F4 Thailand: Boys Over Flowers Ep 10

Tentangsinopsis.com – Sinopsis F4 Thailand: Boys Over Flowers Episode 10, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini. Episode sebelumnya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Kaning bersama dengan paman Ga di toko bunga. Di luar hujan dan membuat suasana menjadi muram.

Pengawal Thyme kebingungan mencarinya yang kabur dari pengawasan.

Gorya yang tertidur mendadak terbangun. Ia menerima telpon lalu buru-buru keluar. Lita datang dan cerita kalo Thyme menemuinya di rumah.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Jadi sebelumnya Thyme datang ke rumah Lita dan memintanya untuk menjadi pacarnya. Lita menganggapnya sedang bercanda tapi Thyme lalu menulis kalo mereka sedang dalam hubungan. Ia menjanjikan kalo ia akan mencintainya.

Lita menerimanya dan kabar itu langsung dapat banyak sambutan. Gorya sendiri juga melihatnya. Sambil senyum ia mengucapkan selamat ke Lita. Dan saat Lita memeluknya, Gorya nangis.

Kabar hubungan Thyme dan Lita ramai diberitakan. Talay yang nggak sengaja lewat depan kelas Gorya melihat kalo bangku Gorya kosong.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di kamarnya Thyme melihat kue dari Gorya. Mendadak Lita masuk padahal sudah dilarang sama para pelayan termasuk bibi Yu. Katanya dia habis beli sesuatu untuknya. Karena sudah di sana ia minta agar dibiarkan. Thyme nggak gitu peduli dan nyuruh Lita untuk melakukan sesuakanya.

Lita meletakkan belanjaannya lalu menghampiri Thyme dan menyinggung berita tentang mereka. Ia menyampaikan kalo orang-orang bertanya padanya apa ia akan hadir di acara pesta dansa sekolahnya? Thyme nggak berniat untuk datang dan nyuruh Lita untuk datang sendiri. Lita terus merengek memintanya untuk mengajaknya hingga membuat Thyme kesal dan mendorongnya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Setelahnya Lita naik ke kursi lalu melompat ke Thyme. Ia memperingatkan kalo THyme nggak boleh memperlakukannya seperti itu karena ia adalah tunangannya. Ia mengingatkan kalo Thyme janji akan mencintainya. Apa salah kalo ia ingin pergi ke pesta dansa bersamanya sebagai pacarnya?

Akhirnya Thyme mengiyakan. Lita sangat senang lalu memeluk Thyme. Ia lalu mengajak Thyme untuk segera ke sekolah karena ia ada ujian hari ini. Lah Thyme bingung. Gimana ia bisa tahu kalo ada ujian hari ini?

Foto : NODRAKOR.ICU

Ternyata Lita tahu dari MJ. Jadi saat itu ia menemui MJ yang sedang bersama dua orang gadis. Lita menariknya dan memintanya untuk memberitahu segala sesuatu yang Thyme sukai. MJ menolak dan nyuruh Lita untuk nanya langsung ke Thyme karena sekarang ia sangat sibuk.

Lita nangis dan berpura-pura hamil sehingga membuat dua gadis yang bersama MJ jadi meninggalkannya.

Foto : NODRAKOR.ICU

MJ cerita ke Kavin dan Ren. Kavin lalu memarahinya dan mengungkit yang dikatakannya kalo ia timnya Gorya. MJ mengaku masih timnya Gorya. Ren sendiri juga nggak bicara dengan Thyme lagi setelah yang waktu itu. MJ pikir mungkin Thyme beneran menyukai Lita. Kavin pikir enggak. Nggak mungkin seleranya berubah dalam sekejap. Ia lalu pergi dan telponan sama Kaning. Ren juga ikutan pergi.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Gorya menyendiri di atap. Ren menghampirinya dan memberitahu kalo semua orang bingung lihat ia dan Thyme tiba-tiba putus. Gorya membantahnya karena mereka memang nggak pacaran dari awal. Ren menasehati kalo Gorya membiarkannya maka nggak akan ada gunanya.

