Drama Korea

Extraordinary Attorney Woo Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Extraordinary Attorney Woo Episode 3 , Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini yuk. Episode sebelumnya here.

foto : netflix

Pak Kim dan istrinya pulang. Di rumah semua lampu mati. Mereka lalu mendengar Jonghun nangis. Setelah mencari mereka lalu melihat Jonghun memukul dada Sanghun. Dia baru berhenti setelah pak Kim menamparnya dan mendorongnya sementara istrinya meriksa kondisi Sanghun.

Dibelakang Jinghun memukul-mukul kepalanya sendiri sambil bilang “mati..hentikan!”

foto : netflix
foto : netflix

Kasus 3 Panggil aku Pengsoo

Youngwu berdiri di depan ruangannya. Ada namanya di sana. Suyeon menghampirinya dan menawarkan untuk memotretnya buat kenang-kenangan. Lah ekspresinya gini amat ya. Pas disuruh senyum malah kayak aneh. Belum juga selesai dipotret Myungsuk keburu menelponnya dan memintanya datang ke ruangannya.

Youngwu pun ke ruangannya. Mereka mendapatkan pak Kim sebagai klien. Myungsuk menjelaskan kasusnya pada Youngwu dan memintanya untuk mendampinginya. Tersangka memiliki gangguan spektrum autisme, sama seperti Youngwu. Youngwu membaca penjelasan tentang kesehatan Jonghun dan menjelaskan kalo gangguan spektrum autisme itu bermacam-macam. Lah nyambungnya malah jadi ngomongin paus sehingga Myungsuk memintanya untuk mempersingkatnya. Youngwu lalu memberitahu kalo dalam kasusnya Jonghun ia seperti anak berusia 6 sampai 9 tahun dan ia belum pernah bertemu dengan orang seperti itu.

foto : netflix

Myungsuk lalu membawa Youngwu bertemu dengan pak Kim dan istrinya. Pak Kim dan istrinya merasa aneh dengan Youngwu sampai Myungsuk menjelaskan kalo Toungwu memiliki gangguan spektrum autisme, sama seperti putra bungsu mereka.

Mereka membicarakan Jonghun dan Sanghun yang biasanya sangat akur. Pada saat kejadian, Jonghun terus mengatakan “mati! Hentikan!” padahal sebelumnya ia nggak pernah berkata seperti itu. Untuk selanjutnya mereka akan menemui Jonghun.

foto : netflix

Saat jam makan siang. Junho bersama karyawan lain menunggu lift untuk turun dan makan siang. Junho sengaja mengulur waktu mana tahu Youngwu akan masuk ke dalam lift, tahunya dia malah maasuk ke ruangannya dulu baru kemudian naik lift.

Keduanya makan bersama. Youngwu memakan bekalnya. Seperti yang mereka sepakati sebelumnya, Youngwu pun mulai bicara tentang paus. Suyeon dan Minwu melihatnya. Ia ingin menghentikannya tapi Minwu melarang. Ia meihat kalo Junho sangat menikmatinya.

foto : netflix

Myungsuk dan Youngwu bertemu dengan Jonghun. Ternyata Jonghun bertubuh sangat besar. Ia memakai headphone dan kacamata hitam. Mmyungsuk paham dan memanggilnya Pengsoo. Youngwu lalu bertanya padanya tentang malam saat Sanghun meninggal. Mendadak Jonghun menjadi panik. Ia mulai dari mengetuk meja dengan ujung jarinya lalu berlanjut menepuk dengan keras lalu memukul kepalanya sendiri sambil bertanya “kenapa???”. Youngwu juga jadi panik dan menutup telinganya.

foto : netflix
foto : netflix

Sepulangnya ke rumah Youngwu lalu bertanya pada ayahnya tentang berkomunikasi dengan pria penyandang autis berusia 21 tahun. Ia bertanya sama ayah karena berpikir ayah tahu secara tinggal dengan orang autis. Ayah menjawab kalo ia kesepian. Ia harus melawan dunia sedang Youngwu nggak peduli padanya. Apalagi saat ia masih kecil.

