Drama Korea

Bossam: Steal the Fate Ep 5 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bossam: Steal the Fate Episode 5 Part 1, Jika ingin menemukan full recap-recapnya baca langsung pada tulisan yang ini. Sedangkan untuk melihat cerita dari Episode Sebelumnya ada di link ini.

foto: MBN

Dae yop menghadang Ba wu dan mengarahkan pedang padanya. Putri menghalangi.  Ba wu memarahinya apa kamu ingin mati? Dae yop memarahi ba wu karena bicara santai pada putri.  Lantas putri minta Dae yop menyarungkan pedangnya dan nyuruh Ba wu pergi bersama Cha dol dulu.

foto: MBN

Putri cerita pada Dae yop bahwa ba wu menyelamatkan nyawanya saat dia mau bunuh diri. Dae yop membantah jika bukan karena Ba wu putri nggak akan melakukan itu. Putri minta demi dirinya Dae yop anggap tak melihat Ba wu. Sebelum pergi ba wu ingin tahu rencana putri tapi putri nggak menjawab.

foto: MBN

Putri minta dae yop menganggapnya sudah nggak ada lagi di dunia tapi dae yop nggak bisa dia ingin membawanya pulang. Mungkin putri sudah mati bagi ayahnya dan dunia tapi nggak buat dae yop.  Baginya putri orang yang paling berharga untuknya dan tak tergantikan. Tetapi bagi putri demi dae yop dia nggak bisa kembali.

foto: MBN

Putri mengingatkan hari pertama mereka bertemu bahkan sampai hari ini masih segar diingatannya.  Kilas balik saat itu dae yop kecil diperkenalkan sebagai teman bermain putra mahkota tetapi sepertinya putra mahkota nggak menyukainya mmembuang panah dan meninggalkannya. Lalu putri menghampirinya dan menganggapnya sebagai teman bermainnya. Putri memperkenalkan namanya putri Su Gyeong.

foto: MBN

Saat remaja mereka berlatih lanah sungguhan.  Dayang jo dimarahi kedua pengawal dan disuruh menghentikan mereka.  Putri saat itu mengajari dae yop memanah.

foto: MBN

Setelah dewasa dae yop saat itu menemani putri melukis. Dia dihukum putri untuk memanah sesuatu tapi dia nggak bisa. Bagi dae yop itu bukan hukuman tapi hadiah bisa menemani putri. Putri menunjukkan lukisan dirinya dan dae yop sedang bermain anak panah. Dae yop pikir itu berlebihan.  Putri nyuruh dia diam lalu mencoret coret dagunya.  Dae yop terus menatapnya. 

foto: MBN

Bagi putri Dae Yop akan diingat sebagai pria yang menggetarkan hatinya sebagai seorang gadis.  Untuk bertahun tahun ke depannya citranya sebagai orang yang berjuang dan menderita demi dirinya ada hal yang ingin dihapus putri dari ingatannya. 

Dae yop minta maaf nggak bisa mendengarkan permintaannya yang hidup seperti itu dan berdiri di hadapannya sekarang seperti dahulu.  Dae yop nggak bisa melihatnya sebagai orang mati dan hanya mengingatnya dalam kenangan.

foto: MBN

Jika dia bersikeras hidup sebagai orang mati maka dae yop juga harus begitu.  Jika putri sungguh melakukan itu demi dirinya mohon turuti permintaannya.  Jika pandangan dunia membuatnya takut dia akan sembunyi. Jika pedang ayahnya membuatnya takut dia hanya berharapakan dibunuh oleg pedang itu bersamanya. 

foto: MBN

Putri bingung apa yang harus dilakukannya. Dia ngerasa dae yop mendorongnya ke jurang yang lebih dalam dan curam.  Dae yop mengatakan di samping tebing di tempat putri kesepian dae yop akan berdiri di sampingnya.

foto: MBN

Cha dol bilang pada ayahnya dia ingin bertanya pada dae yop.  Ba wu memarahinya apa cha dol ingin mati, kau tak tahu pria macam apa dia? Cha dol menangis keras.  Dia mengira putri akan mati.  Ba wu nggak ngerti kenapa putri harus Mati? Cha dol pikir itu karena putri pulang ke rumahnya. Ba wu marah lagi pada cha dol karena minta ayahnya membawa putri.  Akhirnya ba wu bersedia.