Mendadak ponselnya bunyi. Keluarganya mengirim video tentang panendurian. Ayah menenangkan kalo mereka akan berkumpul lagi setelah masalah keuangan mereka selesai.

Video dari keluarga itu mengembalikan semangatnya lagi. Ia nggak peduli lagi dengan apa yang terjadi dan minta Ren untuk membantunya belajar karena ujian sebentar lagi.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Selanjutnya Gorya ke perpustakaan untuk mencari buku yang direkomendasikan sama Ren. Namun saat melihat poster pesta dansa, ia terdiam. Ingat apa yang Ren katakan agar ia jangan memaksakan diri kalo ternyata sulit. Gorya sendiri sudah memutuskan, kalo Thyme bisa ia juga pasti bisa. Ren memberitahu kalo THyme bukan orang yang mudah berubah. Apalagi kalo soal Gorya.

Gorya lalu mengikuti apa yang orang lihat. Thyme sedang bersama Lita dan mereka berciuman.

Ren dan yang lain juga melihatnya. Khawatir sama Gorya, Ren lalu pergi untuk mencarinya.

Thyme langsung mendorong Lita dan mengingatkan kalo ia perempuan. Lita bilang kalo itu adalah ciuman untuk mendukungnya. Thyme melarangnya untuk melakukannya lagi.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Selanjutnya Gorya kembali ke perpustakaan dan malah ketemu sama Jane dan teman-temannya. Mereka sengaja menyinggung tentang Thyme dan Lita yang berciuman tadi. Talay yang nggak tahan lihat Gorya diganggu sama mereka membalas mereka dengan menjatuhkan beberapa buku.

Akhirnya mereka pergi. Talay lalu memberi Gorya contoh soal lama yang ia dapatkan dari guru. Gorya lalu menanyakan pekerjaan mengantri ipada Talay. Ia ingin membantu keluarganya. Talay heran dengar Gorya masih mau bekerja padahal ujian sebentar lagi. Ia lalu memberitahu pekerjaan yang bayarannya lebih besar dari mengantri yaitu menjadi istrinya. Ha? Oh ternyata maksudnya menjadi asisten kurir.

Gorya mau mengambilnya dan mengajak Talay bersalaman. Lah Talay malah memeluknya. Katanya ia bercanda tapi ia serius. Ternyata mereka dilihatin sama Ren dari tadi.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di toko bunga Gorya menceritakan tentang ciuman Lita dan Thyme tadi. Anehnya Gorya justru bersikap santai karena menganggap kalo Lita adalah temannya. Talay datang. Gorya lalu pergi dengannya.

Kaning berharap bisa memiliki keberanian seperti Gorya. Paman Ga lalu menyinggung F4 yang akan menyelesaikan ujiannya besok. Mendengarnya membuat Kaning ingin melakukan sesuatu.u

Foto : NODRAKOR.ICU

Selanjutnya Kaning datang dengan membawa bunga. Ia ingin mengucapkan selamat pada Kavin. Kavin sendiri sedang bersiap untuk memberikan pidato kelulusan. Ren dan MJ mengajak Kaning untuk ikut masuk. Mereka menanyakan Gorya yang nggak bersama dengan Kaning. Kaning lalu memberitahu kalo Gorya sedang mengantar barang bersama Talay. MJ sendiri heran, apa ada murid yang bekerja sebagai kurir?

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Sembari mengantar barang, Gorya masih sempat untuk belajar. Talay mengambil bukunya dan menggantinya dengan yogurt. Ia nyuruh Gorya untuk melakukan sesuatu yang membuatnya bahagia dan menjanjikan akan membawanya melakukan perjalanan bisnis yang membahagiakan. Bahagia itu mudah, ia yang tentukan.

