Crazy Love Ep 4

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Crazy Love Episode 4, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya baca disini.

Foto: KBS
Foto: KBS
Foto: KBS

Pria itu masuk ke kamar rawat Gojin. Ia mengambil sesuatu dari dalam sakunya dan mengayunkan tangannya. Tepat saat itu Gojin membuka matanya. Pria itu hendak pergi tapi Gojin dengan cepat menarik jarum infusnya dan menahan orang itu. Tanpa sadar ponsel orang itu terlempar. Mereka sempat berkelahi. Sina datang dan berpikir untuk menyelamatkan Gojin. Ia lalu menghantam kepala orang itu dengan nampan makanan.

Kepala orang itu sampai berdarah. Segi datang. Beberapa saat kemudian orang itu diobatin sama perawat. Katanya ia salah masuk kamar. Dan saat ia mau pergi, Gojin malah menahannya. Mendadak Gojin memanggil orang itu. Ternyata dia adalah seorang reporter. Gojin juga melihat ada fotonya di ponselnya. Rupanya tadi reporter Lee mengambil foto Gojin. Katanya itu karena penggemarnya mengkhawatirkannya.

Gojin menyesalkan reporter Lee yang nggak bilang padanya. Ia berswafoto dangan ponsel reporter Lee lalu mengembalikannya. Ia menyebut reporter Lee b#doh makanya membuat tubuhnya terluka.

Foto: KBS
Foto: KBS

Sesampainya di luar Segi menghapus foto yang diambil oleh reporter Lee. Klo sampai itu terulang lagi maka ia akan membawanya ke polisi. Dan saat reporter Lee menunjukkan kepalanya dan mengklaim kalo ia lah korbannya, Segi malah mau membawanya ke pengadilan.

Sina menemui Segi setelah reporter pergi. Dia nggak tahu kalo Gojin mengalami amnesia. Kalo sampai tahu maka akan terjadi bencana. Sina lalu membayangkan kalo para wartawan datang dan mewawancarai Gojin tentang amnesianya yang akan menghancurkan Gotop. Lah dia jadi kepikiran untuk memberitahu media. Tapi ia juga kan baru separuh jalan memberikan penyiksaan.

Segi menenangkan kalo ia nggak akan membiarkan wartawan mengetahuinya. Karena merasa di rumah sakit nggak aman, ia pun memutuskan untuk memindahkan Gojin ke rumahnya di Seoul. Di sana nggak sembarang orang bisa masuk. Ia juga minta Sina untuk menemaninya.

Foto: KBS
Foto: KBS

Sina pulang tepat setelah Okhi selesai memasak ramyun. Pas sekali. Ia pikir Okhi memasak untuknya. Suho lalu datang. Sina mencurigai kedekatan mereka. Okhi dan Suho sama-sama membantah kalo mereka pacaran dan mengaku nggak tertarik satu sama lain.

Tapi rupanya bukan itu yang Sina pikirkan. Ia pikir Okhi membantu Suho mengikuti audisi. Ia melarang Suho untuk melakukan hal yang mustahil. Gimana kalo ayah sampai tahu. Suho sendiri ingin mmenjadi seorang aktor. Sina melarang dan menyuruhnya untuk ikut ujian PNS aja. Ia lalu mendorong Suho dan mengusirnya keluar.

Suho dan Okhi saling mengirim pesan maaf dan memanggil chagiya.

Sina menemui Okhi ternyata untuk memintanya minta jimat ke cenayang untuk nasib buruk. Ia akan menempelkannya ke rmah Gojin agar ia mengalami nasib yang paling buruk.

