Bloody Heart Eps 6 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 6 Part 2, Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA DISINI…..

Nyonya Yoon memberitahu Gye Won bahwa Ibu Suri sudah pergi ke Istana Onyang.

Gye Won : Sendirian?

Nyonya Yoon : Ya.

Gye Won : Siapkan kudaku.

Gye Won pun memacu kudanya menuju Istana Onyang.

Ibu Suri tengah melamun. Sorot matanya tampak sedih.

Tak lama Gye Won datang. Gye Won menatap Ibu Suri sesaat, sebelum akhirnya mendekati Ibu Suri. Gye Won meminta Ibu Suri kembali ke istana. Dia bilang, Raja sudah menyesali perbuatannya.

Ibu Suri : Kurasa orang-orang di desa sedang memasak makan malam. Pasti di sana ada para istri yang menunggu suami mereka pulang.

Ibu Suri berbalik dan menatap Gye Won.

Ibu Suri : Aku juga, pernah berpikir akan menjalani hidup yang sederhana. Tapi, pria yang kucintai memintaku menjadi selir kerajaan. Dia bilang harus melindungi negara ini, meski mengorbankan orang tercintanya. Itu benar-benar kejam, bukan?

Gye Won diam saja mendengar itu.

Ibu Suri : Raja memperlakukanku dengan buruk! Dia mengacaukan dunia, tapi kau tetap diam!

Gye Won : Masalah itu sudah selesai.

Ibu Suri : Paduka Raja bukan putraku. Dia mungkin berpikir aku membunuh ibu kandungnya, tapi dia berpura-pura menjadi anak baik agar tak dikecam. Apa kau tahu betapa takutnya aku?

Gye Won : Tak ada yang perlu anda takutkan di dunia ini.

Ibu Suri : Kalau begitu, berhentilah menipuku dan jujurlah. Kau melayaniku. Aku tak akan membiarkanmu membohongiku.

Gye Won : Aku tak bisa memberi tahu anda.

Mendengar itu, Ibu Suri tersenyum pahit.

Gye Won : Semoga Yang Mulia tak perlu tahu semua kecurangan. Jika bisa, aku akan mengubah anda menjadi diri anda yang lama. Anda bahkan tersenyum saat melihat bunga. Andai aku bisa melakukan itu.

Gye Won dan Ibu Suri teringat masa lalu mereka.

Saat itu, mereka bahagia.

Teringat itu, Gye Won melangkah maju. Dia ingin mendekat ke Ibu Suri. Ibu Suri sudah tersenyum, tapi Gye Won tiba-tiba berhenti melangkah.

Tentu saja Ibu Suri kecewa.

Ibu Suri lalu bertanya, apa yang harus dia lakukan.

Prosesi kerajaan dimulai.

Yeon Hee dan Jung mengikuti prosesi itu. Raja datang dan melihat ada dua tandu. Kasim Heo bilang, itu untuk Jung dan Yeon Hee.

Raja : Singkirkan tandu Selir Park!

Semua terkejut mendengarnya. Nam Sang menatap Jung.

Raja : Apa perintahku hanya lelucon! Sudah kubilang aku tak mau melihat Selir Park! Dia ingin mengikuti prosesi padahal kesalahannya belum dimaafkan. Sungguh keterlaluan dan konyol. Singkirkan!

Won Pyo dan Yeon Hee senang melihat itu.

Raja dan Jung hanya bisa saling menatap.

Tandu Jung mulai disingkirkan.

Prosesi dilanjutkan.

Jung menatap iring-iringan kerajaan yang mulai pergi meninggalkan istana, bersama Gye Won.

Gye Won : Apa kau membenci Paduka Raja? Atau sainganmu, Nona Cho? Jika kau ingin membalas penghinaan ini, jadilah Ratu.

Jung : Apa itu alasanmu menempatkanku di posisi ini? Menyuruhku menjadi Ratu untuk menyelamatkanku dari penghinaan?

Gye Won : Ini adalah posisi Ratu. Kau tak akan bisa meraihnya kecuali kau bertekad.

Gye Won pamit dan beranjak pergi.

Yeon Hee masuk ke kamar Raja, diikuti dayangnya yang membawa baki. Dayang meletakkan baki di lantai dan beranjak keluar.

Yeon Hee senang melihat kamar Raja.

Yeon Hee lalu melihat ada kipas di atas meja.

Dia mengambil kikpas itu dan membukanya. Dia membaca puisi yang tertulis di kipas dan tersenyum.

Raja datang dan merebut kipasnya.

