F4 Thailand: Boys Over Flowers Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis F4 Thailand: Boys Over Flowers Episode 5, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini. Episode sebelumnya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Thyme marah pada Gorya tentang foto itu sampai menganggapnya sebagai gadis murahan yang siap bercinta dengan siapapun. Gorya tersulut dan mendorongnya. Meski ia mengatakan kalo ia dijebak, ia nggak bisa menampik kalo yang ada dalam foto itu memang dirinya. Thyme membanting kursi lalu pergi.

Gorya lalu menelpon Kaning. Ia merasa kalo itu aneh. Seperti ada yang mau mempermainkannya. Hal yang sama juga dipikirkan Kavin dan MJ. Mereka merasa ada yang mau memb#dohi mereka. Keduanya memutuskan untuk pindah ke timnya Gorya. Baik Gorya dan Kavin sama-sama mau mencari tahu siapa dalang di balik semuanya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Malamnya Gorya dan Kaning datang ke klub tapi nggak diijinkan untuk masuk karena mereka bukan anggota. Secara nggak sengaja mereka bertemu dengan Kavin yang juga datang ke sana. Beda dengan keduanya yang nggak diijinkan untuk masuk, Kavun dengan mudahnya bisa masuk karena ia adalah anggota di sana.

Thyme minum di bar dengan MJ. ia berusaha untuk menghiburnya tapi nggak berhasil. Thyme melempar gelasnya lalu minum lagi. Biar nggak membuat keributan, MJ mentraktir semua orang yang ada di sana.

Kavin yang sudah ada di dalam klub berusaha untuk mencari tahu tentang foto itu dari 2 gadis yang menemaninya tapi malah dianggap mengganggu. Ia bahkan harus berhadapan dengan bodyguard dan berkelahi dengan mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di bar MJ akkhirnya meninggalkan Thyme tapi tetap mengawasinya.

Setelah mengalahkan para bodyguard, Kavin akhirnya bertemu dengan pemilik klub. Tanpa membuang waktu ia langsung menunjukkan foto Gorya tapi pemilik klub mengaku nggak tahu menahu tentang hal itu.

Kavin minta bertemu dengan pemilik sebenarnya, orang yang mendukungnya. Ia ingin tahu siapa yang mempermainkannya. Kalo ia tetap nggak mau ngasih tahu maka orang yang mendukungnya itu nggak akan merasa aman kalo sampai keluarganya sampai bertindak.

Foto : NODRAKOR.ICU

MJ melihat seorang gadis seksi datang. Ternyata dia Hana. Ia memesan minuman dan menaburkan sesuatu di dalamnya lalu menghampiri Thyme. Setelah mengusir 2 gadis yang menemani Thyme, ia pun menghibur Thyme dan memberikan minumannya.

Di belakang MJ masih mengawasi. Dan saat ia membayar tagihan mendadak ia kehilangan mereka. Keduanya sudah nggak ada di sana.

Foto : NODRAKOR.ICU

Malam ini Gorya menginap di rumah Kaning. Sambil memasak mie, Kaning menelpon orang tua Gorya dan minta mereka untuk nggak usah khawatir. Setelah matang ia menyajikan mie nya dan mereka pun makan bersama. Sesaat Gorya melihat status Thyme yang sedang bersama seorang gadis.

Kaning menanyakan hubungan mereka. Gorya memberitahu kalo Thyme nggak percaya padanya. Dan saat ia melihat mata Thyme, nggak tahu kenapa ia merasa sakit.

Foto : NODRAKOR.ICU

Malam itu Gorya nggak bisa tidur. Hana membuka ponsel Thyme dengan memindai jarinya. Ia juga mencoba untuk mencium Thyme tapi nggak jadi saat tiba-tiba Thyme menyebut nama Gorya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Paginya Gorya berangkat sekolah dengan menaiki motor Kaning. Sampai kelas Jane menghancurkan kursinya. Ia marah karena menganggap kalo Gorya sudah menyakiti Thyme. Yang lain nggak mau ikut-ikutan karena Thyme sendiri sudah membatalkan kartu merah. Jane lalu mengirim pesan ke Thyme dan memintanya untuk mengembalikan kartu merah Gorya.