Foto: KBS
Foto: KBS

Bersama Okhi, Sina datang ke rumah Gojin dan menata barang-baragnya agar tampak kalo mereka tinggal bersama. Ia juga menyiapkan kamarnya sendiri. Setelah semuanya selesai mereka duduk di sofa dan beristirahat. Sina mendengar suara dan berpikir kalo gojin sudah datag tapi Okhi bilang itu suara dari penghuni di bawah yang juga pindah hari ini. Mereka juga melihanya. Ia menasehati Sina agar menjadi tangguh dan mensugesti diri sendiri kalo ia adalah tunangannya Gojin. Sina memejamkan matanya dan mengatakannya beberapa kali. Oh ia lupa sesuatu. Jimatnya,,,

Gojin sendiri masih di perjalanan. Dikasih tahu sama Segi tentang pekerjaannya malah membuatnya terbebani. Segi juga menceritakan latar belakang Gojin yang hanya tamatan SMA tapi mampu menjadi pengajar terbaik di Korea dengan IQ 190. Gojin pikir itu membutuhkan proses yang rumit. Jujur hal itu membuatnya takut. Segi lalu memberitahu tentang wawancara yang harus Gojin lakukan besok. Gojin nggak yakin bisa melakukannya tapi Segi menenangkan kalo ia akan selalu di sampingnya.

Foto: KBS

Soyong datang ke kantornya, Baek Edu. Sekretrisnya datang dan melaporkan kalo Gojin beneran mengalami amnesia karena efek samping anastesi. Soyong malah merasa kalo itu takdir bagus. Gojin melupakan hubungan cinta mereka dan melupakan mereka yang putus cinta. Artinya mereka bisa mulai dari awal lagi. Ia nggak sabar untuk kembali ke rumah itu.

Foto: KBS
Foto: KBS

Sampai rumah Gojin dikasih kejutan pesta penyambutan sama Sina. Ia juga menunjukkan jimat penangkal nasib buruk agar Gojin senantiasa terhindar nasib buruk. Kejadian yang terakhir kalo benar-benar membuatnya syok. Mendadak Gojin merasa sakit kepala. Sina nggak nyangka kalo jimatnya sangat ampuh.

Mereka membawa Gojin ke kamar untuk beristirahat. Sina bahkan dengan penuh perhatian memijat lengan Gojin yang pasti kelelahan menggunakan kruk. Segi lalu pamit. Ada banyak pekerjaan yang harus ia urus. Ia minta Sina untuk menjaga Gojin. Dan besok ia juga minta agar Sina membantu Gojin agar amnesianya nggak ketahuan.

Gojin kaget banget sampai jatuh dari tempat tidur gegara lihat foto wajah Sina yang sedang menatapnya tajam.

Foto: KBS
Foto: KBS
Foto: KBS

Malamnya Gojin nggak bisa tidur dengar suara ketukan keras di luar. Ia keluar dari kamarnya dan melihat Sina sedang mencincang sesuatu di dapur. Rupanya ia memotong kepala ikan makarel untuknya. Katanya itu bagus untuknya karena mengandung omega 3.

Gojin ketakutan dan kembali ke kamarnya. Nggak lama kemudian Sina datang ke kamarnya dan mengajaknya makan. Ikan makarelnya sudah siap. Dan masih ada banyak yang masih mentah. Gojin nggak bisa menahannya dan lari ke toilet untuk muntah. Di luar Sina berlagak khawatir dan pamit untuk membeli obat.

Bukannya ke apotik, Sina malah ke minimarket dan minum di sana. Poster dokter memanggilnya dan memintanya untuk mempersiapkan diri karena ia ada di stadium akhir. Mendadak dokternya ada banyak hingga membuat Sina menjadi frustasi. Ia menangis lalu tertawa. Karyawan minimarket sampai khawatir melihatnya.

Foto: KBS
Foto: KBS

Paginya Sina mengantar Gojin ke kantor. Ia masih saja ngomongin soal ikan dan mengajak Gojin untuk makan ikan makarel lagi nanti. Makarel panggang. Gojin jadi mual lagi padahal cuman denger doang. Sampai di kantor Gojin mebuat petugas keamanan dan ahjumma kebersihan bingung karena Gojin secara ajaib menyapa mereka ramah. Nggak mau mereka makin bingung, Sina pun menarik Gojin menuju lift.

Ahjumma kebersihan mengirim pesan ke 3 mantan sekretaris Gojin kalo pak Nol Adab hari ini ke kantor.

Sementara itu Gojin menambah daftar orang yang bingung dengan sikapnya. Ia menyapa semua karyawannya sambil senyum. Akhirnya Gojin sampai di ruangannya. Pun itu juga nggak membantunya untuk ingat. Segi datang. Ia bicara dengan formal karena mereka ada di kantor. Ia memberitahu tentang wawancaranya yang akan di lakukan di atas. Wawancara di tempat terbuka akan membuatnya nggak terlalu gugup. Ia juga memberikan ponsel baru untuk menggantikan ponsel Gojin yang rusak.

