High Class Ep 1 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis High Class Ep 1 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.

foto: tvN

“Dahulu hingga kini, aku tetap mencintaimu. Aku akan terus mencintaimu, cintaku tidak akan pernah memudar. Aku mencintaimu.”

Suatu malam di sebuah kapal, terdapat seorang lelaki yang sedang memakainkan cincin di jari tangan seorang wanita, setelahnya ia menaiki atas kapal dan melompat kebawah laut, membuatnya tenggelam.

foto: tvN

Yi Chan yang sedang duduk di sebelah ibunya dan melihatnya tersentak saat membuka matanya dari tidurnya bertanya ada apa, ibu baik-baik saja. Bukan apa-apa, Ibu pasti tertidur sesaat jawab Yeowool kemudian menyuruh Yi Chan melihat kearah luar pesawat seraya menujuk.

foto: tvN

Hebat, ini sekolahnya tanya Yi Chan kepada Yeowool saat mereka berjalan memasuki sekolahan tersebut. Ya, benar sekolah ini tampak luar biasa jawab Yeowool. Dengan menggandeng Yi Chan, Yeowool membawanya melihat perpustakaan dan kelas yang berada di sekolah tersebut, mulai dari balet, music dan lainnya sebelmum memasuki kelasnya.

Kalian datang untuk wawancara tanya seorang guru yang menghampiri Yeowool dan Yi Chan saa sedang melihat trofi dan penghargaan yang disinmpan di etalase. Ya jawab Yeowool. Orang tua bisa menunggu di lobi dan wawancara orang tua akan dilakukan secara berurutan ucap guru tersebut kemudian membawa Yi Chan pergi bersaanya untuk wawancara, setelahnya Yeowool berjalan menuju lobi.

foto: tvN

Doyoung bersama Shiwoo turuh dari mobilnya setelah sampai di depan sekolah. Nona Cha Do Young panggil petugas keamanan yang menghampirinya kemudian memberi tahu kalau dilarang parkir di sini menyuruhnya parkir bawah tanah. Sudah kuduga ini akan terjadi, Ibu sungguh memalukan ucap Shiwoo saat berjalan kembali menuju mobilnya.  Ada Cha Doyoung, dia cantik, hebat, kulitnya mulus ucap orang-orang saat Doyoung berjalan untuk melakukan wawancara.

foto: tvN

Kamu siap, June tanya Jisun, jangan gugup dan lakukan seperti biasa. Tentu saja jawab June menyuruhnya jangan khawatir kalau ia sama sekali tidak gugup, setelahnya Jisun menyuruh pengawalnya mengantarkannya kedalam.

foto: tvN

Hei, Jisun, kamu sudah datang ucap Doyoung setelah menghampirinya. Jisun hanya diam melihat penampilan Doyoung, kemudian berkata pakaianmu, kamu ingin pamer. Ini model pakaian musim Semi-Panas tahun ini dan ini pemesanan gratis khusus pertama dari cabang utama Cheongdam ucap Doyoung. Jisun kembali berkaa ini wawancara anak-anak, bukan audisimu dan kenapa kamu ingin menarik perhatian.

Aku tahu itu ucap Doyoung, tapi wawancaranya sudah selesai dalam sepuluh detik pertama jadi aku butuh kesan yang berbeda untuk diperhatikan karena anak sulungmu belajar di sini jadi kamu bisa santai dan tidak akan tahu tekanannya. Jisun kembali berjalan kemudian duduk di sofa, seraya berkata aku tidak bisa bersantai karena keuntungan saudara tidak menjamin tempat di sini dan hanya beberapa poin ekstra jadi jangan terlalu heboh soal sekolah anak-anak.

Tentu, kamu pasti berpikir begitu Bu Nam Jisun ucap Doyoung keuntungan saudara itu aku sangat iri kamu memilikinya. Siwoo punya paspor Amerika dan itu juga nilai tambah ucap Jisun. Astaga. Ibu Junhee ucap kedua ibu-ibu yang menghampirinya. Apa anak-anak kalian juga mendaftar di sini ucap Jisun kemudian memberi tahu Doyoung kalau suaminya adalah pimpinan KA Media dan suaminya anggota majelis.

foto: tvN
foto: tvN

Halo sapa Jisun kepada Yeowool yang sedang melamun, saat ia hendak mengambil minum kemudian bertanya anakmu bersekolah di SD Gyeongnam. Tidak, di SD Jeongmyeong jawab Yeowool. Rupanya aku keliru, kamu tidak terlihat asing bagiku ucap Jisun kemudian bertanya bukankah Jeongmyeong sekolah negeri di Daechi-dong. Ya, benar jawab Yeowool.

Jisun, buatkan aku kopi hitam ucap Doyoung yang menghampiri mereka, dan melihat Yeowool yang tersenyum kepadanya kemudian bertanya kamu juga tinggal di luar negeri, Amerika Serikat. Tidak jawab Yeowool memberi tahu kalau ia tinggal di Korea sejak lahir.

