Hometown Cha-Cha-Cha Ep 16 Episode Terakhir

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hometown Cha-Cha-Cha Episode 16, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini. Baca episode sebelumny

Foto : TvN

Para warga datang ke pemakaman nenek Gamri, termasuk Hyejin. Di depan ada meja dengan foto nenek Gamri. Nenek ingin orang-orang yang datang ke pemakamannya bisa makan sambil tertawa. Sung Hyun dan Wang Jagga juga datang. Setelahnya Dusik dan Hyejin mengantar keduanya kembali ke Seoul.

Setelah mereka pergi, Dusik mau mengantar Hyejin tapi Hyejin nggak mau. Ia ingin menemani Dusik. Dusik masih mau di sana. Ia masih belum bisa merelakan nenek Gamri dan masih ingin bersamanya.

Foto : TvN

Semua orang sudah pergi. Dusik duduk bersama anak nenek Gamri. Mereka bicara tentang nenek Gamri dan penyesalan Won-seok yang nggak bisa sering-sering menemui ibunya.

Pemakaman berlanjut pada esok harinya. Semua orang mengantar nenek Gamri menuju tempat terakhirnya.

Setelah nenek Gamri nggak ada, nenek Matyi dan nenek Sook Ja datang ke rumahnya untuk mengenangnya.

Foto : TvN
Foto : TvN

Dusik membuat sabun terlalu banyak seakan nenek Gamri masih ada. Hyejin datang. Ia mau memasak buat Dusik saat dengar dia belum makan. Jagung dari nenek Gamri ternyata masih ada. Dusik nggak tahu kalo di dalamnya ada suratnya juga. Gimana selama ini nenek Gamri selalu mengharapkan kebahagiaan untuk Dusik. Ia menganggap Dusik sebagai anak sekaligus cucunya.

Dan hari itu Dusik menangis untuk waktu yang lama setelah membacanya. Hyejin menghampirinya dan memeluknya.

Foto : TvN

Sebulan kemudian
Sung Hyun dan yang lain menyelesaikan pengeditan episode terakhir. Dan mereka bisa bersantai sebelum perilisan. Mendadak perut Wang Jagga sakit. Sung Hyun memberinya obat dan kantung penghangat. Wang Jagga mengakui perasaannya. Karena itulah ia nggak ingin Sung Hyun bersikap baik padanya. Itulah yang membuatnya nggak bisa bekerja dengannya lagi.

Foto : TvN

Dusik menemani Hyejin berkemas. Ia akan pergi ke Seoul. Hyejin membawa banyak pakaian seakan nggak akan kembali lagi. Lah ternyata dia hanya akan pergi selama 3 hari aja. Jadi malam itu Dusik nerelakan Hyejin untuk pergi ke Seoul. Tapi Hyejin bilang kalo ia nggak akan pernah meninggalkan Gongjin. Ia nggak ingin ke Seoul lagi.

Foto : TvN

Mi Seon meriksa nomor lotrenya bersama Eun Cheol. Sama. Dia menang. Mi Seon sangat senang tapi ternyata itu adalah nomor lotre pekan lalu. Mengetahuinya membuat Mi Seon sangat kecewa. Melihat Mi Seon seperti itu, Eun Cheol lalu membawanya ke suatu tempat. Ia menunjukkan tabungannya dan akhirnya memberitahu kalo ia penenang lotre itu. Misteri Gongjin yang ketiga. Mi Seon sangat senang. Tapi kenapa uangnya terus berkurang? Ternyata Eun Cheol menggunakannya untuk berdonasi. Hal itu malah membuat Mi Seon makin senang. Eun Cheol juga menunjukkan rumah yang akan mereka tempati nantinya.

Foto : TvN

Dusik mengantar Hyejin berangkat. Hyejin malah bermanja nggak pingin pergi karena nggak mau berjauhan sama Dusik. Mereka jadi manis banget tapi Hwajung dan Namsuk yang melihatnya malah jadi muak.

Namsuk nengajak Hwajung untuk ke sauna tapi Hwajung menolak. Young-guk lalu nelpon memintanya datang. Hwajung langsung berlari ke sana. Young-guk ngasih tahu kalo balai kota sekarang jadi pusat administrasi dan kesejahteraan. Dan ia akan jadi pusat kesejahteraan pribadi buat Hwajung. Ia juga ngasih minuman tonik buat Hwajung untuk menjaga kesehatannya.

Foto : TvN
Foto : TvN

Geum Cheol membantu Yoon Kyung mengeluarkan kotak buah. Dia kesandung meja dan kotaknya jatuh. Yoon Kyung marah dan memakinya. Geum Cheol jadi pingin Yoon Kyung hamil lagi biar nggak bisa mengumpat.

Sementara itu di luar Ijun ngasih gulali bentuk hati ke Bora. Bora yang nggak paham maksudnya malah memakannya. Ia lalu ngajak Ijun untuk melihat Seumseum.

Foto : TvN

Sung Hyun datang untuk makan bubur tapi Dusik nggak mau membuatkannya. Akhirnya mereka makan pizza. Habis makan keduanya bicara di luar. Dusik tahu kalo itu soal Wang Jagga. Sung Hyun ingin terus bersamanya. Tapi ia takut kehilangannya kalo ia sampai sembrono. Dusik menasehati agar ia menyingkirkan keraguannya dan berani mencoba.

Foto : TvN

Hyejin menemui ibunya dan mengajaknya makan tanpa ayah. Keduanya bernostalgia pertama kali ketemu dan makan bersama. Hyejin bilang tumis kentangnya enak. Dan itu saja sudah membuatnya merasa hangat. Ia nyuruh Hyejin untuk mengajak Dusik ke Seoul agar mereka bisa makan bersama.

