Extraordinay Attorney Woo Ep 10

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Extraordinary Attorney Woo Episode 10 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk. Episode sebelumnya here.

Saat di kereta Youngwu melihat dua polisi sedang menangkap seorang pria. Pria itu meminta surat perintah penangkapan. Para polisi mengatakan kalo nggak perlu surat perintah untuk menangkapnya. Youngwu mengatakan kalo tanpa surat perintah maka penangkapan yang mereka lakukan itu ilegal. Apalagi mereka juga nggak menyebutkan peringatan Miranda.

Para polisi itu menanggapi sinis Youngwu yang ikut campur. Apa dia pengacara? Youngwu membenarkan. Ia menyebutkan namanya dan di mana ia bekerja. Akhirnya polisi melepaskan pria itu. Mereka mengulangi penangkapan itu dengan menyebutkan hukum Miranda seperti yang Youngwu masalahkan tadi. Terakhir Youngwu menanyakan kejahatan apa yng sudah pria itu lakukan. Dan ternyata pria itu melakukan p#rkosaan pada penyandang disabilitas. Youngwu langsung terdiam.

Kasus 10 Berpegangan tangan itu bisa nanti

Suyeon dan Youngwu ke rumah tahanan dan bertemu dengan Yang Jongil. Ia adalah pria yang ditangkap di kereta sebelumnya. Ia nampak senang Youngwu bisa menjadi pengacaranya. Sebelumnya ia meminta ibunya untuk memilih pegacara dari Hanbada. Ia ingin memanggil Youngwu dengan Pengacara Tomat Katak tapi Youngwu nggak mengijinkan.

Mereka lalu membahas apa yang sudah Jongil lakukan dan hukuman yang akan diterimanya. Jongil membantah kalo ia sudah melakukan pem#rkosaan. Mereka melakukannya karena saling mencintai. Mereka bahkan punya panggilan satu sama lain. Selain itu Jongil juga mendapatkan kartu kredit Hyeyong dan menggunakannya untuk biaya kencan sendiri. Jongil mengatakan kalo itu karena Hyeyong adalah orang kaya. Wajar saja menurutnya kalo membayar biaya kencan dengan pacarnya yang lebih muda.

Suyeon lalu bertanya kenapa Jongil bergabung dengan Eoulrim padahal ia bukan difabel. Jongil memberitahu kalo bergabung dengan tujuan baik. Merka pasti membutuhkan relawan. Dan saat ia menjadi relawan itulah ia bertemu dengan Hyeyong nuna untuk pertama kalinya dan jatuh cinta padanya. Keduanya menatapnya nggak percaya.

Jongil kesal karena nggak ada yang percaya padanya. Apa salahnya orang tanpa disabilitaas mencintai seseorang dengan disabilitas. Orang dengan disabilitas itu baik dan polos. Mereka juga pantas untuk dicintai. Ia yakin kalo pengacara tomat katak juga mengetahuinya.

Keduanya lalu menemui Myungsuk dan menunjukkan kasus itu. Myungsuk menanyakan dari mana Youngwu mendapat kasus itu? Youngwu memberitahu kalo ia mendapatkannya di kereta. Myungsuk sudah bisa menebak yang terjadi. Ia lalu memberitahu beberapa kemungkinan. Suyeon berpikir untuk melepaskan kasus itu. Mereka baru mau mulai sehingga biayanya nggak terlalu banyak. Selain itu orang tua Jongil juga bukan orang yang mampu.

Berbeda dengan Suyeon, Youngwu malah ingin melanjutkanya. Ia ingin membela Jongil sampai akhir. Ia merasa kalo apa yang dikatakannya benar, ia mencintai Hyeyong. Suyeon ingin menentang tapi Myungsuk malah mengijinkan. Youngwu yang sudah mendapat persetujuan langsung keluar. Myungsuk meminta Suyeon untuk menemani Youngwu dan menenangkannya agar nggak terlalu emosional.

Youngwu cerita ke Geurami dan Minsik tentang Junho yang bilang menyukainya sampai rasanya sakit di dalam. Dan setelah mengatakannya Youngwu malah kabur ke stasiun. Katanya ia merasa pikirannya menjadi kosong dan ia ingin segera pergi dari situasi itu. ia lalu bertanya pada Geurami apa yang ia harus lakukan setelah saling menyukai?