Ren, MJ dan Kaning masuk untuk mendengarkan pidato Kavin. Di rumah Thyme akhirnya memakan biskuit dari Gorya. Lita mendadak datang dan menariknya keluar. Kita lalu ditunjukkan gimana bedanya Thyme dan Gorya. Sesuatu yang mewah dan sederhana.

Foto : NODRAKOR.ICU

Lita meninggalkan Thyme untuk membeli bahan makanan. Saat itulah Thyme melihat Gorya sedang bersama Talay. Mereka akan mengantarkan barang terakhir. Talay akan mengambil uang dan meminta Gorya untuk memesan makanan duluan. Tanpa di duga, Thyme menghampiri Gorya dan membuatnya merasa nggak nyaman.

Secara nggak sengaja Ren melihat Talay bicara dengan beberapa orang dan memotretnya. Saat ia memperhatikan fotonya mereka malah menghilang.

Foto : NODRAKOR.ICU

Talay kembali pada Gorya dan mau mengajaknya pergi. Nggak tahu kenapa Thyme menjadi marah dan menanyakan ke Gorya tentang siapa Talay. Talay meminta Thyme untuk bicara dengan sopan tapi malah di dorong sama Thyme. Hal itu membuat Gorya kesal. Ia mengingatkan kalo mereka nggak punya hubungan apapun dan Thyme nggak perlu tahu dia siapa.

Lita kembali dan melihat Thyme bertengkar dengan Gorya. Ia bahkan juga pergi menyusulnya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Thyme mengikuti mereka sampai parkiran. Talay nyuruh Gorya untuk memanggil petugas keamanan sementara ia akan bicara sama Thyme.

Dengan sengaja Talay mengatakan hal yang membuat Thyme marah sehingga memukulnya. Gorya datang bersama petugas keamanan nggak lama kemudian. Ia marah pada Thyme yang selalu menggunakan kekerasan. Thyme marah lihat Gorya bersama pacar baru dan bahkan menyebutnya murahan.

Gorya merasa makin marah dan akhirnya menampar Thyme. Ia meminta Thyme untuk pergi dan jangan pernah mendekatinya lagi. Lita datang dan melihat yang terjadi. Akhirnya Thyme pergi setelah sebelumnya memperingatkan Gorya kalo ia akan menyesal nanti.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Sesampainya di rumah Gorya memutuskan untuk nggak lagi terlibat dengan F4. Ia bahkan mematikan ponselnya dan menyimpannya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Thyme. Ia akan menghadiri pesta dansa sama Lita. Ia membuang kue dari Gorya dan juga mematikan ponselnya.

Di saat semua orang sibuk dengan urusan pesta dansa, Gorya malah kembali mendapatkan kartu merah dari F4. Nggak berselang lama Gorya kejatuhan bola dan lemari itu pun menimpanya. Orang-orang mulai datang.

Kavin dan MJ sedang bersiap untuk ke pesta dansa. Ren datang dan mendiskusikan sesuatu dengan mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU

Jane dan teman-temannya melihat kartu merah yang didapat Gorya. Mereka pikir aneh secara Thyme bilang sudah meniadakan kartu merah. Meski begitu mereka sama sekali nggak curiga karena Thyme memang suka berubah-berubah.

Ren menunjukkan foto Talay yang diambilnya dan menghubungkannya dengan grup anti F4. Ia lalu menunjukkan orang-orang yang bersama Talay nampak nggak asing.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Jane dan teman-temannya juga menangkap kalo pesan menantang itu dari orang yang sama. Mereka berubah khawatir saat dikatakan kalo kamera di kantin diblokir.

Gorya mencoba bertahan saat orang-orang berniat untuk menyerangnya. Dan saat ia sedang bersembunyi, seseorang mendadak menariknya.

Ren meminta MJ untuk menyelidiki Talay.