Ayah telponan sama ibunya dan diminta untuk ikut sogaeting lalu menikah. Ayah nggak bisa soalnya dia punya Youngwu. Pun ibunya juga nggak bisa membantunya merawat Youngwu karena punggungnya sakit. Setelah menutup telpon, ayah ke depan dan malah menginjak mainannya Youngwu yang disusun seperti kereta panjang.

Ayah pura-pura nangis untuk bisa dapat perhatiannya Youngwu dan memintanya untuk meniupnya. Jangankan menghibur ayah, menengok aja enggak. Ayah jadi nangis beneran kan. Dia sampai mikir kalo Youngwu mungkin akan baik-baik saja meski nggak samaayah selama dia dikasih makan. Nggak kebayang akan jadi apa Youngwu saat besar nanti.

foto : netflix
foto : netflix

Youngwu bertanya gimana dengan sekarang? Ayah memberitahu kalo sekarang lebih mudah karena Youngwu bisa diajak bicara, ayah ingat dulu Youngwu nangis di depan toko kelontong. Hjussinya berusaha membujuknya agar diam dengan memberinya permen tapi Youngwu tetap nangis mulu. Ayah yang mendengar tangisannya datang dan membicarakan tentang Youngwu yang melanggar undang-undang sehingga mengganggu orang yang sedang berjualan. Youngwu akhirnya diam. Ayah lalu mengajaknya pulang dan menjanjikan akan membacakan tentang hukum podana di rumah nanti.

Ayah menasehati Youngwu untuk mulai bicara tentang apa yang disukai orang itu. Youngwu paham. Dan saat ayah selesai mengambil bayam yang jatuh di lantai, Youngwu sudah nggak ada.

foto : netflix
foto : netflix

bersama Suyeon dan Myungsuk, Youngwu bertemu lagi dengan Jonghun dan ibunya. Mereka menyapanya dengan Pengha dan Jonghun membalasnya. Setelahnya mereka bernyanyi secara bergantian. Jonghun nampak tertarik tapi nggak mau ikut nyanyi. Saat mereka bertiga akhirnya menyerah, Jonghun malah nyanyi sendiri.

Setalah lagunya habis, Jonghun minta nyanyi lagi tapi Youngwu nggak mau ngasih sebelum Jonghun menjawab pertanyaannya. Kenapa ia memukuli kakaknya? Jonghun terdiam lalu melakukan apa yang dia lakukan kali terakhir. Memukuli kepalanya sendiri sambil bertanya kenapa? Mati, hentikan.

Mendadak Youngwu mendapat angin segar. Ia seperti melihat paus muncul dari lautan dan sekarang sangat tinggi. Teringat apa yang ada dalam hasil autopsi. Ada luka di leher tapi nggak bisa dipastikan apakah itu akibat tali apa enggak. Ia menyimpulkan kalo Sanghun mencoba untuk bunuh diri dan Jonghun berusaha untuk menghentikannya. Jonghun tanpa ragu mengiyakan sehingga mereka juga jadi yakin. Tapi ibunya merasa kalo itu nggak mungkin. Selama hidup Sanghun selalu baik-baik saja dan nggak pernah bertindak seperti itu. Dan saat ibu bertanya pada Jonghun kalo kakaknya nggak pernah bunuh diri, Jonghun juga mengiyakan. Jadi Jonghun dari tadi hanya asal mengiyakan setiap pertanyaan tanpa memberikan jawaban yang sebenarnya.

foto : netflix

Junho mmenemani Youngwu untuk mencari bukti kalo Sanghun mencoba untuk bunuh diri. Di jalan mereka ketemu sama temannya kuliahnya Junho. Mereka sempat mengobrol. Youngwu mendengar suara petugas kebersihan nggak jauh darinya dan merasa sangat terganggu. Temannya Junho pikir Junho sedang menjadi relawan. Ia juga menjadi relawan di yayasan Nanuri.

