Blue Birthday Ep 14

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Blue Birthday Episode 14, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya juga gaes.

Foto : Drakor.id

Hye Min sudah membakar sebagian foto.  HaRin terus memegangi kakinya agar bisa kembali ke masa lalu bersamanya. HaRin dan HyeMin kembali pada hari ulang tahun HaRin.

Foto : Drakor.id

HyeMin diinterogasi di kantor polisi. Hyemin menjawab pertanyaan polisi dengan santai tanpa rasa takut sama sekali. Hye Min membantah jika dia bukan pembunuhnya melainkan hanya tersangka. Polisi  minta dia mengakuinya.  Hyemin malah balik menuduh jika dia menjadikannya tersangka sambil mengangkat tangannya yang di borgol. Hyemin bilang ekspresi polisi itu seolah menegaskan dia pembunuhnya. Atau mungkin belum berpikiran begitu.

Foto : Drakor.id

Polisi jadi kesal.  Anaknya mati kau pikir kau di mana? Lelucon apa Itu? HyeMin tertawa keras. Pak Polisi diam menatapnya.  Hyemin membalas, Kau pikir kau siapa? Beraninya memakiku. Apa kau ingin melepaskan seragam polisimu? Pak Polisi sepertinya tak bisa menjawab. Lalu Hye min minta ijin ke toilet.

Foto : Drakor.id

HaRin yang mencari SeoJunJi diberitahu Ui Yeong kim dan Eun seong cha jika SeoJun pulang lebih awal untuk pergi ke rumah sakit karena setelah kakaknya Seojun ditangkap ibunya pingsan.  Eun seong khawtir tanya ada apa karena ekspresinya seperti baru pertama kali mendengarnya. HaRin diam. Lalu menelepon seojunji.

Foto : Drakor.id

Seojun menunggui ibunya yang dirawat di rumah sakit. Kata dokter Ibunya Seojun mengalami bergajala gangguan saraf jadi pingsan saat menerima pukulan besar. Setelah sadar lebih baik membiarkannya tenang untuk sementara. SeoJun melihat panggilan dari hyemin.

Foto : Drakor.id

Hyemin masuk ke toilet menghidupkan kran air hingga terdengar dari luar. Lalu hyemin melihat jendela dan sepertinya kabur lewat sana.

Foto : Drakor.id

SeoJun akhirnya mengangkat telepon HaRin.  HaRin memberitahu kak hyemin kembali ke masa lalu 10 tahun kemudian dengan membakar satu foto lagi.  Setelah keluar dari penjara tidak tahu bagaimana dia tahu HaRin masih memiliki foto. Dia datang ke rumah HaRin. Seojun tak percaya awalnya kakaknya kan sudah ditangkap. Meski kembali juga tidak berguna.

HaRin memberitahu polisi belum menemukan bukti akhir. Sebelum hyemin menemukannya HaRin mengajak menemuaknnya lebih dulu. HaRin bilang bukti itu adalah pisau ukir yang digunakan hyemin.  Dan pasti dia akan mengahncurkannya. Maka mereka harus menemukanya.

Foto : Drakor.id

SeoJun dan HaRin mencari pisau ukir itu bahkan mendatangi guru seni untuk meminjamnya.  Mereka diberitahu pisau itu telah dipinjam anak anak seni ukir jadi keduanya mencari dan bertanya tanya pada anak anak yang menggunakannya.

Foto : Drakor.id

Sementara itu Hyemin telah sampai di sekolah dengan naik taksi. Hyemin langsung lari menuju lokernya dan tersenyum saat melihat obat zoletil masih di sana. Dia melihat HaRin terburu buru dan tersenyum mengejek.

Foto : Drakor.id

Seseorang memberitahu Seojun bahwa HaRin telah menemukan barangnya dan menyuruhnya ke atap. Tanpa curiga Seojun naik ke atap.

Foto : Drakor.id

HaRin akhirnya menemukan pisau ukir itu yang diberikan seorang murid setelah dipungutnya dari perpustakaan. Seojun menelepon Harin tapi belu sempat diangkat.

Foto : Drakor.id

Seojun baru sampai di atap dan langsung disuntik yang sudah diberi zoletil oleh hyemin dari belakang. Harin memberitahu sudah menemukan barangnya.  Pesan itu dibaca hyemin lalu memberitahu seojun diatap lalu mematikan ponsel seojun. HaRin mulai naik ke atap. Ia curiga seojun tiba tiba mematikan ponselnya.

