Forecasting Love and Weather 9 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 9 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.

Foto : JTBC

Kijun : Pertama kita analisis dahulu alasan prakiraan cuaca kali ini salah

Siwoo : Bukankah kita hendak membuat klarifikasi soal penyebab hujan belum turun?

Kijun : Kita harus mulai dari mencari kesalahan di prakiraan awal agar bisa memberi penjelasan yang berkesinambungan soal jeda waktu hujan yang diperkirakan dan aktual

Siwoo : Baiklah.mau mulai darimana?

Kijun : Apa yang membuat kalian menganalisis bahwa hujan yang disebabkan oleh fron statis akan turun lima hari lagi mulai dari pulau jeju dan daerah selatan di prakiraan awal?

Siwoo : Penyebabnya ialah potensi hujan yang cukup besar jika melihat badai bertekanan 200hpa dam kecepatan ekspansi antisiklon samudera pasifik disebabkan letak fron statis. Aku yakin benar jika dilihat bagian atas bertekanan tinggi sehingga yang dibawah tak bisa naik. Ini terlalu lemah

Foto : JTBC

Kijun : Pak Lee Siwoo.coba lihat alasan fron ini tak bisa naik karena tekanan tinggi disini fron itulah tidak terjadi.kau melewatkan bagian ini. Intinya ada kesalahan keputusan atas analisis pergerakan fton statiske utara akibat antisiklon dan badai di tiongkok tengah.

Sampai malam mereka belum selesai.

Siwoo: Siapapun pasti akan mengambil keputusan yang sama. Teori pak Um mengenai fron statis yang akan kembali ke selatan memang masuk akal kendati potensinya kecil.

Kijun : Dahulu kau selalu memercayai firasatmu. Namun saat harus bertanggung jawab kau hanya bisa menjunjung potensi siapapun pasti menganggapnya dalih yang payah

Siwoo : Aku tak percaya diri. Ada yang bilang “ Terlalu banyak nyawa yang dipertatuhkan di sini untuk mengambil resiko hanya berdasarkan firasat”

Kijun : Lalu kenapa kau nekat mengambil risiko bersama hakyung? Mungkin dia tampak  kuat diluar tetapi aslinya lembut didalam. Dia sudah cukup menderita akibat luka yang kuberian

Siwoo : Aku sedang membahas klarifikasi resmi

Kijun : Bila kau mengencani hkyung karena sakit hati oleh aku atau istriku lebih baik hentikan sekarang juga. Hakyung selalu memulai segala hal dengan serius karena dia bukan tipe orang yang asal menjalani sesuatu maka bila disakiti lagi mungkin aku sulit memulihkan hatinya lagi.

Siwoo : Kau yang menyakiti hatinya. Perkataanmu itu bisa disebut intervensi berlebihan.

Kijun : Itu dia alasannya. Aku makin khawatir sebab aku sudah menyakitinya

Siwoo: Tenang saja. Aku juga bukan tipe orang yang asal memulai sesuatu kalau tak serius. Pakai ini untuk klarifikasi resmi. Aku pamit dahulu.

Foto : JTBC

Istri Pak Um sepulang dari mengajar melihat Pak Um jalab bareng Hakyung dan menuju apartemennya.

Foto : JTBC

Sepulangnya ke rumah Kijun ingin tahu alasan Yujin putus sama Siwoo. Sebagai sesama pria dia merasa Siwoo pria yang baik.

Itu karena Kijun pria pertama yang mengajaknya menikah bukan sekedar berpacaran. Kijun tertawa. Dia kira Yujin menyesal. Mereka sudah menikah tapi dia tak punya apa apa. Itukah alasanmu menunda pengesahan pernikahan?

Yujin pikir kijun naif. Setelah menikah kijun tidak fokus pada pernikahan mereka dan selalu ketakutan memikirkan pendapat orang lain tentang pernikahan mereka. Kini pikirannya entah kemana dan hipersensitif karena takut jika hakyung berpacaran dengan Siwoo. Yujin tak yakin Kijun masih mencintainya. Mustahil Yujin mengesahkan pernikahan mereka masa depan mereka tak jelas. Yujin kesal.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Pulang pulang Siwoo ingin menganalisis ulang fron statis itu. Pak Um pikir dia menemukan sinyal abnormal.

Siwoo : Bukan. Aku menemukan ini saat membuat klarifikasi bersama pak Han. Ini ekspansi antisiklon laut okhotsk yang abnormal perlahan berhenti. Penyerapan uap dibarat daya pun mulai terjadi

Pak um : Namun antisiklon samudera pasifik masih terlalu lemah untuk disebut aktif bukan?bagiamana menurutmu?

Hakyung : Aku sependapat

Siwoo : Coba lihat bagian bagian ini. Bukankah butiran hujan tampak kian kuat saat bergerak ke utara?

Pak Um :Aku ragu

Siwoo: Jika ekspansi antisiklon laut okhotsk berhenti dan penyerapan uap di barat daya terus berlanjut artinya antisiklon samudera pasifik tak bermasalah maka menurut firasatku hujan pasti akan turun dua hari lagi.

Hakyung : kalau begitu kali ini kita ikuti pendapat Pak Siwoo sebab penyerapan uap di selatan memang benar terjadi

Pak um setuju. Siwoo tertawa dan berterima kasih sudah memercayainya. Tapi nyatanya hari cerah dan huajn belum turun.

Foto : JTBC

BMKG kembali mendapat komplain dari masyarakat karena hujan belum turun.

Hakyung : Pemanasan global yang kian cepat membuat kian rumitnya parameter prakiraan hujan munson termasuk perubahan siklus alami seperti El Nino dan La Nina. Singkatnya kami harus menebak arah mobil yang melaju mengabaikan rambu lalu lintas dan markah jalan.

Foto : JTBC

Sebelumnya Siwoo minta maaf pada hakyung andai dia tak bersikeras prakiraan cuacanya pasti benar. Kau tidak salah aku Pak Um juga tidak benar. Sebagaimana kau bilang sebelumnya cuaca adalah variabilitas satu hal kecil dapat mengubah segalanya.Kini aku harus bagaimana? Tanya Siwoo. Kau harus dihukum karena salah.

Foto : JTBC

Istri Pak Um melihat Hakyung di konsferensi pers di tv.

Hakyung tersenyum pada Siwoo. Yujin tersenyum sinis melihatnya.

Foto : JTBC

Yujin dan Hakyung

Yujin : Tadi kau bilang prakiraan cuaca kian sulit akibat perubahan iklim yang drastis itu artinya BMKG butuh solusi segera kan?

Hakyung : Maka itu kami berusaha menaksir berbagai potensi ramalan cuaca lewat lebih banyak data prediksi cuaca numerik

Yujin : Berarti tak ada solusi jelas

Hakyung : Kami akan lebih berusaha lagi

Yujin : Berusaha itu mudah bekerja terampil yang sulit

Yujin : Kudengar kau memacari Siwoo.

Hakyung : Kijun yang bilang begitu? Jelas jelas aku sudah mengelak.

Yujin : Dia memang atraktif. Polos tetapi cerdas dan gengsinya tinggi padahal tak punya apa apa. Ditambah wajahnya tampan.

Hakyung : Apa aku boleh bertanya satu hal kenapa kau putus dengan orang seaktraktif itu? Apa karena ayahnya?

Yujin tertaawa sinis: Kau merasa paling hebat ya? Ayah siwoo memang bukan orang baik. Namun itu tak membuatku tak tahan sampai ingin putus dengannya. Siwoo memilih tak menikah. Dia tak ingin menikah dengan siapapun.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Siwoo sendiri ingat perkataan kijun. Bahwa hakyung tak pernah serius berpacaran tanpa target menikah. Siwoo bertemu ibu hakyung di lift.

Hakyung sendiri sepertinya memikirkan kata kata Yujin dan kelanjutan hubungannya dengan Siwoo.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Vincenzo Ep 3
Read More

Vincenzo Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Vincenzo Episode 3, Kamu bisa mengetahui tentang daftar lengkap recap di tulisan yang ini. Apabila…