Geurami menjawab kalo mereka bisa pacaran tapi Minsik melarang. Mereka bisa saling mengenal dulu dan berkencan. Bicara, makan bersama, menonton film, ke karaoke. Geurami merasa kalo saran Minsih sangat bagus padahal nggak pernah berkencan. Youngwu ingat kalo Suyeon minta dikenalkan sama pria baik. Ia lalu bilang mau mengenalkan Minsik sama rekannya. Minsik sangat tertarik dan menanyakan kapan waktunya soalnya dia mau diet dulu. Geurami juga minta dikenalkan tapi Youngwu mengabaikannya.

Dalam sidang pembelaan Jongil, Jongil meminta Youngwu untuk memberi pernyataan. Semua orang memelototinya. Ia ingin pandangan mereka berubah kalo tahu Youngwu adalah pengacaranya. Myungsuk juga berpikir kalo itu ide yang bagus. Ia minta Youngwu untuk melakukan seperti di sidang pertamanya.

Youngwu pun bangkit dan mengatakan apa yang ia katakan dulu tapi tanggapan orang-orang nggak seperti saat pertama kali. Lanjut pada kasus. Ia mengatakan kalo keduanya melakukannya bukan atas paksaan tapi atas dasar saling mencintai dan suka sama suka. Ia juga menunjukkan rekaman chating keduanya yang sangat terlihat kalo mereka saling mencintai.

Ibu Hyeyong bangkit dan membantah apa yang Youngwu katakan. Hakim sampai harus menegurnya agar nggak berbicara dalam persidangan atau kalo enggak ia akan dikeluarkan. Jaksa meminta pengertian dan memberitahu kalo ia adalah ibu korban.

Minwu bertemu dengan reporter yang waktu itu dan meminta informasi tentang Youngwu. Minwu pun memberitahu kalo ada tulisan yang bilang kalo ayahnya Youngwu berteman dengan daepyunim dan mendapatkan pekerjaannya. Reporter berharap ada yang tentang Tae Sumi. Ia memberitahu Minwu kalo ada kemungkinan Youngwu adalah putri Tae Sumi.

Youngwu menunggu Junho pulang. Ia bertanya apa Junho masih menyukainya? Junho mengiyakan. Ia sedih Youngwu langsung pergi sebelumnya. Youngwu meminta maaf. Ia lalu mengajaknya untuk saling mengenal dengan berkencan. Junho menyetujuinya. Youngwu lalu memberikan berkaas berisi hal-hal dalam pacaran yang sudah ia kumpulkan.

Junho menerimanya dan membukanya. Di sana nggak ada mengantar pulang. Youngwu membenarkan. Junho bilang akan mengantarnya pulang. Setelahnya ia melihat berkas itu lagi. Di sana juga nggak ada berpegangan tangan. Youngwu memberitahu kalo ia nggak bisa melakukannya. Ayahnya juga ingin menggenggam tangannya tapi ia nggak bisa menahannya lebih dari 57 detik. Merasa kalo Junho menginginkannya, Youngwu pun menawarinya untuk gandengan 57 detik.

Ia lalu mengambil ponselnya dan memasang pengatur waktu. Baru sebentar ia sudah melepasakannya. Junho menyudahi kalo sekarang mengantar pulang dulu. Pegangan tangan bisa nanti. Youngwu menyetujuinya dan mengulangi, pegangan tangan bisa nanti. Keduanya pun pulang bersama malam itu.

Dalam persidangan selanjutnya seorang psikiater dihadirkan sebagai saksi. Jaksa mengajukan beberapa pertanyaan mengenai Hyeyong dan Jongil, tepatnya saat mereka melakukannya. Psikiaternya bilang korban nggak bisa menolak karena merasa takut kehilangan hubungan itu. Selain itu jaksa juga menyoroti beberapa pernyataan yang Hyeyong katakan selama pemeriksaan polisi dan menyimpulkan kalo korban bisa memberi pernyataan dengan sangat jelas.