Foto : Drakor.id

HaRin mulai merasakan ada firasat yang tidak jelas. Mengapa firasat yang tidak jelas selalu menjadi kenyataan? Pada titik keberuntungan itu kenapa hasil terburuk selalu menungguku?

HaRin sampai diatap dan melihat Seojun disandera hyemin.  Seojun pingsan.  Hyemin mengarahkan pisau ke lehernya. HaRin hampir menangis melihatnya. Dia minta hyemin tidak seperti itu dan berbincang dengannya.

Hyemin minta barang bukti itu jika tidak dia akan menggores leher Seojun. HaRin minta hyemin meletakkan pisaunya dulu.  Hyemin nyuruh barang buktinya diletakkan di lantai.

Foto : Drakor.id

Hyemin menyuruh menendangkan pisau ukir itu ke arahnya. HaRin menurut. Dia ingin memohon untuk seojun tapi hyemin menipunya.  Dia sama sekali tak ingin melepaskan seojun.  HaRin menangis.  Sebenarnya krnapa kau seperti ini? HaRin menangis. Seojun tidak melalukan kesalahan apapun. 

Foto : Drakor.id

Hyemin bersikeras,  bagaimana tidak melakukan kesalahan? Menikmati kebahagiaan orang lain juga harus membayar harganya. Hyemin hampir menusuk Seojun. HaRin tak mau Seojun tewas seperti yang dilihatnya saat ulang tahunnya . HaRin memohon pada hyemin.  HaRin menangis. Hyemin mengejeknya yang menangis demi Seojun.  Hye mn mengumpat dan marah karena semua orang hanya mengkhawatirkan seojun.

Foto : Drakor.id

HyeMin bilang pada HaRin jika Seojun hanyalah penggantinya. Bukankah aku sudah kembali? Maka dia harus menghilang. Itu baru benar. HaRin merasa hyemin terlihat sangat kasihan.  Jari jari seojun mulai bergerak gerak. Bagiamana mungkin seojun bisa menjadi penggantimu? Seojunji iti seojunji dan kau itu kau.

Foto : Drakor.id

HaRin melangkah maju.  Hyemin melarangnya mendekatinya atau dia akan membunuh seojun. HaRin teriak,apa kau begitu benci melihat seojunji bahagia? Itu sebabnya melakukan hal itu?  Hyemin mengancam akan membunuh seojun sambil mengayunkan pisaunya ke arah seojun yang sudah mulai sadar dan menghempaskan tubuh Hyemin hingga tersungkur ke belakang dan menubruk mrja kursi disamping mereka.

Foto : Drakor.id

Hyemin bangun dan berlari sangat cepat sambil mengayunkan pisaunya ke arah seojun.  HaRin yang melihatnya berusaha menghalangi dengan tubuhnya sehingga keduanya terjungkal dari atap.

Foto : Drakor.id

Seojun tentu saja kebingungan.dia tak bisa meraih keduanya. Suara HaRin dengar dengar sebelum ajal orang akan mengingat saat saat yang paling disesalinya.

Foto : Drakor.id

HaRin membayangkan saat ia pertama kali melakukan perjalanan waktu untuk menebus penyesalannya atas kematian seojun dan ia belum sempat mengutarakan perasaannya.  Betapa senangnya dia. Tetapi dia juga kecewa saat seojun melarangnya kembali ke masa lalu untuk menyelamatkannya. (Aku tidak pernah menyesal waktu yang kuhabiskan bersamamu)

Foto : Drakor.id

Hari sudah hampir gelap saat seojun menangis seorang diri. Seojun terus menangis sampai langit berwarana merah.

Saat melakukan perjalanan waktu waktu nyata akan berhenti.

Foto : Drakor.id

Intermezzo.  HaRin sedang belajar naik sepeda sambil dipegangi Seojun. HaRin sepertinya takut minta seojun tidak melepas pegangannya. Tapi dasar seojun tetap saja melepaskan pegangannya.  HaRin mengayuh sepedanya Seojun memotretnya dari belakang. HaRin menoleh.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Read More

Zombie Detective Ep 13

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Zombie Detective Episode 13, Nih gaes untuk spoiler lengkap disediakan pada recap di tulisan yang…
Youth of May Ep 24
Read More

Youth of May Ep 24

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Youth of May Episode 24, Untuk menemukan bagian fuillnya ada pada tulisan yang ini. Sebaliknya…