Foto: KBS
Foto: KBS

Pak Kim masuk dan menanyakan keadaan Gojin pasca kecelakaan. Ia nampak sangat khawatir. Gojin menyebutkan nama pak Kim dn semua tentangnya sampai membuat pak Kim terharu. Lah padahal Gojin hanya menghapalnya setelah melihat profilnya.

Segi menarik pak Kim untuk pergi karena Gojin akan bersiap untuk wawancaranya. Gojin minta Segi untuk memulihkan ponsel lamanya karena ia ingin melihat foto-foto pertunangannya. Pak Kim kaget. Segi sama Sina juga. Dengan penuh bangga Gojin pun memperkenalkan tunangannya pada pak Kim, yaitu Sina.

Sampai di luar pak Kim merasa nggak aneh Sina mampu bertahan selama setahun menjadi sekretarisnya Gojin. Karena mereka saling menyukai. Segi memintanya untuk merahasiakannya. Pak Kim menenangkan dan sesumbar kalo ia pandai menjaga rahasia.

Foto: KBS
Foto: KBS
Foto: KBS

Sina mengantar Gojin ke tempat untuk wawancara. Ia juga menyajikan minuman. Alih-alih air putih, Gojin minta disiapkan jus. Terpaksa Sina pergi untuk membelikannya. Saat kembali ia bertemu dengan Ma Enjong yang menyindirnya jadi terpilih bekerja untuk Gojin di rumahnya. Sina nggak bisa bilang apa-apa dan hanya menatap tajam Ma Enjong.

Setelah Ma Enjong pergi, Sina memanggilnya dan memintanya untuk bicara. Sina menyiram Ma Enjong dengan jus nggak suka Ma Enjong merendahkannya. Ia menunjukkan ponselnya dan memberitahu kalo ia tadi merekamnya dan mengancam akan menunjukkannya pada Daepyunim.

Ia tahu Ma Enjong nggak menyukainya karena ia menolak melaporkan keseharian Gojin. Ia mengingatkan aturan pertama seorang sekretaris, nggak boleh membocorkan masalah Daepyunim apapun yang terjadi. Ma Eunjong mengancam akan membuat Sina diusir dari perusahaan dan akan membuatnya nggak akan bisa bekerja di industri itu lagi. Sina nggak merasa takut sama sekali dan menantangnya untuk melakukannya.

Dalam wawancaranya Gojin bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Sampai saat reporter bertanya tentang ciri-ciri pelaku yang menabraknya. Mendadak Gojin jadi merasa sesak dan akhirnya jatuh. Sina yang baru datang langsung mendekat khawatir.

Foto: KBS

Akhirnya Gojin sadar di ruangannya. Sina sedang pergi membeli obat karena Gojin nggak mau dibawa ke rumah sakit. Ma Enjong datang dan mengaku mengkhawatirkannya. Seperti pada pak Kim, Gojin menyebutkan semua tentang Ma Enjong. Segi megalihkan dengan menyinggung tentang baju Ma Enjong yang ketumpahan minuman. Ma Enjong bilang itu karena kucing liar dan ia akan mengusirnya. Heh? Ma Enjong lalu mengalihkan dengan mengungkit tetang Sesi informasi ujian masuk 3 hari lagi.

Para staf pengajar membicarakan tentang pingsannya Gojin sampai sesi informasi ujian masuk. Pak Kim seperti nggak suka mereka membicarakannya dan pergi. Dan ternyata 3 mantan sekretaris menguping apa yang mereka bicarakan. Pak Nol adab pingsan?

Foto: KBS

Segi berusaha menghentikan Ma Enjong tapi orangnya malah duduk di dekat kaki Gojin dan bahkan menepuk bagian yang sakit. Akhirnya Segi bilang kalo ia yang akan melakukannya. Ma Enjong pikir itu nggak bisa karena para orang tua ingin melihat Gojin. Ia lalu punya ide untuk menampilkan Gojin di akhir. Akhirnya Gojin mengatakan kalo ia akan melakukannya.