Thyme langsung membalasnya dengan mengiyakan. Jane langsung merundung Gorya tanpa tahu kalo yang membalas pesannya adalah Hana. Di hotel Hana menjatuhkan pot bunga mawar sambil tersenyum.

Foto : NODRAKOR.ICU

Jane mendapatkan kunci motor Kaning dan melemparkannya ke temannya. Semua orang ikut merundungnya. Dengan sepeda motor itu mereka menggiring Gorya menuju stadion. Gorya mengejar mereka dan menghentikan mereka sebelum sampai stadion. Mereka merusak sepeda motor Kaning dan membuat Gorya sangat marah dan ia pun mendorong mereka.

Orang yang Gorya dorong terluka. Ia marah pada Gorya dan memukulnya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Kavin menemui MJ dan memberitahukan apa yang ia dapatkan semalam. Ia mendapatkan nama orang yang memiliki klub itu. MJ juga cerita soal Thyme yang menghilang setelah ketemu sama seorang gadis. Ia mengirim pesan dan Thyme bilang kalo ia langsung pulang. Ia juga menyinggung Hana yang sangat seksi saat di luar sekolah.

Merasa ada yang aneh, mereka lalu mencari tahu tentang Hana. Dan ternyata Hana adalah putri dari Malakarn. Kavin ingat sesuatu dan mengambil buku tahunan. Dugaannya benar. Hana satu sekolah dengan mereka saat SD. Ia 2 tahun lebih muda dari mereka. Merasa khawatir, mereka lalu nelpon Thyme.

Ponsel Thyme masih dikuasai sama Hana. Ia langsung menolak panggilan dari Kavin.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Thyme akhirnya sadar. Hana menyambutnya dengan ramah. Thyme bangun dan menanyakan kenapa ia ada di sana? Hana memberitahu kalo Thyme pingsan semalam dan ia membawanya ke sana dan menjaganya. Thyme membuka tirai dan melihat bianglala. Secara nggak sadar ia ingat Gorya yang datang dengan payungnya.

Hana tahu-tahu memeluk Thyme dan memintanya untuk nggak memikirkan Gorya karena ia akan selalu menemaninya dan membuatnya bahagia. Thyme melepaskan pelukan Hana dan menolaknya.

Ia menanyakan ponselnya dan berusaha untuk mencarinya. Hana mencoba untuk ngasih tahu Thyme kalo ia jauh lebih baik dari Gorya. Nggak ada yang bisa mengerti Thyme lebih dari dirinya. Ia nggak tahu sebanyak apa yang ia lalui untuk bisa sampai di sana.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Thyme menatap Hana dan menanyakan siapa sebenarnya dirinya? Ia bicara seakan sudah lama mengenalnya. Padahal ia baru pindah semester ini. Hana membantahnya sambil senyum dan ngaasih tahu kalo ia sudah lama mengenalnya. Ia tahu kalo Thyme benci gadis jelek.

Jadi saat masih SD dulu, Hana pernah mendekati Thyme dan memberinya sesuatu tapi Thyme langsung menolaknya karena ia jelek. Semenjak saat itu Hana terus mencari tahu tentang Thyme. Apa yang ia sukai dan apa yang nggak ia sukai. Ia lalu melakukan operasi plastik untuk mengubah penampilannya.

Selanjutnya ia pindah sekolah untuk bisa dekat dengan Thyme tapi semuanya berantakan gegara Gorya. Teman yang sengaja ia dekati untuk membaur. Ia mendapatkan perhatian Thyme lebih dulu. Karena itulah ia memberinya masalah. Orang miskin mudah untuk dikalahkan. Ternyata hutang ayah dan orang yang ada di balik foto Gorya adalah Hana. Itu karena ia sangat mencintai Thyme.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Thyme nggak ngerti kenapa Hana melakukannya. Harusnya ia membencinya. Hana membenarkan kalo ia membenci Thyme. Tapi ia juga nggak bisa berhenti mencintainya sampai ia bisa memilikinya.

Orang kayak Thyme mungkin nggak ngerti. Thyme membantahnya. Ia ingat Gorya gimana ia sangat mencintainya dan juga membencinya. Dan sekeras apapun usaha Hana untuk mengubah penampilannya, ia nggak akan bisa seperti Gorya. Gorya adalah Gorya dan nggak ada yang bisa seperti dirinya.

