Blue Birthday Ep 16

Foto : Drakor.id

Pertemuan pertama HaRin SeoJunJi saat keduanya berumur 8 tahun. Seojunji baru pindah dan akan bersekolah di sd seoyeon. Sampai jumpa lagi adalah perjanjian pertama Seo Jun dengan HaRin.

Foto : Drakor.id

Ternyata SeoJun yang tertusuk di perutnya dan mengalami pendarahan.  HaRin mengikuti ambulan yang membawanyake rumah sakut.  HaRin menangis. SeoJun minta maaf harus melanggar janji itu.

Foto : Drakor.id

Episode 16 Ulang tahun Kesedihan.

Pukul 7.30 11 juni 2011 (sabtu) meskipun HaRin tidak bisa mendengar deringan di telinga lagi setelah hari ini.HaRin teringat saat Seojunji memintanya meninggalkan sekolah karena HyeMin kabur dari kantor polisi dan akan kembali ke sekolah. Seojun janji akan menemukan buktinya. HaRin tersadar SeoJunlah yang telah mengubahnya tapi kenapa? HaRin tanya tanya sendiri kenapa seojun melakukan itu.

Foto : Drakor.id

Polisi meminta HaRin ke kantor polisi atas permintaan HyeMin agar mau bicara. Jika HaRin tidak datang hyemin tidak akan berbicara. Kedua polisi akan masuk ke ruang investigasi bersamanya. Jadi HaRin tak perlu khawatir. Polisi satunya bilang jika HaRin tidak bersedia tidak oerlu memaksakan diri.

Foto : Drakor.id

HaRin dipertemukan denganHyeMin.  HaRin ingin tahu alasannya memanggil dirinya. HyeMin dengan santai mengatakan dia hanya ingin tahu seojunji sudah mati apa belum. HaRin mengatainya orang gila yang anti sosial.

Hyemin hanya merasa sangat lucu karena Seojun membujuknya untuk menyerahkan diri atau semacamnya.  Dia pikir dia siapa? Hyemin mengatakan Seojun juga punya kesempatan namun apa gunannya? Bagaimanapun dia tidak bisa melakukannya.

Foto : Drakor.id

HyeMin menceritakan dia menusuk perut SeoJun.. Hyemin seperti menyesal bukannya menusuk lehernya.  Tapi itu masih cukup layak untuk dilihat.  Satu satunya penyesalan yaitu polisi datang terlalu cepat. HyeMin pikir seojun tidak menganggap serius hidupnya. Baginya hidup HaRinlah yang yang terpenting. jadiHyeMin akan terus mengincar HaRin sampai dia mati. Dengan begitu Seojun menjadi tidak bahagia.

Foto : Drakor.id

HyeMin mengingatkan HaRin dia terjebak di sana bukan berarti semuanya akan berakhir. Hyemin akan pergi menemuinya lagi setelah keluar dari penjara seperri waktu itu. HaRin boleh menantikannya. HaRin membalas HyeMin juga tidak bisa menghindarinya. Itulah biaya untuk kembali ke masa lalu. HyeMin tak percaya apa yang dikatakan HaRin sama dengan SeoJun. 

Foto : Drakor.id

HaRin percaya HyeMin akan membayar harga yang paling menyakitkan meskipun keberuntungan membuatnya bisa bersembunyi.  HaRin akan pastikan dia membayar harga yang pantas didapatkannya.  HyeMin bisa menantikannya juga. Hyemin sombong akan menunggunya.

Foto : Drakor.id

HaRin galau saat Ibu SeoJunJi meneleponnya. Meskipun berbicara seperti itu pada hyemin namun sebenarnya dialah yang takut karena tidak tahu kemalangan macam apa yang akan kita hadapi.

(Jika kau tidak ada di dunia ini…bagiku itulah kemalangan yang terbesar.

HyeMin akan dibawa dengan mobil polisi tetapi dia mencoba melepaskan diri dari polisi dan mencoba kabur.  Tiba tiba dari arah berlawanan mobil melaju dengan cepat.  HyeMin yak sempat menghindar.  Dia pun tewas tertabrak di tempat.

Foto : Drakor.id

Sementara itu kemalangan untuk Hyemin tetapi keberuntungan untuk SeoJun. Akhirnya Seojun sadar dan baik baik saja. HaRi. Mendengarkan musik bersamanya.  Mereka terlihat bahagia.

Foto : Drakor.id

Sembilan bulan kemudian.

SujinDo mengagetkan HaRin saat sedang menunggu Seojunji. SuJin menggodanya. SuJin tanya tanya kenapa dia dan Seojun belum berpacaran. SuJin menyarankan HaRin langsung mengaku saja. 

HaRin minta Sujin tidak peduli. HaRin akan mengurusnya. SuJin dan Ui yeong kim terus menggodanya membuat HaRin kesal. Eun Seong sepertinya akan mengatakan sesuatu tapi tak jadi.

Foto : Drakor.id

Eun Seong mau pergi tapi balik lagi.  Dia memberitahu mendengar percakapan Seojun san HaRin di ruang fotografi. Dia ingin memastikan kebenaran jika HaRin dari masa depan. Dia juga ingin tahu apakah dimasa depan mereka masih berteman? HaRin membenarkan di masa deoan mereka adalah teman terbaik. Eun seong mengerti. Dia nyuruh HaRin mengakui perasaannya pada SeoJun. Jangan meninggalkan penyesalan.

Foto : Drakor.id

SeoJun akhirnya muncul.  HaRin menyatakan perasaannya dan mengajaknya berpacaran. SeoJun tertawa dan sudah menduga HaRin akan mengakuinya dahulu. Namun SeoJun setuju mereka berpacaran.