Yeon Hee kaget,Yang Mulia! Maafkan aku. Aku menyentuh barang-barang anda tanpa izin.

Raja : Pergilah.

Yeon Hee : Tolong maafkan aku. Karena di luar istana, aku merasa kita pasangan biasa. Aku sangat bahagia, dan aku melakukan kesalahan.

Raja : Tidak. Reaksiku berlebihan.

Yeon Hee : Kipas itu pasti sangat berharga bagi anda.

Won Pyo mendekati Yeon Hee begitu Yeon Hee keluar dari kamar Raja.

Won Pyo : Kenapa kau di luar?

Yeon Hee : Paduka Raja harus pergi jauh besok. Dia butuh istirahat.

Won Pyo : Nona…

Yeon Hee : Aku tahu. Malam pengantin kami ditunda karena pemakaman kerajaan, dan kau ingin aku melakukannya malam ini.

Won Pyo : Nasib keluarga kita bergantung pada kehamilanmu. Begitu kau mengandung anak Paduka Raja, bahkan Ibu Suri tak akan bisa menolakmu.

Yeon Hee : Ayah. Aku benar-benar menyukai Paduka Raja. Aku ingin mengandung anaknya dan menjadi Ratu. Tapi yang melebihi keinginan itu adalah cintaku kepadanya.

Won Pyo terdiam mendengarnya.

Besoknya, Raja tiba di Istana Onyang. Raja berlutut di depan istana.

Raja : Omamama, maafkan aku karena menjadi putra yang tak berbakti.

Ibu Suri keluar.

Ibu Suri : Apa kau mencoba menjadikanku ibu tiri terburuk di dunia? Tolong berdiri.

Raja : Sampai kau kembali, aku akan tetap di sini selama apa pun dan memohon pengampunanmu.

Ibu Suri menatap wajah Raja dari jarak dekat. Dia menantang Raja.

Ibu Suri : Mari kita lihat apakah kau bisa melakukannya.

Raja : Aku bisa melakukannya selama berhari-hari jika perlu. Tapi, orang-orang yang kau sayangi, termasuk Inspektur Park, harus menderita bersamaku. Kurasa itu juga tindakan yang tak berbakti. Malam ini akan turun hujan deras. Aku, raja negara ini, datang untuk mengawalmu. Kedudukanmu akan naik, dan kau akan dihormati. Jadi, kembalilah ke istana sekarang.

Mendengar itu, Ibu Suri luluh dan bersedia kembali ke istana.

Jung duduk di perpustakaan sendirian. Tak lama, Yeon Hee datang.

Jung : Kau terlambat.

Yeon Hee : Dayang menyuruh kita datang dan pergi. Apa itu tak membuatmu kesal?

Jung : Selagi kita mempelajari adat kerajaan, dia guru kita, bukan sekadar dayang istana. Kita punya tanggung jawab sebagai pemegang peringkat junior kedua.

Yeon Hee : Itu hal-hal yang tak perlu kau pelajari jika berniat menjadi ratu.

Yeon Hee lalu bilang bahwa dia tak berniat untuk berbagi suami.

Jung membuka buku di depannya.

Jung : Belajarlah menyembunyikan perasaanmu. Aku mengatakan ini demi kebaikanmu.

Kesal, Yeon Hee membuka kipasnya. Kipas Raja.

Jung kaget melihat kipas Yeon Hee.

Jung : Kipas itu…

Yeon Hee : Apa kau tahu kipas ini?

Jung : Itu milik Paduka Raja…

Yeon Hee : Benar. Dia sangat menyayanginya, jadi, aku membuat kipas yang sama persis.

Yeon Hee memberitahu Jung kata-kata Raja kepadanya malam kemarin soal kipas itu.

Raja : Seseorang yang berharga membuatkannya untukku.

Yeon Hee : Maksud anda, anggota keluarga kerajaan? Jika itu kerabat dekat…

Raja : Seseorang yang tak bisa dekat denganku. Perasaanku, jika semakin dalam, hanya akan meracuni mereka.

Flashback end…

Jung tertegun mendengarnya.

Yeon Hee : Ada apa? Apa ini melanggar peraturan?

Malamnya, Raja berdiri diluar istana, menatap bulan.

Sorot matanya sedih seperti biasa.

Jung juga tengah di taman, ditemani dayang dan pelayannya.

Jung : Apa Paduka Raja sering pergi ke kota dengan menyamar?

Dayang Choi : Kenapa kau bertanya?

Jung : Aku mendengar kabar bahwa dia keluar setiap 15 hari.

Dayang Choi : Itu hanya rumor buatan orang-orang rendahan. Jika Paduka Raja sering keluar, seluruh istana akan kacau.

