Dali and The Cocky Prince Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Dali and The Cocky Prince Episode 1, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang ini.

Foto : narashika.fans

Dali dicari sama direktur Koch dan diminta untuk datang ke sebuah pesta. Awalnya Dali malas. Secara pesta itu hanya untuk pamer kekayaan. Dan setelah dikasih tahu kalo akan ada lukisan Modigliani di sana barulah ia bersedia. Direktur Koch sendiri akan menjemput seorang tamu penting yang nantinya akan menjadi penyokong VVIP.

Foto : narashika.fans

Di rumah Dali telponan sama ayahnya dan memberitahu tentang pesta itu. Dia nggak akan datang kalo nggak ada Modigliani. Ayah mendengar Dali makan keripik dan memarahinya. Lah Dali malah senang dimarahi ayah. Serasa ada di rumah.

Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans

Moohak melihat proses pembuatan Gamjatang dengan bahan-bahan mahal. Ia mencicipinya bersama para anggota yang lain. Dan setelah dengar harganya, dia jadi marah. Gamjatang harusnya nggak mahal, berlimpah, dan mengenyangkan.

Setelah meninggalkan ruangan itu Moohak ditelpon sama ayahnya. Ternyata Moohak meminjamkan uang pada sebuah museum seni dan orangnya mengirim pispot ke ayah sebagai ucapan terima kasih.

Moohak mengalihkan dan berbohong kalo ia ada di bandara. Lah ternyata ayah datang ke kantor dan mereka ketemu di pintu. Nggak mau lebih parah lagi, ia melepas sepatunya buat mengganjal pintu lalu kabur.

Foto : narashika.fans

Di dalam taksi Moohak nelpon Ki Cheol, orang yang memintanya untuk meminjamkan uang di museum seni, yang nggak lain adalah kakaknya sendiri. Meski bukan kakak kandung.

Di pesawat Moohak menikmati lagi seriosa sedang ayah marah-matah dan nyuruh asistennya untuk membekukan kartu kredit Moohak.

Foto : narashika.fans

Di ruangannya ayah Dali teringat saat mengambil uang dibalik sebuah lukisan. Kayak mencurigakan. Ia juga menutupinya saat karyawannya menyinggung tentang lukisan itu yang sepertinya terjadi masalah dan bilang kalo ia kesandung saat memeriksanya.

Foto : narashika.fans

Direktur Koch menemui Dali dan memintanya untuk menggantikannya menjemput Mr. Jin Hitonari. Ibunya sakit jadi ia harus ke rumah sakit. Direktur Koch juga berpesan agar Dali nggak lupa untuk mengantarkannya ke pesta.

Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans

Moohak tiba. Secara nggak sengaja ia menabrak seorang pria saat sedang telponan sama asistennya. Katanya ia akan dijemput. Kebetulan ia melihat Dali membawa papan selamat datang Mr. Jin. Ia pun berpikir kalo Dalilah orang yang menjemputnya.

Keduanya berada di mobil tanpa ada yang curiga kalo mereka sama-sama salah orang. Dali membawa Moohak ke pesta. Sesampainya di sana Moohak merasa sedikit aneh karena setahunya pestanya diadakan di peternakan tapi Dali bilang kalo itu adalah peternakan yang lebih moderen.

Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans

Di dalam Moohak disapa sama banyak orang dan diminta untuk memberikan review sebuah lukisan. Lah nggak paham juga. Akhirnya ia asal bicara dan diterjemahkan sama Dali. Rada aneh sih. Dia ngomongnya singkat tapi terjemahannya bisa panjang banget. Sampai saat Moohak menunjukkan lukisan yang paling ia sukai.

Dan pilihannya jatuh pada lukisan babi. Lah bukannya ngomongin soal lukisan malah jadi fokus sama babinya. Dali juga bingung mau menyampaikannya akhirnya ngomong apa adanya. Semua orang juga jadi bingung. Dan ternyata itu bukan karya pelukis ternama tapi karya nenek dari yang punya acara. Kebetulan dia suka melukis.

Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans

Dali kembali melihat lukisan tadi. Karya Modigliani. Ia bilang ke Moohak kalo itu asli harganya bisa sampai 120 juta euro. Hhkk Moohak yang lagi minum koktail langsung keselek. Dali membantu mengeluarkannya dan malah mendarat di mata lukisan. Nyonya Bronckhorst marah dan memaki-maki Moohak. Moohak yang nggak tahu bahasanya sih santai aja. Sampai Dali bilang kalo lukisan itu palsu. Itu adalah karya duplikat dari Elmyr de Hory. Untuk membuktikannya bahkan Dali menyarankan agar meriksa bagian belakangnya. Biasanya Elmyr de Hory meninggalkan tandatangannya di baliknya.

Keduanya diusir dari sana. Dali kecewa banget karena ia kehilangan penyokong VVIP. Moohak menenangkan dan sesumbar kalo Dondon F dan B akan ngasih dia beasiswa. Saat itulah Dali menyadari kalo Moohak bukanlah Mr. Jin Hitonari.

Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans
Foto : narashika.fans

Mereka kembali ke bandara untuk menemui Mr. Jin Hitonari yang sebenarnya tapi tempatnya sudah sepi. Pun nomornya juga nggak bisa dihubungi. Selanjurnya Dali mengantar Moohak ke hotel tapi kartunya malah nggak bisa dipakai. Akhirnya Moohak ikut pulang ke tempatnya Dali.

Pun sampai rumah Dali masih sibuk nelponin kenalannya soal Mr. Jin Hitonari kemana aja kalo pas di Belanda. Moohak yang menyadari kalo Dali belum makan dari tadi memasak untuknya. Setelah jadi ia mengambil laptopnya dan menyuruhnya untuk makan dulu.

Dali makan segigit dan memuji rasanya. Mereka lalu ngomongin soal lukisan. Moohak sesumbar kalo ia juga seni. Bahkan ada lukisan besar di ruang tamu rumahnya. Dali menanyakan nama pelukisnya tapi Moohak nggak mau ngasih tahu. Ternyata itu lukisan uang 50.000 won.

Habis makan Moohak lalu mandi dan Dali mau ganti baju. Dih kaget. Listrik mendadak mati. Dali nggak sengaja kesandung meja dan jatuh. Moohak jadi khawatir dengar Dali teriak dan keluar untuk mencarinya. Dali juga dipanggil diam aja. Dia lalu kesandung robot vacuum cleaner dan jatuh. Listrik tahu-tahu nyala dan ternyata dia jatuh di atas Dali šŸ™ˆšŸ™ˆšŸ™ˆ

Bersambungā€¦

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Jirisan Ep 10

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Jirisan Episode 10, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di tulisan tulisan yang…