Orang yang menarik Gorya adalah Talay. Mereka berada di tangga. Talay sangat yakin kalo itu karena kejadian kemarin. Thyme sangat marah pada Gorya sehingga memberinya kartu merah. Gorya sendiri masih nggak yakin Thyme melakukannya. Talay meyakinkan kalo perasaan seseorang bisa saja berubah. Ia menenangkan kalo ia akan melindunginya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

MJ sudah mendapatkan data tentang Talay. Sama sekali nggak ada masalah dengannya. Mereka bahkan juga menyelidiki keluarganya dan memeriksa kemungkinan berhubungan dengan keluarga Thyme.

Gorya akhirnya memutuskan untuk percaya pada Talay. Sepertinya ada yang datang. Talay nyuruh Gorya untuk pergi sementara ia akan menahan mereka. Gorya menurut dan malah tertangkap sama mereka.

Ren mengkhawatirkan Gorya dan menelponnya tapi nggak ada jawaban. Merasa nggak tenang ia pun lalu pergi.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Screwdriver berpesan untuk membiarkan ia hidup.

Gorya digiring menuju stadion. Di sana ia dipukuli sampai membentur tangga dan akhirnya hilang kesadaran. Jane dan teman-temannya merasa kalo itu sudah keterlaluan dan berniat menelpon bantuan tapi anak-anak itu melarang.

Ren mendadak datang. Ia berjalan menuju Gorya dan memeluknya.

Sementara itu Thyme menghadiri pesta dansa bersama Lita dan menunjukkan kedekatan mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Ren menatap Jane dan teman-temannya. Jane memberitahu kalo mereka mau memanggil bantuan tapi mereka melarang. Mereka beralasan kalo Thyme yang sudah memberi kartu merah. Ren memperingatkan kalo ia nggak akan sampai memaafkan mereka kalo sampai terjadi sesuatu sama Gorya. Kavin menelpon Ren dan menanyakan keberadaannya. Ren memberitahu kalo Gorya mendapat kartu merah dari Thyme.

Kavin nggak mempercayainya dan nyuruh MJ untuk meriksa kamera CCTV. Ren sendiri akan membawa Gorya ke rumah sakit.

Sementara itu Screwdriver memberi aba-aba pada tim B untuk bersiap-siap.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

MJ dan Kavin melihat nggak ada yang aneh dengan sebelum Gorya mendapat kartu merah. MJ melihat ada yang aneh dan mengambil alih. Ia merasa kalo sistem CCTV sudah diretas. Beraninya menantangnya.

Ren sudah membawa Gorya ke mobil. Sedih lihat Gorya seperti itu. Kavin lalu nelpon dan memberitahu siapa yang sudah memberi kartu merah pada Gorya. Sayang sebelum Ren tahu pelakunya, seseorang memukulnya hingga pingsan. Dan orang itu adalah Talay. Orang yang sama sama yang memukul Ren. Ia memberi perintah pada orang-orang di belakangnya untuk lanjut ke rencana selanjutnya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Lita menghampiri Thyme dan memberikannya makanan yang diambilnya tapi Thyme nggak mau makan. Ia lalu memberinya kue yang dibuatnya sendiri. Ternyata setelah Lita melihat kue yang Thyme makan waktu itu, ia berniat untuk membuatkannya juga untuk Thyme. Ia tahu kalo kue itu sangat penting baginya. Ia juga nggak akan nanya siapa orangnya. Tapi ia berharap Thyme akan membuat ruang di hatinya untuknya.

Saatnya berdansa. Semua orang berkumpul. Lampu akan dimatikan dan semuanya diminta untuk menyalakan senter. Thyme mengambil ponselnya dan menyalakannya.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Talay menyekap Gorya. Ia memfotonya dan mengirimkannya pada Thyme. Ia juga mengirimkan lokasinya ke Thyme dan menyuruhnya untuk datang sendiri kalo ingin Gorya tetap hidup.

Thyme terpaku melihatnya. Tanpa sadar ia menjatuhkan kue dari Lita lalu berlari pergi.

Screwdriver: Saatnya menghukum F4

Bersambung…

22 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like