai lokasi mereka.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Hyun Jo menjelaskan mereka bisa menggunakan itu saat radio atau ponsel tidak dapat terbaca. Itu sempurna untuk memberitahu lokasi pendaki yang hilang. Anggap saja benda ini tebing bidam. Hyun Jo memasukkan ranting di tengah tengah.  Ikat tepat itu di tempat batu sangsuri berada. Yi Gang ingin tahu bagaimana dia bisa tahu itu. Hyun jo mengatakan itu bukan kali pertama dia melihatnya. Dia terus melihat di mana para pendaki yang hilang berada di gunung itu. Yi Gang mengira dia gila.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Dua tahun kemudian.  Tahun 2020.

Dae Jin memutuskan pencarian resmi di Yiseokjae berakhir kali ini. Ranger disuruh fokus pada tugas. Ranger cewek yang sepertinya anggota baru  Da Won, protes tetapi Dae jin bilang tidak ada harapan menemukannya. Musim daun dimulai pekan depan Dae jin menyuruh memeriksa fasilitas keselamatan. Dae jin memberitahu akan ada anggota baru.

Foto : Drakor.id

 Rupanya yang datang adalah Seo Yi Gang namun kini ia memakai kursi roda. Yi gang langsung melihat laporan pendaki yang hilang. Informan Lee Min Seok. Korban Yang Geun Tak.  Di mana orang itu menghilang tidak ada saksi. Yi Gang menyuruh mencarinya di dekat air terjun Gaeam. Dae jin bilang itu arah yang berlawanan.  Tetapi Yi Gang bersikeras. Yi gang mengabaikan pertanyaannya kenapa ia kembali.

Foto : Drakor.id

Goo Young dan Lee Da Won berpatroli. Tanpa sengaja Goo young menceritakan Yi gang menjadi seperti itu karena mereka terdampar di gunung dalam kondisi salju yang lebat. Cewek itu menduga ada satu lagi yang menghilang.

Kemudian mereka menuju air terjun Gaeam. Mereka terkejut saat melihat sebuah ransel dan jaket biru trekking yang mengambang dengan tengkorak diatasnya . Juga tanda pengenal atas nama Yang Geun Tak.  Sesuai asumsi Yi Gang.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Dae Jin ingin tahu bagaimana Yi Gang bisa tahu keberadaan pendaki yang hilang itu.  Yi Gang menunjukkan situs web damkar relawan gunung jirisan. Foto pencarian gabungan dengan jagawana dalam kecelakaan Yiseokjae. Dae jin mengira itu tanda yang ditemukannya di batu sangsuri. Yi Gang memberitahu itu berbeda. Hanya Hyun jo dan Yi gang yang tahu sinyal itu. Mereka memutuskan untuk menggunakannya untuk menandakan lokasi pendaki yang hilang saat tidak ada sinyal. Jadi itu menunjuk ke air terjun Gaeam.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Yi Gang menjelaskan lagi, ini 3 bulan saat kecelakaan mujindong. Aku juga menemukan tanda di sana. Itu menunjuk pohon seonghwang. Kau menemukan mayatnya di sana bukan? Goo young  mengiyakan. Yi gang meneruskan, ini 6 bulan lau saat kecelakaan di lembah oerae.  Di sini juga mengarah ke pendaki yang hilang. Goo young pikir itu lelucon. Yi gang menjelaskan itu persis di tempat yang hyun jo dan dia putuskan.. Seseorang mengiriminya sinyal.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

Da Won mengira itu hyun jo jika itu diantara mereka berdua. Dae jin pikir tidak karena hyun jo sudah tidak bisa ke sana lagi. Hyun jo saat ini terbaring koma di rumah sakit.

Foto : Drakor.id
Foto : Drakor.id

 Seseorang mengirimi Yi Gang sinyal dari atas sana. Dia ingin tahu siapa itu. Itu sebabnya dia kembali.

Foto : Drakor.id
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Undercover Ep 1 Part 1
Read More

Undercover Ep 1 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Undercover Episode 1 Part 1, Untuk Kamu yang ingin tahu daftar selengkapnya tersedia lengkap di…
Read More

Red Shoes Ep 25 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 25 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…