Blue Birthday Ep 15

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Blue Birthday Episode 15, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya juga gaes.

Foto : Drakor.id

Seojun masih menangisi HaRin. Sepertinya Seojun berharao iru hanyalah mimpi. Sesuatu yang berakhir setelah bangun tidur. HaRin dibawa tim medis.  Seojun menangis meraung raung memanggil manggil namanya.

(Jika ini bukan mimpi aku harus bagaimana?)

Foto : Drakor.id

Eposide 15 menghilang.

SuJindo dan teman teman menangis saat guru di kelas memberitahu kecelakaan yang menimpa HaRin. Guru meminta mereka mendoakan Agar HaRin bisa tenang. Sujin teringat HaRin sahabat terbaiknya.

Foto : Drakor.id

Eun Seong juga ikut bersedih.  Di ruang fotografi dia menatap sebuah foto mereka berlima. Ui yeong kim masuk dan merasa menyesal tidak menuruti HaRin saat meminta foto itu.

Ui yeong kimhanya ingat bagaimana ia menganggunya dan bercanda dengannya. Jika tahu begitu dia akan meminta maaf. Ui yeong sangat suka berteman dengannya. Terima kasih sudah berteman dengannya.  Ui yeong kim pun menangis.

Foto : Drakor.id

Eun seong sebenarnya juga menangis hanya tertahan. Jika tahu begitu harusnya dia mengatakn dengan hujur pernah suka HaRin.

Foto : Drakor.id

Ibu Hyemin marah saat polisi datang ke rumah sakit. Ibu bilang hyemib mati otak. Meski sekarang dia hidup dia bukan orang yang hidup. Polisi bilang memahami perasaannya. Tetapi bibi menolak hyemin dikatakan sebagai tersangka.  Mungkin dia tidak akan sadar selamanya. Ibu juga tak tahu apa yang harus dilakukannya.

Foto : Drakor.id

Polisi merasa benar  benar kacau karena satu orang meninggal dan satu lagi dinyatakan mati otak.  Polisi menyesali seharusnya jendela kamar mandi ditutup sejak lama. Dia takut ditegur atasannya. Polisi satunya mengajak pulang dan menyelesaikan kesaksian saksi yang tersisa.  Seojun mendengar pembicaraan mereka.

Foto : Drakor.id

Seojun akan masuk ke kamar rawat kakaknya tapi tak jadi saat melihat ibunya menangis menyalahkan diri sendiri. Seojun merasa semuanya tidak pada tempatnya.dan bertanya tanya sendiri kapan dimulainya.

Foto : Drakor.id

Seojun ingat pernah melarang HaRin kembali untuk menyelamatkannya.  Tapi HaRin menolak karena tak bisa kehilangannya lagi. HaRin yakin akan melakukan yang terbaik untik menyelamatkannya dan tidak bisa membiarkannya meninggal.  Seojun sekarang menyesal tidak bisa menghentikan HaRin. 

Foto : Drakor.id

Seojun mulai bertanya tanya sendiri lagi, apa semua ini hanya harapanku yang berlebihan? Seojun mencari satu foto HaRin lagi lalu membakarnya tetapi tidak ada yang terjadi.   Seojun frustrasi. diahanya ingin hidup bersama HaRin. Seojun pikir jika itu semua karena harapannya yang berlebihan seharusnya dialah yang menghilang.

Foto : Drakor.id

Seojun ke ruang cuci foto di mana seharusnya dia meninggal seojun bersiap melukai pergelangan tangannya. Tiba tibamuncul bayangan HaRin membawa kameranya. Seojun teringat saat mengajari HaRin cara menjepit foto juga saat HaRin tak sengaja menjatuhkan kameranya waktu membuka lemari di ruang foto.

Foto : Drakor.id

Seojun kemudian mencetak satu filmlagisatu potret HaRin. Lalu membakarnya. Seojun berhasil kembali ke hari itu saat HaRin kecelakaan. Seojun diberitahu polisi jika Hyemin baru saja kabur. Jika hyemin menemuinya dia harus menghubungi polisi.

Foto : Drakor.id

Kemudian berlanjut saat HaRin memberitahu di sekolah masih ada pisau ukir yang digunakan hyemin. Kakaknya itu akan melakukan sebisanya untuk menghancurkan senjata pembunuhan jadi mereka harus menemukannya lrbih dahulu.

Seojun menyuruh HaRin meninggalkan sekolah karena hyemin melarikan diri dari kantor polisi. Hyemin pasti akan ke sekolah. HaRin ragu mereka belum menemukan bukti itu. Seojun janji akan menemukannya dan minta dia tak khawatir.

Foto : Drakor.id

Seojun minta HaRin keluar lewat pintu utama karena pintu belakang telah ditutup. Seojun juga nyuruh HaRin berdiri di tempat rame agar hyemin tidak bisa mendekatinya. HaRin bingung sendiri.  Dia pikir lebih dari satu orang mencari lebih berpeluang temukan lebih dulu. Lalu HaRin pergi.

Foto : Drakor.id

Seojun mencari Dae yeong lee murid yang menemuka. Pisau ukir kakaknya dan berhasil mendapatkan alat itu.  HaRin menyelamatkan seekor anjing di tengah jalan bertepatan Hyemin keluar dari taksi dan berlari kencang ke sekolah lalu menuju lacinya.  Di sana terdapat catatan bahwa seseorang menunggunya di ruang seni.

Foto : Drakor.id

Hyemin ke ruang seni. Seojun memanggilnya.  Hyemin tak menyangka seojun yang menunggunya. Seojun mengajaknya mengobrol.  Hyemin sepertinya enggan.  Seojun minta meski itu demi ayah ibu dia mohon kakaknya tak begitu lagi. Hyemin merasa bosan dia mengajak bermain yang lebih menarik.

Foto : Drakor.id

Hyemin mengeluarkan jarum ssuntik yang sudahdiberi Seojun tanya apa kakaknya harus seperti itu? HaRin minta dia tidak berbicara omong kosong. HaRin meminta pisau ukir yang dibawa seojun. Seojun ingin tahu apa dia tidak berencana mengubah pemikirannya.

Seojun tahu dia ingin membunuhnya. HaRin mengiyakan. Seojun tanya apa dia juga berencana menyerahkan diri. Hyemin tertawakeras.  Seojun minta dia menyerahkan diri.  Itu pilihan terbaik untuknya.

Foto : Drakor.id

Hyemin tak terima. Kau mengira kau siapa? Seojun menjawab karena aku sama denganmu juga membakar foto.  Masih ada satu hal yang tidak hyemin ketahui. Mengubah masa lalu pasti harus membayar harganya. Hyemin tak percaya, Harga?  Apakah akan mati? Seojun membenarkan.  Dia sudah melihat harga yang telah dibayarkan HaRin. 

Hyemin tak peduli. Lagipula setelah membunuh Seojun dan pacarnya dia akan bunuh diri.  Seojun mengingatkan ibu mereka.  Ibu menjadi sedih setelah Hyemin seperti itu.

Foto : Drakor.id

Hyemin membantah jika ibunya adalah orang yang meninggalkannya dari awal. Seojun meyakinkan ibu tidak meninggalkannya.  Ayah dan ibu sangat mencintainya.

Hyemin menjerit keras menyuruh seojun diam. Seojun mengingatkan jika dia menyerahkan diri sekarang tidak peduli itu harga atau hal lainnya semuanya bisa dihentikan.  Juga memulai dari awal lagi.

Foto : Drakor.id

Hyemin tetap saja ingin membunuh seojun.  Hyemin mengarahkan jarum suntiknya pada seojun. Seojun sendiri berusaha melawannya dengan mendorongnya hingga tubuh hyemin menabrak lemari dan terjatuh.  Barang barang berjatuhan menimpa hyemin. seojun mengkhawatirkannya.

Hyemin melihat pisau ukir terjatuh tak jauh dari seojun. Hyemin akan mengambilnya lebih dulu tetapi keduluan Seojun. Entah siapa yang tertusuk pisau,wajah keduanya terciprat darah.

Foto : Drakor.id

HaRin terus berlari. Pada saat itu dia merasakan kemampuan untuk menyelamatkan satu sama lain. Juga kesempatan untuk mengubah masa lalu yang pernah sisakan penyesalan. Semuanya menghilang. 

Jumlah foto yang dipotret akan berbeda sesuai dengan cara penjepitan film.

Foto : Drakor.id

Intermezzo.

HaRin mengingatkan Seojun lagi hari itu adalah hari ulang tahunnya.  HaRin minta hadiah. Seojun memberinya kunci sepedanya karena tangannya terluka tidak bisa mengendari sepedanya lagi. HaRin heran juga Seojun ingin memberinya sepeda padahal tahu HaRin tidak bisa mengendarainya. Seojun mengerti. 

HaRin merasa dipermainkan.  Seojun bilang dia serius. HaRin kecewa. Seojun bilang hanya bercanda. Nanti akan memberinya hadiah. Seojun mengambil kuncinya kembali. haRin ingin mengatakan sesuatu tapi tidak jadi. Kemudian seojun memotretnya HaRin yang sedang tersenyum.

2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Start Up Ep 5 Part 2
Read More

Start Up Ep 5 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Start Up Episode 5 Part 2, Simak juga gaes untuk tulisan lengkap Episode sebelumnya cek…
Read More

Zombie Detective Ep 11

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Zombie Detective Episode 11, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang…
You Make Me Dance Ep 7
Read More

You Make Me Dance Ep 7

Tentangsinopsis.com – Sinopsis You Make Me Dance Episode 7, Nih gaes untuk melihat daftar link lengkap disediakan selengkapnya…