Setelahnya giliran Suyeon. Ia menunjukkan obrolan Hyeyong dengan Jongil. Terlihat dalam ruang obrolan itu kalo mereka saling mencintai. Bahkan setelah tanggal mereka melakukannya. Psikiater bilang Hyeyong nggak punya kemampuan untuk memilah apakah itu sesuai apa enggak. Di situ tertulis kalo Jongil mengartikan cintanya dengan meminta Hyeyong untuk melakukannya.

Di luar sidang Youngwu bertemu dengan Hyeyong. Ia seperti ingin menyampaikan sesuatu padanya tapi keburu dipanggil sama ibunya. Ia hanya mengatakan kalo ia sendiri di AB. Setelahnya Suyeon menemuinya dan memberitahu kalo jaksa bilang padanya kalo sebelumnya Jongil pernah melakukannya dengan wanita difabel lainnya di kommunitas lainnya. Ia menggunakan kartu kredit korban sama seperti sekarang. Masalah itu selesai setelah pihak Jongil mengembalikan uang korban makanya nggak ada catatan kriminal.

Keduanya lalu menemui Jongil di rumah tahanan dan mengonfirmasi apa yang mereka dengar. Suyeon bahkan bilang kalo Jongil menjadi relawan untuk mendapatkan uang dari orang-orang itu. Youngwu nggak bisa lagi membelanya kalo Jongil nggak tulus sama Hyeyong. Ia nggak bisa lagi menjadi pengacaranya. Suyeon juga ikutan mudur.

Jongil menahannya dan bilang kalo cinta sejati itu nggak harus cinta pertama. Youngwu terdiam memikirkan.

Youngwu dan Junho berjalan bersama. Junho menanyakan apa Youngwu beneran akan mengundurkan diri menjadi pengacara Jongil? Youngwu membenarkan dan akan mengatakannya pada Myungsuk. Ia lalu membicarakan sebuah pepatah. Katanya kalo berjalan bersama pasangan di Tembok batu istana Deoksu maka akhirnya pasangan itu akan berpisah. Ia menjelaskan asal mulanya yaitu karena pengadilan perceraian ada di sana. Pasangan yang bercerai akan berjalan melewati tembok itu.

Junho jadi ragu untuk terus berjalan dan ingin kembali saja, youngwu mengejek Junho yang percaya dengan hal semacam itu. Mereka lalu bertemu dengan teman Junho. Salah satunya adalah wanita yang pernah ketemu sebelumnya. Mereka masih berpikir kalo Junho menjadi relawan. Sampai akhirnya Junho memberitahu kalo mereka sedang berkencan. Teman-teman Junho kaget dengarnya.

Youngwu melihat gelas kopi teman Junho. Di sana ada tulisan berisi kependekan dari istilah yang sering Jongil dan Hyeyong pakai dalam chat mereka. Dan AB yang dimaksud adalah Akademi Barista.Ia lau mengingat jam dan hari yang ada dalam chatan mereka. Waktunya sebentar lagi. Ia segera berlari ke sana agar bisa bertemu dengan Hyeyong. Junho mengejar Youngwu dan pamit ke teman-temannya.

Keduanya tiba tepat saat Hyeyong keluar. Youngwu menanyakan apa yang mau ia katakan padanya. Hyeyong mengatakan kalo ia mencintai Jongil dan meminta Youngwu agar nggak membiarkan Jongil masuk penjara. Youngwu mengingatkan kalo Jongil sudah melakukan sesuatu padanya. Hyeyong mengatakan kalo ia dusuruh mengatakannya sama ibunya karena ibunya nggak suka pria. Katanya semua pria b#jingan.

Youngwu lalu minta Hyeyong untuk bersaksi di pengadilan tentang apa yang ia katakan tadi. Hyeyong pikir ia disuruh bilang tentang Jongil b#jingan. Junho memperjelas kalo yang Youngwu maksud itu bersaksi kalo ia nggak ingin Jongil masuk penjara. . Hyeyong bertanya gimana kalo ibunya melarang? Youngwu memberitahu kalo ia masih bisa bersaksi meski ibunya melarang. Ia merasa kalo penyandang disabilitas punya kebebasan untuk mencintai seseorang meski ia b#jingan.