Jika kalian sudah berkumpul, wawancara orang tua akan dimulai dalam lima menit, jika ada yang butuh penerjemah tolong beri tahu kami di resepsi, kami bersedia membantu ucap guru tersebut memeri pengumuman.

foto: tvN

Pendaftar Kwak Siwoo, Ayahnya presdir perusahaan gim dan kamu selebritas tanya mereka saat mewawancarai Doyoung. Ya, selebritas jawab Doyoung karena profesiku sebagai aktris, aku cukup terkenal dan tidak bias menyekolahkan anakku di sekolah negeri biasa karena mereka bicara omong kosong dan berlebihan tapi di sini, tingkatan semua orang hampir sama dan kalian menjamin privasi, aku tidak mau memaksa anakku untuk belajar dan dia tidak bisa dipaksa jadi kuharap dia menemukan minatnya di sini dan akrab dengan teman-temannya.

foto: tvN

Pendaftar Lee Junhee, Ayahnya dokter medis dan kamu menangani manajemen hotel ucap salah satu dari mereka saat Jisun sedang di wawancarai. Seperti yang kalian tahu, aku ibu dari ketua OSIS G9, Lee Junmo dan juga perwakilan orang tua untuk PTA. Kenapa kamu mendaftar ke sekolah ini tanyanya. Karena kakaknya bersekolah di sini, wajar dia berpikir untuk bersekolah di sini juga, selain itu menurutku bagus bagi aku dan anak-anakku jika mereka bersekolah di sekolah yang sama jawab Jisun.

foto: tvN

Kini giliran Yoewool melakukan wawancara. Jadi, kamu pengacara tanya mereka. Yeowool menjawab ya, benar tapi aku sedang menganggur karena alasan pribadi. Kenapa kamu mendaftar ke sekolah ini tanyanya mereka lagi, Yeowool hanya diam sembari melihat undangan yang ia bawa dan meningat kejadian sebelumnya,

foto: tvN
foto: tvN

Aku sungguh tidak ingin mengatakan ini, mengingat apa yang terjadi pada keluargamu dan meski aku tahu keadaan sedang sulit, Yi Chan menyebabkan banyak masalah di sekolah ucap guru Yi Chan kepada Yeowool yang sedang berdiri didepanya dan hanya meminta maaf. Ibu Sejun memberikan laporan medis kepada Yeowool seraya berkata kamu harus memeriksanya dan kami akan menuntut asal kamu tahu, aku yakin kamu tahu suamiku jaksa dan kamu juga penegak hukum kita harus membawanya ke pengadilan.

Tolong jangan lakukan ini, mereka masih anak-anak ucap Yeowool kemudian bertanya apa yang harus kulakukan untuk meredakan kemarahanmu. Suruh anakmu meminta maaf secara resmi atau pindahkan suruh dia berhenti kepada Sejun ucap ibu Sejun.

Yeowool keluar menghampiri Yi Chan yang sedang menunggu di luar bersandar di dinding kemudian berjongkok bertanya ibu Sejun ada di sini, jika melakukan kesalahan, kamu harus minta maaf dan berbaikan, kamu mau meminta maaf kepada Sejun. Seraya menggeleng, Yi Chan berkata tidak, aku tidak bersalah. Baiklah, Ibu mengerti ucap Yeowool kemudian kembali masuk kedalam.

Dia tidak mau meminta maaf ucap Yeowwool tidak benar jika hanya anakku yang harus meminta maaf karena Sejun yang memulainya dia terjatuh saat mendorong meja untuk memukul Yi Chan, jika kamu ingin permintaan maaf, suruh Sejun minta maaf juga dan Yi Chan juga tertekan karena dia, mereka mungkin masih kecil tapi tahu yang mereka lakukan, Yi Chan tidak mengusik dan memukul anak lain tanpa alasan, aku tidak akan menyekolahkan anakku ke sekolah seperti ini lagi jadi silahkan menggugat atau menuntut lakukan sesukamu terima kasih untuk semuanya.

foto: tvN

Ibu. Maafkan aku ucap Yi Chan setelah melihat Yeowool keluar dan menghampirinya. Tidak apa-apa, Ibu percaya padamu karena Ibu tahu kamu tidak memulainya dan Ibu yakin kamu punya alasan ucap Yeowool yang sedang berjongkok di depan Yi Chan. Yi Chan memberi tahu kalau Sejun bilang, Ayah meninggal karena Ibu dan mereka terus mengatakan itu. Begitu rupanya ucap Yeowool seraya memluknya kemudian mengajaknya pulang.

foto: tvN

Yeowool menjawab pada saat itu, kami menerima undangan karena anakku tidak senang dengan kehidupan sekolahnya jadi aku berharap melihatnya pergi ke sekolah dengan senyum lebar dan tidak mau dia terlalu lama di akademi karena aku ingin dia berteman dan lebih sering bersamaku kurasa itu tidak berlebihan.