Hana tertawa dan nangis. Ia menunjukkan ponsel Thyme dan pecahan vas bunga. Ia pikir Thyme akan memilihnya kalo Gorya nggak ada. Thyme berusaha untuk meminta ponselnya tapi Hana nggak mau memberikannya.

Ia mengarahkan pecahan vas bunga ke wajahnya dan meminta Thyme untuk memilihnya atau kalo enggak ia akan melukai wajahnya dan bilang kalo Thyme lah yang melakukannya. Dengan begitu semua orang akan mengutuk Thyme.

Foto : NODRAKOR.ICU

Thyme melarang Hana untuk melakukannya. Ia bahkan sampai merelakan tangannya terluka untuk mencegah Hana. Ia minta maaf pada Hana dan menasehati kalo orang yang harusnya Hana lebih cintai adalah dirinya sendiri. Tangis Hana langsung pecah. Saat itulah Thyme mengambil ponselnya dan melihat perundungan yang dialami Gorya.

Karyawan hotel datang untuk mengantar sarapan. Thyme pergi setelah memintanya untuk merawat Hana.

Foto : NODRAKOR.ICU

Orang-orang yang merundung Gorya bertindak makin brutal. Mereka ketahuan sama guru tapi guru juga nggak bisa apa-apa saat tahu kalo Thyme ada di balik itu semua. Anak-anak itu menghancurkan motor Kaning dan lalu membakarnya. Gorya yang terluka parah nggak mau menyerah dan berusaha untuk menghentikan mereka.

Mereka membalikkan kalo Gorya yang memulainya dengan F4 dan sekarang nggak ada yang mempercayainya. Gorya nggak peduli. Pun nggak ada yang percaya padanya, ia nggak akan pernah menyerah.

Foto : NODRAKOR.ICU

Anak itu terpancing dan berniat memukul Gorya. Thyme mendadak datang dan menghentikannya. Gorya sendiri sudah terlalu lemah. Penglihatannya mulai kabur. Dalam keadaan setengah sadar ia melihat Thyme memukul mereka dan nyuruh mereka untuk pergi.

Akhirnya Gorya jatuh. Thyme buru-buru menahannya dan kemudian menggendongnya. Ia meminta maaf karena datang terlambat, karena nggak percaya pada Gorya. Mulai sekarang ia akan percaya pada apapun yang Gorya katakan dan nggak akan membiarkan siapapun menyakitinya.

Saat itu juga tangis Gorya pecah. Ia memeluk Thyme dan menumpahkan semua tangisnya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Dua pelayan Thyme menemuinya diam-diam tanpa sepengetahuan bibi Yu dan mengantarkan kotak obat. Thyme minta mereka untuk merahasiakannya dari bibi Yu. Setelah mengambilnya ia pun berterima kasih pada mereka.

Dih para pelayan Thyme berasa nggak percaya dengarnya. Thyme berterima kasih pada mereka? Nggak biasanya. Mereka lebih milih berpikir salah dengar ketimbang menganggapnya beneran.

Ternyata Thyme menyembunyikan Gorya. Ia nggak bisa memasukkan gadis di kamarnya. Jadi untuk sementara mereka bisa di sana. Karena nggak bisa menyalakan lampu jadi mereka mencari sesuatu yang bisa menyala. Gorya menemukan lampu bintang dan menyalakannya. Thyme punya masalah dengan pengendalian diri. Ia harus mendapatkan apa yang ia inginkan.

Foto : NODRAKOR.ICU

Gorya lalu menyinggung tentang Hana dan nggak nyangka kalo Hana bisa sekejam itu. Thyme mau mengobati Gorya sebagai permintaan maafnya. Gorya yang melihat luka di tangan Thyme juga ingin mengobatinya tapi Thyme melarang. Ia meraih wajah Gorya dan bilang kalo ia yang akan mengobatinya. Gorya akhirnya membiarkan. Dih Thyme nggak bisa pelan-pelan ngobatinnya.