Suyeon berjalan sambil telponan dengan temannya. Ia mengeluhkan kencan butanya yang selalu nggak berakhir baik. Temannya menyarankan agar ia pergi ke kelab. Suyeon menolak karena biasanya kelab hanya berakhir dengan cinta satu malam. Temannya merasa nggak ada salanya mencoba. Hidup hanya sekali dan menyuruhnya untuk menikmatinya.

Suyeon sudah sampai. Ternyata ia berkencan dengan Minsik. Dari awal ketemu Minsik terus melontarkan lelucon tentang makanan yang membuat Suyeon nggak nyaman. Geurami mendadak menelpon menanyakan cara membuat suyuk. Sementara Minsik telponan, Suyeon juga pura-pura menerima telpon dan buru-buru pergi dengan alasan kalo rumahnya kebakaran.

Sampai di luar ia menelpon temannya dan mmengajak mereka pergi ke kelab. Sesampainya di sana ia memberitahu kalo pria yang diinginkannya adalah yang tinggi, baunya lebar dan senyumnya manis. Pas banget. Mereka menunjukkan seorang pria yang dari tadi memperhatikan Suyeon. Dan saat pria itu mendekati Suyeon, mereka pun pergi.

Sambil menunggu sidang berikutnya, Jongil berterima kasih pada Youngwu dan Suyeon karena nggak meninggalkannya. Youngwu mengatakan kalo itu bukan buat Jongil tapi buat Hyeyoung. Youngwu lalu mengomentari Suyeon yang bau alkohol dan masih memakai pakaian yang kemarin. Ia menanyakan kencan butanya kemarin dan Suyeon menjawab gagal total.

Sidang dimulai setelah hakim tiba. Hyeyong yang akan memberi keterangan sebagai saksi maju ke depan setelah sebelumnya hakim menyetujui permintaan jaksa agar terdakwa keluar agar saksi nggak terbawa emosi. Setelah bersumpah, Youngwu pun mengajukan beberapa pertanyaan padanya. Ia meminta agar Jongil nggak dipenjara kerena mecintainya. Dan tentang pernyataannya yang disampaikan di kantor polisi, Hyeyong mengaku nggak tahu. Sambil sesekali melihat ke arah ibunya, hyeyong minta agar Jongil nggak dipenjara.

Setelah Youngwu selesai, sekarang giliran jaksa. Mengulangi apa yang Youngwu katakan kalo ia mencintai Jongil, jaksa bertanya apa itu cinta menurut Hyeyong. Suyeon mengajukan keberatan. Jangankan untuk orang dengan disabilitas, orang normal aja kesulitan menjawab pertanyaan abstrak seperti itu.

Jaksa mengubah pertanyaannya menjadi kasus yang Hyeyong alami. Hari setelah ia melakukannya, ia yang langsung pulang sering menggaruk tangannya hingga terluka. Semuanya baru terungkap setelah ibunya mengetahuinya dan membawanya ke rumah sakit. Jaksa bahkan juga menunjukkan fotonya. Hyeyong yang merasa nggak nyaman dengan pertanyaan yang diajukan oleh jaksa terus menggaruk tangannya.

Myungsuk menyampaikan keberatannya dengan penuh emosi dan sampai menonjok meja dan membuat Hyeyong kaget sampai nangis manggil ibunya. Ia mengeluh nggak mau di sana lagi lalu lari menuju ibunya.

Di luar sidang ibunya Hyeyong menemui Youngwu dan marah-marah karena bilang Hyeyong boleh mencintai pria b#jingan. Dibentak-bentak seperti itu membuat Youngwu tertekan. Suyeon berusaha menenangkan ibu Hyeyong dan memintanya untuk bicara saja dengannya tapi ibu Hyeyong menolak.

Junho sedang minum dengan teman-temannya. Mereka membicarakan pacar Junho dan bilang kalo itu karena Junho orang baik. Junho merasa nggak nyaman dan mau pergi tapi mereka menahan. Temannya yang duduk di sebelahnya memberi nasehat kalo ia pernah mengalami yang Junho alami sekarang. Ia berkencan dengan gadis yang ia bantu dan menyadari kalo itu bukan cinta.