Jung : Apa belum pernah ada keributan seperti ini?

Dayang Choi : Tak lama setelah mendiang raja meninggal, Paduka Raja menghilang sekitar satu jam. Semua orang mencarinya dengan panik.

Jung : Apa itu hari ke-15?

Dayang Choi : Aku tak yakin, tapi sepertinya begitu.

Jung pun teringat malam itu, ketika dia dan Raja bertemu di jembatan.

Flashback…

Jung tengah menuju Raja di jembatan. Dia bahagia. Tak lama, Tae datang dan melihat Jung sudah datang.

Tae langsung mendekati Jung. Tanpa basa-basi, dia memeluk Jung.

Flashback end…

Jung menahan tangisnya teringat itu. Lalu dia bilang pada Dayang Choi, bahwa dia ingin berjalan sendiri untuk sementara.

Jung : Aku tak akan pergi jauh. Izinkan aku.

Jung jalan-jalan sendirian sambil memikirkan larangan Raja. Raja melarang Jung ikut dengannya. Raja bilang Jung takkan bisa. Tapi Jung kekeuh mau ikut, dia bilang dia bisa.

Raja : Aku tak mau kau ikut! Duniaku adalah tempat yang tak bisa kau tinggali.

Flashback end…

Jung berhenti berjalan karena melihat Raja di jembatan.

Jung mendekati Raja. Raja mau pergi tapi ditahan Jung. Jung menatap Raja lirih.

Raja berbalik, ada apa? Apa terjadi hal buruk?

Jung : Kau selalu mengkhawatirkanku. Kau khawatir aku terlibat bahaya atau mengalami kesulitan. Sementara kau terjebak di tempat yang tak memberimu kebebasan. Apa kau masih ingin aku pergi?

Raja : Ya.

Jung : Apa kau takut aku akan terluka?

Raja : Apa kau tahu kata-kata terakhir ayahku? “Tae-ya, kumohon, bertahanlah.” Aku akan memenuhi permintaannya. Andai aku juga bisa melindungimu, tapi aku tak bisa.

Jung : Aku akan pergi. Aku akan meninggalkan istana dan hidup bersama rakyatku seperti dahulu.

Mendengar itu Raja kaget.

Tanpa mereka sadari, Kasim Heo tengah mengawasi mereka.

Kasim Heo tersenyum licik.

Kasim Jung menemui Jung.

Jung menyuruh Dayang Choi keluar. Jung beralasan, kalau kabar yang dikirim Raja melalui kasim tak pernah bagus.

Dayang Choi keluar.

Kasim Jung : Paduka Raja akan mengadakan pesta sebagai permintaan maaf kepada Ibu Suri. Kau harus memberitahunya bahwa kau akan menyiapkan kembang api.

Raja dan Jung menemui Ibu Suri.

Ibu Suri : Aku sangat menantikan pesta itu.

Raja : Selir Park menawarkan diri untuk menyiapkan kembang api. Kementerian Perang dan Persenjataan akan mengurusnya.

Ibu Suri : Apa lagi yang bisa dia lakukan?

Jung : Aku ingin menawarkan bantuan sekecil apa pun. Tolong izinkan aku masuk ke perpustakaanmu.

Raja : Aku mengizinkannya. Kau boleh mengunjunginya saat aku tak ada, tapi jangan meninggalkan bekas.

Raja dan Jung keluar bersama dari istana Ibu Suri.

Raja : Aku menyetujui ini karena permintaan ibuku, tapi aku tak ingin bertemu denganmu. Tutupi wajahmu dengan kerudung hitam jika ingin menghadiri pesta.

Jung teringat kata-kata Kasim Jung tadi saat menemuinya.

Kasim Jung : Kembang api adalah tontonan yang disukai semua orang di istana. Bahkan penjaga gerbang akan teralihkan olehnya. Saat itulah kau harus kabur dari istana.

Jung mulai ke perpustakaan.

Dia terus berjalan ke rak, yang merupakan pintu jalan rahasia.

Jung mendorong pintu itu. Dia terkejut ada jalan rahasia di sana.

Bersambung ke part 3…

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like
Mine Ep 4 Part 1
Read More

Mine Ep 4 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Mine Episode 4 Part 1, Jika Kalian ingin mencari bacaan recapnya ada di tulisan yang…
Undercover Ep 3 Part 3
Read More

Undercover Ep 3 Part 3

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Undercover Episode 3 Part 3, Yuk gaes melihat bacaan lengkap tentang daftarnya di tulisan yang…