Mendengarnya membuat Junho merasa nggak nyaman dan nyuruh temannya untuk pergi karena dia mau bekerja. Youngwu yang mendengarnya merasa nggak aneh temannya Junho berkata seperti tadi.

foto : netflix
foto : netflix
foto : netflix

Mereka sampai di rumah pak Kim dan dibawa istrinya ke kamarnya Sanghun. Nggak ad yang berubakarena setelah insiden itu, kamarnya ditutup. setelah bu Kim pergi, keduanya melihat lokasi Sanghun ditemukan dan memperkirakan tempat Sanghun melakukan bunuh diri. Mereka menggunakan kamera untuk memperkirakan sudut pandang Jonghun yang sangat tinggi. Hihi..malah kayak lagi menari.

Setelah menyusuri semua ruangan akhirnya mereka menemukan tali di atas rak buku. Junho mau mengambilnya dan malah menjatuhkannya ke belakang rak. Ia pun menggeser rak untuk mengambilnya. Ia pikir tali itu robek setelah Jonghun menarik kakaknya yang mau bunuh diri.

Youngwu mengambil buku yang terjatuh di belakang rak dan memindahkannya ke depan. Siapa sangka ia juga menemukan buku harian Sanghun di mana ada bagian yang dilipat. Itu adalah kejadian tahun lalu.

foto : netflix

Bersama Myungsuk, Youngwu lalu menunjukkan buku itu pada pak Kim dan juga istrinya. Di situ tertulis kalo Sanghun sangat merasa tertekan semasa hidupnya sampai mencoba untuk bunuh diri beberapa kali. Jonghun yang pernah menyaksikannya melakukannya juga merasa sedih dan sering bermimpi buruk. Ia menangis dan melarangnya. Itu sedikit menghiburnya.

Ibu tetap membantah kalo Sanghun bunuh diri. Baginya itu hanya curhatan biasa. Berbeda dengan istrinya, pak Kim malah menganggap kalo mereka sedang menghina kedua putranya. Ia bahkan juga memarahi Youngwu dan memutuskan hubungan dengan Hanbada.

foto : netflix

Minwu sedang membuat mie instan saat Junho pulang. Ia langsung masuk kamar dan duduk di tempat tidurnya. Ia mengirim pesan ke Youngwu dan meminta maaf atas apa yang dikatakan temannya waktu itu. Tapi setelahnya bingung mau ngapain lagi..???

Youngwu sendiri ada di ruanganya. Ia menonton berita tentang Sanghun dan membaca komentar di bawahnya. Kebanyakan warganet mengecam apa yang Jonghun lakukan meski ia seorang autis. Kata-kata mereka sangat kasar. Youngwu yang juga seorang autis sampai merasa nggak nyaman.

foto : netflix

Youngwu dan Suyeon bertemu dengan Minwu di lift. Dia meledek mereka terkait kasus Jonghun. Sampai luar mereka bertemu dengan Myungsuk dan Minwu kembali menyinggungnya. Youngwu melihat Jonghun di luar dan menghampirinya bersama yang lain. Jadi ceritanya tadi Jonghun naik taksi ke Hanbada tapi nggak bayar. Akhirnya Myungsuk yang membayarnya. Dia nyuruh Youngwu untuk menelpon ibunya dan memintanya untuk menjemputnya.

Setelah menunggu akhirnya ibunya Jonghun datang. Ia meminta maaf atas apa yang dikatakan suaminya dan ingin agar mereka mengambil kasusnya kembali tapi nggak menyinggung tentang Sanghun.

foto : netflix

Akhirnya Youngwu dan Myungsuk masih menjadi pengacara Jonghun dan menjalani persidangan. Saksi kali ini adalah seorang psikiater. Katanya orang autis sering mengalami kekacauan dalam menghadapi sesuatu yang nggak terduga. Setelah Youngwu bertanya sekarang giliran jaksa. Sepertinya jaksa ingin menentang keinginan tim pengacara kalo hukuman Jonghun harus diringankan karena ia seorang autis. Ia membandingkannya dengan Youngwu yang juga seorang autis. Mereka ingin Youngwu dianggap sama dengan pengacara lain meski ia autis tapi kenapa Jonghun malah dianggap beda karena ia autis?