Mendengarnya membuat Junho terpancing. Ia menyerang temannya dan mereka berantem. Yang lain melerai tapi Junho masih nggak rela dengan apa yang mereka katakan.

Minwu minum bersama seorang pengacara senior. Kebetulan orangnya satu angkatan dengan Tae Sumi. Ia menyinggung rumor tentang Tae Sumi yang katanya punya anak rahasia. Pengacara senior tertawa mendengarnya. Ia lalu cerita kalo Tae Sumi pernah cuti kuliah dan pergi ke luar negeri. Ia berasal dari keluarga kaya jadi nggak ada yang curiga ia melanjutkan kuliah di luar negeri padahal belum lulus kuliah dan menjalani ujian pengacara. Minwu menanyakan waktunya dan kalo dihitung itu 26 tahun yang lalu. Pengacara baru sekarang ini juga usianya sekitar segitu. Ia lalu ingat kesamaan Youngwu dan Tae Sumi saat melihat mereka di bawah pohon.

Tibalah pada sidah putusan. Dari 7 juri, 3 orang merasa kalo Jongil bersalah dan 4 lainnya merasa nggak bersalah. Hakim lalu melanjutkan putusannya. Jongil dijatuhi hukuman 2 tahun penjara. Jongil sendiri nggak percaya kalo ia akan dipenjara. Ibu Hyeyong merasa puas dengan putusan hakim sedang Hyeyong malah nangis karena orang yang ia cintai akhirnya dipenjara.

Youngwu mengantar Junho pulang. Minwu nggak ada dan Junho menawari Youngwu untuk masuk tapi Youngwu menolak karena ia lelah. Junho lalu mau mengantar Youngwu pulang tapi Youngwu melarang. Nggak ada gunanya dong ia mengantarnya pulang. Selain itu juga nggak efisien waktu. Junho tersenyum dan memberitahu kalo pacaran memang seperti itu.

Mendadak Youngwu menjadi pesimis. Bagi orang yang memiliki disabilitas, mencintai saja nggak cukup. Junho menekankan kalo meski orang lain bilang kalo itu bukan cinta, tapi kalo ia bilang itu cinta, maka itu cinta. Youngwu juga merasa akan sulit bagi Junho mencintainya. Junho sependapat.

Mendadak suasana jadi aneh. Junho mendekat ke Youngwu. Dan saat Youngwu tampak belum siap, ia pun kembali mundur. Lah malah Youngwu mendekat dan mencium Junho. Cuman sebentar. Ia lalu bertanya apa kalo ciuman sampai gigi bertabrakan? Junho bingung jawabnya. Enggak sih. Youngwu menanyakan caranya dan malu-malu Junho memberitahu kalo bibirnya sedikit terbuka dan matanya terpejam. Mereka lalu mengulanginya dengan lampu padam dan diiingi sama lagunya Suzy.

Tae Sumi menemui ayah untuk menyuruhnya dan Youngwu pindah ke Boston. Lah ayah bingung. Orang Youngwu kerja di Hanbada kok malah Taesan seenaknya nyuruh pindah ke luar negeri. Tae Sumi merasa kalo ayah bersekongkol dengan Han Daepyo untuk menggagalkannya. Ayah meremehkannya, dikira dunia berputar di sekitarnya?? Ia mengingatkan kalo selama ini Tae Sumi hidup seenaknya nggak pernah menunjukkan batang hidungnya dan sekarang dengan seenaknya mengatur Youngwu. Ia menekankan kalo Youngwu adalah anaknya.

Tae Sumi membalikkan kalo ayah yang nggak menepati janji dan muncul dengan Youngwu dalam hidupnya. Ayah muak dengarnya dan menjatuhkan semua bayamnya seraya mengusirnya pergi. Bahkan setelah Tae Sumi pergi, ayah masih kesal dan melampiaskannya dengan menendang bayam yang sudah jatuh.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Live On Ep 5
Read More

Live On Ep 5

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Live On Episode 5, Jika Kalian ingin tahu selengkapnya untuk cerita full di tulisan yang…
Read More

Our Beloved Summer Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Our Beloved Summer Episode 3, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan…
Read More

Red Shoes Ep 12 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 12 Part 1, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan…
Read More

Grid Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Grid Episode 3, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek…