Forecasting Love and Weather 15 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 15 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.

Foto : JTBC

Ayah Siwoo kembali menghubungi hakyung mengabarkan biopsinya sesaat lagi. Ayah siwoo hanya ingin berterima kasih untuk semua dan kamar rawatnya. Dia akan menyampaikan kebaikannya pada Siwoo merasa siwoo lebih pandai memilih perempuan darinya. Hakyung memberitahu mereka sudah putus. Alasan hakyung membantunya karena Siwoo anggota Tim Dua Divisi Utama. Ayah Siwoo menebak dia masih punya rasa sama Siwoo.

Foto : JTBC

Siwoo minta maaf pada Hakyung atas sikapnya tadi. Padahal hakyung hanya tanya kabar ayahnya. Siwoo selalu kekanak kanakan tiap kali membicarakan ayahnya. Tak mau begitu tapi tak bisa. Hubungan selalu dimulai demgan cinta tetapi ayahnya selalu ada di akhir hubungan itu. Siwoo muak sama ayahnya.

Karena itu dia tak mau wanita yang dicintainya terkait dengan keluarga sama ayah macam itu. Mencinta sudah cukup tak perlu terikat dengan keluarga.namun dunia selalu menuntut untuk bertanggung jawab atas cinta dan tanggung jawab itu hanyalah pernikahan maka Siwo minta putus.

Foto : JTBC

Jadi itu yang dikatakan Siwoo pada Ibunya hakyung hingga membuatnya melamun sepanjang hari. Hakyung memakluminya. Siwoo memeluknya. Apa jadinya bila Siwoo tak mau putus dengannya? Siwoo masih sangat menyukainya. Hakyung tak bisa menjawab saat ada yang mencarinya.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Pak Choi marah marah dan membuat keributan karena hakyung meralat prakiraan cuacanya.

Hakyung : itu karena aliran jet di 10 km diatas permukaan tidak menandakan  akan hilang.

Pak Choi : Hei kau kira kami menganalisis prakiraan timmu karena tak sepintar dirimu. Itu karena prakiraan timmu yang dianalisis selama 12 jam seraya membandingkan data dan cuaca aktual adlah yang paling meyakinkan. Lantas kau ralat prakiraan kami tanpa rasa hormat?

Hakyung : kami hanya memprakirakan sesuai cuaca aktual. Bukan tak menghargai pak.

Pak Choi : Lalu siapa yang akan menanggung akibatnya jika prakiraanmu salah? Siapa mau menanggung ratusan juta kerugian personal dan material?

Hakyung: Lalu aku harus diam saja melihat tanda perubahan cuaca?karena sudah diberi jawaban oleh senior?

Pak Choi : Apa?

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Pak um sudah sangat senang dalam perjalanan untuk makan malam demgan anak istrinya. Tetapi seokho menghubunginya memberitahu ada masalah. Mendengar pertengkaran haktung dna Pak Choi maka pak um puter balik ke BMKG.

Padahal BoMi terlihat bahagia. Karena ayahnya begitu perhatia. Ayahnya memesan tempat di restoran yang  lagi hit itu. Tetapi Bomi nggak marah. Ayahnya tak datang dia pesan dua.

Pak Choi : Kau bilang apa tadi?

Pak Choi mendorong Hakyung. Yang dikhawatirkan Kijun terjadi juga. Siwoo mencoba menengahi malah dikira ikut campur. Hakyung nyuruh bicara dengannya saja. Pak choi mengira hakyung besar kepala karena dipuji dan nyuruh hakyung minta maaf atas perkataannya tadi. Hakyung ngerasa nggak salah bicara. Pak choi menuduhnya lancang.

Seokho mencoba melerai tapi malah didorong. Pak choi mencengkeram jas hakyung. Siwoo berusaha melepasnya dan tanpa sengaja Pak choi terpukul tangannya hingga jatuh.

Foto : JTBC

Semua orang membela Siwoo atas kejadian itu karena memang Siwoo tak sengaja. Pak choi mengungkit siwoo yang pernah menghajar Kijun. Hakyung negasin nggak boleh bawa anggota timnya. Pak choi nyuruh hakyung cemaskan prakiraan dahulu sebelum anggota timnya.  Hakyung akhirnya ngajak mereka mempertaruhkan jabatan kepala tim, yang salah akan mengundurkan diri dari ketua tim.

Foto : JTBC

Pak Um datang menghentikan mereka.  Pak choi masih marah karena mereka meralat prakiraan cuaca yang dianaisis oleh 4 tim selama sepekan. Pak Um ngingetin dahulu dia meralat prakiraannya.dua kali pula. Tahun 2004 ketika peringatan gelombang panas dan tahun 2011 saat suhu rendah abnormal. Pak um benar satu kali pak choi juga tetapi pak um nggak protes prakiraan yang diralatya sebab pak um tahu dia punya keyakinan sendiri. Pak um menyayngkan dia yang nggak mempercayai junior dan menciptakan keributan.

Pak Choi menyalahkan hakyung dan mengatainya brengsek. Pak Um ngingetin mereka sama sama ketua tim. Hakyung pun punya  kuasa dan tanggung jawab atas prakiraan sama sepertinya. Jangan sok kuasa zamaan sudah berubah. Menurutmu dia brengsek?

Pak Choi bilang karena dia kesal. Pak Um mengatakan dialah yang seharusnya kesal karena ini adalah hari ulang tahun putrinya demi makan malam bersama anak istrinya setalah 10 tahun,dia menata rambutnya,berusaha menjadia ayah yang baik dengan memesan restoran.mereka pasti sudah beres makan. Semua terdiam mendengar penjelasan Pak Um.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Nona lee menginterupsi,jika selisih tekanan udara di Siberia menurun drastis. Pak choi minta dia melacak ulang model prediksi cuaca global tiap jam. Nona lee memberitahu aliran jetnya bergerak ke selatan. Hakyung tersenyum. Pak choi malu. Tim dua menang. Bu oh mendorong pelan hakyung saat di depan lift. Lalau mereka bersorak karena hakyung menang dari pak Choi.

Foto : JTBC

 Kijun memberitahu Yujin usai mempertimbangkan Kijun menginginkan bayi itu. Dia mungkin brlum siap menjadi ayah yang baik tetapi ingin mengasuhnya baik baik. Bila Yujin belum merasa yakin, Kijun akan menghormati keputusannya. Apapun keputusannya Kijun akan menemaninya agar tak kesepian.

Foto : JTBC

Seokho memuji taekyung pandai memasak memggambar dan baik. Kecuali membuat alur cerita. Ceritanya lumayan tetapi seperti nggak ada poin yang menarik. Taekyung pikir dia tak suka ceritanya.   Taekyung mulai marah. Dia menulis menggambar merevisi dan berkreasi dalam waktu lama. Taekyung minta tak direndahkan dan asal mengkritik.   Mungkin dia bukan penulis buku laris tetapi dia percaya dalam tulisan dan gambarnya dapat memberikan pengaruh positif dan getaran hangat kepada anak anak yang membaca bukunya.

Foto : JTBC

Ibu ke rumah hakyung tapi tak bisa masuk karena sandi rumahnya diganti. Karena sudah membawa makanan sepertinya ibu akan memberikannya pada seokho. Namun ibu malah melihat Taekyung bermesaraan sama Seokho. Ibu marah dan memukul Taekyung.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Hakyung mengantar Siwoo ke rumah sakit. Dia ngasih tahu kamar 309. Dokternya jaga malam ini jadi Siwoo bisa tanyakan detailnya.

Siwoo diberitahu dokter dari hasil pindai PET dan tes darahnya ternyata memang kanker dan memasuki stadium tiga. Sudah tersebar ke limfa dan sisi kanan lambung. Dia pasti mengalami nyeri luar biasa.

Foto : JTBC

Siwoo menangis di dekat ayahnya yang terbaring. Kenapa ayah jahat sekali kepadaku?

Hakyung melihat dari luar. Sementara Yujin nampak tak bisa tidur karena kesakitan di perutnya.

Foto : JTBC

Polisi mendatangi Rumah sakit untuk menangkap ayah Siwoo atas tuduhan pemerasan dan peniouan asuransi. Kebetulan Siwoo keluar dan mendengarnya.

7 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
The Penthouse 3 Ep 15
Read More

The Penthouse 3 Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 3 Episode 15, Jika Kalian ingin tahun daftar spoilernya langsung di tulisan…
Penthouse Ep 10 Part 1
Read More

Penthouse Ep 10 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Penthouse Episode 10 Part 1, Kamu jg harus bisa simak Episode sebelumnya baca di sini.…