Jadi, kamu menerima undangan, kamu punya teman atau kerabat di sekolah ini tayanya. Tidak, aku tidak punya jawab Yeowool. Ada saudara yang terdaftar, tapi kulihat di sini, suamimu ucapnnya. Yeowool memberi tahu kalau suaminya meninggal tahun lalu.

foto: tvN

Kalau begitu, ada cara untuk mencari tahu pengirimnya tanya Yeowool seraya memegang kartu udangannya. Guru tersebut menjawab biasanya, kami yang mengirimnya tapi tidak ada yang dikirim dari kantor kami belakangan ini. Yeowool kembali bertanya benarkah, kalau begitu siapa pengirimnya. Mungkin orang lain dari sekolah ini yang mengirimnya jawab guru tersebut.

foto: tvN
foto: tvN

Ceritakan alasan kalian ingin bersekolah di sini ucap Rachel, kemudian menyuruh Junhee bercerita lebih dulu setelah mengangkat tangannya. Saat ini, kakakku belajar di sekolah ini, Ibuku juga perwakilan orang tua di sekolah ini, kurasa aku harus menerima pendidikan yang cocok dengan tingkatku di sekolah ini uca Junhee bercerita.

Setelahnya giliran Siwoo yang bercerita dengan berkata, untuk mengambil alih perusahaan gim ayahku dan menjadikannya yang terbaik di dunia, bukankah penting untuk mendapatkan pendidikan global, selain itu ibuku memberitahuku, “Kwak Siwoo. Hidupmu bergantung pada ini. mengerti?” membuat mereka tertawa.

foto: tvN

Pikirkan saja wawancaranya, sikap dan kemampuan anak-anak akan menunjukkan apa mereka akan unggul di sekolah dan kalian tidak bias melatih hal itu ucap Jisun saat berkumpul bersama di café. Kini untuk menyekolahkan anak-anak ke sekolah medis atau hokum, mereka harus mulai belajar sejak TK pada Kelas Tiga, kamu akan tahu anakmu bisa berhasil atau tidak dan mereka pikir menginvestasikan uang sebanyak itu selama 12 tahun dan membuat anak-anak bekerja keras akan sepadan ucap Ibu Noa. Jisun kembali berkata anak-anak jurusan kedokteran di Universitas Nasional Seoul bekerja di rumah sakitku dan kini aku yang memotong gaji mereka, membuat mereka tertawa.

foto: tvN

Kamu harus berhenti merokok ucap Jisun kepada Doyoung yang duduk di sebelahnya. Ini vitamin ucap Doyoung seraya menunjukkannya kemudian bertanya berapa banyak murid yang diterima tahun ini, bagaimana jika Jun Hee diterima tapi Siwoo tidak. Jangan khawatir, aku yakin Siwoo akan berhasil karena mereka memeriksa daftar saudara dan anak-anak dari luar negeri dan rekomendasi sangat penting dalam wawancara, iuran tahunannya 100.000 dolar, tidak sembarang orang bisa masuk ucap Jisun.

foto: tvN

Senang bertemu denganmu hari ini ucap Yeowool saat berjalan berpapasan dengan Jisun dan Doyoung berserta anak-anaknya. Aku juga, kuharap kita bisa bertemu lagi ucap Jisun kemudian kembali melanjutkan langkahnya. Ibu, kurasa dia belum pernah ke Amerika, dia bahkan tidak tahu apa itu Universal Studios ucap Jun Hee. Siwoon juga berkata kalau pengucapannya juga buruk, bodoh sekali.

foto: tvN

Bagaimana harimu tanya Yeowool saat berjalan sembari menggandeng Yi Chan. Biasa jawab Yi Chan. Apa maksud biasa tanya Yeowool kembali, kemudian berkata meski kamu tidak diterima di sekolah ini, jangan terlalu kecewa. Kenapa tanya Yi Chan kemudian memberi tahu kalau ia sangat ingin bersekolah di sini.

foto: tvN
foto: tvN

Ini untuk Ibu ucap Yi Chan seraya memberikan kerang yang diambilnya dari tepi pantai. Indahnya, terima kasih ucap Yeowool setelah menerimanya, kemudian kembali berkata jika kamu mau, kita bisa tinggal di sini. Benarkah, tapi bagaimana dengan pekerjaan Ibu tanya Yi Chan. Yeowool menjawab, Ibu tidak perlu bekerja dan akan menemanimu seharian.

foto: tvN

Benarkah, serius tanya Yi Chan dengan antusis, pasti menyenangkan jika Ayah juga ada di sini. Benar, pasti akan sangat menyenangkan ucap Yeowool seraya mengelus kepala Yi Chan. Setelahnya Yeowool membayangkan kalau ia, Yi Chan dan suaminya bermain bersama di tepi pantai.

8 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Mine Ep 3 Part 3
Read More

Mine Ep 3 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mine Episode 3 Part 3, Untuk menemukan daftar link secara lengkap spoilernya ada tulisan yang…