Foto : Drakor.id

Suara HaRin,  saat 10 tahunku yang kosong itu kenangan kenangan itu sekarang mulai kembali ke posisi yang benar. Seojun akhirnya mau berfoto dengan keempat sahabatnya. Juga bersama kedua orang tuanya.

(Bukan ingatan aneh yang muncul kembali)

Foto : Drakor.id

Ui yeong Kim akhirnya diterima di universitas Seoyeon pada pendaftaran gelombang pertama. Ketiga sahabat dan pacaranya ikut senang.

(Kenangan berharga yang ditulis dari awal)

Foto : Drakor.id

HaRin membelikan untuk SeoJun.  HaRin menceritakan menciba aroma parfum sampai indera penciumannya tidak bekerja lagi. Pada akhirnya masih merasa parfum itu yang dibelinya masih yang berarima terwangi. Seojun menyemprotkan di pergelangan tangannya dan mencium aromanya.  Dia yakin parfum itu aromanya sangat tak tergantikan.  Seojun sangat menyukai aromanya.  HaRin ikut senang.

(masih ada takdir berharga bertemu sekali lagi)

Foto : Drakor.id

HaRin mulai bekerja pertama kali di pusat kesehatan hewan revan dan bertemu dua rekannya. 

(Salah satu halyang paling membahagiakan itu…menjadi lebuh bahagia dengan seseorang yang dicintai)

Foto : Drakor.id

SeoJun akan makan bersama ibu dan ayahnya. Ibu perasaannya menjadi lebih baik melihat seojqun bahagia. SeoJun ingin tahu apa ibunya masih mengingat masalah kakaknya. Hari itu ibunya terlihat sedih.  Ibu mengakui jika sedikit lebih memedulikan hyemin apakah akan berbeda atau tidak.  Ibu berharap seojun tidak membebani diri sendiri dan mengekspresikan diri. 

Foto : Drakor.id

Sepertinya Seojun memilih menjadi fotografer sesuai bakat dan minatnya. Seojun merasa berkat ibunya dia menjadi bahagia. Seojun mengatakan kepada ibunya mereka memiliki masa lalu yang menyakitkan tetapi ke depannya akan selalu bahagia bersama karena masih jauh untuk mengisi waktu sampai penuh.

Foto : Drakor.id

SeoJun menceritakan pada HaRin tentang pertemuan dengan ibunya kemarin mereka mengibrol sangat senang meskipun ibunya banyak menangis karena senang merasa telah menerima waktu yang tidak berani diharapjan dalam hidup ini.  HaRin pikir masih bagus.  Seojun membenarkan. Bukahkah kita juga membayangkan yang seperti ini… barulah begitu bekerja begitu keras?

Foto : Drakor.id

Seojun bilang. Tidak peduli apakah itu kau atau aku. HaRin membenarkan memang sanfat menderita.  Berapa banyak foto yang telah kita bakar? Kau sudah pasti lebih banyak dariku.  Seojun menceritakan untungnya tidak semuanya bisa digunakan untuk kembali ke masa lalu.  Kalau tidak mungkin kita akan hidup di tahun 2011 di sepanjang hidup kita. 

HaRin menyahut itu akan menjengkelkan. Ini kenangan yang telah kita kumpulkan dengan susah payah. Jika dipikir pikir sekarang meskipun masih ada pilihan yang disesali. 

SeoJun membalas,  bahkan jika kita kembali ke masa lalu lagi… kita masih akan membuat pilihan yang sama.  HaRin tanya apakah sungguh akan seperti itu?  Seijun membenarkan.

Tidak peduli bagaimanapun bukankah kita sudah menjadi bahagia? Jadi apa yang kau perbuat semuanya itu pilihan yang tepat.  Lihatlah cincin yang kau pilih.  Sangatlah indah. 

Foto : Drakor.id

HaRin mengingatkan kembali di perjalanan waktunya dan hyemin tanggal 10 juni 2011. Saat SeoJun terluka parah polisi datang sangat cepat.  Itu karena HaRin sengaja membuat kemacetan di jalan dengan menolong anak anjing. Polisi yang sedang mengejar hyemin berhenti dan memanggil ambulan. SeiJun segera dibawa ke rumah sakit. 

Pilihan tidak memiliki jawaban yang benar namun satu hal yang bisa diyakini… pilihan yang paling tidak meninggalkan penyesalan yaitu mendekati pilihan yang tepat. 

Menurut SeoJun saat itu jika polisi datang sedikit telat tidak akan berkesempatan mencium HaRin sama sekali.  HaRin tanya apa itu juga pilihan? SeoJun ingin itu dianggap benar saja.

Langkah langkah kaki seseorang yang tidak diperlihatkan wajahnya menuju studio foto pria tua dan meletakkan kamera didepannya. Pria tua itu tersenyum.

Seseorang juga ada film dan kamera yang dapat melakukan perjalanan waktu.

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Penthouse Ep 12 Part 2
Read More

Penthouse Ep 12 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Penthouse Episode 12 Part 2, Kamu langsung dapat baca daftar selengkapnya di tulisan yang ini…
Youth of May Ep 1
Read More

Youth of May Ep 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Youth of May Episode 1, Kalian bisa simak juga daftar selengkapnya ada di tulisan yang…
Read More

Yumi’s Cells Ep 3 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Yumi’s Cells Episode 3 Part 2, Jika Kalian ingin melihat full recapnya tersedia lengkap di…