Ma Enjong kembali ke mejanya. Ia merencanakan untuk membuat Gojin terkesan padanya lalu akan membuat Sina dipecat. Ia juga akan membuat Sina nggak bisa lagi menginjakkan kaki di industri ini lagi.

Foto: KBS

Ahjumma kebersihan bicara dengan 3 mantan sekretaris di toilet. Mereka membicarakan tentang Gojin yang pingsan saat wawancara. Tapi kenapa pelakunya masih belum bisa ditangkap? Ternyata malam itu salah satu dari mereka merusak kamera CCTV dan semua lampu yang ada di sana. Ia juga melihat Sina datang. Mereka jadi berpikir kalo ada apa-apa antara Gojin dan Sina makanya Sina nggak dipecat setelah 3 bulan bekerja.

Ahjumma kebersihan membantahnya. Kalo itu beneran maka ia akan memakan topinya sendiri.

Seseorang yang nggak dilihatin mukanya sedang merangkai bunga mawar. Setelah selesai ia memasukkan pisau ke dalamnya.

Foto: KBS
Foto: KBS

Hari ini adalah hari sesi informasi ujian masuk Gotop. Banyak sekali yang datang. Di antaanya ada Soyong juga. Staf pengajar suga pada sibuk mempersiapkan segalanya. Sina membantu Gojin merapihkan dasinya. Lah kok malah membuatnya sesak. Ia juga menyiapkan kopi hangat untuk Gojin. Mereka lalu kedatangan Park Yangtae. Seperti biasa Yangtae menyombong dan mengungkit Gojin yang dulu adalah petugas kebersihan di tempatnya. Gojin mengabaikannya dan minta Sina untuk membawakannya jus.

Seseorang masuk ke karaoke Sangan. Ternyata itu adalah tempat judi. Di sana juga ada Kangmin. Ia kalah dan mengamuk bilang kalo lawannya curang. Akibatnya ia diusir dari sana. Ia lalu minum di sebuah kedai kecil. Ia mencoba untuk nelpon seseorang tapi nggak dijawab. Ia marah dan melempar ponselnya. Mendadak seseorang mengirim pesan menyuruhnya untuk pergi karena ia tahu apa yng dilakukannya. Ia juga memberitahu kalo Gojin mengalami amnesia.

Seseorang membawa bunga yang ada pisaunya masuk ke ruangan yang baru ditinggalkan oleh Sina. Gojin lalu masuk. Ia melihat pisau itu dan mengambilnya.

Foto: KBS
Foto: KBS

Di luar Sina bertemu dengan Soyong. Keduanya sama-sama nggak nyangka akan ketemu lagi. Sina memberitahu kalo ia di sana untuk urusan pekerjaan. Soyong menebak kalo Sina bekerja di Gotop dan ia seorang instruktur.

Sina membantah tapi suatu saat nanti mungkin ia akan menjadi instruktur. Kalo Soyong ingin melihat Gojin. Konon katanya kalo mereka ingin anak-anak mereka masuk kuliah harus mendengarkan Noh Gojin. Sina kaget karena Soyong tampak masih sangat muda untuk punya anak yang sudah SMA. Soyong hanya tersenyum dan bilang sebentar lagi ia mungkin akan punya banyak anak.

Kangmin menemui Gojin untuk memastikan kalo ia beneran amnesia. Dengan alasan salah masuk ia berniat untuk pergi karena Gojin nggak mengenalinya. Gojin menahan. Ia menemukan tiketnya ke Buenos Aires dan bertanya ia mau berlibur apa kabur? Ia melihat Kangmin gemetar seperti habis melakukan kesalahan. Kangmin membuka pintu tapi Gojin menahannya dengan kruknya. Ia lalu menceritakan sebuah kisah lucu. Orang-orang menganggap amnesia itu seperti flu yang bisa terjadi kapanpun. Itu karena mereka sering nonton sinetron. Ia lalu bertanya apa Kangmin juga berpikir seperti itu? Kangmin si penjudi???? Kangmin kayak kaget dengar Gojin mengetahui namanya.

Bersambung…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like