Thyme meminta maaf pada Gorya. Nggak seharusnya ia terlibat dengan masa lalunya. Tapi ia merasa kalo apa yang Hana lakukan ada bagusnya untuk mereka. Nggak habis pikir, seorang gadis dengan luka di sekujur tubuhnya.

Tanah di pakaiannya, rambutnya yang berantakan dan tampak sangat biasa bisa membuatnya sangat jatuh cinta. Ia sudah mengungkapkan perasaannya dan mulai sekarang Gorya nggak boleh jauh-jauh darinya. Ia harus selalu ada di dekatnya.

Lah Gorya malah tertidur. Dengan lembut Thyme menariknya dan menidurkannya dalam pangkuannya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Gorya terbangun pada pagi harinya tapi Thyme nggak ada. Pelayan Thyme datang mengantarkan seragam baru untuknya. Nggak hanya itu. Thyme juga nyuruh mereka untuk menyiapkan beberapa sepeda motor buat Gorya. Karena Thyme nggak tahu modelnya dan hanya ingat kalo warnanya merah jadi mereka mencari sebanyak itu.

Thyme nelpon dan nyuruh Gorya untuk milih salah satu karena itu milik temannya. Gorya nggak bisa dan menilai kalo Thyme terlalu berlebihan. Ia sendiri ada di ruang direktur untuk memberikan sumbangan dan agar masalah itu bisa selesai. Sementara itu MJ di stadion menggantung anak-anak yang merundung Gorya kemarin.

Foto : NODRAKOR.ICU

Kavin menghampiri Thyme dan meminta telponnya. Ia lalu memberitahu Gorya tentang apa yang terjadi pada Hana. Thyme lalu bicara dengan Gorya lagi. Ia minta Gorya untuk segera memilih lalu ke sekolah. Kalo nggak bisa milih salah satu ia bisa milih semuanya.

Gorya ke sekolah dan menemui Hana tepat saat ia mau pergi setelah membereskan lokernya. Ia akan meninggalkan sekolah. Jujur Gorya merasa kalo apa yang Hana lakukan sangat buruk dan ia nggak bisa memaafkannya. Tapi ia masih berpikir kalo apa yang mereka lakukan saat berteman itu bener-benar nyata. Ia mendoakan agar Hana berhasil.

Hana nggak bilang apa-apa dan pergi begitu saja. Gorya lalu membuka lokernya dan menemukan susu dari Hana dengan permintaan maafnya. Ia nangis. Tanpa ia sadari ada Thyme yang sedang mengawasinya di atas.

Foto : NODRAKOR.ICU

Gorya meminumnya saat jam makan siang. Teman-teman Jane menghampirinya. Kayaknya mereka mau minta maaf disuruh sama Jane. Gorya yang terlalu malas bilang ke mereka kalo ia nggak punya tenaga untuk bertengkar dengan mereka.

Thyme tahu-tahu datang dan bilang ke semua orang kalo siapapun yang mengganggu pacarnya makan akan punya masalah dengannya. Lah Gorya kaget. Pacar? Sejak kapan mereka pacaran? Thyme lalu menyinggung yang terjadi semalam kalo Gorya sudah menerimanya sebagai pacar saat ia memintanya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Dan yang sebenarnya adalah Thyme memang meminta Gorya untuk jadi pacarnya dan Gorya yang sudah tidur tanpa sadar bilang iya padanya.

Thyme juga bilang kalo mereka sudah melakukan sesuatu. Gorya jadi panik. Mereka melakukan apa? Ia jadi berpikir kalo Thyme melakukan sesuatu padanya. Thyme membantahnya dan memberitahu kalo Gorya yang melakukan sesuatu padanya.

Dan yang sebenarnya adalah…Thyme mau memindahkan lampu tapi Gorya mendadak bergerak dan nggak sengaja mencium Thyme.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Gorya membantahnya dan mereka pun bertengkar. Kavin sama MJ mengawasi dari atas. Mereka meragukan kalo Thyme dan Gorya akan langgeng. Mungkin malah akan bertengkar setiap hari.

Ren mendadak hadir. Ia melihat Thyme dan Gorya. Sudah lama ia pergi dan sepertinya sekolah sekacau sebelumnya. Gorya dan Thyme terdiam menatap Ren yang tersenyum ke arah mereka.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like