Myungsuk beberapa kali mengangkat tangan keberatan dengan pertanyaan jaksa yang menyudutkan pengacaranya tapi hakim menolak keberatannya. Dan perdebatan itu cukup membuat Youngwu menjadi gelisah.

foto : netflix
foto : netflix

Junho merasa khawatir pada Youngwu dan pergi ke ruangannya. Kaget lihat Youngwu mau bunuh diri. Ia pun menariknya dan menopang tubuhnya agar nggak terluka saat jatuh. Mengalami hal yang sama membuat Youngwu memahami sesuatu. Ia lalu ke ruangan Myungsuk. Ternyata di sana da pak Kim. Ia pun menjelaskan apa yang dialaminya tadi dan menghubungkannya dengan yang terjadi pada Sanghun dan Jonghun.

Terlepas dari Jonghun yang memukuli Sanghun, yang sebenarnya adalah Jonghun berusaha untuk menolong kakaknya yang berusaha untuk bunuh diri. Patah tulang rusuk yang dialaminya bukan karena dipukul tapi karena jatuh dati ketinggian dalam kondisi terlentang. Dengan hal itu mereka bisa meringankan hukuman Jonghun. Dan untuk mengungkapnya mereka harus mengungkit tentang bunuh diri Sanghun.

Akhirnya pak Kim menyetujuinya. Tapi ia punya syarat. Ia nggak ingin Youngwu terlibat dalam persidangan untuk mencegah hal seperti sebelumnya terjadi lagi. Myungsuk menyampaikan keberatannya dan menunjukkan apa yang Youngwu sampaikan barusan.

Ternyata Youngwu sendiri juga menyetujuinya. Ia bahkan mengungkit saat jalan bersama Junho seseorang mengira Junho sedang menjadi relawan. Ia juga mengungkit kalo Jaksa nggak tahu kalo autis itu beda macamnya. Karena jaksa nggak tahu, ia pikir hakim juga nggak akan tahu. Ia lalu merasa kalo ia bukan pengacara yang bisa membantu Jonghun.

foto : netflix

Selanjutnya Myungsuk bicara dengan Han Daepyo terkait hal itu. Han Daepyo menertawakannya dan mengungkit kalo dulu Myungsuk bahkan meragukan Youngwu. Myungsuk beralasan kalo dulu Youngwu belum masuk timnya tapi sekarang sudah.

Han Daepyo memuji kesetiakawanannya. Kalo Yooungwu nggak bisa maka ia nggak bisa. Ia lalu menyampaikan memberikan kasus itu pada Jang Sungjun dan menyuruhnya untuk memberikan berkasnya pada Sungjun.

Myungsuk lalu menemui Sungjun di ruangannya. Lah malah Sunghun mengerjainya. Ia nyuruh Myungsuk untuk meminyanya membantunya. Hehe sampai pura-pura nggak dengar biar Myungsk mengulanginya. Menikmati banget kayaknya.

foto : netflix

Sidang selanjutnya Youngwu dan Myungsuk tapi bukan sebagai pengacara pembela melainkan hanya melihat saja. Saksi kali ini adalah petugas medis autopsi. Sungjun mengajukan beberapa pertanyaan padanya. Dan penjelasan yang disampaikan saksi sama seperti yang Youngwu perkirakan. Sebelum berakhir hakim mengajukan beberapa pertanyaan pada Jonghun. Dan lagi-lagi semuanya seperti yang dipikirkan Youngwu.

Sidang akhirnya berakhir dengan hukuman selama 7 tahun bagi Jonghun dengan masa percobaan. Pak Kim dan istrinya bertemu dengan pengacaranya dan juga Youngwu. Mereka berterima kasih atas apa yang sudah mereka lakukan selama ini.

foto : netflix

Junho sedang ada di sebuah toko untuk membeli hadiah. Setelahnya ia ke ruangan Youngwu tapi orangnya nggak ada. Youngwu sendiri sedang mencetak surat pengunduran dirinya. Setelahnya ia membereskan barang-barangnya dan mengambil namanya yang ada di pintu.

Bersambung…

Anysti

ARTIKEL TERBARU