Di rumahnya Dusik makan sendirian. Ia melihat bayangan Hyejin dan berpikir kalo ia sangat merindukannya.

Foto : TvN

Gegara mikirin Hyejin, Dusik jadi nggak fokus saat membuat kopi. Akhirnya Hyejin pulang dan ia menyambutnya dengan pelukan hangat.

Foto : TvN

Malamnya Hyejin bilang ke Mi Seon kalo dia mau melamar Dusik tapi dia belum punya ide. Padahal ia sudah memikirkannya dalam perjalanan kembali ke Gongjin. Mi Seon menyarankan agar Hyejin memikirkan sesuatu yang sederhana alih-alih yang mewah.

Foto : TvN
Foto : TvN
Foto : TvN

Dusik mendapat pesan dari Hyejin yang memintanya ke pantai. Dusik datang dan duduk di sebelah Hyejin. Pertamanya Hyejin mengungkit pertama kali mereka ketemu lalu meletakkan sepatu di sebelah sepatunya dan meminta Dusik untuk menikahinya. Dusik menolak. Dih bingung. Ternyata dia juga mau melamarnya. Tapi karena Hyejin sudah mendahuluinya ia jadi nggak bisa mengatakannya.

Hyejin menenangkan dan menyuruhnya bicara. Ia bahkan ngasih tongkat estafet nya ke Dusik dan menyuruhnya berlari sampai akhir. Pertamanya Dusik juga menyinggung pertama kali lihat Hyejin sampai nggak nyangka akan mencintainya. Dua pasang sepatu di dekat pintu, dua sikat gigi di kamar mandi dan dua cekemej di dapur. Maukah Hyejin menghabiskan hari ini, esok dan seluruh hidupnya di rumah itu bersamanya? Hyejin mengiyakan. Dusik lalu memberikan kalung yang sama persis sama kalung Hyejin dulu dan memintanya agar jangan menjualnya karena ia bekerja lama untuk mendapatkannya.

Mereka lalu berciuman dan mendadak sepatunya Dusik hanyut terbawa ombak.

Foto : TvN

Dusik habis mandi dan melihat Hyejin membuat daftar tugas. Ia nggak bisa masak jadi Dusik yang masak. Ia akan mencuci baju karena semua bajunya mahal dan perlu perlakuan khusus. Dusik bebersih. Mendadak Hyejin ingin Dusik naik jabatan buat hggaj jadi Banjang. Misalnya nghota legislatif.

Dusik lalu menyinggung cara Hyejin memanggilnya. Hong Banjang. Ia ingin dipanggil lain. Nama misalnya. Hyejin nrkanghiknya tapi rasanya malah aneh. Lalu manggil Oppa. Lah malah merinding. Habis itu mereka sepakat manggil Chagiya. Ih Hyejin jadi nggak mau pulang. Dusik lalu menggendongnya ke kamar dan mereka melakukannya.

Foto : TvN

Paginya Dusik bangun duluan dan membuat sarapan. Ia membangunkan Hyejin dan menyuapinya. Ia juga bilang kalo ia ingin punya dua anak. Hyejin pikir mereka harus rajin kalo pingin dua anak. Oh sudah saatnya kerja bakti. Sebenarnya Hyejin ingin mereka bolos tapi Dusik bilang nggak boleh.

Mereka lalu keluar untuk bergabung bersama yang lain. Ternyata jalanan depan rumah sudah dibersihkan. Hyejin lalu mengumumkan kalo mereka akan menikah. Semua orang senang mendengar nya.

Foto : TvN

Akan ada acara penting tapi Sung Hyun datangnya telat. Gimana Wang Jagga memperhatikan penampilannya. Sekalian juga Sung Hyun bilang kalo ia ingin terus bersama Wang Jagga. Ia ingin mereka makan bersama, bermain dan bekerja bersama.

Foto : TvN

Sung Hyun datang ke Gongjin untuk melihat episode perdana Belalang Desa bersama semua warga. Acara itu mendapat rating dua digit. Dan berkat acara itu juga Chun Jae dapat tawaran untuk tampil dalam sebuah acara tv, restoran Hwajung, Namsuk dan toko Bora menjadi ramai. Sung Hyun memikirkan konsep untuk acar selanjutnya dan ayah Doha sudah bisa berjalan memakai kruk.

Foto : TvN
Foto : TvN
Foto : TvN

Dusik dan Hyejin akan menikah. Karena pernikahannya akan diadakan di Seoul makanya Hyejin ingin mengambil foto di Gongjin. Ia juga ingin semua warga Gongjin didatangkan ke Seoul nantinya.

Saat mau melakukan pemotretan mendadak Namsuk dan yang lain datang. Mereka membuat keduanya jadi nggak leluasa. Akhirnya mereka kabur dan berlari ke bukit dan mengambil foto di dekat kapal kakek Dusik. Setelah beberapa pose keduanya dapat telpon kalo nenek Matyi jatuh dan gusinya robek. Keduanya lalu berlari turun dari bukit.

Akhirnya tamat. Terima kasih Tuhan, terima kasih Subbernim, terima kasih pembaca. Sampai ketemu di drama lainnya.

T A M A T

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

The King’s Affection Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The King’s Affection Episode 13, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan…
Penthouse Ep 10 Part 2
Read More

Penthouse Ep 10 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Penthouse Episode 10 Part 2, Simak langsung yuk bagian pertamanya dari Episode sebelumnya baca di…
Read More

Mine Ep 14 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mine Episode 14 Part 1, Nieh gaes untuk Kalian ingin tahu spoilernya tersedia di tulisan…