Dali and The Cocky Prince Ep 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Dali and The Cocky Prince Episode 3, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini. Episode sebelumnya.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Moohak dan orang-orangnya ke museum untuk berdemo memimta uangnya dikembalikan. Nggak nyangka kalo si sana dia malah ketemu sama Dali. Ih Moohak malu. Ia menutup wajahnya dan membantah kalo itu dirinya saat Dali mengenalinya.

Mereka bicara di ruangannya Dali. Dali berusaha bersikap ramah tapi Moohak menekankan kalo hubungan mereka cuman soal kreditur dan debitur. Ia minta Dali untuk mengembalikan uangnya. Dali mengatakan kalo dalam catatan pengacaranya nggak ada catatan hutang dengan Moohak.

Akhirnya mereka pergi. Sebelum meninggalkan museum Dali minta mereka untuk membayar tiket masuk.

Foto : Nodrekor.icu

Sikap tenang Dali dalam menghadapi orang-orang Moohak justru membuat Miri kagum. Ia mengatakan hal-hal yang Moohak nggak ngerti. Mendadak Miri menyinggung tentang hubungan Dali dengan pewaris Grup Segi dan menghubungkannya dengan hutang. Miri berharap grup Segi akan menangani masalah hutang seperti saat menangani pemakaman ayah Dali meski mereka sudah nggak punya hubungan. Ih Moohak malah fokus ke masalah kalo mereka sudah putus. Jadi ingat saat mereka di Belanda. Saat itu Dali bilang kalo ia orang yang humoris.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Sampai kantor Ki Cheol menemuinya dan menekankan kalo Moohak sendiri yang mau meminjamkan uangnya. Ia hanya mengenalkannya saja. Moohak nggak membantah. Selanjutnya ia mengungkit saat ayah Dali meninggal. Yang ia dengar Ki Cheol lah yang pertama kali menemukannya. Ki Cheol malah membantah. Ia mengaku dipanggil sama ayah hari itu jadi nggak jadi mrnrmui direktur museum.

Kayak ada yang aneh sama Ki Cheol. Sampai di luar ruangan Moohak dia langsung lemas. Artinya apa yang dia akui di depan Moohak itu nggak benar. Dan ternyata dia memang di sama saat itu dan mendengar ayah Dali marah ke seseorang.

Foto : Nodrekor.icu

Dali mencari catatan hutang pada Moohak. Awalnya ia nggak menemukannya. Sampai saat Sabong datang dan menunjukkan dokumennya. Hutang itu benar adanya. Selain itu Sabong juga membantu Dali untuk mempelajari program Museum.

Dali melihat Si Hyung dan menghampirinya. Si Hyung yang nggak mendengarnya pergi. Di telpon ia seperti merencanakan sesuatu dengan seseorang terkait tentang museum.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Foto Moohak dan orang-orangnya saat mengacau di museum diunggah oleh seorang wartawan dan seketika menjadi heboh.

Moohak sendiri sedang ketemuan dengan Chak Hee yang sedang curhat tentang seorang wanita yang mengacau di galeri nya. Moohak menyarankan agar Chak Hee tegas pada orang seperti itu tanpa tahu kalo wanita yang dimaksud ternyata adalah ibunya.

Habis itu Chak Hee melihat berita tentang Moohak. Memang difoto itu disamarkan tapi ia serasa nggak asing dengan postur tubuhnya. Moohak yang nggak ingin Chak Hee tahu tentang hal itu mengalihkannya dan menyuruhnya makan.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Pada saat yang sama museum Cheongsong mendapat banyak telpon dari orang-orang yang meminjamkan uang pada museum.

Sepulang dari museum, secara nggak sengaja Dali bertemu dengan Moohak. Hak sepatunya patah dan membuatnya terjatuh. Dih jatuhnya menimpa Moohak. Moohak sendiri datang karena mendengar kalo terjadi sesuatu di galeri.

Melihat sepatu Dali yang nggak bisa dipakai lagi akhirnya ia meminjamkan sepatunya. Sepatu yang sama sama yang Moohak pakai pas di Belanda. Awalnya Dali menolak, tapi akhirnya ia memakainya juga saat Moohak bilang kalo terima kasih saja sudah cukup saat orang bersikap baik.

Foto : Nodrekor.icu

Moohak juga mengantarkan Dali ke mal. Lah dia malah terus mengikutinya. Dali ke sana untuk membeli sepatu karena barang-barangnya kasih di Belanda.