foto: MBN

Putri nggak mengerti kenapa Dae yop sefrustrasi itu. putrikhawatir terjadi sesuatu akibat kecerobohannya. Dae yop nggak peduli.  Andai itu kematian dia akan menggantikan putri.  Dan andai mustahil dae yop akan mati bersamanya. 

foto: MBN

Tiba tiba ba wu menyerang Dae yop.  Dia salah paham mengira Dae yop akan menyaakiti putridanBa wuu menuduhnya akan membawa putri ke ayahnya. Selagi mereka bertarung putri disergap dan dibawapergi anak buah Tuan Li.

foto: MBN

paraprajurit membaw putri ke hutan dan akan membunuhnya.  Saat itu orang suruhan raja mengikuti mereka. Orang itu teringat pesan raja untuk membawa bukti penasehat negara kiri membunuh putri Hwa in.  Para prajurit melihatnya. Mereka pun bertarung.  Saat penjaga lemah putri kabur.

foto: MBN

Ba woo melihat putri dipukul para prajurit hingga pingsan. Lalu ba woo menyerang para prajurit. Dae yop membantunya kemudian dia terluka dan pingsan di depan putri. Tiba tiba putri bangun dan menarik anak panah ke arah para prajurit.

foto: MBN

Cha dol akan menyelamatkan Dae yop di rumahnya.  Ba wu setuju dengan syarat begitu dia bangun tugas ba wu selesai.  Lalu ba wu ngajak berpisah sesuai keinginan masing masing.  Putri dilarang beralasan dae yop sakit untuk tinggal lebih lama.

Jika ternyata bukan seperti itu putri sendiri yang akan mengirimnya pergi.  Cha dol panik ngira Dae yop nggak bernafas. Lalu ba wu menggendong Dae yop di punggungnya. Orang suruhan raja menyaksikan semua itu.

foto: MBN

Raja akhirnya tahu putri Hwa in masih hidup dan putra bungsu Yi I cheom terluka.  Raja mengingat saat itu tuan Li ingin menjodohkan Hwa in dengan putra keduanya bukan dengan putra bungsunya.  Raja heran karena yang ia dengar dari selir So yang membuat Hwa in tergila gila adalah putra bungsunya. Tuan li bilang Dae yop menderita impoten.  Raja tertawa tak percaya.

foto: MBN

Kini raja menyadari kisah impoten bisa saja menjadi kisah kebohongan yang lain.  Apakah ada alasan bagi putra bungsunya untuk tak menikahi Hwa in?  Raja bertanya. Rajae menyuruh memantau setiap detail yang bisa tentang putra bungsu Yi I cheom. 

foto: MBN

Tabib mengobati luka tusuk di punggung Dae Yop. Sementara ba wu memasak obat.  Putri tersenyum melihatnya.  Tabib menyuruh mereka mengawasi Dae yop.  Dan memberinya makanan semacam ginseng liar.Sepertinya tabib ingin mereka membeli ginseng liar darinya.  Putri mengiyakan.  Ba wu keberatan tapi membayarnya juga.  Putri hampir bersumpah akan membayarnya atas nama kerajaan ayahnya tapi kemudian ia meralat ucapannya.

foto: MBN

Raja membutuhkan orang yang bisa diandalkan dari faksi barat. Kebetulan dayang kim mengenal seorang anak di sekitarnya yang punya hubungan dengan faksi barat. Melalui anak itu mestinya dia bisa menemukan seseorang.  Dia putri Lee Gwi, walikota Pyeongsan.  Dia menjanda  di usia dini.  adik dari mendiang suaminya adalah pembaca wajah Kim Ja Jeom cucu dari Kim Eok Ryeong gubernur provinsi Gangwon.

foto: MBN

Raja ingat,  Diakan yang kau minta naikkan pangkat beberapa hari Lalu? Dayang Kim menjelaskan dia mengontrol keserakahannya bijaksana dan rumor tentang dia bagus.  Karena itu dayang kim memintanya.  Raja pun dipertemukan dengan orang itu.

foto: MBN

Raja memberitahu ada tempat yang ia dambakan tetapi dia tidak punya anak panah. Apa yang harus kulakukan.  Kim ja jeon memohon pada raja untuk memanfaatkannya sebagai anak panah.  Dia akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memenuhi target raja. Raja memberi tugas untuk memindahkan kuburan Hwa in. Meski penasehat negara kiri akan menghentikannya,  Kim Ja jeon akan memenuhi perintahnya.

Najwa Aulia