Di mal mereka malah ketemu sama Taejin. Kartu kreditnya Dali nggak bisa dipakai dan Taejin berniat untuk jembayar sepatu Dali sama ia juga mau membelikannya pakaian dan tas. Dali menolak dan malah minta Moohak untuk membayarnya.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Moohak melakukannya. Dan setelahnya Taejin minta Dali untuk bicara dengannya tapi Dali menolak dan pergi dengan Moohak. Sampai di luar Dali melepaskan tangan Moohak dan menjanjikan akan mengganti uangnya.

Sebenarnya Moohak mau mengantar Dali pulang tapi Dali malah jalan duluan.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Dali yang berjalan pulang melewati jembatan dan tetingat saat Taejin memutuskan untuk membatalkan pernikahan yang tinggal sepekan lagi. Dali mohon-mohon pada Taejin agar merubah keputusannya tapi Taejin sama sekali nggak tergerak. Padahal Dali sampai kehujanan.

Taejin juga sedang memikirkan hal yang sama. Dan saat ini ia berencana untuk mendapatkan Dali kembali. Makanya itu ia membayar biaya pemakaman ayah Dali dan berniat untuk mendekatinya lagi.

Dali menjual rumahnya dan dapat kabar dari pengacaranya kalo rumahnya berhasil terjual. Dali meminta agar itu dipercepat dan ia akan pindah besok. Malam itu Dali menatap tiap sudut rumah sembari mengingat kebersamaannya bersama ayahnya dari ia kecil hingga ia dewasa.

Foto : Nodrekor.icu

Moohak juga sampai rumah dan bertemu dengan Won Tak di depan. Jadi tadi pagi Won Tak melihat Moohak bersama beberapa orang yang ia pikir preman dan memberinya nasehat agar menaati hukum. Moohak membalikkan kalo Won Tak membawa orang lagi ke rumahnya maka ia akan menaikkan sewanya jadi dua kali lipat.

Sesampainya di rumah, Moohak jadi kebayang Mulu sama Dali.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Paginya Miri kembali mengumpulkan orang buat demo ke galeri. Lah padahal Moohak nggak nyuruh juga. Gegara itu Moohak jadi banyak diam. Bahkan sesampainya di galeri, Miri yang mimpin demo.

Karyawan Dali mau nelpon polisi untuk melaporkan orang-orangnya Moohak tapi Dali melarang. Ia dan yang lain malah menyiapkan ember dan nampan buat duduk mereka sambil melihat lukisan.

Orang-orang itu tertarik sama sebuah lukisan yang didominasi sama warna merah. Mereka penasaran apa itu? Bunga? Ayam pedas? Dih mereka sampai salah manggil Dali barista.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Di luar Moohak telponan sama ayah. Ternyata orang-orang yang Moohak bawa ke galeri adalah koki di restorannya. Moohak menenangkan kalo mereka sudah menyiapkan semuanya sebelum pergi.

Dali menghampiri Moohak dan memberikan sejumlah uang yang ia masukkan ke dalam amplop pada Moohak sebagai ganti yang semalam. Ia juga minta Moohak untuk memberinya sedikit waktu.

Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu
Foto : Nodrekor.icu

Sementara itu beberapa orang merusak properti kantor meminta agar mereka melunasi hutang. Sabong sudah mengatakan kalo masih ada tenggat tapi mereka nggak mau menunggu dan bahkan mau mengambil lukisan secara paksa. Dali datang dan menghadang mereka tapi malah diperlakukan dengan kasar.

Moohak juga datang dan melindungi Dali. Ia bahkan sampai menyatakan diri sebagai direktur baru. Pria yang bersikap kasar pada Dali bahkan sampai merusak beberapa kancing bajunya. Saat itulah Moohak merasa sangat marah pada mereka. Demi uang sebanyak apa sampai mereka membuat keributan seperti itu.

Miri mengambil beberapa kertas di bawah Moohak. Dengan sombongnya Moohak bilang kalo akan mengembalikan uang mereka.

Bersambung…

19 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Yumi’s Cells Ep 1 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Yumi’s Cells Episode 1 Part 2 , Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap…
Read More

Hometown Cha-Cha-Cha Ep 14

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Hometown Cha-Cha-Cha Episode 14, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan…